PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA"
:
15 Documents
clear
Pengaruh Permainan Tradisional Boy-boyan Berbasis Metode Sokratik Terhadap Motivasi Belajar Siswa
Mustika, Gita;
Nur, Lutfi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64414
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa melalui permainan tradisional boy-boyan berbasis metode Ssokratik. Karena masih jarang ditemukannya penerapan metode Ssokratik dalam pembelajaran di Sekolah Dasar. Metode sokratik merupakan metode yang cukup efektif dalam penerapannya. Variabel penelitian ini adalah Permainan Tradisional Boy-boyan (X) sedangkan Motivasi Belajar Siswa variabel (Y). Dalam metode penelitian kali ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain penelitian quasi eksperimen one grup pretest posttest. Dengan populasi seluruh siswa kelas tinggi di SDN Sukamulya dan sampel 20 siswa kelas IV SDN Sukamulya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dare E-morpe yang di adopsi dari bapak Dr. Lutfi Nur, M.Pd. pengelolaan data pada penelitian ini menggunakan bantuan Microsoft Excel dan SPSS 16.0.Hasil dari penelitian ini yaitu variable X memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variable Y, hal ini ditunjukan dengan nilai Uji paired simple T-Test yang memiliki nilai 0,00 yang berarti terdapat hasil yang signifikan.
Penerapan Computational Thinking dengan Percobaan Sederhana Pada Materi Suhu Dan Kalor Kelas V
Setiawan, Agil;
Widyasari, Marlita;
Aprinastuti, Christiyanti
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64407
Permasalahan pada penelitian ini yaitu guru belum menerapkan penerapan computational thinking dan pemahaman guru mengenai konsep computational thinking masih perlu ditingkatkan. Peserta didik zaman sekarang belum menerapkan Computational thinking dalam menyelesaikan masalah. Hal itu menjadi suatu hal yang perlu diperbaiki agar peserta didik dapat berfikir secara efektif, efisien dan optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis data kemampuan peserta didik mengenai materi percobaan cara kerja thermometer dengan mengintegrasikan computational thinking dan menganalisis data aktivitas peserta didik. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan pengintegrasian computational thinking dan observasi terhadap kelas VC SD Kanisius Demangan Baru I yang terdiri dari 23 peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat ketuntasan peserta didik mencapai 83%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan computational thinking membuat aktivitas peserta didik semakin berkembang dalam pembelajaran. Manfaat dari penelitian ini untuk memberikan informasi kepada para pendidik tentang keunggulan konsep computational thinking yang sangat berhasil untuk meningkatkan keaktifan peserta didik.
Penggunaan Media Komik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III SD Negeri 023 Pajagalan Kota Bandung
Anjani, Risa Ayu;
Sofyan, Ade;
Iriawan, Sandi Budi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64420
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan fakta saat pembelajaran berlangsung terdapat peserta didik yang kurang aktif sehingga menyebabkan antusias berkurang. Adanya kecenderungan peserta didik yang kurang menyukai buku teks, apalagi tidak disertai gambar atau ilustrasi yang menarik sehingga materi tidak tersampaikan dengan utuh akibatnya hasil belajar pada mata pelajaran tematik tergolong kurang memuaskan. Fakta yang lainnya adalah berasal dari dalam diri guru sendiri, yaitu tentang bagaimana guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didik, juga ketepatan dalam memilih alat atau media pembelajaran. Pada pembelajaran sebelumnya, guru cenderung menerapkan media gambar yang minim aktivitas untuk memunculkan keaktifan peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar tematik peserta didik kelas III SD Negeri 023 Pajagalan Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Data pada penelitian ini dideskripsikan dalam bentuk kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif digunakan untuk melihat persentase kenaikan pada setiap siklusnya dengan mencari nilai rata-rata dan menghitung persentase ketuntasan belajar peserta didik. Kemudian data kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh melalui dokumentasi, lembar observasi, dan tes. Hasil belajar Tematik pada Pra Siklus memeroleh rata-rata yaitu 46,87% kemudian mengalami peningkatan setelah peserta didik diberikan tindakan pada Siklus I dengan rata-rata 74,68%. Untuk lebih meyakinkan peneliti terhadap data yang diperoleh sebelumnya di Siklus I, maka dilakukan kembali tindakan terkait hasil belajar peserta didik yang mana mengalami peningkatan sebesar 86,87% pada Siklus II. Dengan memeroleh nilai di atas KKM yaitu 75 maka PTK Kolaboratif ini dianggap sudah mencapai target yang telah ditentukan.
Penggunaan Model Problem Based Learning dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Siklus Air
Sharifah, Haura;
Sagita, Julius;
Trismawanti, Indah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64415
Rendahnya prestasi IPA di Indonesia sebagaimana disebutkan di atas juga dipengaruhi oleh kemampuan berpikir kritis siswa terhadap permasalahan yang dihadapinya. Padahal peserta didik membutuhkan kemampuan berpikir kritis untuk menghadapi tantangan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam materi siklus air kelas V melalui penerapan model problem based learning. Metode penelitian yang digunakan yaitu Classroom Action Research (CAR) atau Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis Mc Taggart yang dilaksankaan dalam dua siklus. Ketercepaian penelitian ini diperoleh dari hasil pengamatan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas peserta didik dan guru. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 09 Jakarta yang berjumlah 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancaran, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitin ini menggunakan kualitatif dengan merujuk pada tahapan menurut Milles dan Huberman yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh dengan dilakukannya selama dua siklus, penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model problem based learning pada pembelajaran IPA. Peningkatan dapat dilihat dari ketuntasan aktivitas peserta didik dan guru, dimana aktivitas guru pada siklus I yaitu sebesar 75%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 87%. Aktivitas peserta didik pada siklus I yaitu sebesar 64%, kemudian meningkat pada siklus II sebesar 90%. Simpulan dari penelitian menunjukkan bahwa menggunakan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik khususnya dalam mata pelajaran siklus air di kelas V.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas IV Sekolah Dasar
Karimah, Ayu Ansor;
Nurfarijah, Enung Siti;
Darmawan, Darmawan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64408
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan pendekaran deskriptif kualitatif yang terdiri dari 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 065 Cihampelas Kota Bandung yang berjumlah 27 siswa pada tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data yaitu observasi. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukan bahwa terdarapat peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2. Siklus 1 memperoleh hasil sebesar 79% dengan kategori baik, sedangkan siklus 2 memperoleh hasil sebesar 90% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik di kelas IV SD Negri 065 Cihampelas Kota Bandung.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Melalui Media Kartu Pecahan Pada Peserta Didik Kelas II SDN Cipinang Muara 05 Pagi
Sirait, Saida;
Siregar, Rosinar;
Lilulidesi, Masitoh;
Kurniawati, Teti
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64421
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas II SDN Cipinang Muara 05 Pagi materi pecahan dengan menggunakan media kartu pecahan. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Cipinang Muara 05 Pagi pada kelas II semester II tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 31 peserta didik kelas II. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik observasi dan tes tertulis. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi guru dan tes tertulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika dengan menggunakan media kartu pecahan peserta didik kelas II SDN Cipinang Muara 05 Pagi mengalami peningkatan pada materi pecahan. Peningkatan pada siklus I sebesar 61,74 sedangkan pada siklus II sebesar 83,70. Peningkatan tersebut disebabkan dalam menjelaskan aturan permainan kartu pecahan peneliti memberikan simulasi pelaksanaan permainan kartu pecahan, sehingga peserta didik dapat melakukan permainan kartu pecahan sesuai dengan aturan permainan dan membuat kartu pecahan sesuai dengan kreatifitas peserta didik dengan teman kelompoknya.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Bangun Ruang Kubus dan Balok di Kelas V SD Menggunakan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning)
Sukmawati, Ita;
Kurniasih, Kurniasih;
Saryati, Titi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64416
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif dalam pembelajaran matematika yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman peserta didik dalam memecahkan suatu permasalahan terkait volume bangun ruang kubus dan balok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi bangun ruang kubus dan balok di kelas V-B SDN 178 Gegerkalong KPAD Bandung, serta bagaimana peningkatan hasil belajar yang diperoleh peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK), instrumen yang digunakan berupa soal tes yang terdiri dari 10 butir soal. Teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan mencari nilai rata-rata dan presentase ketuntasan belajar. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V-B yang berjumlah 27 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi volume bangun ruang kubus dan balok dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas V-B. Hal ini diketahui dari hasil prasiklus diperoleh nilai rata-rata sebesar 58,52 dengan persentase ketuntasan belajar 26%, meningkat pada siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 71,33 dan ketuntasan belajar 56% termasuk pada kategori cukup. Penelitian dilanjutkan pada siklus II dengan peningkatan yang diperoleh pada nilai rata-rata sebesar 84,22 dengan persebtase ketuntasan belajar sebesar 81% yang berada pada kategori tinggi dan sudah memenuhi kriteria indikator keberhasilan penelitian. Implikasi pada penelitian ini yakni model pembelajaran Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika volume bangun ruang kubus dan balok.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Cerita melalui Media Pop Up Book Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 Sekolah Dasar
Aidilafitri, Dian;
Fitriani, Andhin Dyas;
Kosasih, Ahmad;
Indrianti, Indrianti
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64411
Masalah yang diangkat dalam Penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca cerita melalui media pop up book mata pelajaran bahasa indonesia kelas I. Penelitian ini termasuk kedalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 1B di SDN 054 Tikukur Bandung tahun ajaran 2022-2023. Data yang telah dikumpulkan dengan metode observasi, pemberian tugas kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran dari kemampuan membaca cerita mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IB di SDN 054 Tikukur Bandung, serta untuk mengevaluasi proses pelaksanaan media pop up book dalam meningkatkan kemampuan membaca cerita tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas penggunaan media pop up book dalam meningkatkan kemampuan membaca cerita mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IB SDN 054 Tikukur Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan dari siswa pada siklus I ke siklus II setelah menggunakan media pop up book membaca cerita pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IB.
Peran Orangtua Dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Di SDN Sukasetia
Novitasari, Selvi;
Mulyadiprana, Ahmad;
Nugraha, Akhmad
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64422
Pendidikan ini merupakan hak seluruh setiap insan yang bernyawa,termasuk Anak berkebutuhan khusus yang merupakan orang-orang dengan keterbatasan. Pendidikan inklusi sebagai upaya dalam penyelenggaraan pendidikan bagi ABK. Akan tetapi dalam kenyataannya, tidak sedikit anak berkebutuhan khusus dimasukan ke sekolah reguler sehingga membuat anak tersebut mendapatkan tekanan dan juga ketidaksesuaian lingkungan yang menyebabkannya rendahnya dalam penerimaan diri sehingga semakin terpuruk. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mempelajari suatu kondisi tertentu secara intensif dan mendalam terkait peran orang tua dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus sekolah dasar umum di SDN Sukasetia. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam proses pembelajaran ABK baik di sekolah maupun di rumah. Hal ini dikarenakan orang tua merupakan orang terdekat bagi ABK dalam menjalani kehidupannya. Pendidikan yang didalamnya termasuk pembelajaran didapatkan oleh ABK bermula dari orang tua yang berada di lingkungan pertamanya yakni lingkungan keluarga. Dalam pemerolehan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus keterlibatan seluruh pihak yang berkaitan dengan pembelajaran dan juga lingkungan terdekat anak sangat dibutuhkan. Maka kolaborasi dan komunikasi senantiasa dijalin antara wali kelas dan orang tua terkait proses belajar anak berkebutuhan khusus. Kolaborasi yang senantiasa dilakukan oleh orang tua dan guru diantaranya (a) mengkomunikasikan perilaku ABK di dalam kelas kepada orang tua bergitupun sebaliknya, (b) mengamati dan memberitahukan kepada orangtua terkait kendala dan perkembangan ABK. Hal tersebut merupakan upaya khusus yang dilakukan sebagai bentuk pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Materi Pembagian Bersusun Melalui Media Dakon di Kelas IV SDN 178 Gegerkalong KPAD Bandung
Purnamasari, Mita;
Wulan, Neneng Sri;
Suharti, Elli
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64417
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran pentng matematika dalam pendidikan, yang menjadi salah satu komponen dari serangkaian mata pelajaran mulai dari tingkat SD/MI sampai perguruan tinggi. Namun rendahnya pemahaman dan hasil belajar matematika khusunya materi pembagian bersusun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar matematika pada materi pembagian bersusun melalui penggunaan media dakon di kelas IVC SD Negeri 178 Gegerkalong KPAD Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Pada siklus 1 menunjukan bahwa masih ada beberapa peserta didik yang belum mengalami peningkatan hasil belajar dari sebelumnya. Hal ini terlihat dari 29 peserta didik, terdapat 18 peserta didik yang sudah mengalami peningkatan dengan presentase 62 % dan 11 peserta didik yang belum mengalami peningkatan dengan presentase 37,9 %. Pada siklus II mengalami peningkatan. Ada beberapa peserta didik yang belum mengalami peningkatan hasil belajar dari sebelumnya. Hal ini terlihat dari 29 peserta didik, terdapat 25 peserta didik yang sudah mengalami peningkatan dengan presentase 86,2 % atau tergolong kategori baik (B) dan 4 peserta didik yang belum mengalami peningkatan dengan presentase 13,7 %. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika dengan menggunakan media dakon, siswa kelas IV SD Negeri 178 Gegerkalong KPAD Bandung mengalami peningkatan hasil belajar pada materi pembagian bersusun.