cover
Contact Name
Ali Rahman
Contact Email
ali@uinsgd.ac.id
Phone
+6285721730810
Journal Mail Official
conferences.uinbandung@gmail.com
Editorial Address
Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jl. AH Nasution No.105 Cibiru, Bandung 40614
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Gunung Djati Conference Series
ISSN : 27746585     EISSN : -     DOI : -
Gunung Djati Conference Series merupakan penyedia layanan publikasi dan konferensi berbagai bidang keilmuan yang diterbitkan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian. Penerbit ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel, kemudian penerbit menyerahkan semua template ke pelaksana konferensi keilmuan. Penerbitan artikel ini dilakukan sesuai kegiatan yang dilaksanakan oleh penyelenggara konferensi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,955 Documents
Pengaruh Fraksi Volume Ampas Tebu (Bagasse) dan Resin Epoksi dengan Pelapisan menggunakan Larutan Vinyltrimethoxysilane Terhadap Karakteristik Komposit Nova Tria Prihartini; Sinta Sulastri; Hamid Abdillah
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan ampas tebu (bagasse) sebagai bahan baku material selulosa masih terlalu jarang. Selain pengolahan gula untuk diambil airnya, pemanfaatan tebu hanya sebatas dijadikan bahan bakar industri atau limbah buangan saja. Pada penelitian ini ampas tebu (bagasse) akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan komposit. Komposit adalah kombinasi dari dua bahan yang mana salah satu bahan disebut fase penguat (serat, lembaran, dan partikel) tertanam dalam bahan lainnya yang disebut fase matriks. Matriks yang harus digunakan pada komposit harus bersifat compatible dengan seratnya karena formulasi resin yang dipilih akan menentukan siklus polimerisasi (curing). Resin thermosetting adalah suatu polimer yang ketika dipanaskan akan mengeras dan tidak dapat dibentuk kembali. Epoxy merupakan salah satu jenis resin thermosetting yang terbaik. Pembuatan komposit akan ditambahkan pelapisan larutan berupa silane coupling agent (SCA) pada serat bagasse. Vinyltrimethoxysilane digunakan sebagai bahan pengikat antara serat alam dan matriks. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode hand lay up. Metode tersebut adalah metode sederhana dengan proses terbuka dari proses fabrikasi komposit.
Pengaruh Rasio Epoksi-Serat Sabut Kelapa, Arah Susunan, Volume dan Konsentrasi Vinyltrimethoxysilane terhadap Kekuatan Tarik Komposit Fera Nur Puspita Sari; Lutfia Bunga Fatimah; Hamid Abdillah Abdillah
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabut kelapa merupakan salah satu limbah yang diperoleh dari tempat pengolahan buah kelapa yang menghasilkan jumlah limbah yang cukup besar, sehingga dalam upaya untuk mengurangi limbah sabut kelapa sekaligus meningkatkan nilai ekonominya yaitu dengan membuatnya menjadi material penguat komposit dengan mengambil serat sabut kelapa. Namun, ketahanan komposit polimer berpenguat serat alam memiliki ikatan yang lemah antara pengisi (filler) dengan matriks polimer, sehingga penggunaan agen pengikat juga dibutuhkan yaitu vinyltrimethoxysilane (VTMS). Pada penelitian ini, proses pembuatan komposit epoksi-serat sabut kelapa dibuat menggunakan metode cetakan terbuka (Hand Lay Up) dan pengujian sesuai dengan standar ASTM D638 menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM). Hasil pengujian kuat tarik komposit epoksi-serat sabut kelapa berdasarkan pengaruh rasio dan arah susunan epoksi-serat sabut kelapa mengalami kenaikan seiring dengan penambahan volume serat serta berpengaruh signifikan karena arah susunan serat. Diperoleh komposit yang memiliki kuat tarik tertinggi adalah pada variasi rasio 14%:86%/90° dengan nilai sebesar 18,619 MPa. Hasil pengujian kuat tarik komposit epoksi-serat sabut kelapa berdasarkan pengaruh konsentrasi dan volume vinyltrimethoxysilane (VTMS) mengalami peningkatan seiring dengan tinggi volume dan konsentrasi vinyltrimethoxysilane (VTMS). Diperoleh komposit yang memiliki kuat tarik tertinggi adalah pada spesimen dengan konsentrasi vinyltrimethoxysilane (VTMS) 8% dan volume 4 ml kuat dengan nilai sebesar 21,43 MPa. Dapat diketahui juga pengaruh penambahan larutan vinyltrimethoxysilane (VTMS) pada komposit epoksi-serat sabut kelapa mampu meningkatkan jumlah ikatan kovalen antara resin epoksi dan serat sabut kelapa sehingga dapat meningkatkan kuat tarik komposit yang dibentuk.
