cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by CV Firmos
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JIPPM) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Pengembangan Sistem Telediagnosis untuk Deteksi Dini Stunting di Desa Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur Yulianto, Endro; Maghfiroh, Anita Miftahul; Syaifudin, Syaifudin; Kashif, Muhammad
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): JIPPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.973

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Desa Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, yang memiliki prevalensi cukup tinggi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak serta terbatasnya akses layanan kesehatan, sehingga deteksi dini stunting belum berjalan optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan platform telediagnosis interaktif berbasis aplikasi Sipelita yang terintegrasi dengan sistem telemedicine sebagai solusi peningkatan akses layanan kesehatan dan deteksi dini stunting di tingkat posyandu. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan edukatif yang meliputi pengembangan aplikasi, sosialisasi, serta pelatihan kepada kader posyandu, bidan desa, dan ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aplikasi Sipelita mampu memfasilitasi pencatatan data kesehatan balita, menganalisis status gizi menggunakan grafik z-score, serta memberikan kesimpulan otomatis. Workshop yang diikuti oleh 42 peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 32% dari rata-rata 58,3 menjadi 77,1, dengan 87% peserta menyatakan puas dan 92% siap mengimplementasikan aplikasi dalam kegiatan posyandu. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas kader kesehatan serta efektivitas deteksi dini stunting. Ke depan, aplikasi akan dikembangkan dengan memperluas cakupan pengguna, integrasi dengan sistem informasi kesehatan daerah, serta evaluasi jangka panjang terhadap penurunan angka stunting.
Strategi Digital Marketing dan Edukasi Gizi untuk Daya Saing Wirausaha Mahasiswa di Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya Maghfiroh, Anita Miftahul; Setiawan, Singgih Yudha; Wakidi, Levana Forra; Natan, Oskar
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): JIPPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.974

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia kewirausahaan, terutama di sektor kesehatan dan gaya hidup yang menuntut integrasi teknologi dan nilai gizi. Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya, khususnya dari Jurusan Gizi dan Teknologi Elektromedis, memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha inovatif berbasis edukasi gizi dan digital marketing. Namun, rendahnya literasi gizi dan keterbatasan kompetensi pemasaran digital menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing produk mahasiswa. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skema Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam branding produk berbasis nilai gizi serta penguasaan strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Program ini berlangsung selama tiga bulan melalui tiga tahap: survei kebutuhan, pelatihan dengan praktisi gizi RSUD Dr. Soetomo dan konsultan digital marketing, serta pendampingan praktik promosi digital (SEO, content creation, dan marketplace optimization). Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi mahasiswa pada tiga aspek utama: pemahaman pelabelan gizi, kemampuan pembuatan konten kreatif, dan jangkauan promosi digital dengan kenaikan rata-rata 20% pengikut media sosial. Kesimpulannya, pelatihan dan pendampingan digital marketing berbasis edukasi gizi terbukti efektif meningkatkan kemampuan branding serta daya saing wirausaha mahasiswa di era ekonomi digital.
Pelatihan Khutbah Jum’at Remaja Masjid Darussalam Kota Padang Perovinsi Sumatera Barat melalui Metode Praktik dan Pengajian Ritonga, Sanra Mahenra Hatoguan; Kustati, Martin; Gusmirawati, Gusmirawati
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): JIPPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.976

