cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Pemetaan Kontur Miniatur Berbasis Ultrasonik Rachmita Hasni.H1; Fiky Yosef Suratman; Unang Sunarya
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemetaan merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mendapatkan informasi berupa penggambaran bentuk-bentuk muka bumi. Penggambaran bentuk bentuk muka bumi tersebut dapat digambarkan melalui peta umum bewarna ataupun peta khusus seperti peta kontur. Namun untuk melakukan pemetaan dibutuhkan kumpulan data yang didapatkan dari pengukuran atau pengindraan (sensing) berupa sensor. Dalam penelitian tugas akhir ini penulis menggunakan sensor ultrasonik untuk melakukan pemetaan kontur pada sebuah miniatur. Jenis sensor ultrasonik yang digunakan yaitu ultrasonik SRF-05. Dalam melakukan pemetaan, sensor ultrasonik terlebih dahulu mengukur jarak terhadap permukaan didalam sebuah miniatur, Sensor ultrasonik diletakkan pada bagian atas miniatur dan akan bergerak secara arah horizontal terhadap sumbu x dan y secara otomatis. Dalam setiap posisi pergerakannya, sensor akan mentransmisikan sinyal gelombang dan sinyal pantulan yang diterima. Sinyal pantulan yang didapatkan diubah menjadi nilai jarak terlebih dahulu, dan kemudian diproses oleh raspberry pi, kemudian hasil yang diperoleh akan ditampilkan Graphical User Interfae (GUI) dalam bentuk peta kontur. Sistem yang akan didesain ini merupakan langkah awal untuk mendesain atau melakukan penelitian tentang sonar. Sebagai hasil dari penelitian ini tercipta grafik peta kontur yang didapatkan dari 3 area yaitu, area tanpa benda, area 2 benda, dan area heterogen dengan posisi ultrasonik vertikal dan horizontal dan waktu yang dibutuhkan 7 - 8 menit untuk sekali scanning. dari hasil pengujian didapatkan nilai akurasi untuk area tanpa benda dengan posisi ultrasonik horizontal adalah 0,0061728395, Untuk area 2 benda dengan posisi ultrasonik vertikal adalah 0,0935672515 dan untuk area heterogen dengan posisi ultrasonic horizontal adalah 0,1296296296. Kata Kunci : ultrasonik, pemetaan, GUI Abstract Mapping is one way that is used to get the information to describe the shape of face of the earth. It can be illustrated through a general map of color or a special map such as a contour map. However, to do the mapping, we need collections of data obtained from measurement or sensing.. In this research the author used ultrasonic sensors to do contour mapping on a miniature. The type of ultrasonic sensor used is the SRF-05 ultrasonic. In mapping, firstly ultrasonic’s sensor measures the distance of the surface in a miniature, the ultrasonic sensor is placed on the top of the miniature and will move horizontally towards the x and y axes automatically. In each movement position, the sensor will transmit the wave signal and the reflected signal received. The reflected signal obtained is converted into a distance value first, and then processed by raspberry pi, then the results obtained will be displayed Graphical User Interfae (GUI) in the form of contour maps. The system that will be designed is the first step to designing or conducting research on sonar. As the result of this research, a contour map was obtained from 3 areas, namely without object area, 2 objects area, and heterogeneous area with vertical and horizontal ultrasonic positions and the time needed 7 - 8 minutes for a single scan. From the test results obtained the accuracy value for areas without object with horizontal ultrasonic position is 0.0061728395, for 2 objects areas with vertical ultrasonic positions are 0.0935672515 and for heterogeneous areas with horizontal ultrasonic position is 0.1296296296. Keywords: ultrasonic, mapping, GUI
Analisis Sentimen Pada Data Ulasan Produk Toko Online Dengan Metode Maximum Entropy Alvi Syah; Adiwijaya Adiwijaya; Said Faraby
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan dunia internet berpengaruh terhadap proses transaksi jual dan beli yang dimana proses sebelumnya bersifat konvensional berubah ke tingkat modern dengan adanya internet atau bisa disebut dengan e-commerce. Perkembangan e-commerce yang sangat cepat merupakan peluang besar bagi produsen untuk memasarkan produknya dan mempromosikannya kepada konsumen. Salah satu hal yang menjadi perhatian konsumen ketika membeli produk adalah review. Konsumen yang ingin membeli suatu produk tentunya akan melihat dari review tersebut apakah baik atau buruk. Dengan banyaknya review akan menyulitkan konsumen apakah produk tersebut layak untuk dibeli atau tidak. Oleh Karena itu, pada penelitian tugas akhir ini akan membuat suatu sistem yang mampu melakukan klasifikasi review tersebut yang bersifat review positif atau review negatif. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu review produk Amazon yang fokus pada kategori cell phones & accessories. Klasifikasi pada penelitian tugas akhir ini yaitu menggunakan metode maximum entropy dan juga menggunakan metode TF-IDF untuk mendapatkan fitur pada produk di dalam review tersebut. Untuk evaluasi menggunakan nilai presisi, recall dan juga f-1 measure. Hasil percobaan terbaik yaitu akurasi 83% dan f-1 measure 90.074% pada iterasi ke 1000. Kata kunci: amazon, review, tf-idf, maximum entropy, cell phones & accessories.
Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Destinasi Wisata Kota Semarang Dengan Pendekatan Analisis Conjoint Rizki Wicaksono Parasto; Agus Achmad Suhendra; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Persaingan bisnis industri jasa pada jaman sekarang sangatlah kompetitif terutama pada bidang pariwisata. Industri pariwisata merupakan salah satu industri jasa yang terbesar di Indonesia karena ruang lingkupnya menyangkut berbagai sektor ekonomi. Kota Semarang merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Keinginan para wisatawan mengunjungi suatu kota untuk dijadikan destinasi wisata tentu saja dipengaruhi oleh preferensi wisatawan. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah analisis conjoint. Pada penelitian ini atribut preferensi wisatawan yang ditawarkan pada responden adalah atribut atraksi wisata dengan sub atribut atraksi natural dan kebudayaan, atribut aktivitas wisata dengan sub atribut wisata kuliner dan wisata sejarah, dan atribut transportasi dengan sub atribut transportasi pribadi dan transportasi sewa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden menjadikan atribut aktivitas wisata dengan sub atribut wisata sejarah sebagai preferensi utama, diikuti oleh atribut transportasi dengan sub atribut transportasi pribadi dan atribut atraksi wisata dengan sub atribut kebudayaan. Kata Kunci : Analisis conjoint, wisata, dan preferensi Abstract Business competition in today's service industry is competitive, especially in the field of tourism. The tourism industry is one of the largest service industry in Indonesia because it concerns the scope of the various economic sectors. Semarang City is one of cities in Central Java that is often visited by tourist. The desire of tourist to visit a city to become a tourism destination of course influenced by tourist preference. In this study, the method used is conjoint analysis. In this study tourist preference attributes offered to respondents are attribute of tourism attraction with natural attraction and culture as sub attributes, attributes of tourism activities with tourism culinary and historical tourism as sub attributes, and attributes of transportation with personal transportation and rental transportation as sub attributes. The result of this study showed that respondents made attributes of tourism activities with sub attributes of historical tourism as the main preference, followed by transportation attributes with sub attributes of personal transportation and attribute of tourism attraction with sub attributes of culture Keywords: : Conjoint Analysis, tourism, and preference
Deteksi Diabetes Retinopati Pada Foto Fundus Menggunakan Color Histogram & Transformasi Wavelet Andria Puja Pratama; Ratri Dwi Atmaja; Hilman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Retinopati adalah gangguan pembuluh darah di retina pada pasien yang mengidap diabetes mellitus. Ini merupakan penyebab utama kebutaan pada orang dewasa bekerja di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Pemeriksaan medis terhadap penderita penyakit diabetik retinopati dilakukan dengan pengamatan secara langsung oleh dokter pada citra retina pasien yang diambil menggunakan kamera fundus. Hasil pencitraan retina dari kamera fundus biasanya tidak dapat memberikan gambaran yang jelas terhadap pembuluh darah retina, sehingga akan menyulitkan dokter mata untuk menganalisis citra retina tersebut. Kelemahan metode ini juga dengan dibutuhkannya waktu yang relatif lama untuk mengetahui hasil pemeriksaan.Mengatasi kelemahan tersebut, dibutuhkan sistem yang dibangun menggunakan model komputasi dibutuhkan untuk mengubah piksel citra retina menjadi suatu ciri retina sehingga dapat membantu dokter dalam menetapkan tindakan medis secara cepat dan tepat.Pada penelitian ini dibuat suatu sistem yang dapat mendeteksi dan mengklasifikasikan penyakit diabetes retinopati mejadi 4 kelas berdasarkaan tingkat keparahannya yaitu normal, mild, moderate, dan severe . Pada tugas akhir ini, dengan menggunakan metode ekstraksi ciri Discrete Wavelet Transform dengan level dekomposisi 9 dan klasifikasi menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan didapatkan akurasi terbaik 78% dengan menggunakan satu buah hiddenlayer dan 10 neuron didalamnya.. Kata kunci : Retinopati; Citra fundus; Ekstraksi ciri.