Uji Antioksidan Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea americana Mill.) serta Aplikasinya Sebagai Masker Gel Peel Off Adzkya Al Qudsiyyah Burhan; Nunung Kurniasih; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman alpukat (Persea americana Mill.) merupakan salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat tradisional. Bagian-bagian dari tumbuhan ini memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah biji alpukat. Biji alpukat terbukti memiliki aktivitas antioksidan dan dapat menghambat laju stress oksidatif penangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder melalui uji fitokimia, menentukan kadar total fenolik, menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol biji alpukat, aplikasi ekstrak tersebut sebagai masker gel peel off, mengidentifikasi sifat fisik dan keasaaman, serta menganalisis formula yang paling disukai. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol, ekstrak diuji fitokimia sehingga diidentifikasi mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan saponin. Kadar total fenolik diidentifikasi dengan metode Folin-ciocalteu. Uji aktivitas antioksidan diidentifikasi dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), kemudian serapannya diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Formula sediaan masker dilakukan dengan penambahan variasi konsentrasi ekstrak biji alpukat sebesar 0; 0,25; 0,50; 0,75; dan 1%. Hasil uji kadar total fenolik dari ekstrak biji alpukat diperoleh nilai sebesar 228,08 mgGAE/g. Hasil uji antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak biji alpukat memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 4,8721 ppm, yang menunjukkan potensi sebagai sumber antioksidan alami dengan kategori sangat kuat. Formula yang paling disukai oleh panelis adalah F2 dengan penambahan ekstrak biji alpukat 0,50%.
Pengaruh Konsentrasi CaCl2 terhadap Bioplastik dari Pati Garut (Maranta Arundinacea L.) dan Karagenan Kevin Mardiansyah Bayu Ardana; Esa Sofariah; Syifa Akmalia Zahra; Gina Giftia Azmiana Delilah; Soni Setiadji
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena dinilai murah dan praktis. Sifatnya yang sulit didegradasi oleh mikroorganisme menyebabkan plastik bertahan hingga bertahun- tahun dan akhirnya menimbulkan penimbunan sampah plastik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dibuat plastik yang terbuat dari bahan alam yaitu bioplastik yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan sampah. Bahan utama yang dipilih adalah pati garut (Maranta arundinacea L.) dan karagenan. Pada penelitian ini telah dibuat bioplastik dari pati garut, karagenan, CaCl2 dan gliserol. Bioplastik ini dibuat dengan memvariasikan konsentrasi CaCl2 yaitu 1%, 2%, dan 3% (b/v). Komposit dibuat dengan mencampurkan 25 ml CaCl2, 2,670 g pati, 1,335 g karagenan, 60 ml air dan 2,5 ml gliserol diaduk dan dipanaskan pada suhu 70-80 oC selama 1 jam. Lalu komposit di cetak dan di oven pada suhu 60o C selama 12 jam membentuk lembaran plastik. Ketiga sampel memiliki kuat tarik pada nilai 6,8-6,2 MPa, elongasi pada nilai 0,041-0,043 dan derajat swelling pada nilai 23,98-28,38%. Ketiga sampel memiliki ketebalan sekitar 0,1522-0,1512 mm.
Uji Aktivitas Antibakteri Streptococcus pyogenes Terhadap Sediaan Sabun Mandi Cair Kombucha Berbasis Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Tika Audi Rahmawati; Assyifa Junitasari; Tina Dewi Rosahdi
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak kulit buah manggis memiliki banyak kandungan senyawa metabolit sekunder yang bermanfaat bagi kesehatan, selain itu juga dapat dijadikan sebagai media pengganti teh dalam pembuatan kombucha. Kombucha ekstrak kulit buah manggis ditambahkan ke dalam sediaan sabun mandi cair sebagai bahan aktif potensial untuk memperkuat efek antibakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kualitas mutu sabun yang dihasilkan dengan penambahan kombucha ekstrak kulit buah manggis berdasarkan SNI 4085:2017, mengidentifikasi hasil uji organoleptik, serta mengidentifikasi aktivitas antibakteri yang dimiliki oleh sabun mandi cair dengan penambahan kombucha ekstrak kulit buah manggis. Pengujian kualitas mutu sabun mandi cair meliputi pH, total bahan aktif, alkali bebas atau asam lemak bebas, pengujian organoleptik dilakukan terhadap 30 panelis tidak ahli, sedangkan pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun mandi cair dengan penambahan kombucha ekstrak kulit buah manggis sesuai dengan syarat SNI 4085:2017. Pengujian organoleptik mendapatkan hasil warna yang paling disukai pada variasi F0, aroma yang paling disukai vaiasi F2, dan tekstur yang paling disukai variasi F0. Hasil pengujian aktivitas antibakteri pada sabun mandi cair kombucha ekstrak kulit buah manggis hanya mampu menghambat pertumbuhan bakteri tanpa membunuh bakteri, ditandai dengan adanya zona hambat (irradical zone). Zona hambat tertinggi yang dihasilkan berada pada variasi sabun mandi cair kombucha ekstak kulit buah manggis variasi F3 dengan zona hambat sebesar 9,55 mm.
Isolasi Gelatin Sisik dan Tulang Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) serta Aplikasinya sebagai Marshmallow Kulit Kecapi (Sandoricum koetjape) Wulida Ullya Adzinta; Asep Supriadin; Rina Budi Satiyarti
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelatin merupakan protein yang banyak digunakan di berbagai industri, salah satunya industri pangan dalam pembuatan marshmallow. Namun, gelatin komersil yang beredar berasal dari hewan babi atau hewan halal lain yang diragukan kehalalannya sehingga tidak dapat diterima umat muslim. Sebagai alternatif, hewan air seperti ikan mujair dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan gelatin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gugus fungsi gelatin sisik dan tulang ikan mujair serta karakteristik marshmallow buah kecapi berbahan gelatin ikan mujair yang mengacu pada SNI 3547.2-2008. Penelitian ini menggunakan satu variabel yaitu konsentrasi gelatin ikan mujair dengan rentang 4, 5, dan 6%. Adapun tahap dalam penelitian ini dimulai dengan degreasing, demineralisasi, ekstraksi, pengeringan, pembuatan marshmallow, dan karakterisasi. Hasil rendemen gelatin ikan mujair yaitu 10,20% dan identifikasi gugus fungsi menunjukkan gelatin ikan mujair memiliki spektrum yang sama dengan gelatin komersil. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang nyata antara konsentrasi gelatin dengan karakteristik marshmallow dimana hasil terbaik didapat pada konsentrasi 5% dengan kadar air 13,70%, kadar abu 2,14%, kadar gula reduksi 10,78%, cemaran logam 0,29 mg/kg, organoleptik 3,59, dan aktivitas antioksidan 76,56%.
Uji Toksisitas Ekstrak n-Heksana, Etil Asetat, dan Metanol Daun Bintaro (Cerbera odollam G) terhadap Artemia salina Leach Tanti Nurani; Asep Supriadin; Adisty Virakawugi Darniwa
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan ancaman serius bagi manusia karena sel-sel tubuh yang tumbuh secara abnormal menyerang organ tertentu dan berkembang biak dengan cepat, merusak sel-sel tubuh. Tanaman bintaro (Cerbera Odollam G) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, terpenoid, dan tanin, yang dilaporkan memiliki sifat antimikroba, analgesik dan menunjukkan aktivitas sitotoksik terhadap berbagai jenis kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa mrtabolit sekunder yang terkandung pada ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol daun bintaro (Cerbera Odollam G) serta mengetahui tingkat toksisitas ekstrak ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol daun bintaro (Cerbera Odollam G) terhadap larva Artemia salina L dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan nilai LC50. Penelitian ini menggunakan 450 ekor larva udang (Artemia salina L) yang terbagi menjadi tiga kelompok ekstrak, lima konsentrasi yaitu 10, 15, 20, 25, dan 30 ppm serta tiga kali pengulangan dengan perlakuan masing-masing 10 ekor larva udang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak n-heksana, etil asetat dan metanol daun bintaro menunjukan positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil mortalitas pada larva didapatkan nilai probit untuk mengetahui nilai LC50 yang ditunjukan pada ekstrak n-heksana sebesar 1,00033 ppm sedangkan pada ekstrak etil asetat dan metanol adalah sebesar 40,66053 ppm dan 74,15075 ppm yang menunjukan ekstrak daun bintaro berpotensi sebagai antikanker.
Studi Awal Pembuatan Cangkang Kapsul dari Komposit Pati Garut (Maranta Arundinacea L.) dan Karagenan Intan Siti Fatonah; Sansan Firmansyah Kadarusman; Silvianaqori Nurulaeni; Gina Giftia Azmiana Delilah; Soni Setiadji
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan bahan pembungkus makanan dan obat di Indonesia terus meningkat. Salah satu bahan pembungkus obat adalah cangkang kapsul. Cangkang kapsul berbahan dasar gelatin merupakan kapsul yang banyak digunakan. Perkembangan produk halal di Indonesia terus meningkat seiring banyaknya permintaan konsumen terhadap produk halal. Pada penelitian ini cangkang kapsul keras telah dibuat menggunakan pati garut (Maranta arundinacea L.) dan karagenan sebagai bahan utama. Ikat silang CaCl2 dan pemlatis sorbitol digunakan sebagai bahan penunjang. Karagenan yang digunakan adalah karagenan semi halus dari rumput laut merah jenis Eucheuma cottonii. Komposit dibuat dengan mencampurkan pati garut dan karagenan (2:1) serta sorbitol dengan memvariasikan konsentrasi CaCl2 (1-3%) yang dilarutkan dengan air disertai pengadukan dan pemanasan hingga homogen. Kemudian komposit dicetak menyerupai cangkang kapsul keras. Karakterisasi yang dilakukan terdiri dari uji mekanik, swelling, disintegrasi, dan spektra Infra-merah. Ketiga sampel cangkang kapsul memiliki derajat swelling pada nilai 34,19-38,59%, elongasi pada nilai 0,0332-0,0369, dan kuat tarik pada nilai 1,3647-1,2095 kN/m2. Cangkang kapsul 3% CaCl2 memiliki waktu hancur 15 menit 20 detik pada suhu 37 oC.
Pembuatan Bioplastik dari Komposit Pati Garut (Maranta arundinacea L.) dan Karagenan dengan Variasi Konsentrasi Sorbitol Pipi Oktaviani; Dzikry Muhammad Nashir; Nisrina Dhia Pinasti; Gina Giftia Azmiana Delilah; Soni Setiadji
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik yang tidak dapat dikonsumsi masih banyak digunakan sebagai pembungkus makanan. Limbah plastik tersebut sulit terurai dan menjadi permasalahan lingkungan. Jenis plastik yang dapat dikonsumsi dan dapat menjadi alternatif sebagai plastik pembungkus makanan adalah edible film. Pada penelitian ini telah dibuat bioplastik yang bersumber dari komposit pati garut (Maranta arundinacea L.) dan karagenan dengan menambahkan CaCl2 dan sorbitol. Konsentrasi sorbitol divariasikan pada rentang 2-6%. Sampel bioplastik dikarakterisasi melalui uji tarik, swelling air, ketebalan dan FTIR. Ketebalan bioplastik bertambah pada nilai 0,185-0,230 mm seiring bertambahnya konsentrasi sorbitol pada bioplastik. Nilai kuat tarik dan elastisitas menurun seiring dengan bertambahnya konsentrasi sorbitol sedangkan nilai elongasi sebaliknya. Nilai kuat tarik berada pada nilai 2,16-1,21 MPa. Elongasi bernilai 21-40% dan swelling air bernilai 24,41-33,80% berdasarkan pada meningkatnya konsentrasi sorbitol. Nilai swelling air pada ketiga bioplastik tersebut belum memenuhi syarat untuk digunakan sebagai edible film, yaitu maksimal 16,00% menurut standar mutu edible film.
Uji Adsorpsi Minyak Goreng dan BBM (Pertalite) Menggunakan Spons Superhidrofobik dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Yuni Damayanti Nainggolan; Jesika Nababan; Wenika Simbolan; Anasthasya Isaura Silalahi; Hanna Esrani Togatorop; Meiyanti Ratna
Gunung Djati Conference Series Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah salah satu produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Industri ini juga menghasilkan banyak limbah, salah satunya adalah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang sering kali dibuang atau dibakar sehingga menyebabkan masalah lingkungan. Sementara itu, pencemaran minyak dari minyak goreng dan bahan bakar minyak (BBM) di perairan menjadi isu lingkungan yang serius. Cemaran ini merusak ekosistem dan membahayakan kehidupan laut. Riset ini bertujuan untuk menguji adsorpsi minyak goreng dan BBM khususnya pertalite menggunakan spons superhidrofobik dari limbah TKKS. Pemanfaatan spons superhidrofobik dari TKKS menawarkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Sifat superhidrofobik memungkinkan spons ini menyerap minyak dengan efisiensi tinggi. Pada riset ini spons superhidrofobik dari limbah TKKS akan diuji kemampuan adsorpsi untuk mengetahui nilai kapasitas adsorpsi. Uji dilakukan menempatkan 0,05 gram spons superhidrofobik dalam minyak goreng dan pertalite. Minyak goreng dan pertalite hingga mencapai titik jenuh. Sampel yang jenuh kemudian diangkat dan ditimbang. Adapun daya serap spons superhidrofobik pada minyak goreng sebesar 19,4 dan pada pertalite 22,2.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 62 (2026): Education and Social Humanities Conference (ESHCo) Vol. 59 (2025): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-10 Tahun 2025 Vol. 58 (2025): Seminar Nasional Kimia Tahun 2025 Vol. 49 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2020 Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019 Vol. 61 No. 1 (2025): International Conference of the 17th OISAA’s International Symposium Türkiye Vol. 60 (2025): The 10th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora Vol. 55 No. 1 (2025): International Conference on Language Learning and Literature (ICL3) Vol. 54 No. 3 (2025): Mathematics Education on Research Publication (MERP) III Vol. 52 (2025): The 9th Conference Series Learning Class: Religious and Social Humaniora Vol. 50 (2025): The 3rd Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 51 (2025): SCOPE – Sustainability Conference on People and Environment Vol. 47 (2024): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) ke-9 Tahun 2024 Vol. 45 (2024): The 2nd Annual Islamic Education Management Conference 2024 Vol. 44 (2024): Seminar Nasional (SEMNAS) Kimia Tahun 2024 Vol. 38 (2024): Seminar Nasional Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) 2023 Vol. 46 (2024): The 8th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 43 (2024): The 7th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 41 (2024): The 6th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 39 (2024): The 2nd Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 42 (2024): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 40 (2024): Mathematics Education Research Publication II Vol. 37 (2024): Conference on Participation and Development in Community Creative Industries (CPD-CC Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023 Vol. 36 (2023): Annual Islamic Education Management Conference 2023 Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023 Vol. 34 (2023): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2023 Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023 Vol. 18 (2023): Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2022 Vol. 32 (2023): The 5th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 31 (2023): The 4th Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 27 (2023): The 1st Students Conference of Social Science, Political Science, and Public Adminis Vol. 26 (2023): The 1st Arabic Language Learning International Conference (ALLICO) Vol. 21 (2023): The 1st Nurjati Conference Vol. 20 (2023): The 2nd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 19 (2023): The 4th Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) Vol. 29 (2023): Conference on Islamic Civilization (CIC) Vol. 25 (2023): Seminar Isu Kontemporer Vol. 24 (2023): Multidisciplinary Research Vol. 23 (2023): Religious Studies Vol. 22 (2023): Conference Series Learning Class Tauhid and Akhlak Vol. 15 (2022): Prosiding Seminar Nasional Kimia Tahun 2022 Vol. 14 (2022): Mercusuar 2022: Studi Keislaman dan Pemberdayaan Umat Vol. 7 (2022): Seminar Nasional Kimia 2021 Vol. 10 (2022): Islamic Religions Education Conference (IRECON) Series 1 Vol. 9 (2022): The 3rd Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) Vol. 8 (2022): The 2nd Conference on Ushuluddin Studies Vol. 17 (2022): Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education Vol. 16 (2022): CATAH: Conference Article of Takhrij Al-Hadith Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE) Vol. 12 (2022): Mathematics Education on Research Publication (MERP I) Vol. 11 (2022): Conference Series Learning Class Vol. 6 (2021): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) 6 Tahun 2021 Vol. 3 (2021): Mini Seminar Kelas Data Mining 2020 Vol. 2 (2021): Seminar Nasional Tadris Kimiya 2020 Vol. 4 (2021): The 1st Conference on Ushuluddin Studies Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadits Studies Vol. 5 (2021): Proceedings Conference on Chemistry and Hadith Studies Vol. 1 (2021): Conference on Islamic and Socio-Cultural Studies (CISS) More Issue