cover
Contact Name
Munifah Abdat
Contact Email
munifahabdat_dr@usk.ac.id
Phone
+6281317577701
Journal Mail Official
cakradonyadentaljournal@gmail.com
Editorial Address
FKG USK Darussalam Banda Aceh Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Cakradonya Dental Journal
ISSN : 2085546X     EISSN : 26224720     DOI : 10.24815/cdj.v
Core Subject : Health,
Cakradonya Dental Journal (CDJ) is a scientific journal publishes twice a year, on February and August. CDJ publishes conceptual articles from original research results that are relevant to the fields of medicine, dental care, oral health, general dentistry, dental materials, and public health. CDJ also publishes literature reviews and case reports.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017" : 22 Documents clear
IDENTIFIKASI BAKTERI PADA AIR DI WATERLINE (SALURAN AIR) DENTAL UNIT RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS ANDALAS Harfindo Nismal; Nur Indrawati Lipoeto; Siti Rahmah
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.425 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9875

Abstract

Kontrol infeksi adalah suatu upaya pencegahan penyebaran mikroorganisme, baik dari pasien ke pasien lainnya, pasien ke operator, operator ke pasien, operator ke lingkungan dan lingkungan ke pasien. Kontrol infeksi yang efektif adalah salah satu indikator penting menunjukkan tercapainya pelaksanaan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah koloni dan mengidentifikasi bakteri pada air yang melewati Dental Unit Waterline (DUWL) di dental unit Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Andalas. Penelitian ini dilakukan dengan cara menampung air dari high-speed handpiece, water syringe dan ultrasonic scaler. Berdasarkan rumus penelitian Federer (2007) diperoleh sebanyak 9 sampel dalam satu kelompok alat. Sehingga sampel seluruhnya berjumlah 27. Pengambilan sampel didapat menggunakan metode acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 22 sampel air terkontaminasi oleh bakteri, 4 diantaranya tidak sesuai dengan standar ADA. Kontaminasi bakteri kokus Gram positif sebanyak 8 sampel dan basil Gram negatif sebanyak 16 sampel. Bakteri Klebsiella pneumoniae ditemukan pada 2 sampel air yang melalui water syringe. Jadi, dental unit waterline (saluran air) pada dental unit berpotensi sebagai sumber mikroorganisme. Kata Kunci: infeksi, bakteri, waterline, handpiece, syringe
STUDI KUALITATIF TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN RUMAH TANGGA Munifah Abdat; Sudarti Kresno
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.701 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9880

Abstract

Derajat kesehatan dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perilaku maka upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui pemberdayakan masyarakat mutlak diperlukan guna tercapainya paradigma sehat. Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya informasi yang mendalam tentang proses pelaksanaan kegiatan PHBS tatanan rumah tangga dan kosan di lingkungan kampus UI Kota Depok dalam rangka pengembangan program PHBS di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi terhadap informan penelitian yaitu ibu rumah tangga, mahasiswa kos, petugas puskesmas pengelola program PHBS dan tokoh masyarakat. Analisis data hasil wawancara menggunakan tahapan analisis berdasarkan Colaizzi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa upaya menggerakkan kegiatan PHBS yang menitikberatkan kepada pengelolaan sumber daya manusia justru belum dijalankan. Peran serta masyarakat dalam upaya kesehatan masih rendah, ditambah belum tersedianya petugas khusus baik tenaga formal maupun tidak formal untuk menggerakkan masyarakat dalam kegiatan PHBS secara kontinu. Diperoleh kesimpulan bahwa penggerakkan dan pelaksanaan kegiatan PHBS tatanan rumah tangga di lingkungan kampus belum maksimal, terbatas kepada pelaksanaan yang bersifat empowerment.Kata Kunci: program PHBS, tatanan rumah tangga
UJI ANTIFUNGAL SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS BERDASARKAN PERUBAHAN SUHU DAN LAMA PEMANASAN Zaki Mubarak; Khairina .
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.409 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9871