Analisis Pengaruh Kemiringan Sudut Atap Kaca Dan Penambahan Cermin Pada Alas Basin Terhadap Laju Penguapan Air Garam Dalam Distilator Tenaga Surya Eriz Aprizki; Mamat Rokhmat; Edy Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Desain destilator adalah salah satu faktor yang mempengaruhi laju penguapan pada destilator. Oleh karena itu destilator perlu di disain sebaik mungkin agar produksi air yang didapat maksimal. Pada penelitian ini telah dilakukan variasi kemiringan atap destilator. Selain itu alas basin destilator juga dimodifikasi dengan menambahkan reflector cermin. Dalam penelitian ini pengujian destilator dilakukan pada sekala laboratorium menggunakan dua lampu bohlam yang pancaran energinya dianggap konstan. Adapun sempel air garam 33 ppt yang dibuat dengan mencampurkan air minum kemasan dengan sejumlah garam. Penggunaan reflector menyebabkan produksi air meningkat sebasa 36,5%. Selain itu penggunaan atap dengan sudut 35o menghasilkan air lebih banyak dibandingkan dengan atap 30o dan 40o yaitu 320 ml. Kata Kunci: Alumina, nanopartikel, viskositas, konduktivitas termal, konsentrasi, dan koefisien kinerja. Abstract The destilator design is one of the factors affecting the evaporation rate of the distillator. Therefore, the destilator needs to be designed in the best possible way for maximum water production. In this research has been done variation of roof tilt destilator. The base of the destilator basin is also modified by adding a mirror reflector. In this research, the destilator testing is done at the laboratory using two bulb lamps whose energy emission is considered constant. The 33 ppt brine sempel is made by mixing the bottled drinking water with some salt. The use of reflector causes water production to increase as 36.5%. In addition, the use of the roof with 35o angle to produce more water compared with the roof of 30o and 40o is 320 ml. Keywords: Alumina, nanoparticles, viscosity, thermal conductivity, concentration, and coefficient of performance
Sistem Cerdas Dalam Pengambilan Keputusan Jenis Tanaman Berdasarkan Kadar Karbon Monoksida (co) Di Udara Menggunakan Algoritma Fuzzy Pada Raspberry Pi 2 Dengan Konsep Internet Of Things Rafif Ansyari Siregar; R Rumani M; Anggunmeka Luhur Prasasti
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini jumlah pengguna mesin pada pabrik dan kendaraan bermotor semakin bertambah besar. Permasalahan polusi udara terutama karbonmonoksida (CO) di daerah perkotaan memasuki kategori yang mengkhawatirkan. Telah terdapat studi literatur yang telah melakukan pengujian terhadap tanaman dalam penyerapan karbonmonoksida (CO) yang dikhususkan untuk tanaman penghijauan. Terdapat faktor yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan tanaman tersebut, antara faktor penyerapan dan faktor harga Tujuan dari penelitian ini adalah aplikasi dapat memberikan saran tanaman yang akan digunakan untuk penghijauan dalam proses satu bulan penelitian. Dengan memanfaatkan konsep Internet of Things dalam pengiriman data kadar karbonmonoksida (CO) yang disimpan dan diolah pada server Raspberry Pi 2 serta pemantauan data kadar karbon monoksida (CO) di udara. Algoritma fuzzy merupakan salah satu dari algoritma dalam kecerdasan buatan, algorima ini dapat digunakan dalam membandingkan faktor penyerapan dan faktor harga dengan mentolerasni setiap perbedaan bagian kategorinya sehingga dihasilkan nilai yang menjadi penilaian antar tanaman. Dengan menggunakan algoritma fuzzy keluaran dari sistem berupa nilai kelayakan yang akan digunakan oleh sistem untuk penyeleksian tanaman. Terdapat beberapa pengujian yang dilakukan pada sistem, antara lain adalah pengujian blackbox, pengujian fuzzy dengan perhitungan manual, pengujian ISPU, pengujian saran tanaman yang disarankan sistem. Seluruh hasil pengujian blackbox memiliki hasil sistem berjalan sempurna, hasil pengujian fuzzy tidak memiliki perbedaan dengan perhitungan manual, pengujian ISPU sudah sesuai dengan aturan yang ditetakan, serta pengujian saran tanaman aplikasi dapat membedakan jenis tanaman dan memberikan saran tanaman sesuai dengan anggaran, luas tanah, dan metode penanaman. Kata Kunci: Raspberry Pi, Internet of Things , Pencemaran udara, Algoritma fuzzy, Fuzzy algorithm, ISPU, Indeks Standar Pencemaran Udara.
