cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282262130800
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40257
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Management
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559357     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe
Core Subject : Economy, Science,
merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian management. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,862 Documents
Gaya Komunikasi Persuasif Guru Bk Dalam Memotivasi Belajar Siswa (Studi Kasus SMA BPI 1 Bandung) Nusa, Cakrawala Adhi; Esfandari, Diah Agung
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru Bimbingan Konseling (BK) memiliki peran penting dalam memotivasi siswa untuk belajar dan mencapaitujuanmereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gaya komunikasi yang diterapkan guru BK dalam memotivasibelajar siswa di SMA 1 BPI Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif dengan desain studi kasusuntuk mendapatkan hasil penelitian yang dalam terkait gaya komunikasi yang digunakan guru BK dalam memotivasibelajar siswa. Hasil penelitian ini mengungkapkan variasi gaya komunikasi yang digunakan oleh guru Bimbingan danKonseling (BK) dalam berinteraksi dengan siswa kelas X, XI, dan XII lebih dari satu tergantung kebutuhan. Gayakomunikasi kesetaraan mendominasi dalam interaksi dengan siswa kelas X, di mana siswa didengarkan dan dihargaidalam komunikasi dua arah. Guru BK mendorong partisipasi siswa, menciptakan lingkungan inklusif di mana gagasanmereka dihormati. Di kelas XI, gaya pelepasan lebih sering digunakan, memberikan ruang bagi siswa untuk berbicaradan berbagi pengalaman. Ini menciptakan rasa percaya diri siswa dalam berbicara tentang masalah pribadi. Sementaradi kelas XII, guru BK lebih cenderung menggunakan gaya penataan, dengan memberikan arahan terstruktur terkaitmasa depan siswa, terutama pilihan jurusan kuliah dan persiapan perguruan tinggi. Kata Kunci-gaya komunikasi, guru BK, motivasi belajar
Iklim Komunikasi Organisasi Persadia Cabang Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Rohmaniyah, Salma Nur; Yusanto, Freddy
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak pandemi Covid-19, kinerja PERSADIA Cabang Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung terlihat menurun sejakCovid-19 sehingga menghambat PERSADIA dalam mencapai tujuan awalnya untuk membantu pengelolaan penyakitdiabetes. Iklim komunikasi memiliki kontribusi besar dalam produktivitas anggota organisasi. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui iklim komunikasi organisasi yang ada di PERSADIA Cabang Rumah Sakit MuhammadiyahBandung. Penelitian menggunakan metode iklim komunikasi Ideal Managerial Climate (IMC) oleh Charles ReddingPenelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dan menggunakan paradigma konstruktivis. pengumpulandata dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara pada tiga orang narasumber. Hasil penelitianmenunjukkan iklim komunikasi yang terjadi di PERSADIA Cabang Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung belumberjalan baik sempurna. Hanya dimensi partisipasi pembuatan keputusan dan dimensi kepercayaan yang berjalan baik.Kinerja PERSADIA Cabang Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung menujukkan perbaikkan karena adanyaperubahan pengambilan keputusan oleh atasan dan perubahan kepengurusan di periode kedua. Perbaikkan kinerjaterlihat dari mulai berjalannya lagi program-program yang biasa dilakukan, dan perencanaan program selama setahun. Kata Kunci-komunikasi organisasi, iklim komunikasi, komunitas diabetes, ideal managerial climate
Kampanye Digital Pola Hidup Sehat Pada Akun Instagram @Soonaofficial.Id Dwita, Alisya; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampanye digital pola hidup sehat yang dilakukan oleh Soona adalah untuk mengajak serta memberikan tips apa sajayang harus dilakukan agar memiliki kebiasaan pola hidup sehat kepada para pengguna Instagram dan pengikut akun@soonaofficial.id. Instagram dipilih menjadi media sosial yang akan di teliti karena jumlah followers di Instagramlebih banyak dibandingkan dengan media sosial yang lain, Instagram juga merupakan salah satu akun media sosialyang lebih aktif memposting tips pola hidup sehat atau informasi mengenai pola hidup sehat baik dalam bentuk videodan foto di feeds atau di Instagram story. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana kampanye digital polahidup sehat pada akun Instagram @soonaofficial.id. Dalam penelitian ini menggunakan jenis studi kasus. Maka dariitu peneliti akan mengkaji secara mendalam dengan batasan kampanye digital pola hidup sehat pada akun Instagram@soonaofficial.id. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa akan melakukan kampanye Soona menggunakanmodel Ostergaard yang dimana @soonaofficial.id sudah sangat memperhatikan 3 aspek yaitu identifikasi masalah,pengelolaan kampanye, dan mengetahui apa saja yang harus di evaluasi kampanye selesai yaitu kurangnya feedbackatau interaksi antara pelaku kampanye dan khalayak, kemudian konten visual dan penulisan pesan menjadi salah satukendala saat berlangsung nya kampanye dikarenakan ada hambatan komunikasi diantara desain grafik dan mediasosial spesialis, kemudian pengurangan masalah yang telah dianalisis yaitu berupa feedback dari para konsumen yaitu berupa testimoni yang diberikan baik secara langsung melalui pesan atau komentar di postingan Instagram atau ulasandi aplikasi perdagangan elektronik. Kata Kunci-kampanye digital, pola hidup sehat, media baru, Instagram
Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Medan Dan Toraja Dalam Melakukan Perkuliahan Di Universitas Telkom Erlanggi, Detrya Puspita; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena banyaknya macam budaya, adat istiadat, ras, bahkan cara berinteraksi setiap individu di Indonesia terutamadi lingkungan Kampus. Kesiapan mahasiswa untuk merantau dan beradaptasi kembali dengan lingkungan dan budayayang baru di wilayah kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi antar budaya danbagaimana proses mahasiswa medan dan toraja dalam beradaptasi dengan lingkungan baru serta faktor apa saja yangmenjadi pemicu hambatan pada mahasiswa dalam melakukan perkulihan di Universitas Telkom. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan memakai paradigma interpretative.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa rantau melakukan fase-fase pada proses adaptasi budaya dan jugamelakukan komunikasi antarbudaya dengan mahasiswa lainnya, mahasiswa rantau juga menemukan beberapahambatan. Proses adaptasi budaya yang dialami oleh mahasiswa perantau terdiri dari beberapa fase seperti faseperencanaan, fase honeymoon, fase frustration, fase readjustment, dan fase resolution. Dalam proses adaptasi terdapathambatan-hambatan yang dilalui oleh seorang perantau dan melakukan solusi-solusi untuk menghadapi prosesadaptasi dan komunikasi antarbudaya seperti mencari hal positif, lebih membuka diri, dan beradaptasi kembali. Kata Kunci-komunikasi antarbudaya, mahasiswa rantau, adaptasi budaya
Komunikasi Interpersonal Barista Dengan Konsumen Dalam Pelayanan Jasa Di Kedai Kopi Taruh Ridwan, Andri Mohamad; Putri, Yuliamo Rachma
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedai kopi atau Coffee Shop di Indonesia telah berkembang pesat dan marak dimana-mana, tidak terkecuali di kotaTasikmalaya. Saat ini terdapat lebih dari 20 kedai kopi yang sudah memulai bisnisnya. Peneliti melakukan penelitianpada salah satu kedai kopi yaitu Kedai kopi Taruh. Persaingan pemasaran dapat dilihat di masing-masing kedai kopidengan menawarkan menu terutama minuman kopi dan berbagai strategi. Semakin banyak kedai kopi maka semakintinggi juga persaingannya, dalam hal tersebut maka pemilik kedai kopi harus menciptakan strategi semenarik mungkinagar pelanggan atau konsumen semakin meningkat dan bertahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.Teknik pengambil data dengan melakukan wawnacara kepada empat narasumber diantaranya ada narasumber utamayaitu barista, dan juga ada narasumber pendukung yaitu Konsumen yang sering berkunjung ke Kedai Kopi Taruh.Barista dan Konsumen di Kedai Kopi Taruh memiliki pendapat tersendiri mengenai Kepai Kopi Taruh. Hasil padapenelitian ini menunjukan bahwa dari empat narasumber yang sudah di wawancara mengatakan bahwa Kedai KopiTaruh memang memiliki daya Tarik tersendiri, daya Tarik yang dimaksud adalah Kedai Kopi Taruh sangat memahamidan menjalani SOP yang berlaku. Sehingga konsumen yang datang pun menjadi konsumen yang loyal. Barista KedaiKopi Taruh selalu menyambut konsumennya dengan ramah, senyum, sapa, salam, memberikan pelayanan yangterbaik. Kata Kunci-komunikasi interpersonal, pelayanan jasa, kedai kopi
Komunikasi Lingkungan Perumda Air Minum Tirta Ampera Dalam Mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Wijaya, Muhammad Arif; Dirgantara, Pradipta
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang komunikasi lingkungan Perumda Air Minum Tirta AmperaBoyolali (PDAM) dalam memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan sekitar. Dalam keadaan sekarang masihbanyak masyarakat di Indonesia khususnya didaerah Boyolali yang belum bisa mendapatkan akses air bersih. Airbersih adalah hal utama dalam penunjang kehidupan masyarakat sekarang yang sudah tertuang dalam TujuanPembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs). Masyarakat belum sepenuhnyamengetahui TPB tentang sanitasi layak dan air bersih. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwapengelolaan air oleh PDAM Tirta Ampera telah mengalami perbaikan yang cukup baik, dimana kasus kekurangandan krisis air bersih hampir tidak terjadi lagi. Penelitian ini menggunakan acuan pada komunikasi lingkunganyang didasarkan pada dua fungsi komunikasi lingkungan yakni pragmatis dan konstitutif. Metode penelitian yangdigunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh yakni dalam komunikasilingkungan yang dilakukan oleh Perumda Tirta Ampera, terdapat proses sosialisasi dan dampak yang diterimamasyarakat yang merupakan dua fungsi komunikasi lingkungan yakni fungsi pragmatis dan fungsi konstitutif.Untuk itu peneliti menerapkan poin ke-6 dalam TPB untuk mengetahui bagaimana komunikasi lingkungan yangdilakukan PDAM dalam mewujudkan TPB di Kabupaten Boyolali. Kata kunci-komunikasi lingkungan, PDAM, tujuan pembangunan berkelanjutan, air bersih, masyarakat,sosialisasi
Komunikasi Terapeutik Pada Telemedicine Mengurangi Kecemasan Pasien Penyakit Mental Melalui Aplikasi Halodoc Dakkil, Muhammad Pramudya Ad; Destiwati, Rita
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan kecemasan dapat mengubah cara seseorang dalam menangani masalah, bersosialisasi dengan seseorang,membuat pilihan, dan adanya ketidakwajaran dalam emosi dan bertingkah laku. Penanganan pada pasien yangmemiliki penyakit mental bisa dengan melakukan konseling dengan psikolog yang dapat dilakukan dengan berbagaicara, salah satunya konsultasi online. Melakukan konsultasi online merupakan bagian dari telemedicine. Salah satuaplikasi telemedicine yang berada di Indonesia yaitu Halodoc. Dalam konseling terjadi komunikasi terpeutik antarapsikolog dan pasien, yang bertujuan untuk kesembuhan pasien. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahuikomunikasi terapeutik pada telemedicine dalam mengurangi kecemasan pada pasien penyakit mental melalui aplikasiHalodoc.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa komunikasi terapeutik melalaui aplikasi kesehatan Halodoc yang dilakukan oleh psikolog danpasien sudah memenuhi teknik yang dibutuhkan meskipun dilakukan secara online. Kemudian, komunikasi terapeutikyang terjadi pada aplikasi Halodoc dapat mengurangi kecemasan pada pasien penyakit mental. Kata kunci-komunikasi terapeutik, Telemedicine, kecemasan, Halodoc.
Kritik Sosial Terhadap Pemerintah Orde Baru Dalam Lirik Lagu Husein, Saddam Alfarizi; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lagu menjadi sebuah hiburan bagi masyarakat dan mudah ditemui di dalam kehidupan sosial. Dengan adanya liriklagu, musisi bisa memberikan sebuah pesan untuk pendengarnya. Lagu juga bisa memberikan pesan kritik sosialseperti salah satu contohnya adalah band Kantata Takwa dengan lagunya yang berjudul <Kesaksian=. Adanya kritiksosial di dalam lagu <Kesaksian= menjadi sebuah tanda bahwa adanya ketidakberesan sosial yang terjadi pada masalagu <Kesaksian= di rilis. Didalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis wacana kritis NormanFairclough yang berfokus dengan tiga dimensi Norman Fairclough. Setelah peneliti menganalisis lirik lagu dengantiga dimensi Norman Fairclough, dari dimensi teks peneliti menemukan bahwa pembuat teks mencoba untukmenggambarkan situasi yang terjadi dan menjadi saksi dari perwakilan kaum proletar, dari dimensi praktik diskursifpeneliti menemukan bahwa adanya peran vital dari W.S Rendra yang merupakan penyair terkenal serta pembuat lirik<Kesaksian= dan Setiawan Djody yang merupakan pengusaha dan musisi yang menginisiasikan Kantata Takwa, daridimensi praksis sosio-budaya, peneliti menemukan bahwa adanya hambatan dalam berekspresi pada masa orde baruserta adanya pengawasan media dari pemerintah Orde Baru dan adanya praktik KKN sehingga masyarakat tidak puasdengan kinerja pemerintah Orde Baru. Kata Kunci-lagu, kritik sosial, Kesaksian, Kantata Takwa, analisis wacana kritis
Manajemen Produksi Dalam Produksi Film Dokumenter "Sunda Wiwitan: The Blind Spot" Basir, Muhamad Hasan; Ismail, Oki Achmad
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sunda Wiwitan merupakan sistem kepercayaan yang berasal dari masyarakat Sunda dan memiliki hubungan eratdengan alam. Ajaran Sunda Wiwitan masih dipraktikkan oleh sejumlah masyarakat Sunda, termasuk di KampungAdat Cireundeu, Kota Cimahi, Jawa Barat. Dalam tugas akhir ini, telah dibuat sebuah film dokumenter yangberjudul "Sunda Wiwitan: The Blind Spot". Film ini mengisahkan pengalaman individu yang mempraktikkankepercayaan Sunda Wiwitan di Kampung Adat Cireundeu dan mengalami diskriminasi dalam kehidupan sosialmereka. Melalui film dan laporan tugas akhir ini, kita dapat memahami bahwa dalam film dokumenter, terdapatperencanaan yang diatur melalui manajemen produksi yang dilakukan oleh penulis sebagai produser. Manajemenproduksi dalam proses pembuatan film melibatkan langkah-langkah yang dilakukan oleh produser untukmerencanakan, mengorganisir, dan mengawasi berbagai aspek produksi film. Tujuannya adalah memastikankelancaran, efektivitas, dan efisiensi produksi film, serta sesuai dengan visi kreatif yang telah direncanakan. Seorangproduser adalah individu atau entitas yang bertanggung jawab dalam mengelola, mengorganisir, dan mengawasikeseluruhan proses produksi film atau program televisi. Peran produser sangat penting dalam membawa proyek filmatau program televisi kepada penonton melalui layar kaca atau layar lebar. Tugas dan tanggung jawab seorangproduser dapat meliputi pengumpulan dana, pengaturan anggaran, manajemen tim produksi, perencanaan jadwal,seleksi pemeran, pengaturan lokasi syuting, manajemen risiko, serta pemasaran dan distribusi film. Kata Kunci-Sunda Wiwitan, diskriminasi, film dokumenter, komunikasi massa, manajemen produksi.
Pemanfaatan Instagram Dalam Promosi Budaya Kalimantan Pada Akun @Indizenborneo Magfirotunisa, Oryza; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial adalah media yang cocok bagi perusahaan untuk mengkomunikasikan produk dan jasa mereka. Instagramadalah salah satu media sosial yang banyak digunakan untuk promosi dengan menampilkan informasi dengan kontenkontenyang cocok bagi audiensnya. Konten yang berisi informasi dalam platform Instagram memanfaatakan fitur-fiturInstagram di dalamnya yang sudah disesuaikan dengan apa yang ingin divisualkan sebagai kegiatan promosi. Padapenelitian ini tujuan utama adalah untuk menggetahui pemanfaatan media sosial Instagram dalam upaya kegiatanpromosi mengenai pengenalan budaya Kalimantan untuk pengikutinya yang terhubung dengan akun @indizenborneo.Penelitian ini memakai metode kualitatif. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasidata yang mengolaborasikan beragam teknik pengumpulan dengan sumber yang ada. Data dikumpulkan melaluiwawancara, dokumentasi dan studi literatur pada Instagram @indizenborneo. Dari penelitian ini disimpulkan bahwakegiatan promosi yang terdapat empat elemen didalamnya pada akun @indizenborneo, memanfaatkan juga fitur-fiturInstagram dan pengikut mendapat informasi yang diinginkan.Kata kunci-promosi, Instagram, fitur Instagram, indizen borneo