cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6281227700638
Journal Mail Official
ejurmahatvavirya@gmail.com
Editorial Address
Kampus Akademi Militer/ AKMIL Jalan Gatot Subroto Jurangombo Selatan Magelang Selatan, Seneng Satu, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Mahatvavirya
ISSN : 23555262     EISSN : 29638607     DOI : -
Jurnal Mahatvavirya ini berfokus pada hasil peneltian dengan berbagai berbagai isu-isu penting yang berkaitan erat dengan manajemen pertahanan dan keamanan serta bagian indikator capaian dalam kurikulum program studi Manajemen Pertahanan. Hasil publikasi jurnal ini telah dijadikan bagian penting pada standar isi, proses dan penilaian penelitian. Scope dan Fokus jurnal ini terdiri dari pengembangan sumberdaya manusia, strategi pertahanan, strategi manajemen pertahanan, teknologi pertahanan, dan keamanan di tingkat nasional, regional, dan internasional.
Articles 60 Documents
PERAN DOSEN AKMIL SEBAGAI KATALISATOR PEMBENTUKAN TARUNA YANG BERINTEGRITAS DAN BERDAYA SAING DALAM MENYONGSONG INDONESIA EMAS Tentrem Raharjo; Agung Prapsetyo; Nadya Sekar Pramudita
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.359

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 menuntut pembangunan sumber daya manusia unggul, berintegritas, dan berdaya saing global. Akademi Militer (Akmil) sebagai lembaga pendidikan calon perwira TNI Angkatan Darat memiliki peran strategis dalam mencetak generasi militer yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga berkarakter, profesional, dan adaptif terhadap dinamika global. Artikel ini bertujuan menganalisis peran dosen Akmil sebagai katalisator pembentukan taruna yang berintegritas dan berdaya saing dalam mendukung visi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dari berbagai sumber buku, jurnal, dan dokumen kebijakan lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa dosen berperan sebagai pendidik, pembimbing, peneliti, sekaligus teladan moral yang memperkuat nilai integritas, disiplin, nasionalisme, dan kepemimpinan taruna. Selain itu, dosen juga menjadi penggerak inovasi kurikulum, penggunaan teknologi pembelajaran, serta kolaborasi riset untuk meningkatkan daya saing taruna di kancah internasional. Artikel ini menekankan pentingnya kekuatan pedagogik, penelitian, dan integritas sebagai syarat mutlak agar Akmil mampu menghasilkan kekuatan tangguh dalam menyongsong Indonesia Emas.
UPAYA KEPEMIMPINAN DANTON DALAM MENINGKATKAN LITERASI MEDIA DIGITAL GUNA MEMELIHARA KEDISIPILAN PRAJURIT DI BATALYON INFANTERI X Sulistri Anuria; Muhammad Irfan Prasetya
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.355

Abstract

Banyak dampak akibat media digital yang sudah berkembang pesat di era globalisasi saat ini. Dampak tersebut bisa positif yang dapat mendukung tugas di Satuan dan bisa juga dampak negative yang dapat merugikan atau menghambat tugas di Satuan. untuk mengontrol dampak diatas perlu adanya Literasi Media Digital yang dapat mengarahkan dalam penggunaan Media Digital agar lebih mengarah ke dampak postif terhadap penggunaan Media Digital. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui kondisi, kendala, dan Optimalisasi Kepemimpinan Danton dalam meningkatkan Literasi Media Digtal terhadap kedisiplinan prajurit di Batalyon Infanteri X guna mendukung tugas di Satuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Dimana penulis mencari data berupa tulisan, ucapan, dan melaksanakan observasi secara langsung terhadap objek yang diamati. Teknik yang dilakukan dengan melaksanakan pengumpulan data dan observasi dengan beberapa prajurit di Yonif X. Dari penelitian ini dapat dikemukakan bahwa prajurit Yonif X masih perlu adanya peningkatan terhadap Literasi Media diharapkan tidak menjadikan hilang kedisiplinan namun diharapkan semakin mendukung kedisiplinannya. Di dalam penelitian ini Kepemimpinan Danton sangat berdampak terhadap kualitas disiplin para anggota di batalyon X. Upaya peningkatan literasi digital yang dilakukan Danton adalah  mengajari dan memberi contoh dalam pemanfaatan Media Digital  sehingga pemanfaatan Media Digital menjadi  mudah, praktis dan bijak serta disiplin  Prajurit tetap terpelihara.
INTEGRASI PEMIKIRAN CLAUSEWITZ, JOMINI, DAN SUN TZU DALAM OPERASI ZENI Turnip, Hiras M. S.
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.432

