cover
Contact Name
Elsje Pauline Manginsela
Contact Email
elsjeprm@unsrat.ac.id
Phone
+6281341445138
Journal Mail Official
agrisosioekonomi@unsrat.ac.id
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Jl. Kampus Unsrat Kleak, Manado 95115 Sulawesi Utara, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
AGRI-SOSIOEKONOMI
ISSN : 19074298     EISSN : 2685063X     DOI : https://doi.org/10.35791
Focus and Scope The aims of this transdisciplnary journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: Agriculture (Plant Cultivation, Plantation, Forestry, Animal Husbandry, Fisheries), Social Economy
Articles 1,086 Documents
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Pengolahan Nilam Menjadi Minyak Nilam Di Desa Lowian Satu Kecamatan Maesaan Repi, Fridelio Amadeo; Lolowang, Tommy Ferdy; Waney, Nordy Fristgerald Lucky
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 1 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha pengolahan nilam menjadi minyak nilam di Desa Lowian Satu, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling atau sampel jenuh yang diambil sebanyak jumlah populasi pemilik usaha penyulingan minyak nilam yaitu sebanyak 4 responden. Metode analisis data menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis kelayakan finansial menggunakan beberapa indikator yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), Benefit Cost Ratio (BCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penyulingan minyak nilam layak secara finansial. Nilai NPV menunjukkan angka positif, IRR lebih tinggi dari tingkat diskonto (10%), payback period kurang dari umur proyek (5 tahun), dan nilai BCR lebih dari 1. Biaya investasi awal rata-rata sebesar Rp120.000.000, sedangkan pendapatan bersih tahunan (net cash flow) mencapai Rp350.400.000. Usaha ini juga membuka peluang pendapatan tambahan melalui penyewaan alat suling dan keuntungan dari penjualan hasil olahan. Dengan demikian, usaha pengolahan nilam menjadi minyak nilam di Desa Lowian Satu dinilai layak untuk dikembangkan karena dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung pertumbuhan agroindustri lokal.
Analisis Resiko Usahatani Kentang Di Desa Bongkudai Timur Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Nangoi, Arselia Angelica; Waney, Nordy Fristgerald Lucky; Rumagit, Grace Adonia Josefina
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 1 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiko usahatani kentang di Desa Bongkudai Timur, Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 14 petani yang mengusahakan tanaman kentang pada musim tanam bulan September s.d Desember tahun 2024. Metode analisis data menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian ada empat jenis resiko yang terdiri atas sembilan indikator yang diteliti. Resiko yang mempunyai dampak kerusakan (severity) paling parah adalah resiko iklim dan cuaca, dan resiko serangan hama penyakit. Resiko yang paling sering terjadi (frequency) adalah serangan hama dan penyakit. Resiko yang paling bisa terdeteksi kemungkinannya (probability) adalah resiko iklim dan cuaca serta serangan hama dan penyakit. Keduanya sama-sama berkemungkinan besar untuk bisa terdeteksi. Ada dua potensi kegagalan yang menjadi prioritas resiko, yaitu iklim dan cuaca, dan serangan hama penyakit. Penilaian berdasarkan analisis FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) menunjukkan petani kurang maksimal dalam mengupayakan penanganan resiko yang terjadi pada usahatani kentang sehingga identifikasi, evaluasi dan penerapan strategi mitigasi resiko sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan profitabilitas usahatani kentang. Dengan demikian petani dapat meningkatkan ketahanan usahataninya, mengurangi kerugian dan memaksimalkan potensi keuntungan.
Peran Modal Sosial Pedagang Hortikultura Di Pasar Bersehati Kota Manado Milas, Friendly Titania; Memah, Melsje Yellie; Rengkung, Leonardus Ricky
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 1 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran modal sosial pedagang hortikultura di Pasar Bersehati Kota Manado. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel menggunakan stratifikasi dimana populasi pedagang hortikultura berjumlah 145 populasi adapun kriteria yang dijadikan sebagai sampel ada pedagang yang memproduksi langsung dari lapak sehingga cara pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga responden sebanyak 21 pedagang dimana pedagang sayur kangkung 8 responden, pedagang buah papaya 7 responden dan pedagang buah semangka 6 responden. Metode analisis data menggunakan deskriptif dengan menggunakan skor skala Likert 3 poin dengan pernyataan yaitu 12 untuk mengukur peran kepercayaan, norma sosial, dan jaringan sosial terhadap usaha mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator modal sosial berada pada kategori “berperan” dengan skor total 733 dari 756. Dimensi jaringan sosial menjadi yang tertinggi, terutama pertukaran informasi antar pedagang yang mencapai 100%. Kepercayaan dan norma sosial juga menunjukkan skor tinggi, mencerminkan kepatuhan aturan, solidaritas, dan komunikasi yang baik. Modal sosial berperan besar dalam mendukung usaha pedagang hortikultura di Pasar Bersehati. Kepercayaan dan norma sosial menjaga stabilitas hubungan dagang, sementara jaringan sosial yang luas memperlancar distribusi, pemasaran, dan meningkatkan solidaritas.