Abstract

Terbatasnya keterampilan berkhutbah pada remaja Masjid Darussalam di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, menjadi permasalahan utama dalam regenerasi khatib muda yang kompeten dan kontekstual. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilaksanakan pelatihan khutbah Jum’at sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan dakwah dan memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan Islam. Kegiatan berlangsung selama tiga bulan (Maret–Mei 2025) menggunakan metode praktik dan pengajian berbasis service learning yang menggabungkan teori keagamaan dengan pengalaman langsung. Sebanyak 17 remaja aktif berusia 15–22 tahun dipilih berdasarkan kriteria keanggotaan aktif, kemampuan dasar membaca Al-Qur’an, dan komitmen mengikuti seluruh sesi pelatihan. Proses pelatihan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, refleksi, dan implementasi khutbah di masyarakat. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata peserta dari 56,4 menjadi 84,7 serta peningkatan retorika, kepercayaan diri, dan pemahaman tematik. Program ini juga menumbuhkan kepemimpinan spiritual dan kesadaran sosial peserta, menunjukkan bahwa pendekatan praktik dan pengajian berbasis service learning efektif dalam memberdayakan remaja masjid dan memperluas dampak sosial dakwah.
Peningkatan Pembelajaran Fisika melalui Praktikum Interaktif Kolaboratif di MA Al-Machfudzoh Sidoarjo Jawa Timur Supadi, Supadi; Samian, Samian; Ama, Fadli; Arifianto, Deny; Fitriyah, Nurul; Dyah Astuti, Suryani; Winarno, Winarno
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): JIPPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.978

Abstract

Fisika merupakan salah satu mata pelajaran yang tidak disukai bahkan menjadi momok bagi pelajar Sekolah Menengah Atas sederajat, salah satunya adalah Madrasah Aliyah Al-Machfudzoh Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur. Cara belajar konvensional sering kali tidak memberikan solusi yang komprehensif. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan kualitas belajar siswa adalah melalui praktikum interaktif. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran Fisika di MA Al-Machfudzoh Sidoarjo melalui penerapan praktikum interaktif kolaboratif. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif antara dosen, guru, dan siswa melalui perancangan dan implementasi dua praktikum: Jembatan Wheatstone dan Difraksi Laser. Evaluasi dilakukan melalui observasi, pengukuran hasil eksperimen, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual dan keterampilan eksperimen siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil perhitungan resistansi melalui percobaan jembatan Wheatstone mencapai akurasi 96,37% dibandingkan alat ukur standar. Selain itu, pada percobaan Difraksi Laser hasil menunjukkan pola intensitas sesuai dengan teori difraksi celah tunggal. Seluruh peserta memberikan respons sangat positif terhadap materi, fasilitas, dan pendampingan selama kegiatan PKM. Program PKM ini berdampak pada peningkatan kapasitas guru dan siswa dalam mengelola praktikum serta memperkuat kolaborasi antara Universitas Airlangga dan madrasah Aliyah Al-Machfudzoh.
Pengayaan Nilai-Nilai Konservasi Budaya melalui Dongeng Semarangan Multibahasa di Komunitas Read Aloud Semarang Ari Widihastuti, Rahma; Arsiyana, Marliza; Hanum Luthfia, Karina; Apriliawati Saputri, Katarina; Oktafiani, Alifia; Kirono Wulan, Pandamsuri
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): JIPPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.979

Abstract

Komunitas Read Aloud Semarang merupakan komunitas literasi di Semarang dan memiliki lebih dari 150 anggota serta pengurus aktif. Melalui kegiatan literasi yang telah dilaksanakan, kesadaran masyarakat akan pelestarian cerita-cerita lokal cenderung masih rendah. Penduduk asli banyak yang tidak mengetahui cerita dongeng Semarangan. Program pengabdian ini menawarkan solusi berupa pengkayaan nilai-nilai konservasi budaya melalui dongeng Semarangan multibahasa yang mencakup pengembangan bahan dongeng dalam bahasa Indonesia, Jawa, Inggris, dan Prancis yang disajikan dalam bentuk digital dan cetak. Lokakarya mendongeng interaktif digelar dan melibatkan anggota komunitas, orang tua, dan partisipan untuk meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan ADDIE: analyze, design, develop, implement, evaluate. Hasil dari kegiatan yaitu pemahaman akan pentingnya pelestarian dan pengenalan terhadap cerita lokal, tersusunnya dongeng Semarangan multibahasa hasil kolaborasi tim pengabdi dengan RAS baik dalam versi cetak maupun digital, memperkaya nilai konservasi melalui kegiatan mendongeng, serta seluruh peserta festival dongeng mengenal kosakata baru dari dongeng Semarangan multibahasa. Hasil pengabdian menyatakan adanya dampak signifikan dari strategi pelestarian budaya di era digital, sehingga nilai-nilai budaya lokal tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.