Abstract

Prevalensi infeksi fungal oportunistik semakin meningkat terutama kandidiasis oral yang disebabkan oleh Candida albicans. Salah satu alternatif pengobatan antifungal yang bersumber dari hewani adalah susu kambing. Secara umum susu yang digunakan sebagai bahan aktif antifungal terlebih dahulu dilakukan pasteurisasi, baik Low Temperature Long Time (LTLT) maupun High Temperature Short Time (HTST). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antifungal susu kambing Peranakan Etawa terhadap pertumbuhan Candida albicans berdasarkan perubahan suhu dan lama pemanasan. Penelitian ini menggunakan metode Standard Plate Count (SPC) dengan 4 kelompok perlakuan, yaitu K1 susu pasteurisasi LTLT, K2 susu pasteurisasi HTST, K3 kontrol positif, K4 kontrol negatif dengan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah rata-rata koloni Candida albicans pada pengenceran 10-3 dengan perlakuan susu pasteurisasi LTLT adalah 14,33 x 103 CFU/mL, pada susu pasteurisasi HTST 21 x 103 CFU/mL, pada kontrol positif 5,67 x 103 CFU/mL, sedangkan pada kontrol negatif 29 x 103 CFU/mL. Data hasil perhitungan dianalisis dengan ANOVA dengan α=0,05 dan dilanjutkan dengan Least Significance Difference (LSD). Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa susu kambing Peranakan Etawa dengan pasteurisasi HTST dan LTLT dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans, namun antara kelompok susu pasteurisasi LTLT dan HTST tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna. Kata kunci : Antifungal, Candida albicans, susu kambing.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN DENTAL (DENTAL ANXIETY) TERHADAP PERSEPSI NYERI KETIKA SKELING PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA Cut Fera Novita; Sunnati .; Shabirah Inas Ferrina Siregar
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.398 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9876

Abstract

Kecemasan dental merupakan masalah yang sering terjadi pada pasien yang melkan perawatan ggi dan mulut. Kecemasan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi persepsi nyeri seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pasien dan persepsi nyeri yang dirasakan ketika skeling. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Metode pengambilan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 72 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin, terdapat sebanyak 44 orang perempuan dan 28 orang laki-laki. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner kecemasan dental corah dan visual analog scale untuk pengukuran nyeri. Hasil analisis menggunakan statistika deskriptif frekuensi dan crosstabs menunjukkan frekuensi tertinggi tingkat kecemasan subjek penelitian yaitu kecemasan ringan sebanyak 47 orang (65,35) dan persepsi nyeri ringan sebanyak 36 orang (76,6%) ketika dilakukan perawatan skeling. Kesimpulan penelitian ini adalah pasien dengan perawatan skeling mengalami kecemasan ringan dan persepsi nyeri yang ringan.Kata Kunci: Kecemasan dental, persepsi nyeri, skeling
PENGARUH DURASI PERENDAMAN RESIN AKRILIK HEAT CURED DALAM INFUSA DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum Linn.) 50% TERHADAP PERUBAHAN DIMENSI Viona Diansari; Liana Rahmayani; Nabila Asraf
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.139 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9872

Abstract

Resin akrilik heat cured merupakan material yang sering digunakan dalam pembuatan basis gigi tiruan. Resin akrilik sering direndam dalam larutan pembersih gigi tiruan untuk menghilangkan mikroorganisme. Infusa daun kemangi 50% terbukti dapat menurunkan jumlah koloni Candida albicans sehingga dapat digunakan sebagai bahan alternatif pembersih gigi tiruan. Namun, resin akrilik heat cured bersifat menyerap cairan yang diduga dapat menyebabkan perubahan dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi perendaman resin akrilik heat cured dalam infusa daun kemangi 50% terhadap perubahan dimensi. Spesimen pada penelitian ini berjumlah 20 buah dan berbentuk silinder berukuran diameter 50 ± 1 mm d an tebal 1 ± 0.5 mm. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Friedman dan diuji lanjut dengan Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p˂0.05) perubahan dimensi resin akrilik heat cured setelah perendaman dalam infusa daun kemangi 50% antara setiap kelompok durasi perendaman. Perbedaan yang tidak bermakna hanya terdapat antara kelompok setelah perendaman 5 dan 7 hari dengan nilai p0.05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh durasi perendaman resin akrilik heat cured dalam infusa daun kemangi 50% terhadap perubahan dimensi.Kata kunci: Resin akrilik heat cured, kemangi
HUBUNGAN USIA SKELETAL DENGAN PUNCAK PERTUMBUHAN PADA PASIEN USIA 10-14 TAHUN DI RSGM UNSYIAH Rafinus Arifin; Putri Rahmi Noviyandri; Laveine Sukma Shatia
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.781 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9877

Abstract

Pengetahuan mengenai kapan terjadinya puncak pertumbuhan merupakan hal yang sangat penting untuk menentukan kapan pertumbuhan aktif berakhir, sehingga akan diperoleh keberhasilan perawatan pasien ortodonti. Usia skeletal dapat menjadi pilihan yang paling tepat dalam menentukan kapan terjadinya puncak pertumbuhan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara usia skeletal dengan puncak pertumbuhan pada pasien usia 10-14 tahun di RSGM Unsyiah. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan teknik pengambilan sample adalah total sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu foto sefalometri lateral dan rekam medik, serta menggunakan metode Bacceti dkk. untuk menentukan maturasi cervical stage pasien. Penelitian ini dianalisis dengan uji Chi-Square yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia skeletal dengan puncak pertumbuhan pada pasien usia 10-14 tahun di RSGM Unsyiah dengan nilai p=0,159 (p0,05). Namun, terdapat hubungan pada perempuan jika dianalisis berdasarkan jenis kelamin.Kata kunci: usia skeletal, puncak pertumbuhan.
PENGARUH PERCEIVED QUALITY PASIEN TERHADAP PEMANFAATAN ULANG PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI RSGM UNSYIAH Herwanda .; Eka Darma Putra; Larena Yudisa Putri
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.89 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9873

Abstract

Rumah Sakit Gigi dan Mulut adalah rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang juga digunakan sebagai sarana prasarana proses pembelajaran, pendidikan dan penelitian bagi profesi tenaga kesehatan kedokteran gigi dan tenaga kesehatan lainnya. Kualitas pelayanan merupakan hal yang sangat penting untuk mewujudkan kepuasan pasien. Kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kesehatan memiliki hubungan positif bermakna dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan. Penilaian pasien terhadap pelayanan rumah sakit ditentukan salah satunya oleh persepsi pasien atas kualitas pelayanan yang diberikan (perceived quality). Tujuan penelitian adalah menganalisis dan membahas pengaruh perceived quality terhadap minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan gigi dan mulut RSGM FKG Universitas Syiah Kuala, ditinjau melalui lima dimensi kualitas layanan, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling yang melibatkan 150 orang subjek menggunakan kuisioner yang berisi pertanyaan mengenai perceived quality dan minat pemanfaatan ulang. Analisis menggunakan uji koefisien korelasi Lambda menunjukkan pengaruh signifikan perceived quality dan kelima dimensi kualitas layanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empathy terhadap minat pemanfaatan ulang (p0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan perceived quality dan kelima dimensi kualitas layanan.Kata Kunci: kualitas pelayanan, minat pemanfaatan ulang
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP KESEJAJARAN GIGI ANTERIOR MANDIBULA BERDASARKAN PENGUKURAN LITTLE’S IRREGULARITY INDEX PADA SISWA SMPN 5 PADANG Catur Hadi Arief Dermawan; Aida Fitriana; Yustini Alioes
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.04 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9878

Abstract

Maloklusi merupakan kelainan pada oklusi gigi yang menjadi masalah kesehatan masyarakat. Ketidaksejajaran gigi anterior mandibula merupakan maloklusi yang sering terjadi, hal ini akan mengakibatkan beberapa gangguan seperti kurang estetik, sulit membersihkan sisa makanan, resesi gusi dan lain lain. Maloklusi dapat disebabkan karena asupan gizi yang tidak adekuat, karena asupan gizi penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat hubungan antara status gizi terhadap kesejajaran gigi anterior mandibula pada siswa SMPN 5 Padang. Penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan crossectional, dilakukan di SMPN. Pemilihan sample dengan metode purposive sampling sebanyak 60 orang. Untuk melihat status gizi digunakan Indeks Massa Tubuh menurut umur, sedangkan tingkat kesejajaran gigi anterior mandibula diukur dengan menggunakan metode Little’s Irregularity Index. Berdasarkan analisis continuity correction Chi-square terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kesejajaran gigi anterior mandibula dengan nilai p=0,000. Status gizi normal memiliki hubungan terhadap peningkatan kesejajaran gigi anterior mandibula, sedangkan malnutrisi cenderung sebaliknya yang dilihat dari terdapat atau tidaknya gigi berjejal siswa SMPN.Kata kunci: Gizi, massa tubuh, Little’s Irregularity.
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGAL EKSTRAK KULIT PISANG BARANGAN (Musa paradisiaca L.) TERHADAP Candida albicans Ridha Andayani; Afrina .; Kartika Sari
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.533 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9874

Abstract

Candida albicans (C. albicans) adalah jamur oportunistik yang pada keadaan tertentu dapat menjadi patogen di rongga mulut dan menyebakan kandidiasis oral. Penanganan kandidiasis oral umumnya menggunakan obat-obatan antifungal sintetik yang dapat menimbulkan efek samping. Kulit pisang barangan (Musa paradisiaca L.) adalah bagian yang sering dianggap tidak bermanfaat namun mengandung banyak komponen antifungal seperti alkaloid, saponin, steroid, triterpenoid, kuinon, polifenol dan flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antifungal ekstrak kulit pisang barangan terhadap pertumbuhan C. albicans. Pada penelitian ini, kulit pisang barangan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kulit pisang barangan yang telah diuji fitokimia, diuji aktivitas antifungalnya menggunakan metode dilusi dengan Standard Plate Count (SPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit Musa paradisiaca L. berpengaruh terhadap pertumbuhan C. albicans dengan konsentrasi hambat minimum (KHM) sebesar 12,5% dan Konsentrasi Bunuh Minimum sebesar 100%.Kata kunci : Candida albicans, antifungal, kulit pisang
KONSENTRASI HAMBAT DAN BUNUH MINIMUM EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP Candida albicans Afrina .; Abdillah Imron Nasution; Nur Rahmania
Cakradonya Dental Journal Vol 9, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.424 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v9i1.9879

Abstract

Candida albicans merupakan spesies yang paling banyak terdapat di rongga mulut sebagai flora normal dan juga sangat berkaitan dengan candidiasis terutama oral candidiasis. Oral candidiasis adalah infeksi oportunistik yang paling umum berdampak pada mukosa rongga mulut. Serai (Cymbopogon citratus) memiliki kandungan kimia yang terdiri dari alkaloid, tanin, dan terpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan jamur C.albicans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) ekstrak serai terhadap C. albicans. Ekstrak Serai dalam konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 75%, dan 100% dibuat secara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%.Pengujian untuk menilai KHM dan KBM ekstrak serai terhadap C.albicans dengan metode dilusi yang terdiri dari kelompok perlakuan, kelompok kontrol negatif (aquades) dan kelompok kontrol positif (flukonazol). KHM dan KBM diketahui dengan menghitung jumlah koloni pada media SDA. Data dianalisis dengan uji One Way ANOVA yang kemudian dilanjutkan dengan uji Kruskal Wallis. Tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan. Konsentrasi yang efektif dalam menghambat C. albicans adalah pada konsentrasi 25% dan Konsentrasi Bunuh Minimum didapatkan pada konsentrasi 100% dengan tidak ada pertumbuhan koloni C. albicans pada media SDA.Kata Kunci: Candida albicans, Oral Candidiasis, serai

Page 1 of 3 | Total Record : 22