cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6281227700638
Journal Mail Official
ejurmahatvavirya@gmail.com
Editorial Address
Kampus Akademi Militer/ AKMIL Jalan Gatot Subroto Jurangombo Selatan Magelang Selatan, Seneng Satu, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Mahatvavirya
ISSN : 23555262     EISSN : 29638607     DOI : -
Jurnal Mahatvavirya ini berfokus pada hasil peneltian dengan berbagai berbagai isu-isu penting yang berkaitan erat dengan manajemen pertahanan dan keamanan serta bagian indikator capaian dalam kurikulum program studi Manajemen Pertahanan. Hasil publikasi jurnal ini telah dijadikan bagian penting pada standar isi, proses dan penilaian penelitian. Scope dan Fokus jurnal ini terdiri dari pengembangan sumberdaya manusia, strategi pertahanan, strategi manajemen pertahanan, teknologi pertahanan, dan keamanan di tingkat nasional, regional, dan internasional.
Articles 51 Documents
MANAJEMEN PEMBINAAN MENTAL ROHANI ISLAM PRAJURIT DI KODAM II/SRIWIJAYA Dul Munib; Muryanto
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.356 KB)

Abstract

Dilingkungan prajurit pembinaan jasmani tidak diragukan lagi karena setiap saat kegiatan fisik sangat melekat dalam kesehariannya. Berkaitan hal ini, maka pokok masalah pembinaan mental rohani kurang mendapat perhatian karena tidak menjadi persyaratan kenaikan pangkat atau karir keprajuritan. Bahkan syarat awal masuk prajurit diukur dari kemampuan jasmani. Penelitian ini merupakan salah satu bentuk penelitian kualitatif tentang manajemen pembinaan mental rohani Islam bagi prajurit di Kodam II/Sriwijaya. Dasar pemikiran yang melatar belakangi penelitian ini bahwa manusia sebagai makhluk mulia karena diberi akal pikiran dibekali jasmani dan rohani. Dengan rumusan masalah bagaimana konsep manajemen mulai perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan kegiatan pembinaan mental rohani prajurit di Komando Daerah Militer II/Sriwijaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis dari manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta untuk mengetahui manajemen pengawasan dari pembinaan mental rohani prajurit. Hasil analisis bahwa manajemen pembinaan mental rohani prajurit di Kodam II/Sriwijaya berjalan baik, ruang lingkup manajemen mulai perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan berjalan baik, walaupun ada kekurangan dan hambatan. Secara keseluruhan manajemen berjalan baik, karena implementasi manajemen pembinaan mental rohani prajurit dikategorikan cukup baik, ditandai dengan semakin meningkatnya prajurit melaksanakan berbagai kegiatan rohani. Hal ini bisa menekan berbagai pelanggaran anggota, indikatornya bahwa prajurit semakin antusias untuk belajar tentang agama, meningkatnya melaksanakan ibadah serta shalat berjamaah pada saat jam dinas maupun aktif dalam kegiatan rohani lainnya. Penulis dalam pembinaan mental rohani Islam prajurit di Kodam II/Sriwijaya mengoptimalkan fungsi manajemen mulai perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan serta adakan kerjasama yang baik dengan instansi terkait, menempatkan prajurit TNI sesuai job discription agar bekerja secara profesional dibidangnya.
BUDAYA MUTU SEBAGAI REFLEKSI DARI PPEPP DAN EPP DI AKADEMI MILITER MAGELANG Dwi Joko Siswanto; Frangky Silitonga
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.638 KB)

Abstract

The purpose of this article is to provide an overview of PPEPP culture in Akmil institutions in general. Problems related to the sustainability of PPEPP can be seen in EPP. Internal quality assurance at the Military Academy is an educational quality assurance activity that is carried out autonomously or independently to implement, control and improve the implementation of education for cadets in a planned and sustainable manner. The principle of autonomy/independence emphasizes that the Military Academy must develop its own Internal Quality Assurance System (SPMI) in accordance with the historical background, the basic values ​​that animate its establishment, the number of study programs, human resources and facilities and infrastructure without interference from other parties. The basic thing that must be in SPMI is that quality assurance is carried out through 5 (five) main steps, namely Determination, Implementation, Evaluation, Control and Improvement, which is abbreviated as PPEPP. PPEPP for each Dikti standard will produce kaizen or continuous quality improvement (CQI) on all Dikti standards, so as to create a culture of quality. The quality culture itself consists of mindset, attitude patterns and behavior patterns based on Dikti standards. Apart from measuring the quality of education at the Military Academy, the quality of education in the Military Academy is measured by fulfilling each Higher Education Standard, but it must also be measured by fulfilling the interactions between standards in the Military Academy, to create a Quality Culture.
INOVASI MELALUI MANAJEMEN 4A DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATAWAN DAN PAD KOTA BATAM Frangky Silitonga; Mohamad Nur Afriliandi Nasution; Asman Abnur
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.729 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini memberikan gambara secara jelas bahwa masalah kunjungan wisata yang beberapa tahun sebelumnya sangat rendah bahkan sampai pada titik nol kunjungan. Hal ini membuat turunnya pendapatan asli daerah (PAD) kota Batam secara signifikan apalagi kegiatan pariwisata merupakan lima kategori menyumbang terbesar di Batam. Untuk menjawab peningkatan kunjungan dan bersamaan PAD Kota Batam dari kegiatan Pariwisata maka inovasi dan usaha nyata melalui manajemen 4A adalah kunci yang selama ini digunakan oleh pemerintah Kota Batam. Metode analisis data penilitian ini menggunakan pendekatan deskriptip kuantitatif. Dua hal faktor yang kuat sebagai bagian terobosan inovasi dan usaha nyata, pertama fator pendorong dan faktor penarik. Focus dari penelitian ini pada manajemen 4A atau faktor penarik. Manajemen 4A yang dimaksud adalah attraction, amenities, accessibility, dan ancillary service. Hasil dari penelitian ini menjukkan peningkatan kunjungan pariwisata sangat eart hubungannya terhadap laju peningkatan PAD Kota Batam. Peneliti selanjutnya di harapkan dapat melihat dari factor pendorong seperti pada edukasi, interpersonal dan, fisiologis maka semakin lengkaplah dua sudut pandanga untuk mengukur inovasi dan trobosan yang dilakukan Permerintah di Kota Batam untuk meningkatkan PAD Batam secara signifikan dan berkelanjutan
IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN MANAJEMEN LATIHAN MENEMBAK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PRAJURIT AKADEMI MILITER Sopiin; Aris Basuki; Yulianto; Ari Kristanto
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v10i2.114

Abstract

For improving the quality of human resources, it is necessary to train the unit/Binsat which is programmed through the management of training techniques in the unit in a systematic, gradual, multilevel and continuous manner, so that the knowledge and skills of soldiers can be maintained and can even be improved so that the mission/tasks of the unit can be carried out effectively and efficiently in achieving the main tasks of the Military Academy according to the purpose of research to determine the technique of training/Nikgarlat. Implementation of Exercise Management in the army can be evaluated in a measurable and accountable we use qualitative research methods that include goals and objectives. The results of the implementation of the exercise, before and after training were compared to determine the technique of conducting training on changes in the level of shooting ability of each soldier. This step is important because the goal of exercise management is to change the behavior or level of ability in the achievement of soldiers towards improvement through planned methods and approaches. Technical organizer of Binsat is at the Director of the Institution as one of the implementing units of the Military Academy which has a very strategic role in supporting the educational operations of the Akmil cadets, especially in organizing demonstrations and training demonstrations as well as the support of shooting trainers who are practical according to the standard level of ability. Of training management has been able to maintain and improve the level of proficiency both individually and positions in the unit, based on the results of data collection and analysis of the results of the conclusion of the Jatri shooting training products, in principle the training has been carried out correctly and the effectiveness in training management is comparable to the standard of BPUJ and BPKJ training result, but the achievement of Target results in terms of the quantity of the level of training capability has not been evenly distributed due to assignment factors, munitions support in the standard level of capability needs to be driilnis and dry shooting.
KONSEP STRATEGI DALAM MENEGAKKAN HAK BERDAULAT DI LAUT NATUNA UTARA Mardiyah, Shoim; Hifni, Mucha; Kusman, Asep; Pratowo , Alim Bimo
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v10i2.115

Abstract

Indonesia as a maritime country with a wealth of islands spread over more than 17 thousand islands holds various potentials and opportunities for the progress of the nation. In Indonesia's geostrategic perspective, the sea is seen as a unifier of separate islands. On the other hand, such a vast sea also holds challenges and even triggers threats to the sovereignty of the Indonesian nation itself. The purpose of the research is to find out the potential wealth of Indonesia and realize the government's geostrategy that can be done regarding the North Natuna Sea region. The research method uses qualitative descriptions with literature studies. Maintaining the sovereignty of the Republic of Indonesia on land, sea and air is a mandate that needs to be fought as well as possible. Especially the condition of Indonesia as an archipelagic country that aspires to become the world's maritime axis, of course, must be able to show the welfare of its own people by independently utilizing the natural products in it. In addition to welfare, of course, a sense of security to take and manage natural products needs to be realized. the government must take action through strategies that can be taken either through the political, social or technological fields. The goal is not only to strengthen sovereignty over the territory that is our right and obligation to protect it, but of course there is a shared responsibility to create a sense of security for Natuna fishermen in sailing.  
OPTIMALISASI LITERASI DIGITAL BAGI APARAT TERITORIAL GUNA MEMBANTU PEMERINTAH DAERAH MEWUJUDKAN MASYARAKAT MANDIRI DAN SEJAHTERA Untung Widagdo; Dwi Sapto Prabowo; Agustin Nurhandayanti; Jarwono
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v10i2.125

Abstract

Munculnya pandemi Covid 19 selama dua tahun terakhir, telah berdampak kepada penurunan keadaan sektor ekonomi Indonesia yang merupakan konsekuensi dari kebijakan pembatasan kegiatan sosial yang dikeluarkan pemerintah. Sektor informal UMKM yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai tulang punggung ekonomi negara, saat pandemi covid 19, menjadi sektor yang paling banyak mengalami kebangkrutan. Adanya perintah Presiden Joko Widodo untuk melibatkan TNI dalam pemulihan ekonomi dengan memprioritaskan sektor UMKM sebagai tulang punggungnya yang didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi. Tujuan yang ingin dicapai dalam tulisan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa literasi digital aparat teritorial yang ada saat ini dan untuk mengetahui dan menganalisa optimalisasi literasi digital aparat teritorial dalam membantu pemerintah daerah guna mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan induktif. Informan yang digunakan untuk mendukung data adalah para yang pernah menjabat dandim, danramil dan perwira staf teritorial. Validitas data dilakukan dengan menggunakan trianggulasi narasumber dengan tehnik analisa data menggunakan SWOT. Hasil penelitian dapat disimpulkan Pertama, kondisi literasi digital dari aparat yang ada di satuan TNI AD secara umum masih belum optimal. Hal ini ditandai dengan kemampuan aparat teritorial yang hanya menggunakan secara terbatas media sosial. Kedua, belum adanya program, menyebabkan optimalisasi literasi digital khususnya e-comerce bagi aparat teritorial dalam membantu Pemerintah daerah Guna mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera belum maksimal. Peran tersebut masih dalam taraf membantu Pemerintah Daerah untuk pendataan dan pengamanan penyaluran dana program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disebabkan adanya kondisi literasi digital aparat teritorial yang masih sangat minim sehingga belum mampu memberikan pendampingan terhadap UMKM.
MENGENAL JENIS RADANG TENGGOROK GUNA MEMELIHARA KESEHATAN PREVENTIF MASYARAKAT DI KELURAHAN SAWUNGGALING KEC. WONOKROMO SURABAYA Siswanto, Dwi Joko; Sulistri Anuria; Natalina Kristiani; Agus Faesol
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v10i2.126

Abstract

Salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia adalah kesehatan. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat melakukan berbagai aktivitas dengan mudah dan nyaman serta membuat hidup kita menjadi lebih berkualitas. Oleh karena itu, menjaga kesehatan adalah suatu kewajiban bagi setiap individu untuk mendapatkan kualitas dalam hidupnya. Tujuan daripada memberikan berbagai jenis radang khususnya radang tenggorok beserta gejala dan cara pencegahannya adalah untuk memberikan edukasi bagi Masyarakat agar memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis penyakit radang tenggorok yang diharapkan Masyarakat memiliki kemampuan Tindakan preventif dan terhindar dari salah satu penyakit yaitu radang tenggorok. Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Kodya Surabaya merupakan suatu kawasan yang tidak asing lagi disebut oleh Masyarakat sebagai kota metropolitan kedua dari kota Jakarta . merupakan sebuah daerah yang menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Timur. Surabaya memiliki hari jadi pada tanggal 31 Mei 1293. Kota Surabaya juga menjadi kota metropolitan terbesar di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, Kota Surabaya juga merupakan kota terbesar di Indonesia setelah Jakarta. Kota ini menjadi pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di wilayah Jawa Timur. berjarak sekitar 796 km dari timur Jakarta, 415 dari barat laut Denpasar. Tepatnya, Surabaya terletak di pantai utara Pulau Jawa yang berhadapan dengan Selat Madura serta Laut Jawa. Luas kota ini yaitu 350.54 km² (Liputan 6 Com diakses tgl, 28 Agt 2023). Dengan perhitungan penduduk per tahun 2010, populasi penduduk mencapai 2.765.487 jiwa. Dengan demikian kita semua dapat membayangkan bagaimana tingkat polusi di Kawasan tersebut serta efek terhadap penyakit radang tenggorok. Dalam penelitian ini mengangkat tentang Kesehatan preventif melalui pengenalan jenis radang tenggorok beserta gejala dan cara pencegahannya. Methode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Tujuannya adalah untuk mengedukasi Masyarakat agar memiliki kemampuan Kesehatan secara preventif terhadap penyakit radang tenggorok
IMPLIKASI PERAN BABINSA DALAM KEGIATAN DETEKSI DINI GUNA PENCEGAHAN TERORISME TERHADAP KETAHANAN WILAYAH Gatot Subagya; Akhyari; Muryanto; Herdin Yudha Puspita
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v10i2.127

Abstract

The aims of this study is to determine the implications of carrying out Babinsa's role in early detection activities to prevent terrorism for regional resilience in Sukoharjo Regency based on public perceptions. The research was conducted in the Kodim 0726/Sukoharjo area. The results showed that (1) Babinsa's role as a Regional Command Unit figure in Sukoharjo Regency was able to encourage Village/Kelurahan government officials and all elements of society by carrying out Territorial Development according to the Danramil's instructions. (2) Implications of implementing Babinsa's role in early detection activities to prevent terrorism for regional resilience of Sukoharjo Regency based on public perception (a) Ideological Aspect, expected to be an effort to prevent the spread of Radicalism and Terrorism in order to maintain regional ideological resilience (b) Political Aspect, expected be an effort to increase regional political resilience so as to prevent the occurrence of majority dictators and minority tyranny (c) Economic Aspect, a sense of community security that can be created by officers so that economic activities will continue to grow and develop well in the Sukoharjo region (d) Socio-Cultural Aspects, early detection activities in order to prevent terrorism against the resilience of the Sukoharjo Regency region to prevent threats to inter-religious harmony in Sukoharjo (e) Defense and Security Aspects, in several areas Babinsa has not received full support from the community, the proof is that in overcoming security disturbances Babinsa moves alone without any community support.
STRATEGI PEMANFAATAN OBJEK WISATA PANTAI CAROCOK GUNA MENINGKATKAN KETAHANAN EKONOMI PENDUDUK PESISIR Ahsan, Ahmad Nur; Mardjitulastri; Hifni, Muchammad; Irfan, Muhammad
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v10i2.128

Abstract

Tourism has an important role in regional economic development, especially in coastal areas. Carocok beach tourist attraction in Nagari Painan Selatan, District IV Jurai, Pesisir Selatan Regency, is one of the promising tourism potentials. However, there has been no study that comprehensively examines the strategy of utilizing Carocok beach tourism objects to increase the economic resilience of coastal residents in the region. Community Service through this research aims to analyze the strategy of utilizing Carocok beach tourism objects to increase the economic resilience of coastal residents and contribute to the development of Carocok beach tourism and provide input for local governments and related stakeholders to formulate sustainable tourism development strategies that have a positive impact on the local community.  
STRATEGI PEMANFAATAN LAHAN PROPANG SEBAGAI OBJEK ANEKA WISATA DALAM SATUAN GUNA MENINGKATKAN KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT DAN ANGOTA AKMIL Sermadatar Nugrahan Hutabarat; Sermadatar Gabriel Marahuku; Muryanto; Rachmat Setiawibawa; Sopiin
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v10i2.129

Abstract

Dunia pariwisata memiliki pengaruh sekali terhadap pertumbuhan ekonomi melalui beberapa pengembangan periwisata yang dapat meningkatkan ekonomi masayarakat sekitar Akmil dan organik Akmil yang bepenghasilan atau gaji rendah distinasi wisata Propang Akademi Militer. Pengabdian Masyarakat melalui penelitian manajemen pertahanan kordos Akmil ini bertujuan sebgai sara Binter Kemanunggalan TNI dan rakyat dengan menganalisis Strategi Pemanfaatan Objek Wisata Propang Akmil Kedepan Dapat Mengembangkan Parawisata Lokal Yang Melibatkan Masyarakat Dan Organik Akimil dengan rencana kerjasama dengan Koperasi Akmil untuk memperluas perkembangan wisata Propang Akmil dengan menyusun ulang infrastruktur wisata, seperti pembangunan sarpras, toko dan tempat Jualan dan sarana rekreasi serta pemanfaatan objek wisata Proapng Akmil Sebagai wisata Edukasi anak PAUD, TK, SD, SMP dan SMA dan Masyarakat untuk mempromosikan wisata yang berkelanjutan dan menarik wisatawan siswa sekolah dan masyarakat dari berbagai daerah sekitar Panca Arga. Sebagai pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan dalam rangka peningkatan taraf hidup masyarakat dan anggota di sekitar Akmil yang mendapat dampak langsung dengan kegiatan Taruna dengan pola pemberdayaan yang tepat sasaran sangat diperlukan untuk memberikan kesempatan kepada kelompok ekonomi lemah dan kecil guna membantu perbaikan ekonomi