Abstract

Artikel ini mengkaji relevansi pemikiran strategis klasik dari Clausewitz, Jomini, dan Sun Tzu terhadap pelaksanaan Operasi Zeni TNI Angkatan Darat dalam spektrum Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka, analisis isi, studi kasus ilustratif, serta komparasi internasional dengan US Army Engineer Corps dan PLA Engineer Troops. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip Clausewitz tentang pusat gravitasi dan friksi relevan dalam penguasaan infrastruktur vital dan pengelolaan ketidakpastian; gagasan Jomini tentang garis operasi dan kalkulasi logistik mendukung efisiensi perencanaan Zeni melalui pendekatan ASRO; sedangkan prinsip Sun Tzu tentang adaptasi dan keunggulan informasi tercermin dalam penggunaan UAV dan keterlibatan Zeni Nubika pada operasi non-konvensional seperti respons pandemi Covid-19. Komparasi internasional memperlihatkan bahwa US Army menekankan interoperabilitas global berbasis teknologi tinggi, sementara PLA menempatkan operasi non-tradisional sebagai instrumen legitimasi domestik dan proyeksi politik. Sintesis ini menegaskan bahwa strategi klasik tetap relevan, tetapi perlu diadaptasi sesuai konteks Indonesia. Temuan penelitian merekomendasikan pembaruan doktrin Zeni, penguatan kurikulum pendidikan militer berbasis strategi klasik, serta institusionalisasi teknologi modern untuk mendukung transformasi Zeni dari unit teknis menjadi aktor strategis dalam sistem pertahanan nasional.
OPTIMALISASI PERAN DANTON GUNA MENGATASI MASALAH DESERSI PRAJURIT DI BATALYON ARMED 4/PARAHYANGAN Suhada, Kalam Mahardika; Talompo, Herman
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.448

Abstract

Desersi prajurit merupakan pelanggaran disiplin berat yang berdampak signifikan terhadap soliditas, kesiapan operasional, serta profesionalisme Tentara Nasional Indonesia. Batalyon Armed 4/Parahyangan sebagai satuan tempur artileri menghadapi permasalahan desersi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal prajurit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya desersi prajurit serta menganalisis optimalisasi peran Komandan Peleton (Danton) dalam mengatasi dan mencegah terjadinya desersi di lingkungan Batalyon Armed 4/Parahyangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama desersi prajurit meliputi rendahnya tingkat disiplin dan mental kejuangan, adanya permasalahan pribadi dan keluarga yang tidak tersampaikan kepada pimpinan, serta belum optimalnya deteksi dini dan pembinaan preventif di tingkat peleton. Dalam konteks tersebut, Komandan Peleton memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan prajurit dan bertanggung jawab terhadap pembinaan disiplin di satuan kecil. Optimalisasi peran Danton dapat dilakukan melalui peningkatan komunikasi interpersonal, pembinaan mental kejuangan, penegakan disiplin yang adil dan konsisten, pengawasan melekat, serta intervensi dini terhadap prajurit yang berpotensi melakukan pelanggaran. Optimalisasi peran Danton yang dilaksanakan secara sistematis dan berkesinambungan dapat meminimalkan terjadinya desersi, memperkuat soliditas satuan, serta meningkatkan kesiapan operasional Batalyon Armed 4/Parahyangan dalam melaksanakan tugas pokoknya.
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL BERBASIS PPEPP DALAM PENDIDIKAN TARUNA AKADEMI MILITER Prapsetyo, Agung; Lestari, Kiki; Raharjo, Tentrem; Suparyana
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.463

