cover
Contact Name
Munifah Abdat
Contact Email
munifahabdat_dr@usk.ac.id
Phone
+6281317577701
Journal Mail Official
cakradonyadentaljournal@gmail.com
Editorial Address
FKG USK Darussalam Banda Aceh Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Cakradonya Dental Journal
ISSN : 2085546X     EISSN : 26224720     DOI : 10.24815/cdj.v
Core Subject : Health,
Cakradonya Dental Journal (CDJ) is a scientific journal publishes twice a year, on February and August. CDJ publishes conceptual articles from original research results that are relevant to the fields of medicine, dental care, oral health, general dentistry, dental materials, and public health. CDJ also publishes literature reviews and case reports.
Articles 524 Documents
Perbedaan Tingkat Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemberian Informasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Ibu Hamil di Desa Suro, Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah Irene Putri Jayanti; Aris Aji Kurniawan; A. Haris Budi Widodo
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i2.33741

Abstract

Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang optimal membutuhkan pengetahuan yang baik. Sebagian besar ibu hamil masih memiliki pengetahuan yang kurang terhadap kesehatan gigi dan mulut. Penelitian mengenai perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan setelah pemberian informasi kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas belum dilaksanakan sampai saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan setelah pemberian informasi kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di Desa Suro periode bulan Maret 2022. Penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan one group pre and post-test design. Populasi penelitian ini adalah total populasi, yakni seluruh ibu hamil di Desa Suro yang berpartisipasi dalam kelas ibu hamil sebanyak 9 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata nilai pengetahuan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil sebelum pemberian informasi adalah 61,1%, sedangkan setelah pemberian informasi adalah 78,9%. Hasil uji paired t-test menyatakan terdapat perbedaan bermakna antara nilai pengetahuan sebelum dan setelah pemberian informasi kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di Desa Suro periode bulan Maret 2022. Kesimpulannya adalah pemberian informasi kesehatan gigi dan mulut dengan leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
The Relationship Between Menstrual Cycle and Recurrent Aphthous Stomatitis in Students of the Faculty of Dentistry, Syiah Kuala University Sarinah Rambe; Liza Meutia Sari; Munifah Abdat; Indah Salsabila
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i2.39103

Abstract

Recurrent aphthous stomatitis (RAS) is a painful oral mucosal disorder that affects many people. It is recurrent and appears during childhood or adolescence. Its pathogenesis is characterized by changes in cellular immune response, may explain how the role of sex hormones function during the menstrual cycle. This study aims to investigate the relationship between RAS and the menstrual cycle. The samples were taken from female students of the Faculty of Dentistry, Syiah Kuala University, with a total sample of 191 students who has experienced RAS or had a history of RAS in the past month. This study consisted of two sections of questions, one about the history of RAS and another about the day of menstruation when RAS occurred. The questions were closed-ended, with yes or no answer options. The data were collected using Google Forms. This study showed that 72.8% of subjects were in the luteal phase and 27.2% of subjects were in the follicular phase. Data analysis used the Chi-Square test (p 0.05) as a significant reference. The results of the statistical test showed p = 0.01, CI = 1.22-4.93, OR = 2.45. This showed a significant relationship between the luteal phase of menstruation and RAS. The luteal phase of menstruation had a 2.45 times greater risk of experiencing RAS.
The Relationship Between Oral Health-Related Quality of Life and Oral Halitosis in Patients Undergoing Splinting Therapy Nuzulul ismi; Sunnati Sunnati; Maida Fitri
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i2.35791

Abstract

Periodontitis is one of the primary causes of tooth mobility, pain, and irreversible inflammation in the supporting tissues of the teeth. Comprehensive management of periodontitis cases with tooth unsteadiness often involves splinting therapy before progressing to advanced treatment phases. However, this condition facilitates the formation of plaque in the oral cavity, which is one of the causes of halitosis and impact quality of life related to oral health. This study aimed to determine the relationship between oral health-related quality of life and halitosis in patients undergoing splinting therapy.This research employed an analytic study with cross sectional design. Data were collected using the OHIP-14 questionnaire from 31 periodontitis patients who had received splinting therapy, followed by a halitosis examination. The data were analyzed using Spearman's correlation test. This study revealed that 25 people (80.6%) had a good quality of life, 5 people (16.1%) had a moderate quality of life, and 1 person (3.2%) had a poor quality of life. The condition of halitosis was found in 13 subjects who were associated with oral-health related quality of life in patients undergoing splinting therapy with a p-value of 0.05. It can be concluded that statistically there is no relationship between oral-health related quality of life and halitosis in patients receiving splinting therapy.
Penambahan Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) pada Amoksisilin dan Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Enterococcus Faecalis Ridha Andayani; Zaki Mubarak; Haya Nabiela
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i2.41397

Abstract

Enterococcus faecalis merupakan bakteri Gram positif yang sering dijumpai pada infeksi endodontik. Faktor virulensinya yaitu produksi enzim gelatinase dan -laktamase, yang berperan menghambat kerja antibiotik sehingga terjadi resistensi antibiotik, seperti amoksisilin. Pemanfaatan bahan herbal dengan kombinasi antibiotik dianggap menjadi alternatif baru untuk mengatasi resintensi antibiotik. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan daun sirsak. Daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung berbagai senyawa metabolik sekunder yang memiliki efek antibakteri seperti senyawa flavonoid, alkakoid, terpenoid, tannin, dan saponin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) pada antibiotik amoksisilin. Penelitian ini menggunakan metode post-test only group. Sampel yang digunakan adalah ekstrak daun sirsak dengan konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, dan 3% dan penelitian dilakukan dengan metode difusi sumuran. Data hasil diameter zona hambat dianalisis menggunakan uji Oneway Anova menunjukkan adanya perbedaan bermakna kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol (p0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) pada medium mengandung antibiotik amoksisilin berdampak pada pertumbuhan Enterococcus faecalis, in vitro.
Preclinical Dentistry Students' Knowledge And Attitude Towards Traumatic Dental Injuries (TDI) In Children At Syiah Kuala University Vera Yulina; Ayudia Rifki; Maida Fitri
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i2.41221

Abstract

Traumatic Dental Injuries (TDI) are medical emergencies that require immediate treatment. The accuracy of first aid during the golden time plays a role in the treatment outcome of TDI. This study aimed to investigate the knowledge and attitudes of Preclinical students regarding TDI in pediatric patients. This study administered an online questionnaire that had completed validity and reliability testing to all preclinical students (N=258). With a 95% confidence level (p0.05), a chi-square test was conducted on the data using SPSS software. First-year students had the lowest knowledge and attitudes toward TDI (68% and 54%, respectively). The degree of knowledge between preclinical students regarding the primary causes of TDI (61.1%), the need for immediate first aid in cases of avulsion (85.5%), an appropriate technique to hold avulsed teeth (91.5%), the selection of transport media (72.2%), storage medium (58.5%), and the urgency of receiving first aid for tooth fractures (60.3%) was significantly different. Regarding attitudes, there were significant differences in first aid actions, reimplantation, and attitudes toward selecting storage media, which were 60.7%, 62.8%, and 55.1%, respectively. The level of knowledge and attitudes of respondents towards TDI were low. Evaluation of learning methods, training implementation, and curriculum evaluation is needed.
Fitur Radiografi Panoramik dan CT Scan Kista Dentigerous pada Anak Noor Rachmawati; Ria Firman; Lusi Epsilawati; Merry Annisa Damayanti
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i2.28583

Abstract

Kista dentigerous merupakan kista odontogenik yang dihubungkan dengan mahkota gigi yang impaksi, Itidak erupsi atau yang sedang tumbuh. Kasusnya sekitar 14%-24% dari seluruh kista rahang. Biasanya terjadi pada usia dekade pertama dan ketiga serta dapat ditemukan pada anak-anak dan remaja periode pertumbuhan gigi campuran.Kebanyakan kista dentigerous berhubungan dengan gigi molar ketiga mandibula dan jarang melibatkan impaksi gigi supernumerary anterior rahang atas. Laporan kasus ini membahas kista dentigerous pada anak anak usia 8 th atau periode gigi bercampur akibat belum erupsi sempurna pada anterior rahang atas menggunakan CT Scan dan panoramik. Pasien perempuan berusia 8 tahun bersama orang tuanya datang ke Poli Gigi Anak Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang, dengan keluhan gigi depan kiri rahang atasnya hilang dan terasa ada benjolan di regio gigi incisivus sampai premolar kiri rahang atas. Kemudian pasien dirujuk ke bagian radiologi untuk dilakukan pemeriksaan panoramik dan CT Scan. Hasil radiograf panoramik dan CT Scan menunjukkan lesi kistik, well-defined, well corticated, benih gigi 22 terdesak ke arah posterior dan superior, sementara lesi meluas dan mendesak benih gigi 23, 24, 25 yang belum erupsi. Diagnosis secara radiografi memberikan gambaran suatu kista dentigerous. Dapat disimpulkan bahwa melalui pemeriksaan radiografi panoramik dan CT Scan dapat digunakan untuk mendeteksi gambaran kista dentigerous.
Potensi Pasta Gigi Ekstrak Etanol Biji Hijau Kopi Robusta (Coffea Canephora) dalam Menghambat Pertumbuhan Streptococcus Mitis Miftakhur Rizki; Melok Aris Wahyukundari; Depi Praharani
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i2.37122

Abstract

Salah satu bakteri koloni primer yang membentuk plak gigi adalah Streptococcus mitis yang memiliki wall-associated adhesin yang membantu perlekatan dan kolonisasi. Plak gigi yang terus terakumulasi menyebabkan penyakit infeksi rongga mulut seperti penyakit periodontal dan karies Untuk pencegahan akumulasi plak, dilakukan kegiatan kontrol plak, salah satunya dengan menyikat gigi yang dibantu pasta gigi. Pasta gigi mengandung berbagai bahan aktif termasuk bahan antibakteri. Ekstrak etanol biji hijau kopi robusta (Coffea canephora) memiliki kandungan antibakteri seperti kafein, trigonelin, asam klorogenat, flavonoid, saponin, dan terpenoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi pasta gigi yang mengandung ekstrak etanol biji hijau kopi robusta konsentrasi 12,5%, 25%, dan 50% dalam menghambat pertumbuhan S. mitis. Jenis penelitian yaitu penelitian eksperimental laboratoris secara in vitro dengan rancangan the post-test-only control group design. Pengujian potensi antibakteri dilakukan dengan agar disk-diffusion test pada media yang telah diinokulasi bakteri S. mitis dengan 5 kelompok sampel dan 4 kali pengulangan. Pengukuran zona hambat setelah 24 jam inkubasi. Data kemudian dianalisis menggunakan SPSS. Diperoleh kesimpulan bahwa pasta gigi yang mengandung ekstrak etanol biji hijau kopi robusta 12,5%, 25%, dan 50% memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan S. mitis, serta terdapat hubungan antara konsentrasi ekstrak yang diformulasikan dengan besar zona hambat yang dihasilkan.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Persepsi dengan Status Merokok pada Siswa SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan Windy Widya Hasibuan; Dalila Ramadhanty Siregar; Nabila Az-zahra; Nurul Aisyah; Zahratul Aini; Sondang Pintauli
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i1.30419

Abstract

Merokok dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke yang merupakan penyebab utama kematian di dunia. Masa kritis untuk memulai debut merokok dimulai pada masa remaja. Inisiasi merokok pada usia muda menentukan pola merokok di masa mendatang. Walaupun demikian, para remaja cenderung bergantung dengan lingkungan pertemanannya terutama dalam membuat keputusan, seperti halnya mengikuti kebiasaan teman di lingkungannya untuk merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan persepsi dengan status merokok pada siswa SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 228 siswa yang terdiri atas 201 laki-laki dan 27 perempuan. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner secara online oleh siswa melalui google form. Uji statistik menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi- square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap dan persepsi dengan status merokok pada siswa SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan (p0,05). Sebagai kesimpulan bahwa siswa yang memiliki pengetahuan baik, sikap negatif serta persepsi positif terhadap rokok memiliki risiko lebih kecil untuk merokok.Keywords: pengetahuan, sikap, persepsi, status merokok, remaja
Penatalaksanaan Perawatan Gigi dan Mulut (Mouth Operation) dengan Anestesi Umum pada Anak Down Syndrome Sebelum Operasi Jantung Bawaan (Laporan Kasus) Prastiwi Setianingtyas; Anie Apriani; Taufiqi Hidayatullah; Risti Saptarini Primarti
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i1.32122

Abstract

Sindrom Down merupakan kelainan kongenital yang ditandai dengan jumlah kromosom yang abnormal yaitu kromosom 21 berjumlah 3 buah (trisomi 21). Sindrom Down seringkali disertai dengan penyakit jantung kongenital dan penyakit lainnya seperti hipotiroid. Laporan kasus : pasien sindrom Down laki-laki usia 2 tahun dengan diagnosis awal multipel karies datang ke poli bedah mulut RSHS atas rujukan dari poli anak untuk dilakukan mouth preparation sebelum dilakukan operasi bedah jantung. Pasien memiliki riwayat penyakit jantung kongenital yaitu ventrikel septum defect (VSD) dan atrium septum defect (ASD), juga hipotiroid. Pasien mengalami disabilitas intelektual, belum dapat berkomunikasi, dan pasien tidak bisa bekerja sama untuk dilakukan perawatan gigi dan mulut di kursi gigi sehingga diputuskan untuk dilakukan perawatan gigi dan mulut dengan anestesi umum. Perawatan yang dilakukan meliputi penambalan gigi 52, 51, 61, 62, 74, dan ekstraksi gigi 64, 71, dan 81.Kata kunci : sindrom Down, vsd, asd, hipotiroid, mouth preparation, anestesi umum
Pengaruh Perendaman Minuman Isotonik Terhadap Kekerasan Permukaan Email Gigi Sari Dewiyani; Ratih Widyastuti; Fauzi Saeful Rohman
Cakradonya Dental Journal Vol 16, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v16i1.29438

Abstract

Demineralization is the process of losing minerals in tooth enamel when the enamel is in a pH environment below 5.5. Email is the outer layer of the crown anatomy, including the hardest part of the body could dissolved when consume isotonic drinks are consist of various types of acids which reduce the pH of the oral cavity. At a low pH oral cavity, tooth demineralization can occur.. Hardness of tooth enamel is a physical trait that is owned by the tooth part which is an email that can be measured using Micro Vickers Hardness with VHN units. Objective: To explain the effect of soaking isotonic drinks on hardness of tooth enamel. Methods: Six samples of premolar teeth post orthodontic treatment extraction were then immersed in isotonic drinks for 5 minutes/day for 7 days. After that, the hardness measurement was done using Micro Vickers Hardness. Results: independent T-test test obtained p = 0.03 (p 0.03) there were differences in the level of tooth enamel surface hardness between the treatment group and the control group. Conclusion: Isotonic drinks can reduce the hardness of tooth enamel surfaces.