cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by CV Firmos
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JIPPM) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 217 Documents
Pendampingan Pengelolaan Limbah Plastik Plabot Infus untuk Meningkatkan Kapasitas Pengelolaan Mandiri di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Jawa Tengah Nashira, Alimatun; Vitasari, Denny; Rahmah, Anisa Ur; Asyfiradayati, Rezania
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1157

Abstract

Maraknya kasus pengepul limbah rumah sakit illegal di Indonesia menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan dalam mengelola limbah secara mandiri dan sesuai regulasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi RS PKU Muhammadiyah Karanganyar yang ada di Jawa Tengah dalam menerapkan sistem pengelolaan limbah plastik plabot infus non-infeksius melalui pemilahan, pencucian, disinfeksi, pengeringan, dan pelatihan operator. Sebelum kegiatan, limbah plastik dikumpulkan dan diserahkan kepada pihak ketiga, sehingga rumah sakit memiliki keterbatasan kontrol terhadap proses pengolahan lanjutan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kondisi awal, pengujian parameter disinfeksi, pembangunan fasilitas, pelatihan operator, uji coba operasional, serta evaluasi dan penyempurnaan sistem bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa larutan klorin 0,5% dengan waktu kontak 30 menit efektif digunakan sebagai parameter disinfeksi. Sistem yang diterapkan mampu mengolah sekitar 6.000–7.000 plabot infus dan 250–300 jerigen hemodialisa per bulan. Setelah kegiatan, mitra memiliki sistem pengelolaan yang lebih terstruktur, operator mampu menjalankan proses secara mandiri, dan tersedia Standar Prosedur Operasi, poster, serta video panduan. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas mitra dan mendukung kepatuhan terhadap Permen LHK No. 56 Tahun 2015.
Pendampingan Penerapan Tanda Tangan Digital untuk Penguatan Tata Kelola Administrasi Desa di Desa Singajaya Kecamatan Indramayu, Jawa Barat Putra, Willy Permana; Burjulius, Renol; Yusuf, Arif Maulana; Raswa, Raswa
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1179

Abstract

Pelayanan administrasi desa memerlukan proses yang cepat, aman, tertib, dan terdokumentasi dengan baik. Desa Singajaya Kecamatan Indramayu memiliki kebutuhan layanan administrasi yang cukup tinggi karena jumlah penduduk yang besar dan beragamnya kebutuhan dokumen masyarakat. Permasalahan mitra meliputi masih dominannya proses administrasi manual, belum tersedianya mekanisme baku tanda tangan digital, serta belum optimalnya pengarsipan dokumen elektronik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola administrasi desa melalui pendampingan penerapan tanda tangan digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui koordinasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan teknis, penyusunan SOP, uji coba layanan, dan evaluasi awal. Kegiatan dilaksanakan pada 30 April 2026 dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas aparatur Pemerintah Desa Singajaya dan perwakilan warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman aparatur desa terhadap alur layanan administrasi digital, tersusunnya SOP layanan berbasis tanda tangan digital, serta terlaksananya uji coba pada 5 layanan prioritas. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pelayanan, keamanan dokumen, dan akuntabilitas administrasi desa.
Implementasi Program BSPS Dalam Merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Di Nagari Bayua Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Sari, Agustina; Eriyanti, Fitri
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1191

Abstract

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah melalui pendekatan swadaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program BSPS dalam merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya di Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan penelitian terdiri dari pemerintah nagari, pendamping program, tukang, penyedia material, serta masyarakat penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program BSPS di Nagari Bayua telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan, meskipun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan dana bantuan yang belum mencukupi kebutuhan perbaikan rumah, keterlambatan dan ketidaksesuaian kualitas material bangunan, keterbatasan tenaga kerja, dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, faktor cuaca juga turut mempengaruhi kelancaran proses pembangunan. Penelitian ini menegaskan diperlukannya peningkatan koordinasi antar pihak terkait, perbaikan dalam proses sosialisasi, serta penyesuaian besaran bantuan agar lebih sesuai dengan kondisi kerusakan rumah. Dengan demikian, implementasi Program BSPS diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi Masyarakat.
Pendampingan Pembuatan NIB dan Optimalisasi Media Sosial Instagram pada UMKM Laundry Express Jogja-Daris Sleman Livia Gultom; Diana Airawaty
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1208

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada UMKM jasa laundry yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di Ngropoh, Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dua hal mendasar. Pertama, belum dimilikinya Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha yang sah. Kedua, belum dimilikinya akun media sosial Instagram untuk keperluan promosi usaha di era digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan pembuatan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan memberikan pendampingan pembuatan akun media sosial Instagram beserta pengisian profil yang informatif. Metode pelaksanaan meliputi survei awal (observasi partisipatif dan wawancara) serta pendampingan teknis dengan metode hands-on practice. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM berhasil memperoleh NIB digital yang sah setelah proses pendaftaran melalui sistem OSS. NIB digital tersebut kemudian dicetak dan dilaminasi untuk dipajang di tempat usaha sebagai bentuk legitimasi. Selain itu, pelaku UMKM juga berhasil memiliki akun Instagram bisnis dengan bio yang informatif berisi alamat, jam operasional, dan nomor WhatsApp. Dan terjadi peningkatan pemahaman pelaku UMKM, yaitu kesadaran bahwa pembuatan NIB mudah, cepat dan gratis, serta pengakuan bahwa media sosial penting untuk menjangkau pelanggan lebih luas. Keberhasilan kegiatan diukur melalui tiga indikator: (1) tersedianya sertifikat NIB cetak yang siap digunakan untuk pengajuan KUR; (2) kemampuan pelaku UMKM mengoperasikan akun Instagram secara mandiri pasca-pendampingan; dan (3) pemahaman pelaku UMKM tentang prosedur pemanfaatan NIB untuk administrasi usaha. Hambatan yang ditemui selama kegiatan meliputi keterbatasan waktu pelaku usaha karena harus melayani pelanggan langsung serta literasi digital awal yang masih rendah.
Pendampingan Inovasi Produk Kreatif Hibrida Limbah Tekstil-Mendong dengan Penguatan Manajemen Usaha Berbasis IT pada UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat Bambang Kelana Simpony; Dini Silvi Purnia; Cepi Cahyadi; Reza Adzi Permana; Ilham Farhanul Hakim
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1216

