cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Proses Rekrutmen Karyawan Satuan Polisi Pamong Praja Menggunakan Metode DMAIC Hanif Raihan, Muhammad; Dimas Prihandianto, Rahaditya; Fikri Dimyati, Aufar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya adalah sebuah Organisasi Perangkat Daerah yang berfungsi untuk menegakkan peraturan daerah. dalam menjalankan tugasnya diperlukan kualitas pelayanan yang baik untuk masyarakat Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan rekomendasi perbaikan proses rekrutmen Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Masalah utama yang teridentifikasi adalah ketiadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dalam proses rekrutmen. Satpol PP, sebagai institusi yang bertugas menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat, memegang peran strategis yang sangat penting. Oleh karena itu, kinerja dan efektivitas Satpol PP sangat dipengaruhi oleh kualitas proses rekrutmen. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai permasalahan dalam proses rekrutmen, termasuk ketidaksesuaian standar pendidikan, fisik, dan usia pada sebagian pelamar. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan pengembangan SOP yang komprehensif untuk meningkatkan, objektivitas, dan akuntabilitas rekrutmen. Selain itu, pelamar yang tidak memenuhi standar diusulkan untuk ditempatkan dalam divisi yang sesuai dengan kemampuan mereka atau diberikan pelatihan khusus untuk meningkatkan kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan SOP yang terstruktur mampu memperbaiki proses rekrutmen secara signifikan. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada peningkatan efektivitas dan efisiensi kinerja Satpol PP Kota Surabaya melalui rekrutmen yang lebih terstandarisasi. Kata kunci— DMAIC, Satpol PP, Rekrutmenv
Analysis of The Service System In The General Poly RS Husada Utama With Discrete Simulation Alisa Audria Fadillah, Pinkkan; Sayid Albana, Abduh; Arismawati, Paramaditya
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitals require high efficiency, with one major challenge being the management of patient queues. At Husada Utama Hospital, long queues lead to waiting times of up to 90 minutes due to an imbalance between patient arrivals and service capacity. This study aims to reduce waiting times and improve service levels by modeling the queuing system using discrete simulation. Observation data from 08.00 to 17.00 on busy days (excluding special holidays) were used, processed, and simulated using Arena Software. Model verification and validation were conducted by comparing simulation results with actual data through T-tests. Under current conditions, the average waiting time at the Nurse Station is 47.86 minutes (72% utility), at the General Poly 144.86 minutes (89%), and at the Specialist Poly 163.97 minutes (89%). After applying improvement scenario 1, which adds one APKM unit, waiting times dropped to 26.80 minutes (68% utility) at the Nurse Station, 94.03 minutes (83%) at the General Poly, and 105.23 minutes (84%) at the Specialist Poly. This represents a reduction in waiting time of 60.82%, 35.08%, and 35.83% respectively. Scenario 1 is proven to be the most effective in reducing average waiting times with optimal utility. Kata kunci— Queue, Arena, Hospital, Discrete Simulation
Implementasi Klasifikasi Dosis Obat Pil Menggunakan Naive Bayes Pada Penyakit Gagal Jantung Zulkarnaen, Feiticeira; Yusuf Wicaksono, Ardian; Hani Safitri, Pima
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit gagal jantung memerlukan pengelolaan dosis obat yang tepat untuk meningkatkan efektivitas pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi dosis obat menggunakan algoritma Naive Bayes dengan pendekatan Gaussian dan Multinomial, serta meningkatkan performa model dengan teknik oversampling SMOTE dan VAE. Data pasien diklasifikasikan berdasarkan usia, jenis kelamin, berat badan, riwayat penyakit, metabolisme, dan toleransi obat. Implementasi sistem dilakukan melalui GUI berbasis Tkinter, memungkinkan pengguna memasukkan data pasien dan mendapatkan prediksi dosis obat yang sesuai. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kombinasi Naive Bayes dengan SMOTE memberikan performa terbaik dengan akurasi 73,90%, presisi 74,99%, recall 73,36%, dan F1-score 73,90%. Metode VAE memiliki performa lebih rendah dibandingkan SMOTE. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa Bernoulli Naive Bayes memiliki akurasi tertinggi dalam klasifikasi tanpa oversampling, sementara model Naive Bayes standar kurang efektif dalam menangani data multi-label. Kesimpulannya, pendekatan Naive Bayes dengan oversampling SMOTE dapat meningkatkan akurasi prediksi dosis obat bagi pasien gagal jantung dan dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan klinis. Kata kunci— Naive Bayes, Klasifikasi dosis obat, Gagal Jantung, SMOTE, VAE, GUI