Modul Pemberian Diskon Pada Sistem Ticketing Kereta Api Berbasis Cloud Irma Damayanti; Purba Daru Kusuma; Rumani M
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Diskon merupakan potongan harga yang diberikan oleh penjual kepada pembeli. Pemberian diskon bertujuan untuk menarik pembeli agar tertarik untuk melakukan transaksi di aplikasi. Diskon memiliki beberapa jenis kebijakan, seperti diskon kuantitas, diskon musiman, diskon tunai, dan diskon fungsional. Dalam aplikasi ini, kebijakan pemberian diskon yang digunakan adalah penggabungan antara diskon kuantitas dengan diskon musiman. Aplikasi akan menampilkan jenis diskon yang diberikan kepada pembeli sesuai dengan poin yang dimiliki. Jumlah poin dapat dilihat di aplikasi. Poin didapatkan dari jumlah pembelian tiket dan keterlambatan. Selain itu, informasi mengenai diskon juga akan di tampilkan di dalam aplikasi. Data akan disimpan di cloud server. Aplikasi ini berbasis android webview. Android webview adalah sistem komponen dari Chrome yang memungkinkan aplikasi menampilkan konten web. Sehingga beberapa tampilan halaman di aplikasi akan seperti tampilan web. Hasil pengujian adalah 72,5% untuk tampilan aplikasi, 82,5% untuk penggunaan aplikasi, 76,7% untuk fungsi fitur dalam aplikasi, 74,2% untuk informasi yang tersedia dalam aplikasi, 78,3% untuk adanya modul pemberian diskon dalam suatu aplikasi, 83,3% untuk meningkatkan pembelian karena adanya modul diskon, dan 82,5% untuk kepuasan pengguna terhadap modul pemberian diskon dan modul kompensasi keterlambatan. Kata Kunci: Modul pemberian diskon, pembelian tiket, aplikasi Abstract Discounts are discounts given by the seller to the buyer. Discounting has a purpose to attract customers in making transactions in the apps. Discounts have several types of policies, such as quantity discounts, seasonal discounts, cash discounts, and functional discounts. In this apps, the discounting policy used is a combination of quantity discounts with seasonal discounts. The apps will display the types of discounts given to the customers according to the points they have. Total of points can be seen in the app. Points are earned from total ticket purchases and delays. In addition, information about the discounts will also be displayed in the apps. The data will be stored in the cloud server. These apps are based on android webview. Android webview is a component system from Chrome that allows apps to display web content. So, some page views in the apps will look like web views. The test results are 72,5% for apps display, 82,5% for apps usage, 76,7% for feature function in apps, 74,2% for available information in apps, 78,3% for discounting module in apps, 83,3% for increase purchases because discounting module, and 82,5% for user satisfaction with discounting module and delay compensation module. Keywords: Discounting module, ticket purchases, apps
Perancangan Dan Realisasi Antena Biquad Yagi Dan Antena Biquad Omnidirectional Sebagai Repeater Pasif Untuk Meningkatkan Daya Terima Sinyal Wcdma Fakhrana Dhaifina; Bambang Setia Nugroho; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan BTS (Base Transceiver Station) untuk jaringan WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) atau jaringan generasi ketiga (3G) pada saat ini sudah lebih merata hingga ke daerah pedesaan. Akan tetapi, masih terdapat daerah-daerah di pedesaan yang level daya terimanya rendah, seperti daerah yang terdapat banyak sawah ataupun hutan dengan pepohonan besar (daerah rural). Salah satu penyebab level daya terima yang rendah yaitu jarak pelanggan yang cukup jauh dari BTS sehingga dapat memperbesar pathloss dan tentunya akan menurunkan level daya terima di pelanggan. Dan untuk mengatasi kendala tersebut dapat ditambahkan penggunaan repeater pada sisi penerima. Repeater terdiri dari dua jenis yaitu repeater aktif dan repeater pasif, dimana hal yang membedakannya yaitu dalam hal kebutuhan akan catuan dan ada tidaknya komponen aktif (amplifier). Jika repeater aktif membutuhkan catuan dan komponen aktif (amplifier), maka repeater pasif tidak membutuhkan catuan dan komponen aktif (amplifier). Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan dan realisasi antena serta pengujian repeater pasif terhadap penguatan sinyal radio pada frekuensi WCDMA pada ruangan indoor di daerah rural. Berdasarkan hasil pengukuran dari antena outdoor yang direalisasikan yaitu antena biquad yagi 10 elemen, antena bekerja pada frekuensi 2,02 GHz, gain sebesar 8,09 dBi, VSWR sebesar 1,182 dan pola radiasi unidirectional. Sedangkan berdasarkan hasil pengukuran dari antena indoor yang direalisasikan yaitu antena biquad omnidirectional, antena juga bekerja pada frekuensi 2,02 GHz, gain sebesar 1,39 dBi, VSWR sebesar 1,301 dan pola radiasi omnidirectional.Kata Kunci: Repeater Pasif, Antena Biquad Yagi, Antena Biquad Omnidirectional.
Analisis Gelombang Sinyal Alpha Dan Beta Terhadap Tingkatan Konsentrasi Seseorang Yang Melakukan Brain Gym Menggunakan Sinyal Eeg 1 Kanal Iqbal Eshar Dwi Pourindra; Inung Wijayanto; Yuli Sun Hariyani
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Banyak metode yang diklaim dapat meningkatkan konsentrasi seseorang, salah satunya adalah dengan melakukan gerakan Brain Gym. Brain Gym adalah suatu gerakan yang dirancang untuk membantu fungsi otak yang lebih baik, banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa Brain Gym memang benar meningkatkan kemampuan otak namun studi yang dilakukan sampai saat ini masih bersifat subjektif. Oleh sebab itu dibutuhkan penelitian yang bersifat objektif dan berdata konkrit untuk memastikan gerakan Brain Gym benar dapat meningkatkan konsentrasi. Elektroensephalograph atau sering disingkat EEG adalah alat yang dapat merekam aktivitas elektrik di sepanjang kulit kepala. EEG mengukur fluktuasi tegangan yang dihasilkan oleh arus ion di dalam neuron otak sehingga dapat memberikan data konkrit berupa sinyal atau gelombang yang menunjukan aktivitas kelistrikan di otak yang dapat dianalisis untuk mendukung penelitian tugas akhir ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan sistem yang dapat membuktikan bahwa gerakan Brain Gym memang benar menghasilkan suatu gerakan yang membutuhkan konsentrasi dengan menganalisis gelombang sinyal Alpha dan Beta yang dihasilkan ketika melakukan Brain Gym dengan keadaan tenang berdasarkan analisis pengaruh Brain Gym terhadap otak yang dibaca dan dimonitor menggunakan EEG. Sistem yang dipakai dalam penelitian ini adalah Filter BPF untuk proses filter sinyal Alpha dan Beta, Discrete Wavelet Transform (DWT) dengan tipe DWT haar, daubechies 2 hingga daubechies 10 untuk ekstraksi ciri dan Support Vector Machine (SVM) menggunakan kernel Linear, RBF/Gaussian dan Polynomial untuk metode klasifikasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sistem yang mampu mengklasifikasi kelas data uji sinyal keluaran EEG Brain Gym dan tenang dengan akurasi tertinggi 70% menggunakan tipe DWT daubechies 3 dan Kernel SVM Polynomial. Kata Kunci : konsentrasi , Brain Gym , EEG , DWT , SVM Abstract There are lots of method that claimed have great effects on increasing someone is concentration, one of it is doing a Brain Gym. Brain Gym is a movement that designed to help the brain to function better. There are lots of study that prove Brain Gym really works to improve brain’s ability but until now the study still only has quality of subjective study and because of that it needs a study that have a quality of objective study and have a concrete data to see if Brain Gym movements really can improve concentration. Electroensephalograph or often abbreviated as EEG is a device that can record electrical activity along the scalp. EEG measures voltage fluctuations produced by ionic currents in brain neurons so that it can provide concrete data in the form of signals or waves that indicate electrical activity in the brain that can be analyzed to support this research. The purpose of this study is to create a system that can prove that Brain Gym movements really can produce a movement that need some level of concentration by analyzing Alpha and Beta Wave that produced when doing Brain Gym and in relax state based on the impact of Brain Gym to the brain that read and monitored by EEG. The system used in this study are BPF filter for Alpha and Beta signal filtering process, Discrete Wavelet Transform (DWT) with the type of haar and daubechies 2 until daubechies 10 for the feature extraction and Support Vector Machine (SVM) using Linear, RBF/Gaussian and polynomial kernel for the classification. The final result of this research is a system that is able to classify the class of EEG Brain Gym signal test data with the highest accuracy of 70% using DWT daubechies 3 and Kernel SVM Polynomial types. Keywords : concentration , Brain Gym , EEG , DWT , SVM
Perancangan Sistem Komunikasi Dan Pengolahan Data Pada Monitoring Kualitas Udara (studi Kasus Campus Air Polution Monitoring Universitas Telkom) Bagus Yoga Permana Putra; Andrian Rakhmatsyah; Sidik Prabowo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia terdapat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang memberi informasi tentang kualitas udara yang ada. Beberapa partikel yang menjadi sumber polusi yaitu Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO2), Ozon Permukaan (O3), Partikel Debu (PM10). Untuk dapat memonitoring kualitas udara tersebut, dibangun prototipe monitoring kualitas udara. Implementasi prototipe monitoring kualitas udara dengan membuat 2 buah station yang berisi sensor MQ-7 sebagai pendeteksi karbon monoksida (CO), sensor MQ-135 pendeteksi karbon dioksida (CO2), sensor SHARP GP2Y1010AU0F sebagai pendeteksi debu, mikrokontroler arduino, dan modul radio NRF24L01 sebagai perangkat komunikasi yang merepresentasikan setiap id station yang ada. Untuk gateway menggunakan Raspberry pi 3 model B. Data yang diperoleh dari sensing sensor dikirim via Wi-fi dan ditampilkan ke dalam dashboard domoticz sebagai dashboard dan database lokal dan freeboard.io sebagai web dashboard yang dapat diakses semua orang. Dari hasil pengujian sistem komunikasi, modul NRF24L01 hanya dapat menerima data maksimal pada jarak 6 meter pada kondisi tak berpenghalang dan 3 meter pada kondisi berpenghalang, hal tersebut dikarenakan sinyal NRF24L01 terganggu oleh jaringan dan sinyal lain yang ada di lokasi. Hasil pengujian nilai kualitas udara rata-rata selama 2 jam di kantin teknik yaitu : CO = 44,28 masuk dalam katergori ISPU BAIK, CO2 = 671,68 masuk dalam kategori pekat dan berbau. Sedangkan di tempat parkir sepeda motor adalah : CO = 51,72 masuk dalam kategori ISPU SEDANG, PM10 = 18,68 masuk dalam kategori ISPU BAIK. Kata kunci : ISPU, sensor, NRF24L01, freeboard.io, domoticz.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue