cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Imputasi Misssing Data Menggunakan Metode K-nearest Neighbour Dengan Optimasi Algoritma Memetika Missing Value Imputation Using K-nearest Neighbour Method Optimized With Memetic Algorithm Ida Bagus Gde Narinda Giriputra; Jondri Jondri
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu penelitian, data adalah hal yang sangat penting. Kualitas hasil dari penelitian akan berbanding lurus dengan kualitas data yang akan dipakai dalam penelitian yang bersangkutan. Salah satu permasalahan yang ada pada data set adalah ketiadaan nilai pada data untuk atribut tertentu atau yang lebih dikenal dengan istilah missing data. Salah satu metode yang sering digunakan oleh para peneliti adalah k-Nearst Neighbour (KNN). Namun, metode ini memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah pemilihan nilai k yang tidak tepat dapat menurunkan kinerja klasifikasi. Penelitian bertujuan menangani missing data dengan teknik imputasi menggunakan gabungan algoritma KNN dengan algoritma memetika. Algoritma memetika digunakan untuk mengoptimasi nilai k pada KNN sehingga dapat menghasilkan nilai estimasi yang baik dengan mean square error (MSE) sekecil mungkin. Pengujian performansi dilakukan dengan membandingkan nilai MSE hasil imputasi missing data pada saat missing data ada sebanyak, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% dengan menggunakan metode KNN dan KNN yang dioptimasi dengan algoritma memetika. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa k yang didapat dari hasil optimasi algoritma memetika tidak selalu menunjukkan k optimal dengan hasil pengukuran akurasi terbaik yang diuji, namun sangat mendekati hasil terbaik dari pengukuran akurasi yang diuji. Kata Kunci : missing data, KNN, algoritma memetika, optimasi
Perancangan Dan Implementasi Sistem Anti Tabrakan: Sistem Pendeteksi Mobil Dan Pergerakan Mobil Pada Siang Hari Aditya Reza Pahlawan M; Agus Virgono; Andrew Brian Osmond
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) di Indonesia pada tahun 2012, jumlah kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia adalah 117.949 atau meningkat sebanyak 9.253 dari tahun 2011. Maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem untuk menimimalisasi tingkat kecelakaan di jalan raya. Sistem anti tabrakan dibuat untuk meminimalisasi kecelakaan dengan cara memberikan peringatan dini kepada pengemudi sesaat sebelum tabrakan terjadi. Pengemudi diharapkan mempunyai respon terhadap sistem sehingga kecelakaan dapat terhindari. Sistem anti tabrakan terdiri dari berbagai macam jenis seperti sistem pendeteksi mobil dan pergerakan mobil, sistem penghitung jarak antar mobil, sistem pendeteksi rambu lalu lintas, dan sebagainya. Sistem yang dihasilkan merupakan sebuah sistem pendeteksi mobil dan pergerakan mobil dimana sistem akan bekerja pada siang hari. Sistem pendeteksi mobil dan pergerakan mobil dibuat dengan menggunakan bahasa C# dan library Emgu CV. Sistem pendeteksi mobil dan pergerakan mobil menghasilkan output berupa informasi jumlah mobil yang berada di area tidak aman beserta pergerakan mobil dengan tingkat akurasi sebesar 83,90%. Sistem ini menggunakan metode deteksi tepi Canny dan Haar Cascade Classifier dalam menentukan jarak aman beserta mobil dan gerakan mobil, dengan tingkat akurasi keberhasilan sistem membentuk area aman sebesar 75,47%. Kata Kunci: Sistem anti tabrakan, Sistem pendeteksi mobil dan pergerakan mobil, Haar Cascade Classifier, dan deteksi tepi Canny
Klasifikasi Penyakit Batuk Berdasarkan Sinyal Data Suara Menggunakan Ekstraksi Ciri Fast Fourier Transform Dan Power Spectral Density Dengan Algoritma Jaringan Saraf Tiruan- Propagasi Balik Nur Afifah; Achmad Rizal; Inung Wijayanto
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bermaksud untuk mendukung dan mempermudah bagian medis dalam mendiagnosis penyakit batuk secara cepat dan terkomputerisasi serta menjadi media simulasi yang dapat mempermudah calon ahli medis dalam belajar mengenali jenis penyakit batuk. Untuk mendapatkan informasi dari sinyal suara batuk perlu dilakukan ekstraksi ciri sehingga dapat dianalisis setiap variasi sinyal suara yang ada. Dari ciri yang telah didapatkan, dilakukan percobaan untuk mengenali dan mengidentifikasi suara batuk dari penderita. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem klasifikasi suara batuk dengan menggunakan ekstraksi ciri Fast Fourier Transform (FFT) dan Power Spectral Density (PSD) serta metode Jaringan Saraf Tiruan- Propagasi Balik (JST- PB). Hasil simulasi yang dilakukan sistem dapat mengkalasifikasikan suara batuk dengan tingkat akurasi tertinggi 86.6667% pada variasi parameter Hidden Neuron 4, epoch 7 dan error 0.01. Kata kunci: Batuk. Fast Fourier Transform (FFT). Power Spectral Density (PSD). Jaringan Saraf Tiruan- Propagasi Balik
Analisis Dan Perancangan Fasilitas Data Center Berdasarkan Site Selection Standar Ansi/bicsi 002 Di Pemerintah Kabupaten Bandung Dengan Metode Ppdioo Studi Kasus: Diskominfo Pemerintah Kabupaten Bandung Arif Ramdhani; M. Teguh Kurniawan; Umar Yunan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan perkembangan dan penggunaan teknologi informasi yang semakin meningkat pada era ini, membuat suatu perusahaan harus bisa cepat beradaptasi untuk menggunakan teknologi informasi dalam perkembangan bisnisnya. Salah satunya, yaitu data center yang merupakan komponen pendukung utama dan berperan sangat penting untuk mendukung proses bisnis yang optimal pada perusahaan, data center dituntut harus memberikan layanan yang optimal. Pemerintah Kabupaten Bandung telah menerapkan data center untuk menunjang proses bisnisnya, tetapi data center Pemerintah Kabupaten Bandung dalam proses berjalannya data center terdapat masalah yang muncul karena kelemahan pengelolaan terhadap data center itu sendiri. Permasalahan yang muncul seperti fasilitas bangunan dan pemilihan lokasi yang belum optimal untuk menyimpan data center. Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang ada, perlu dilakukan perancangan site selection pada data center dengan menggunakan standar ANSI/BICSI 002. Metode yang digunakan adalah PPDIOO Network Life-Cycle untuk hasil rancangan yang ideal untuk site selection pada data center Pemerintah Kabupaten Bandung. Metode ini dipilih karena cocok dalam hal perancangan awal infrastruktur, memiliki cycle pada tahapnya, dan terdapat tahap optimize untuk pengembangan jangka panjang. Hasil akhir dari penelitian ini adalah usulan fasilitas bangunan dan penyesuaian lokasi untuk DISKOMINFO Pemerintah Kabupaten Bandung meliputi kebutuhan ruangan, sistem fm 200 fire suppressions, dan tempat parkir yang sesuai dengan standar ANSI/BICSI 002. Kata Kunci : Data center, Pemerintah Kabupaten Bandung, Site Selection, ANSI/BICSI 002, PPDIOO LifeCycle, Building facilities, fm 200 fire suppressions, parking area.
Prediksi Financial Time Series Menggunakan Independent Component Analysis Dan Support Vector Regression. Studi Kasus : Ihsg Dan Jii. Ratih Puspita Furi; Jondri Jondri; Deni Saepudin
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Data indeks harga saham merupakan salah satu contoh data financial time series yang sifatnya cenderung berubah-ubah dan mengandung noise. Sifat noise ini terjadi saat data mengandung sedikit informasi yang dibutuhkan (less information). Hal ini tentunya akan mempengaruhi prediksi nilai indeks harga saham. Oleh karena itu dibutuhkan identifikasi dan penghapusan noise menggunakan metode Independent Component Analysis (ICA), sebelum membangun sistem untuk memprediksi nilai indeks harga saham menggunakan Support Vector Regression (SVR). ICA merupakan teknik baru untuk pemrosesan sinyal statistik. Dengan menggunakan metode ICA, identifikasi independent component (ICs) dan penghapusan ICs yang mengandung noise dapat dilakukan. ICs yang mengandung banyak informasi (most information) akan digunakan sebagai input pada SVR untuk membangun sistem untuk memprediksi nilai closing indeks harga saham. Data financial time series yang digunakan adalah data Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Jakarta Islamic Index (JII). Kata Kunci: financial time series, indeks harga saham, Independent Component Analysis, Support Vector Regression.
Analisis Perbandingan Performansi Metode Tunneling 6in4 Dan Teredo Pada Mekanisme Transisi Ipv6 Fikri Ali; Fazmah Arif Yulianto; Novian Anggis Suwastika
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Untuk mengantisipasi habisnya alamat IPv4, dikembangkanlah IPv6.Panjang alamat pada IPv6 adalah 128 bit, sehingga jumlah alamat yang tersedia adalah 2128 (3,4 x 1038), jauh lebih banyak dari IPv4. Namun implementasi IPv6 secara menyeluruh akan terealisasi dalam waktu yang lama (secara bertahap, tidak secara langsung), karena penggunaan IPv6 memerlukan modifikasi keseluruhan infrastruktur Internet. Di sinilah teknologi transisi berperan. Teknologi transisi IPv4 ke IPv6 secara garis besar terbagi menjadi tiga jenis, yaitu dual-stack,translation, dan tunneling. Dalam tugas akhir ini yang akan dipakai metode transisi tunnelingkarena tunneling memungkinkan coexistence antara dua cloud IP (IPv4 dan IPv6). Transisi IPv6 diperlukan untuk menghubungkan jaringan IPv4 dengan IPv6 selama masa migrasi.Dan yang akan dibahas dalam tugas akhir ini adalah metode transisi tunneling 6in4 dan Teredo. Dibandingkan metode tunneling mana yang lebih baik antara 6in4 dan Teredo.Untuk mengetahui dilakukan beberapa pengujian dalam jaringan ftp. Parameter yang akan diamati dalam selama pengujian adalah throughput dan latency. Dalam tugas akhir ini dibandingkan performansi mana yang lebih baik nilai throughput dan latency nya tunneling dengan metode 6in4 atau dengan metode Teredo.Perbandingan dilakukan dengan melakukan percobaan.Hasil data penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai latency untuk metode transisi ipv6 teredo lebih besar dari pada tunneling 6in4,sedangkan nilai throughtput pada kedua metode transisi tersebut cenderung sama dan sebanding, teredo memiliki nilai througput yang lebil kecil. Kata kunci :Tunneling, FTP, 6in4, Teredo.
Usulan Perbaikan Kualitas Program Studi Creative Multimedia Professional Pada Program Certified Competency Development And Professional Program Dengan Menggunakan Metode Qfd Suci Ramadhani; Husni Amani; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Menteri Tenaga Kerja menekankan masyarakat Indonesia untuk memiliki keahlian khusus dan melengkapi diri dengan sertifikasi. Di samping itu, menurut Moelyono, selaku pemilik Sanggar Seni GMC Animation, mengatakan bahwa animator Indonesia banyak dicari oleh dunia animasi karena memilki kreativitas tinggi. Creative Multimedia Professional merupakan salah satu program studi yang dimiliki oleh TPCC yang berhubungan dengan animasi. Program studi CMP saat ini belum mampu mencapai jumlah target peserta didik yang telah ditentukan sebelumnya. Oleh karena itu, Telkom PCC melakukan peningkatan kualitas produk untuk menjadikan program studi CMP menjadi keunggulan bagi lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi peningkatan kualitas program studi CMP berdasarkan 9 true customer needs. Penelitian ini menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik teknis produk dengan mempertimbangkan kemampuan lembaga untuk mewujudkannya. Metode QFD terdiri atas empat tahap, namun pada penelitian ini dilakukan ha nya dua tahap. Tahap pertama yaitu House of Quality untuk menentukan prioritas karakteristik teknis. Tahap kedua yaitu Part Deployment untuk menentukan prioritas critical part. Rekomendasi yang dibuat berdasakan hasil penetlitian ini adalah pembuatan media feedback alumni/lulusan, waktu maksimal pembelajaran, jenis seminar, konten materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan dunia multimedia, jenis kegiatan mahasiswa di luar kurikulum, konten materi kegiatan mahasiswa, jenis struktur organisasi mahasiswa, dan frekuensi pengelolaan struktur organisasi mahasiswa. Kata Kunci: Quality Function Deployment, true customer needs, House of Quality, Part Deployment, CMP
Perancangan Dan Realisasi Filter Band Pass Hairpin Line Pada Frekuensi 2.425 Ghz Menggunakan Substrat Rogers Duroid 5880 Untuk Satelit Nano Angga Harwi Yanto; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Universitas telkom sedang melakukan penelitian mengenai satelit nano dengan misi remote sensing. Satelit nano universitas telkom diberi nama Tel-USAT 1 yang menggunakan frekuensi 2425 mhz untuk keperluan pengiriman data muatan kamera dengan misi penginderaan jarak jauh. Satelit nano ini mengorbit pada lintasan Low Earth Orbit (LEO).[1] Satelit ini mempunyai fungsi utama untuk keperluan komunikasi data. Pada bagian space segment terdapat subsistem RSPL (Remote Sensing Payload)yang bertugas mengirimkan data gambar dari hasil pemotretan permukaan bumi oleh kamera. RSPL (Remote Sensing Payload ) sebagai sensor payload menggunakan frekuensi 2.425 Ghz. Untuk dapat bekerja dengan baik maka dibutuhkannya band pass filter untuk bisa meloloskan frekuensi tersebut. Untuk mendapatkan hasil tersebut, filter ini harus memiliki tingkat akurasi slope yang tajam dan memiliki bandwidth 20 MHz. Pada perancangan band pass filter menggunakan metode Hairpin-Line dan simulasinya software CST Studio Suite. Filter yang dirancang menggunakan Substrat Rogers Duroid 5880. Filter yang dirancang menggunakan metode hairpin line dengan respon frekuensi chebyshev ripple 0.01 dB. Pada frekuensi tengah filter di 2425 Mhz menunjukan insertion loss sebesar -3,988 dB dan return loss yang benilai -10,680 dB. Bandpass filter hairpin line menunjukkan respon fasa yang linear. Bandwidth dari filter yang telah dirancang ini sebesar 45 Mhz. Dengan adanya perangkat filter ini, sehingga dapat mendukung perancangan filter di satelit nano. Kata kunci : Nanosatellite,Band Pass Filter,Hairpin-Line,chebyshev,ripple, Rogers Duroid 5880