Analisis Daya Dukung Lahan Pertanian Dalam Menunjang Ketersediaan Pangan Jagung Di Kota Bitung Lontaan, Meitha Enjelica; Wariki, Barce Andries Feriano; Katiandagho, Theodora Maulina
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 1 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana lahan pertanian di Kota Bitung mampu mencukupi kebutuhan konsumsi pangan jagung masyarakat, dengan menggunakan pendekatan perhitungan Indeks Daya Dukung Lahan (DDL). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Dinas Ketahanan Pangan, mencakup luas panen, produktivitas, jumlah penduduk, dan tingkat konsumsi jagung dari tahun 2020 hingga 2024. Metode analisis dilakukan dengan membandingkan jumlah produksi jagung dengan kebutuhan fisik minimum masyarakat berdasarkan konsumsi per kapita per tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bitung mengalami surplus pangan jagung (nilai DDL > 1) selama lima tahun terakhir. Nilai tertinggi terjadi pada tahun 2020, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2023 akibat menurunnya luas panen. Meskipun secara umum ketersediaan jagung mencukupi, fluktuasi data menunjukkan bahwa daya dukung lahan belum sepenuhnya stabil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kota Bitung masih memiliki kemampuan lahan pertanian yang cukup untuk menunjang kebutuhan pangan jagung masyarakat. Namun, untuk menjamin keberlanjutan, dibutuhkan strategi seperti perlindungan lahan pertanian, peningkatan produktivitas, dan optimalisasi indeks panen agar ketahanan pangan tetap terjaga di masa depan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Di Fore Coffee Manado Yesica Desipra Sapan Pabontong; Juliana Ruth Mandei; Jenny Baroleh
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 2 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian di Fore Coffee, mengingat tingginya persaingan dengan merek seperti Kopi Kenangan, Janji Jiwa, dan Starbuck. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 70 responden dilakukan secara harian. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji validitas dan uji reliabilitas untuk menunjukkan instrumen yang digunakan valid dan reliebel, serta asumsi klasik. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, sedangkan promosi dan citra merek tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan semua variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi sebesar 64,2%. Fore Coffee perlu mempertahankan dan meningkatkan harga kompetitif, kualitas produk, dan pemilihan lokasi yang strategis, serta memperkuat strategi promosi dan citra merek agar dapat lebih berpengaruh dalam mendorong keputusan pembelian. Penelitian ini merekomendasikan dengan menambahkan variabel lain seperti kemasan dan layanan pelanggan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang perilaku konsumen dalam keputusan pembelian di Fore Coffee Manado.
Nilai Tukar Petani Kelapa Di Desa Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Anjas Salauwe; Nordy Fristgerald Lucky Waney; Grace Adonia Josefina Rumagit
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 2 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai tukar petani kelapa di Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel secara sengaja berdasarkan status kepemilikan lahan yaitu milik sendiri. Metode analisis data menggunakan analisis nilai tukar petani padi sawah dengan menghitung nilai tukar petani (NTP) menggunakan rumus konsep pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar petani kelapa di Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara yang diperoleh melalui perhitungan pendapatan dan pengeluaran petani adalah sebesar 244.66. Angka ini menunjukkan bahwa petani kelapa di Desa Wori, Kecamatan Wori mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari dari hasil usahatani kelapa. Dengan pendapatan yang melebihi pengeluaran, petani tidak hanya mampu menutupi biaya usaha dan kebutuhan konsumsi sehari-hari, tetapi juga memiliki kelebihan pendapatan yang bisa dimanfaatkan untuk tabungan, investasi, pendidikan anak, atau pengembangan usaha tani lebih lanjut. Kondisi ini menjadi cerminan bahwa komoditas kelapa memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan dapat terus dikembangkan sebagai sumber pendapatan utama masyarakat desa, selama didukung oleh manajemen usaha yang baik dan stabilitas harga di tingkat petani.
Analisis Tingkat Kepuasan Pengunjung Di Objek Wisata Taman Doa Bukit Berbunga Warembungan Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa Ariyanti Mane; Gene Henfried Meyer Kapantow; Ellen Grace Tangkere
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 2 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengunjung objek wisata Bukit Doa di Warembungan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode non probabilty sampling dengan teknik accidental sampling, dimana sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sebanyak 94 responden. Metode analisis data menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung secara keseluruhan mencapai 87,90%, yang tergolong dalam kategori sangat puas. Walaupun demikian, hasil analisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa terdapat beberapa atribut penting yang masih memiliki kinerja rendah dan perlu menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan. Atribut tersebut antara lain kondisi jalan menuju lokasi, ketersediaan petunjuk arah, dan area parkir. Sementara itu, aspek yang berkinerja baik dan dianggap penting oleh pengunjung perlu dipertahankan untuk menjaga kepuasan secara berkelanjutan.
Analisis Keuntungan Usaha Penyulingan Minyak Nilam Di Desa Tompaso Baru Satu Kecamatan Tompaso Baru Kabupaten Minahasa Selatan Frando Rembet; Olly Esry Harryani Laoh; Tommy Ferdy Lolowang
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 2 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keuntungan usaha penyulingan nilam di Desa Tompaso Baru Satu, Kecamatan Tompaso Baru, Kabupaten Minahasa Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode non probabilty sampling dengan teknik accidental sampling, dimana sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sebanyak 94 responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling secara sengaja ke petani yang menanam nilam pada musim tanam terakhir tahun 2024 dengan jumlah 6 responden (petani). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan usaha penyulingan minyak nilam menunjukkan rata-rata penerimaan sebesar Rp1.000.000,00 per ketel (tong), dengan rata-rata total biaya produksi sebesar Rp.800.188,18 per ketel (tong). Hal ini menghasilkan rata-rata keuntungan sebesar Rp199.811,82 per ketel (tong) setiap kali penyulingan. Analisis Break Even Point unit (BEP) menunjukkan 9,69 bulan dan Break Even Point harga (BEP) menunjukkan Rp9.692.831,82.
Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Pada Petani Di Desa Pontak Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Irwandi Pontoh; Jane Sulinda Tambas; Nordy Fristgerald Lucky Waney
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 2 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran penyuluh pertanian pada Kelompok Tani Padi Sawah Gihang Jaya di Desa Pontak, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sebanyak 15 responden. Metode analisis data yang digunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap penyuluh pertanian di Desa Pontak, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara secara keseluruhan berada pada kategori Berperan. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai indeks persepsi petani yang diperoleh yaitu sebesar 90%. Dengan adanya kegiatan-kegiatan penyuluhan mengenai upaya peningkatan sarana dan prasarana dapat membuat produksi usaha tani meningkat di Desa Pontak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa presepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian yang ada di Desa Pontak, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sangatlah berperan, tetapi dari variabel Peran Penyuluh Pertanian Sebagai Fasilisator ada contoh 1 peran penyuluh yang membuat petani tidak Berperan yaitu ketika melaksanakan poenyuluhan penyuluh tidak menyediakan tempat pertemuan.
Analisis Pendapatan Usahatani Nilam Di Desa Tambelang Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan Finolia Mumu; Jane Sulinda Tambas; Lyndon Reinhart Jacob Pangemanan
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 2 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan efisiensi usahatani nilam (Pogostemon cablin Benth) di Desa Tambelang, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang ditetapkan sebagai sumber informasi penelitian memiliki kriteria sebagai petani yang telah melakukan minimal 3 (tiga) kali panen dalam kurun waktu tahun 2024 2025. Metode analisis data yang digunakan analisis pendapatan usahatani yang menganalisa tiga aspek utama usahatani yaitu biaya, penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam satu siklus tanam dengan tiga kali panen, total produksi minyak nilam mencapai 72,61 kg dengan penerimaan sebesar Rp116.404.800, ditambah penerimaan dari penjualan stek bibit nilam senilai Rp12.400.000, sehingga total penerimaan mencapai Rp128.804.800. Biaya produksi terdiri dari biaya variabel sebesar Rp13.932.000 dan biaya tetap Rp7.364.693, sehingga total biaya produksi mencapai Rp21.296.693. Pendapatan bersih usahatani adalah Rp107.508.107, dengan R/C ratio 6,05, menandakan usaha ini sangat layak secara finansial. Analisis lebih lanjut menunjukkan variasi hasil berdasarkan skala usaha dan strategi pengelolaan. Usahatani skala kecil lebih efisien dalam penggunaan biaya (R/C ratio lebih tinggi), sementara skala besar menghasilkan pendapatan dan keuntungan absolut lebih tinggi, meskipun efisiensi biaya relatif sedikit lebih rendah.