Abstract

Reformasi sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi melalui Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 menegaskan pentingnya implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Dalam konteks pendidikan tinggi militer, penerapan SPMI memiliki kompleksitas tambahan karena harus mengintegrasikan pendidikan akademik, pelatihan profesional, dan pengasuhan karakter kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model implementasi SPMI berbasis PPEPP yang sistemik dan berkelanjutan guna memenuhi dan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Metode yang digunakan adalah kajian normatif-konseptual berbasis analisis regulasi dan literatur mutu internasional open access. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi ditentukan oleh integrasi budaya mutu, kepemimpinan strategis, sistem evaluasi berbasis data, serta mekanisme continuous quality improvement. Model konseptual integratif SPMI militer yang adaptif terhadap dinamika pertahanan dan perkembangan teknologi pendidikan yang dihasilkan relevan untuk mendukung dan mempertahankan pencapaian akreditasi unggul di institusi pendidikan Akademi Militer.
PENDEKATAN BIOMETRIK DALAM MEMPREDIKSI KESIAPAN OPERASIONAL SDM PERTAHANAN: PERAN HEART RATE VARIABILITY, RESTING HEART RATE, DAN BEBAN KOGNITIF Ratnasari, Neneng
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.473

Abstract

Kesiapan sumber daya manusia (SDM) pertahanan merupakan determinan utama keberhasilan pelaksanaan operasi militer, khususnya dalam menghadapi beban operasional yang tinggi dan kompleksitas ancaman modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan SDM pertahanan melalui pendekatan biometrik kuantitatif dengan memanfaatkan indikator fisiologis dan kognitif, yaitu Heart Rate Variability (HRV), Resting Heart Rate (RHR), dan beban kognitif. Penelitian ini dirancang berdasarkan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 60 personel militer aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran biometrik menggunakan perangkat wearable serta kuesioner kesiapan operasional dan beban kognitif. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan mencakup statistik deskriptif, pengujian normalitas, analisis korelasi Pearson, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa HRV memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesiapan operasional personel, sedangkan RHR dan beban kognitif menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan biometrik dapat menjadi instrumen objektif dalam menilai kesiapan SDM pertahanan serta memberikan dasar ilmiah bagi pengambilan kebijakan pengembangan SDM pertahanan berbasis data fisiologis dan kognitif.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER TARUNA AKADEMI MILITER Febriyanto, Rizky; Prapsetyo, Agung; Suryaningrum, Madya Sari
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai kepemimpinan Ki Hajar Dewantara (KHD) dalam pembentukan karakter Taruna di Akademi Militer (Akmil). Sebagai tokoh pendidikan nasional yang pemikirannya menjadi fondasi 11 Azas Kepemimpinan TNI, nilai-nilai KHD sangat relevan dengan konteks pendidikan militer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan pendekatan filosofis-pedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trilogi Kepemimpinan (Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani) dan Sistem Among memiliki korelasi kuat dengan 11 Azas Kepemimpinan TNI, Sifat, dan Prinsip Kepemimpinan . Sistem Among, yang berakar pada tradisi pembelajaran budaya dan komunal, menekankan pengembangan pribadi secara holistik, termasuk etika, disiplin, tanggung jawab, dan kolaborasi . Implementasi nilai-nilai ini dalam kehidupan Taruna sangat krusial untuk membentuk perwira masa depan yang berintegritas, memiliki jiwa kemanunggalan dengan rakyat, dan keberanian intelektual. Penelitian ini berkontribusi pada pendidikan militer dengan menawarkan kerangka bagi para pendidik dan pembuat kebijakan untuk memasukkan pedagogi kepemimpinan yang relevan secara budaya yang selaras dengan karakteristik unik kepemimpinan militer modern. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan karakter di samping pengembangan keterampilan teknis dalam pelatihan militer untuk menghasilkan lulusan yang tangguh dan siap menghadapi tantangan pertahanan masa depan.
STRATEGI PENGUATAN SDM PENGASUH TARUNA DI AKADEMI MILITER Salafuddin, Arif
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.488

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) pengasuh Taruna di Akademi Militer (Akmil) dalam mendukung pembentukan Perwira TNI AD yang profesional dan berkarakter. Perubahan lingkungan strategis dan karakter generasi Taruna menuntut pendekatan pengasuhan yang adaptif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi pustaka, observasi empiris, dan benchmarking konseptual. Hasil penelitian mengidentifikasi lima pilar penguatan SDM pengasuha Taruna, yaitu: seleksi berbasis asesmen psikometri dan kepemimpinan, pengembangan kapasitas berkelanjutan, digitalisasi sistem pengasuhan, penataan jalur karier dan insentif, serta evaluasi kinerja berbasis multi-sumber. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan SDM pengasuh Taruna berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas pembentukan karakter dan profesionalisme Taruna serta kesiapan perwira menghadapi dinamika keamanan masa depan.
STRATEGI DANTON DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBINAAN FISIK, MENTAL, DAN PERILAKU CALON PRAJURIT DI RINDAM JAYAKARTA Gempar Aly Ammar; Sandra Elsafitri; Fatkul Imam
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Danton dalam meningkatkan kualitas pembinaan calon prajurit yang meliputi aspek fisik, mental, dan perilaku di Rindam Jayakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 30 calon prajurit Tamtama pleton 1 kompi A dengan periode implementasi selama 1 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Danton berhasil meningkatkan kualitas pembinaan secara signifikan pada ketiga aspek, dimana pembinaan fisik dilakukan melalui sistem latihan progresif dengan prinsip progressive overload dan keteladanan langsung, pembinaan mental menerapkan pendekatan stress exposure untuk membentuk ketahanan psikologis serta menanamkan nilai moral dan spiritual, sedangkan pembinaan perilaku menegakkan disiplin kolektif dengan sistem reward-punishment yang konsisten. Faktor pendukung yang turut membentuk kualitas prajurit meliputi kepemimpinan inspiratif, kedisiplinan kolektif, koordinasi efektif, dan dukungan moral, sementara faktor penghambatnya meliputi variasi kemampuan siswa, keterbatasan sarana, kepadatan jadwal, dan perbedaan adaptasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Danton sebagai pemimpin taktis sangat strategis dalam mencetak calon prajurit yang tangguh, disiplin, dan berkarakter melalui strategi pembinaan yang terencana, terintegrasi, dan adaptif.
STRATEGI KEPEMIMPINAN DANTON GUNA MENINGKATKAN KESIAPAN MENTAL PRAJURIT YONIF MEKANIS 201/JAYA YUDHA MENGHADAPI PENUGASAN DI WILAYAH KONFLIK JAKARTA Herawati, Titiek; Sakti, Ganesha Eka Wika Yudha
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.500

Abstract

Penelitian ini, dilatar belakangi adanya permasalahan kesiapan mental prajurit  pleton 1 Kompi A Yonif Mekanis 201/Jaya Yudha yang bukan terletak pada kurangnya kemampuan tempur, melainkan pada tantangan psikologis dan kepemimpinan Danton yang muncul dalam konteks penugasan modern, khususnya di wilayah konflik Jakarta yang bersifat kompleks, dinamis, dan melibatkan masyarakat sipil. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan strategi kepemimpinan Danton dan kesiapan mental prajurit . Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi  yang diolah dengan teknik analisa data interaktif untuk mengambil kesimpulan secara deskriptif berupa kata-kata. Hasil penelitian memberikan kesimpulan pertama prajurit pleton 1 Kompi A menunjukkan  kesiapan mental  siap tugas menghadapi penugasan di wilayah konflik Jakarta. Kedua,  strategi kepemipinan Danton guna meningkatkan kesiapan mental prajurit yang sudah optimal yaitu melaksanakan kesiapan Fisik dan Taktik, kesiapan spiritual dan ideologi, kesiapan Spiritual dan Ideologi , mekanisme koping prajurit dan intervensi satuan. Sementara,  yang belum optimal adalah  strategi Danton dalam deteksi dini dan  strategi Danton untuk memahami makna misi  menghadapi konflik Jakarta Ketiga, yang menjadi faktor pendukung  adalah membangun kohesi, menerapkan disiplin yang adaptif, keteladanan dan kedekatan, memberikan dukungan psikologis dan pembinaan mental. Sementara yang menjadi faktor penghambatnya adalah tekanan tugas yang tinggi dan minimnya panduan  dan pelatihan kesehatan mental lapangan bagi Danton  sehingga  seringkali Danton membuat respons bersifat reaktif. dan kurang respon terhadap deteksi dini psikologi prajurit.