Sistem Telemetri pada Mobil Listrik Inacos Berbasis IOT Universitas Telkom Muhammad Reza Hammady; Angga Rusdinar; Ig. Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemantauan performa sangat dibutuhkan dalam kompetisi balapan, seperti pada medan balap motogp dan formula one yang mengandalkan sistem telemetri untuk memberikan informasi-informasi terkait kendaraan dan pengemudi saat perlombaan berlangsung. Informasi terkait performa seperti tekanan ban, GAP Time, kecepatan, LAP Time, kapasitas bahan bakar, dan berbagai sensor merupakan informasi yang dibutuhkan tim untuk menganalisa strategi dan sebagainya. Untuk itu sistem telemetri yang handal dibutuhkan. Sistem tersebut meliputi transmisi data dengan pilihan sesuai kondisi lapangan, untuk prototipe akan memakai media nirkabel selular internet. Pada rancangan sistemnya akan melibatkan minipc yaitu raspberry pi sebagai komunikator pada sisi kendaraan. Dimana pada sisi kendaraan akan disediakan LCD untuk penampilan informasi untuk tim dan pengemudi tentang kondisi yang terukur. Dengan adanya tampilan grafikal akan membantu sistem telemetri dimengerti pengemudi. Pada sisi tim disediakan aplikasi monitoring guna memantau keadaan yang terukur dari kendaraan. Interkoneksi akan memakai hubungan client-server dimana komunikator pada kendaraan disediakan sebuah modem selular. Pada sistem ini akan dilakukan percobaan dengan pemantauan kondisi kecepatan dan sensor lainnya, untuk pemantauan parameter lain akan menjadi bahan pengembangan selanjutnya. Hasil dari pengerjaan sistem ini diharapkan akan menciptakan sistem telemetri yang baik dan dapat mudah diterapkan di kendaraan roda empat manapun. Kata kunci : motogp, formula one, GAP Time, LAP Time, Internet Abstract Performance monitors are required in race competition, just as important as in motogp and formula one competition. The monitoring involves several parameters in the car, such as tire pressure, fuel capacity, speed, and many more. Those parameters are needed for Pitstop team, especially for team strategy such as analysis of performance behavior in the race. For that purpose, reliable telemetry system is needed. The reliable telemetry system involved data transmission with adaptive condition, according to race area or field effect. For prototype use, this system is using cellular modem which is quite adaptive in several areas or field. In the system design, it’s system involve minipc which is raspberry pi as communicator inside the car. Also the car has a LCD monitor for the driver need which is to monitor the parameters along the race. Client-server connection are involved here so the car and Pitstop team’s monitor could be connected each other. In this system, several trials of monitoring occur during testing, which is many parameters will be involved in information exchange. The result of this system will be producing the reliable and adaptive telemetry system which is could be possible to use in public car. Keywords: motogp, formula one, GAP Time, LAP Time, Internet
Perancangan Service Design Pada Layanan It Pusair Dengan Menggunakan Framework Itil Versi 3 Diana Meiriana Selvianti; Murahartawaty Murahartawaty; Wildan Herwindo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (PT. XYZ) merupakan Puslitbang yang berada di bawah Kementrian Pekerjaan Umum, Republik Indonesia. PT. XYZ merupakan instansi pemerintahan non profit yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan sumber daya air. Saat ini PT. XYZ telah mengimplementasikan teknologi informasi pada kegiatan operasionalnya. Penyampaian layanan teknologi informasi PT. XYZ masih belum memiliki standar yang jelas mengenai penanggung jawab layanan dan penanganan masalah yang terjadi. PT. XYZ mencanangkan dalam visinya ingin menjadi lembaga terkemuka dalam menyediakan jasa keahlian teknologi untuk mendukung tersedianya infrastruktur sumber daya air yang handal. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan IT Governance yang baik agar keberlangsungan teknologi informasi selaras dengan kebutuhan bisnis PT. XYZ. IT Governance telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tahun 2010 yaitu UU N0.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. PT. XYZ menerapkan IT Governance menggunakan framework ITIL Versi 3 dalam hal perancangan service design. Perancangan service design yang dilakukan yakni pada domain service catalogue management dan service level management. Hasil perancangan service design pada layanan IT PT. XYZ ini menghasilkan dokumen service catalogue, service portofolio, service level agreement, operational level agreement dan service level requirement. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari perancangan service design ini diharapkan akan menjadi rekomendasi dan diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas layanan IT dan performansi bisnis PT. XYZ dalam hal IT Service Management. Kata kunci: ITIL, Service Design, Service Catalogue Management, Service Level Management, IT Governance

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue