cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6281227700638
Journal Mail Official
ejurmahatvavirya@gmail.com
Editorial Address
Kampus Akademi Militer/ AKMIL Jalan Gatot Subroto Jurangombo Selatan Magelang Selatan, Seneng Satu, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Mahatvavirya
ISSN : 23555262     EISSN : 29638607     DOI : -
Jurnal Mahatvavirya ini berfokus pada hasil peneltian dengan berbagai berbagai isu-isu penting yang berkaitan erat dengan manajemen pertahanan dan keamanan serta bagian indikator capaian dalam kurikulum program studi Manajemen Pertahanan. Hasil publikasi jurnal ini telah dijadikan bagian penting pada standar isi, proses dan penilaian penelitian. Scope dan Fokus jurnal ini terdiri dari pengembangan sumberdaya manusia, strategi pertahanan, strategi manajemen pertahanan, teknologi pertahanan, dan keamanan di tingkat nasional, regional, dan internasional.
Articles 51 Documents
Strategi Pengelolaan Sumber Daya Nasional Guna Membangun Pertahanan Negara Yang Tangguh Indiarto Kusno Hadi; Silitonga, Frangky; Suluh Usada Adi; Sopiin; Sermadatar Muhamaad Raindra; Sermadatar Mohamad Irul ferdiyansyah
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i1.294

Abstract

Sistem pertahanan negara merupakan sumber daya nasional. Sumber Daya Nasional terdiri dari Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), dan Sumber Daya Buatan (SDAB) beserta Sarana Prasarana Nasional (Sarprasnas). SDM adalah warga negara yang memberikan daya dan usahanya untuk kepentingan bangsa dan negara, SDA adalah potensi yang terkandung dalam bumi, air, dan udara yang dalam wujud asalnya dapat didayagunakan untuk kepentingan negara, untuk mengetahuai Manajemen Sumber Daya Nasional Dalam Rangka Mempertahankan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia Dari Berbagai Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif, pada penelitian kualitatif penulisan penelitian ini kami lakukan pada objek nara sumber dan peserta seminar dari beberapa perguruan tinggi yang terlibat Unnes, Undip, Universitas Akatirta, Poltekes dan Polbangtan Taruna dan Taruni secara alamiah maksudnya, objek yang berkembang apa adanya di lapangan, tidak dimanipulasi oleh penulis sebagai peneliti dan kehadiran peneliti tidak begitu mempengaruhi dinamika pada objek pada saat seminar Prodi Manajemen Kordos Akmil penulis mencari jawaban dari pertanyaan peserta seminar dan dari penulisan dari peserta dari jawaban Narasumber.bSumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. penyelenggaraan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003 tetang Pertahanan negara Salah satu komponen dalam sistem pertahanan negara adalah sumber daya nasional. Sumber Daya Nasional terdiri dari Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), dan Sumber Daya Buatan (SDAB) beserta Sarana Prasarana Nasional (Sarprasnas). SDM adalah warga negara yang memberikan daya dan usahanya untuk kepentingan bangsa dan negara, SDA adalah potensi yang terkandung dalam bumi, air, dan udara yang dalam wujud asalnya dapat didayagunakan untuk kepentingan pertahanan negara. SDAB adalah SDA yang telah ditingkatkan daya gunanya untuk kepentingan pertahanan negara, serta Sarprasnas adalah hasil budi daya manusia yang dapat digunakan sebagai alat penunjang untuk kepentingan pertahanan negara dalam rangka mendukung kepentingan nasionalAgar terlaksananya penyelenggaraan program bidang pembinaan bimbingan dan pengasuhan Taruna guna membentuk tercapainya kepribadian, jasmani, dan nilai akademik yang bagus sesuai yang diharapkan.
EVALUASI STRATEGI OPERASIONAL PENEMPATAN PASUKAN DALAM MENGATASI KONFLIK DOMESTIK: PENDEKATAN MILITER DAN POLISI Sarjito, Aris
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.295

Abstract

Abstract The purpose of this research is to analyze the effectiveness of operational strategies employed by the military and police in managing domestic conflicts. Using a qualitative approach with secondary data analysis, this study examines various case studies to understand the impact of these strategies in different socio-political contexts. The findings indicate that the police are more effective in handling small-scale social conflicts through community-based approaches, while the military is essential in responding to large-scale threats such as terrorism or separatism. However, prolonged military involvement in domestic security often leads to distrust and human rights concerns. The study recommends optimizing the role of the police in preventive security measures, defining clear limitations on military engagement in domestic affairs, and improving coordination between both institutions. Future researchers are encouraged to explore the role of technology and artificial intelligence in enhancing security strategies while ensuring compliance with human rights principles. Keywords: domestic conflict, human rights, military strategy, police operations, security policy
MILITARIZATION AND LOCAL RESISTANCE : HISTORY OF TNI INTERVENTIONS IN PAPUA CONFLICT SINCE INTERGRATION 1969 Amatullah, Alif Adhar
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.316

Abstract

Purpose of This study clearly underlines its originality by examining the history of Indonesian National Army (TNI) intervention in Papua and the dynamics of community resistance over the past five decades. The goal is to understand the pattern of state policy involving militarization, its impact on local communities, and how resistance is formed in response to such policies. Design/Methodology/Approach Study Approach used is historical qualitative, relying on archival studies, document analysis, and semi-structured interviews. This method ensures empirical data-based analysis and the relevance of historical context to the dynamics of Papua conflict. Findings of The study identified consistent government patterns in securitization policies, political repression, and social control, strengthened by military presence. This policy not only fails to resolve conflicts, but also strengthens community resistance and extends the cycle of distrust between government and local communities. The Originality/Value of the study of The study of civil-military relations and conflict resolution, emphasizing the need for alternative approaches such as demilitarization and recognition-based dialogue towards local agencies. Practically, these implications emphasize the importance of more inclusive and humanist policy reforms to ease tensions in Papua.
PERAN STRATEGIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM OPERASI MILITER TNI AD Turnip, Hiras M. S.
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.342

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam mendukung operasional militer di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi kondisi aktual, manfaat, tantangan, dan prospek pengembangan TIK di TNI AD. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan TIK telah meningkatkan efektivitas operasional melalui sistem seperti Battle Management System (BMS), Integrated Command and Control System (ICCS), dan aplikasi pengelolaan data personel maupun logistik. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur komunikasi jarak jauh, rendahnya integrasi sistem informasi, keterbatasan sumber daya manusia, serta ancaman keamanan siber. Perbandingan dengan praktik terbaik internasional menunjukkan adanya kesenjangan yang perlu diatasi melalui penguatan infrastruktur, integrasi sistem, peningkatan kapasitas SDM, dan kolaborasi internasional. Rekomendasi strategis meliputi pembangunan backbone komunikasi berkapasitas besar, peta jalan integrasi sistem, pelatihan berkelanjutan, perlindungan siber, dan diplomasi pertahanan berbasis TIK.
ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) PADA IMPLEMENTASI E-KATALOG DALAM MENDUKUNG PROGRAM ZERO CORRUPTION DI AKADEMI MILITER Pramudita, Nadya Sekar; Prapsetyo, Agung; Lestari, Kiki
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.344

Abstract

Corruption in the procurement of goods and services is a serious problem that occurs not only in the civilian sector but also in the military environment. One concrete effort to suppress corrupt practices is to utilize a digital system in the procurement of goods and services through the e-Catalog. This study aims to analyze the implementation of the e-Catalog in supporting the zero corruption program at the Military Academy using the Technology Acceptance Model (TAM) approach, which emphasizes two main variables: perceived usefulness and perceived ease of use. The study was conducted using a descriptive qualitative method through interviews and observations of personnel involved in the procurement process. The results show that the use of the e-Catalog can increase efficiency, transparency, and accountability, thereby supporting the strengthening of organizational integrity. However, successful implementation still faces challenges such as limited digital infrastructure and technological literacy among users. Overall, the e-Catalog is considered effective as a modern procurement tool that supports clean and accountable governance in the military environment.
PENTINGNYA PENGEMBANGAN FASILITAS PENDIDIKAN GUNA MENJAGA KOMPETENSI TARUNA AKMIL Fierman Sjafirial Agustus
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.352

Abstract

Dengan percepatan perkembangan dunia militer, transformasi Akademi militer (Akmil) bidang fasilitas pendidikan (Fasdik) menjadi kebutuhan mendesak, Peningkatan ilmu pengetahuan taruna Akmil sangat tergantung dari 10 komponen pendidikan dan proses belajar mengajarnya. Penataran Tenaga Pendidik (Targadik) 2025 merupakan upaya transformasi para tenaga pengajar (dosen dan pelatih) Akmil, dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada taruna secara efektif, efisien waktu, dan diikuti tuntutan kemampuan pendalaman ilmu pengetahuan oleh tenaga pengajar. Selama pelaksanaan Targadik para tenaga pengajar mengalami kendala signifikan saat menggunakan jaringan (Learning Management System) LMS, karena proses transfer data tidak dapat dilakukan sekalipun kemampuan bandwith internetnya telah diperkuat. Dalam evaluasi penugasan menulis essay, diskusi, interaksi yang disajikan selama Targadik memperlihat bahwa kemampuan literasi para tenaga pengajar masih sangat kurang. Sekaligus didapatkan kekurangan bahwa kemampuan Perpustakaan menyediakan referensi sangat kurang, bahkan petugas perpustakaan tidak memiliki kemampuan pustakawan. Penyelenggaraan Targadik dapat ini dapat memperlihat banyak kekurangan dalam operasional pendidikan di Akmil. Perbaikan operasional harus dilakukan saat itu juga, sehingga apapun yang bisa dilakukan harus dilakukan segera. Kakordos selaku penyelenggara kegiatan targadik, berupaya merumuskan permasalahan serta upaya optimalisasi fasilitas pendidikan sehingga operasional proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan efektif. Upaya segera optimalisasi Fasdik terkait dengan bidang yang lain.
STRATEGI EFEKTIF MENGHADAPI UJIAN SEMESTER PADA MAHASISWA DENGAN TENANG DAN PERCAYA DIRI Marwanto, Agus
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.354

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi efektif mahasiswa dalam mempersiapkan ujian semester dengan menekankan pentingnya ketenangan dan rasa percaya diri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengacu pada kajian literatur serta pengalaman empiris mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan ujian tidak hanya menuntut penguasaan materi secara kognitif, tetapi juga regulasi emosional dan kesiapan fisik. Ketenangan membantu mahasiswa menjaga fokus dan meminimalkan gangguan kecemasan, sedangkan rasa percaya diri mendorong mahasiswa menghadapi soal ujian tanpa rasa takut atau ragu. Strategi kognitif yang terbukti efektif meliputi penyusunan jadwal belajar, pembuatan ringkasan materi, dan latihan soal. Strategi emosional menitikberatkan pada manajemen stres, penggunaan self-talk positif, serta pencarian dukungan sosial. Sementara itu, strategi fisik mencakup menjaga pola tidur, mengonsumsi makanan bergizi, dan melakukan aktivitas olahraga ringan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek kognitif, emosional, dan fisik, dengan dukungan ketenangan dan rasa percaya diri, mampu meningkatkan performa akademik mahasiswa secara signifikan.
PERAN KEPEMIMPINAN DANTONOBS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PRAJURIT POKJOU TONOBS BATERAI Z BATALYON ARMED 10/BRADJAMUSTI DALAM MENGAWAKI ROKET ASTROS II MK-6 Titiek Herawati; Theopilus Jaysen Lael Bessing
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan Dantonobs dan kendala yang dihadapi serta upaya Dantonobs untuk meningkatkan meningkatkan kemampuan prajurit Pokjou Baterai Z Tonobs di Batalyon Armed 10/Bradjamusti dalam mengawaki Roket Astros II MK-6. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif . Dari hasil penelitian memberikan kesimpulan pertama peran kepemimpinan Dantonobs terhadap peningkatan kemampuan prajurit Pokjou telah memberikan sedikit peningkatan kemampuan prajuritnya, disebabkan Dantonobs masih hanya berperan sebagai bapak, kawan dan komandan saja, sementara peran sebagai guru dan pelatih belum dapat dilaksanakan secara baik. Kedua, kendalanya yaitu masih kurang kemampuan taktis dan teknis, kurangnya kemampuan IT dan bahasa Asing/Inggris, latar belakang pendidikan, belum terdukungnya Alkap Optik PUNA , padatnya kegiatan satuan, belum ada perubahan mindset dari prajurit Ketiga , upaya untuk meningkatkan kemampuan Pokjou Baterai Z Tonobs yaitu dengan melaksanakan belajar mandiri, memberikan pengetahuan secara terbatas tentang bahasa Inggris dan pengetahuan Roket Astros II MK-6, melaksanakan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan menetapkan reward and punisment dan Program kemampuan yang harus dicapai oleh prajurit Pokjou.
PERAN DOSEN AKADEMI MILITER DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN NASIONAL TARUNA AKADEMI MILITER: KAJIAN DOKUMEN DAN STANDAR PENDIDIKAN Muchlis
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.357

Abstract

This writing analyzes the role of lecturers at the Military Academy in enhancing national resilience through the education they provide to cadets. Based on a review of documents and applicable educational standards, the role of lecturers at the Military Academy involves teaching, character building, research, and community service. This research aims to identify the contributions of lecturers in preparing cadets as prospective officers who possess integrity, discipline, leadership, and a deep understanding of Indonesia's national resilience. This study employs a document analysis approach to regulations, educational standards, the Military Academy curriculum, and applicable national resilience doctrines. Research results show that the role of lecturers at the Military Academy is crucial in shaping the capacity of cadets to face national resilience challenges through education based on Asta Gatra, as well as preparing them to confront threats to national security and stability. Tulisan ini menganalisis peran dosen Akademi Militer dalam meningkatkan ketahanan nasional melalui pendidikan yang diberikan kepada Taruna. Berdasarkan kajian dokumen dan standar pendidikan yang berlaku, peran dosen di Akademi Militer melibatkan pengajaran, pembinaan karakter, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi dosen dalam mempersiapkan Taruna sebagai calon perwira yang memiliki integritas, disiplin, kepemimpinan, serta pemahaman yang mendalam tentang ketahanan nasional Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis dokumen terhadap regulasi, standar pendidikan, kurikulum Akademi Militer, dan doktrin ketahanan nasional yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dosen Akademi Militer sangat penting dalam membentuk kapasitas Taruna untuk menghadapi tantangan ketahanan nasional melalui pendidikan yang berbasis pada Asta Gatra, serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi ancaman terhadap keamanan dan kestabilan nasional.
PERAN DANTON DALAM PENGGUNAAN SMARTPHONE ANGGOTA PELETON 1 BATALYON INFANTERI 301 PRABU KIAN SANTANG Muhammad Ayatullah; Alfianto Hanafiah; Ari Kristanto; Agus Faesol
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 12 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v12i2.358

Abstract

Perkembangan teknologi smartphone membawa tantangan tersendiri bagi lingkungan militer, termasuk di Batalyon Infanteri 301/Prabu Kian Santang. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Komandan Peleton (Danton) dalam mengendalikan penggunaan smartphone guna mencegah pelanggaran anggota. Metode kualitatif diterapkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam di Peleton 1 Kompi Senapan B. Hasil penelitian menunjukkan tiga strategi efektif Danton: (1) pengawasan preventif melalui pemeriksaan acak smartphone, (2) keteladanan dalam penggunaan terbatas, dan (3) komunikasi dua arah yang terbuka. Kendala utama meliputi rendahnya kesadaran anggota, pengaruh lingkungan sosial, dan ketergantungan teknologi. Solusi komprehensif diimplementasikan melalui: edukasi risiko smartphone, inovasi kegiatan satuan, sistem pengawasan berjenjang, dan pelatihan pemanfaatan produktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan multidimensi yang menggabungkan aspek teknis dan humanis berhasil menciptakan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dengan disiplin operasional. Rekomendasi kebijakan mencakup penguatan program "Digital Wellness Prajurit", sistem reward-punishment terstruktur, serta kolaborasi dengan Dinas Psikologi TNI AD untuk memastikan keberlanjutan strategi pengendalian. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model kepemimpinan adaptif di era digital.