Abstract

Kerajinan anyaman mendong merupakan salah satu produk unggulan khas Tasikmalaya yang memiliki nilai budaya, ekonomi, dan lingkungan karena menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Namun, keberlangsungan kerajinan ini menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya minat pasar terhadap produk konvensional, kurangnya inovasi produk, serta keterbatasan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha dan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran. Permasalahan tersebut juga dialami oleh UMKM Jempol Jaya Tasikmalaya yang masih memerlukan penguatan pada aspek inovasi produk, manajemen usaha, dan pemasaran berbasis teknologi informasi. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), dilakukan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, dan evaluasi program. Materi pelatihan mencakup pengembangan produk kreatif berbasis kombinasi mendong dan limbah tekstil, pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, pengelolaan usaha berbasis teknologi informasi, serta teknik pengemasan dan fotografi produk. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan post test untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan pada seluruh aspek pelatihan. Mitra mampu menghasilkan produk inovatif yang lebih modern dan bernilai jual tinggi serta mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya saing UMKM sekaligus mendukung pelestarian kerajinan mendong melalui inovasi dan transformasi digital yang berkelanjutan.
Pemberdayaan dan Peningkatan Ekonomi Produktif Kelompok Pengolah Sagu melalui Diversifikasi Pangan Fungsional Lokal dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Kolaka Timur Aan Wilhan Juliatmaja; Abdul Rahim; Muhammad Al Afandi; Reza Adrian Saputra; Intang Intang
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1228

Abstract

Sagu berperan secara strategis dalam upaya pengembangan keanekaragaman pangan untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah kolaka timur, karena sagu merupakan bahan baku tradisional yang tersedia secara spesifik lokasi. Kelompok Pengolah Sagu Woiha di Desa Woiha, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, menghadapi beberapa masalah utama yang menghambat peningkatan ekonomi mereka. Permasalahannya meliputi aspek produksi dan pemasaran. Dari aspek produksi, kelompok ini masih menggunakan teknologi pengolahan sagu tradisional, sederhana, dan kurang higienis untuk menghasilkan aci sagu (sagu basah). Hal ini menyebabkan produksi yang tidak optimal, kualitas yang rendah, daya saing produk yang minim, dan harga jual aci sagu yang rendah. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan teknologi serta praktik pengolahan yang higienis juga menjadi kendala. Untuk mengatasi ini, solusi yang ditawarkan adalah peningkatan keterampilan melalui pelatihan dan bimbingan teknis penerapan inovasi teknologi pengolahan dan diversifikasi produk. Sementara itu, dari aspek pemasaran, kelompok ini memiliki pengetahuan yang minim terkait strategi pemasaran produk, khususnya dalam memanfaatkan media sosial. Solusinya adalah peningkatan pengetahuan tentang manajemen dan strategi pemasaran dengan metode atau melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan bimbingan teknis pemanfaatan media sosial.  Hasil dari kegiatan ini yakni dapat mentransformasi usaha pengolahan sagu tradisional menjadi lebih modern, efisien, dan berorientasi pasar, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan Kapasitas Pemasaran Digital melalui Pendampingan Pengelolaan Media Sosial pada UMKM Tahu Takwa 99 Kota Kediri Gandung Satriyono; Kevin Dyo Pamungkas; Isnaini Latifah; Mevika Happy Saputri
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1237

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital UMKM Tahu Takwa 99 yang berlokasi di Kelurahan Tinalan, Kota Kediri. Mitra menghadapi beberapa permasalahan, antara lain tingginya persaingan antarprodusen tahu, pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional, serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan program pendampingan berbasis partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan digital marketing, pendampingan pengelolaan media sosial, penyusunan konten promosi digital, dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan melalui metode pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan agar mitra mampu menerapkan strategi pemasaran digital secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengelola media digital sebagai sarana pemasaran. Selain itu, mitra berhasil memiliki media promosi digital yang aktif digunakan serta menghasilkan sejumlah konten promosi yang menampilkan informasi produk, keunggulan usaha, dan proses produksi. Keberadaan media digital dan konten promosi tersebut memberikan peluang yang lebih besar bagi mitra untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas produk, serta memperkuat daya saing usaha di tengah perkembangan teknologi digital. Dengan demikian, program pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas pemasaran digital UMKM Tahu Takwa 99 dan mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.