Fabrikasi dan Karakterisasi Biokomposit Selulosa Bakteri-Kitosan dengan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) sebagai Dural Patch Suci Rahma Sari, Deli; Wido Paramadini, Adanti; Dyah Kurniawati, Ajeng
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dura mater merupakan lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang. Kerusakan pada dura mater akibat cedera, operasi neurokirurgi, atau infeksi dapat menyebabkan kebocoran cairan serebrospinal dan komplikasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan biomaterialberbasis bacterial cellulose (BC) yang diperkuat dengan kitosan dan ekstrak daun sirih sebagai kandidat dural patch. BC disintesis menggunakan Acetobacter xylinum dalam media air kelapa, kemudian direndam dalam larutan kitosan dan ekstrak daun sirih dengan variasi konsentrasi (0%, 5%, 10%, 15%) dan dikeringkan menggunakan metode freeze dry. Karakterisasi material dilakukan melalui uji FTIR, swelling, degradasi, dan antibakteri. Hasil menunjukkan keberhasilan sintesis komposit dengan interaksi gugus fungsi antara BC, kitosan, dan ekstrak daun sirih. Rasio swelling tertinggi pada sampel kontrol (1002%) menurun drastis pada konsentrasi 15% (446%). Uji degradasi menunjukkan penambahan ekstrak daun sirih meningkatkan laju degradasi material dengan hasil ANOVA (p = 0,0429) yang signifikan. Uji antibakteri menunjukkan peningkatan zona hambat terhadap bakteri S. aureus (0–5,4 mm) dan E. coli (0–2,2 mm) seiring penambahan konsentrasi ekstrak daun sirih. Hasil ini mengindikasikan bahwa kombinasi BC-kitosan dengan ekstrak daun sirih memiliki potensi sebagai dural patch dengan sifat antibakteri, kemampuan penyerapan cairan, dan laju degradasi yang sesuai untuk aplikasi biomedis.Kata kunci: Daun sirih, dural patch, kitosan, selulosa bakteri
Fabrikasi dan Karakterisasi Nanoemulsi Polivinilpirolidon / Ekstrak Sirih (Piper betle l.) Untuk Penghantar Obat Dalam Aplikasi Biomedis Centia Wangi, Novi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun sirih (Piper betle L.) memiliki sifat antibakteri dan antioksidan, namun efisiensi penyerapan senyawa aktifnya masih rendah (0,307A). Untukmengatasinya, dikembangkan nanoemulsi berbasis Polivinilpirolidon (PVP) dengan empat variasi konsentrasi: N1 (0%), N2 (1%), N3 (2,5%), dan N4 (5%). Penelitian ini mengevaluasi aktivitas antibakteri, stabilitas fisikokimia, serta dampak konsentrasi PVP terhadap performa nanoemulsi. Hasil menunjukkan bahwa N3 dan N4 memiliki stabilitas terbaik dengan viskositas 1020 cP dan 1960 cP, ukuran partikel 175 nm dan 150 nm, PDI 0,30 dan 0,25, serta potensial zeta -28 mV dan -32 mV. Aktivitas antibakteri terhadap E. coli menunjukkan zona hambat 0,727 cm (N3) dan 0,623 cm (N4), sedangkan terhadap S.aureus masing-masing sebesar 1,68 cm dan 2,07 cm. Morfologi menunjukkan tetesan homogen. Kesimpulannya, formulasi N3 dan N4 terbukti paling stabildan efektif dalam menghantarkan senyawa aktif daun sirih, menjadikannya kandidat potensial untuk sistem penghantaran obat alami dalam terapi medis.Kata Kunci : Daun sirih, Nanoemulsi, PVP, Penghantar Obat
Fabrikasi Scaffolds Kitosan-Gelatin Dengan Variasi Konsentrasi Gelatin Dan Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L.) Untuk Pengobatan Defek Tulang Akibat Tuberkulosis Nomiashkhaf Sudiono, Royyan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis tulang merupakan tantanganmedis serius karena menyebabkan defek pada jaringan tulang,sehingga memerlukan strategi regeneratif yang efektif.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metodefabrikasi scaffolds kitosan-gelatin dengan variasi konsentrasigelatin tertentu dan penambahan ekstrak daun sirih (Piper betleL.). Evaluasi dilakukan untuk menentukan konsentrasi gelatinterbaik dalam scaffolds kitosan-gelatin dengan ekstrak daunsirih guna mendukung regenerasi jaringan tulang.Karakterisasi scaffolds meliputi analisis sifat fisikokimia untukmenilai kinerjanya dalam aplikasi medis. Berdasarkanpenelitian terdahulu, kombinasi kitosan-gelatin telahmenunjukkan potensi besar dalam mendukung pertumbuhandan regenerasi sel tulang karena sifat biokompatibilitas danbioaktifnya. Kitosan dikenal dengan sifat antimikrobanya,sementara gelatin meniru matriks ekstraseluler alami yangmendukung proliferasi dan diferensiasi sel. Penambahanekstrak daun sirih mampu meningkatkan sifat antimikroba dananti-inflamasi scaffolds. Hasil penelitian menunjukkan bahwakonsentrasi gelatin 4% merupakan yang terbaik dalam hal sifatfisik, mekanik, dan swelling, sementara konsentrasi 8%memiliki efektivitas antibakteri tertinggi terhadap bakteri S.aureus dan E. coli. Temuan ini menunjukkan bahwa scaffoldskitosan-gelatin dengan ekstrak daun sirih memiliki potensidalam pengobatan defek tulang akibat tuberkulosis, meskipundiperlukan optimalisasi lebih lanjut untuk keseimbanganantara stabilitas mekanis dan aktivitas antibakteri.Kata kunci— Ekstrak daun sirih, regenerasi tulang, scaffoldskitosan-gelatin, tuberkulosis tulang.
Optimasi Scaffolds Kitosan-Gelatin dengan Penambahan Ekstrak Bioaktif Piper betle L. untuk Implan Pasien Kanker Tulang Agun Pangeran Amjan, Andi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker tulang merupakan penyakit langka dengan tingkat kelangsungan hidup global sekitar 68%. Pengobatan konvensional memiliki keterbatasan, termasuk risiko kekambuhan dan efek samping. Oleh karena itu, dikembangkan implan berbasis scaffolds yang berpotensi meningkatkan regenerasi tulang dan mencegah kekambuhan sel kanker. Kitosan dan gelatin, sebagai bahan utama scaffolds, memiliki biokompatibilitas dan biodegradabilitas, namun risiko inflamasi dan infeksi bakteri masih menjadi tantangan. Ekstrak daun sirih (Piper betle L.) kaya antioksidan ditambahkan ke scaffolds kitosan-gelatin untuk mengurangi inflamasi dan meningkatkan aktivitas antitumor. Ekstrak diperoleh melalui maserasi etanol 90% (10% w/v) dan diuji kandungan fenol (64,36 mg GAE/g) serta flavonoid (37,15 mg QE/g). Scaffolds difabrikasi menggunakan metode freeze-drying dengan variasi kitosan (2%, 4%, 6%, 8%w/v), gelatin 2% w/v,1glutaraldehyde 0,1%1v/v, dan ekstrak Piper betle L. 9% w/v. Analisis FTIR menunjukkan peningkatan ikatan hidrogen pada 3500–3200 cm⁻¹ seiring peningkatan kitosan. Scaffolds K8G-PB9 (kitosan 8%) memiliki stabilitas struktural terbaik dengan laju degradasi 5%, swelling ratio 101%, serta zona hambat antibakteri tertinggi1terhadap1S. aureus (12,28 mm) dan E. coli (11,24 mm). K2G-PB9 & K8G-PB9 menunjukkan pori heterogen berkisar 100–200 µm. Hasil ini menunjukkan scaffolds K8G-PB9 memiliki karakteristik optimal sebagai kandidat implan untuk terapi kanker tulang.Kata kunci—gelatin, inflamasi, kanker tulang, kitosan, Piper betle L., scaffolds
Sintesis Dan Karakterisasi Membran Komposit Kitosan Kolagen Dengan Variasi Konsentrasi Plasticizer Gliserol Untuk Membran Gingival Putri Anjani, Isabella; Wido Paramadini, Adanti; Faizah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka yang disebabkan oleh trauma, penyakitperiodontal, pencabutan gigi, dan operasi bedah mulut lainnyadikenal sebagai radang gingiva. Untuk menjaga homeostasisdan memperbaiki integritas jaringan yang rusak, prosespenyembuhan luka gingiva sangat penting. Membran ialah zatberpori, biokompatibel, dan dapat terurai secara hayati yangberfungsi sebagai matriks ekstraseluler dan penopangstruktural bagi sel selama proses pertumbuhan dan regenerasijaringan alami. Dalam penelitian ini, komposit kolagen-kitosanuntuk membran gingiva disintesis menerapkan berbagaiplasticizer. Senyawa-senyawa ini diterapkan karenakemampuannya untuk membantu memperbaiki gusi yangsurut. Prosedur pengeringan beku, yang dapat membuat poripori di membran, diterapkan dalam pembuatan membrankolagen-kitosan- gliserol. Selain itu, karakterisasi FTIR,morfologi, tarik, dan pembengkakan dilakukan terhadap hasilsintesis membran kolagen- kitosan dengan penambahangliserol. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan bahwasanyasifat kimia dan fisik sistem kolagen- kitosan dipengaruhi olehpenambahan gliserol. Hasil uji tarik kitosan-kolagen + gliserol2 ml menunjukkan nilai perpanjangan maksimum sebesar83,6%. Hasil uji swelling gliserol 2 ml menghasilkan rasiopembengkakan terbaik dalam penelitian ini, dengan rasiopembengkakan 198%. Variasi kitosan-kolagen + gliserol 2 mlterungkap dari hasil karakterisasi morfologi (SEM).didasarkan atas karakterisasi FTIR, kekuatan mekanis(kekuatan tarik), tingkat pembengkakan, dan karakterisasiSEM, membran kolagen-kitosan dengan tambahan gliserolmemiliki prospek yang baik sebagai pilihan membran untukterapi resesi gingiva.Kata Kunci: Gingival, gliserol, kitosan, kolagen, membran
Analysis and Monitoring Switch Of The Importance Of Network Performance With Zabbix Monitoring Architecture In Telecommunication Companies Diani, Fitri; Arifwidodo, Bongga; Gusti Amri Ginting, Jafaruddin
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan yang andal merupakan kebutuhanutama bagi perusahaan telekomunikasi seperti PT ABC diYogyakarta untuk mendukung aktivitas digitalnya.Kompleksitas jaringan yang tinggi dan keterbatasan tenagaadministrator menjadi tantangan dalam memastikan kinerjajaringan yang optimal. Untuk mengatasi hal ini, diterapkanNetwork Monitoring System berbasis Zabbix dan Grafana untukmemantau performa switch core yang menjadi inti lalu lintasjaringan, dengan memonitor parameter seperti bandwidth,CPU, dan memori. Sistem ini terintegrasi dengan aplikasiTelegram untuk memberikan notifikasi alert secara real-time.Pemantauan dilakukan selama 7 hari, dengan analisis lalu lintasmenunjukkan perbedaan signifikan antara jam sibuk (08.00–17.00) dan waktu senggang (18.00–07.00). Hasil monitoringmenunjukkan nilai receive tertinggi sebesar 72,4 Mb/s dan senttertinggi sebesar 6,12 Mb/s pada 24 Desember 2024, sedangkannilai terendah masing-masing adalah 0,26 Mb/s untuk receivepada 25 Desember dan 0,026 Mb/s untuk sent pada 26Desember. Penggunaan CPU stabil di angka 1%, sementaramemori terpakai sebesar 0,26 GiB dengan sisa 1,02 GiB. HasilSistem ini juga berhasil memberikan notifikasi alert secaraakurat terkait link down serta parameter bandwidth, CPU,memori, dan temperature (suhu perangkat) yang melebihiambang batas. Hal ini membuktikan bahwa sistem yangdigunakan efektif dalam memastikan kinerja jaringan tetapterpantau dan terjaga.Kata kunci— Grafana,NMS, Switch, Telegram, Zabbix
Analisis Kualitas Video Conference Microsoft Teams Menggunakan Metode Quality Of Service (QOS) Dan Peer Connection Queue (PCQ) Melina; Arifwidodo, Bongga; Gusti Amri Ginting, Jafaruddin
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, terutama penggunaan internet, mempengaruhi kebutuhan akses yang cepat dan stabil. Namun, masalah internet lambat dan akses yang tidak merata masih menjadi tantangan, terutama dalam video conference. Oleh karena itu, manajemen bandwidth diperlukan untuk mendistribusikan akses secara adil kepada setiap pengguna aktif. Riset kali ini menggunakan metode Peer Connection Queue (PCQ) dan Stochastic Fairness Queuing (SFQ) untuk menganalisis kualitas video conference pada platform Microsoft Teams, Google Meet, dan Zoom. Pengujian dilakukan untuk mengukur parameter QoS seperti delay, jitter, packet loss, dan throughput. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua platform masih memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh TIPHON. Video Conference menggunakan Google Meet dengan metode PCQ memberikan hasil terbaik dengan nilai delay 0,702ms, jitter 0,701ms, packet loss 0%, dan throughput 11296 Kbps. Waktu terbaik untuk video conference adalah pada pukul 08.00 pagi, sementara pukul 13.00 siang sebaiknya dihindari karena penurunan kualitas layanan yang signifikan akibat tingginya penggunaan internet pada jam sibuk.Kata kunci— Bandwidth, Internet, Quality of Service (QoS), Peer Connection Queue (PCQ), Stochastic Fairness Queuing (SFQ), TIPHON

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue