Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMBELAJARAN AMORA BERBASIS SISTEM AMONG KI HADJAR DEWANTARA DI SEKOLAH DASAR PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Iriawan, Sandi Budi
JURNAL EDUPENA Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : JURNAL EDUPENA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kajian tentang pembelajaran di sekolah dasar (SD) yang relevan pada Era Revolusi Industri 4.0, era dimana TIK mengambil alih peran setiap aspek pada tatanan kehidupan. Realita ini harus disikapi dengan bijaksana melalui pemanfaatan TIK secara cerdas untuk kepentingan pendidikan sehingga tidak tenggelam dalam arus transformasi masif dan proses pendidikan tetap relevan dengan hakikat pendidikan nasional. Pembelajaran Amora yang berbasis Sistem Among Ki Hadjar Dewantara merupakan sebuah model pembelajaran yang relevan dengan hakikat pendidikan nasional dan berlandaskan cinta kasih dengan mencari tahu kebutuhan peserta didik, memberikan sesuatu yang sesuai kebutuhan, memandirikan, dan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi hidup peserta didik melalui proses pembelajaran yang memerdekakan. Langkah pembelajaran spesifik pada model pembelajaran Amora terdiri dari: rekontekstualisasi, repersonalisasi, redepersonalisasi, redekontekstualisasi, dan kontekstualisasi berlandaskan pada prinsip Panca Darma Sistem Among Ki Hadjar Dewantara sebagai dasar pelaksanaan proses pendidikan dengan mengintegrasikan TIK sebagai bentuk transformasi cara belajar pada Era Revolusi Industri 4.0.
PEMBELAJARAN AMORA BERBASIS SISTEM AMONG KI HADJAR DEWANTARA DI SEKOLAH DASAR PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Sandi Budi Iriawan
Jurnal Edupena Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kajian tentang pembelajaran di sekolah dasar (SD) yang relevan pada Era Revolusi Industri 4.0, era dimana TIK mengambil alih peran setiap aspek pada tatanan kehidupan. Realita ini harus disikapi dengan bijaksana melalui pemanfaatan TIK secara cerdas untuk kepentingan pendidikan sehingga tidak tenggelam dalam arus transformasi masif dan proses pendidikan tetap relevan dengan hakikat pendidikan nasional. Pembelajaran Amora yang berbasis Sistem Among Ki Hadjar Dewantara merupakan sebuah model pembelajaran yang relevan dengan hakikat pendidikan nasional dan berlandaskan cinta kasih dengan mencari tahu kebutuhan peserta didik, memberikan sesuatu yang sesuai kebutuhan, memandirikan, dan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi hidup peserta didik melalui proses pembelajaran yang memerdekakan. Langkah pembelajaran spesifik pada model pembelajaran Amora terdiri dari: rekontekstualisasi, repersonalisasi, redepersonalisasi, redekontekstualisasi, dan kontekstualisasi berlandaskan pada prinsip Panca Darma Sistem Among Ki Hadjar Dewantara sebagai dasar pelaksanaan proses pendidikan dengan mengintegrasikan TIK sebagai bentuk transformasi cara belajar pada Era Revolusi Industri 4.0.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BIDANG KAJIAN BILANGAN DI SEKOLAH DASAR BERBASIS MICRO LEARNING Sandi Budi Iriawan; Andhin Dyas Fitriani; Rosiana Muvlifa; Babang Robandi; Pupun Nuryani; Dina Mayadiana; Nana Djumhana; Asep Saepudin; Aprilia Eki Saputri
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Matematika merupakan salah satu mata pelajaran di Sekolah Dasar (SD) dengan bidang kajian yang abstrak serta selalu menjadi topik pembicaraan sistem pendidikan secara nasional, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang mana pembelajaran pada umumnya dilaksanakan dari rumah (BDR) menggunakan bahan ajar cetak dengan fokus terhadap materi-materi matematika yang esensial, termasuk untuk bidang kajian Bilangan. Bilangan merupakan salah satu bidang kajian pada mata pelajaran Matematika SD yang paling banyak dibelajarkan pada jenjang SD dan menjadi prasyarat untuk bidang kajian lainnya seperti Aljabar, Geometri, Pengukuran, dan Analisis Data. Bahan ajar cetak untuk muatan mata pelajaran Matematika yang digunakan selama BDR, baik yang dikembangkan oleh guru maupun oleh Kemdikbud dalam bentuk buku siswa atau buku teks cenderung dikemas tidak variatif memuat unsur teks, audio, visual, animasi, infografis, dan unsur lainnya serta memuat materi yang padat dengan jumlah halaman yang relatif banyak untuk dipelajari oleh siswa dengan durasi yang relatif lama. Bahan ajar cetak yang dikemas monoton tersebut menimbulkan kejemuan dan kelelahan bagi siswa, khususnya pada jenjang SD yang pada umumnya tidak mampu bertahan lama untuk belajar, membaca, dan menyimak penjelasan guru yang monoton dan tidak variatif. Bahan ajar untuk muatan mata pelajaran Matematika khususnya pada bidang kajian Bilangan pada jenjang SD perlu dikembangkan dan dikemas secara digital sesuai dengan kebutuhan belajar siswa saat ini dengan pendekatan micro learning agar tidak menjemukan siswa dalam mempelajarinya, memuat berbagai unsur (teks, audio, video, animasi, dan infografis), memuat materi yang penting saja dalam beberapa halaman, memungkinkan dipelajari siswa dalam durasi waktu yang relatif tidak terlalu lama (sekitar paling lama 5 menit), dan memungkinkan dipelajari siswa kapan saja dan dimana saja. Penelitian yang sedang dilakukan ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Matematika pada bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning. Hasil penelitian berupa draft bahan ajar Matematika pada bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning yang terdiri atas: (1) satu set GBPM; (2) satu set naskah; (3) satu set bahan ajar, (4) 10 set infografis, (5) 10 set ppt, (6) 10 set audio podcast, (7) 10 set video eksplainer, dan (8) 10 set motion graphics (video animasi). Draft bahan ajar yang dihasilkan digunakan dalam pembelajaran di SD dan direfleksi, sehingga diperoleh produk berupa bahan ajar final pada mata pelajaran Matematika bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning”.
Pengembangan Media Berbasis Instagram Pada Materi Keragaman Budaya Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ellene Neisha Amara; Sandi Budi Iriawan; Sendi Fauzi Giwangsa
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppd.v10i2.63221

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media berbasis Instagram pada materi keragaman budaya mata pelajaran IPS siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena hasil observasi yang menunjukan (1) ketidaktersediaannya media pembelajaran khusus yang digunakan untuk pembelajaran keragaman budaya, dan (2) rendahnya minat siswa mempelajari keragaman budaya. Metode penelitian yang digunakan yakni Design and Development (DD) melalui tahapan penelitian PPE (Planning, Production, Evaluation). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket yang disampaikan kepada ahli materi, ahli desain, juga ahli pembelajaran. Serta wawancara kepada guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Hasil validasi dilakukan untuk mengetahui kelayakan media berbasis Instagram. Hasil validasi menunjukan bahwa media berbasis Instagram sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi keragaman budaya sebagai penunjang untuk membantu siswa mempelajari keragaman budaya siswa kelas IV Sekolah Dasar.
Pelatihan Penyusunan Asessment dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Kuningan Sendi Fauzi Giwangsa; Ari Arasy Magistra; Sandi Budi Iriawan; Tatang Syaripudin; Asep Saefudin; Evi Rahmawati; Givani Nurhayati Putri; Rosita Rosita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6927

Abstract

Kurikulum Merdeka yang digaungkan oleh pemerintah sekarang ini ternyata masih menjadi tantangan bagi beberapa guru di SD khususnya di Kabupaten Kuningan. Masih banyak guru-guru yang belum begitu terampil dalam mengimplementasikan kurikulu merdeka khususnya pada aspek Assesment. Oleh karena itu diperlukan pelatihan mengenai penyusunan Assesment dalam kurikulum merdeka bagi guru-guru di Kabupaten Kuningan. Pelatihan penyususnan Assesment ini dilakukan secara blendeed yaitu dilakukan secara daring melalui zoom meeting serta workshop praktek penyususnan Assesment kurikulum merdeka secara tatap muka. Berdasarkan pelatihan ini para peserta mampu menyusun instrumen assesmnet dalam kurikulum merdeka dengan baik
Pelatihan Penyusunan Asessment dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Kuningan Sendi Fauzi Giwangsa; Ari Arasy Magistra; Sandi Budi Iriawan; Tatang Syaripudin; Asep Saefudin; Evi Rahmawati; Givani Nurhayati Putri; Rosita Rosita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6927

Abstract

Kurikulum Merdeka yang digaungkan oleh pemerintah sekarang ini ternyata masih menjadi tantangan bagi beberapa guru di SD khususnya di Kabupaten Kuningan. Masih banyak guru-guru yang belum begitu terampil dalam mengimplementasikan kurikulu merdeka khususnya pada aspek Assesment. Oleh karena itu diperlukan pelatihan mengenai penyusunan Assesment dalam kurikulum merdeka bagi guru-guru di Kabupaten Kuningan. Pelatihan penyususnan Assesment ini dilakukan secara blendeed yaitu dilakukan secara daring melalui zoom meeting serta workshop praktek penyususnan Assesment kurikulum merdeka secara tatap muka. Berdasarkan pelatihan ini para peserta mampu menyusun instrumen assesmnet dalam kurikulum merdeka dengan baik
Penggunaan Media Komik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III SD Negeri 023 Pajagalan Kota Bandung Anjani, Risa Ayu; Sofyan, Ade; Iriawan, Sandi Budi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64420

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan fakta saat pembelajaran berlangsung terdapat peserta didik yang kurang aktif sehingga menyebabkan antusias berkurang. Adanya kecenderungan peserta didik yang kurang menyukai buku teks, apalagi tidak disertai gambar atau ilustrasi yang menarik sehingga materi tidak tersampaikan dengan utuh akibatnya hasil belajar pada mata pelajaran tematik tergolong kurang memuaskan. Fakta yang lainnya adalah berasal dari dalam diri guru sendiri, yaitu tentang bagaimana guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didik, juga ketepatan dalam memilih alat atau media pembelajaran. Pada pembelajaran sebelumnya, guru cenderung menerapkan media gambar yang minim aktivitas untuk memunculkan keaktifan peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar tematik peserta didik kelas III SD Negeri 023 Pajagalan Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Data pada penelitian ini dideskripsikan dalam bentuk kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif digunakan untuk melihat persentase kenaikan pada setiap siklusnya dengan mencari nilai rata-rata dan menghitung persentase ketuntasan belajar peserta didik. Kemudian data kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh melalui dokumentasi, lembar observasi, dan tes. Hasil belajar Tematik pada Pra Siklus memeroleh rata-rata yaitu 46,87% kemudian mengalami peningkatan setelah peserta didik diberikan tindakan pada Siklus I dengan rata-rata 74,68%. Untuk lebih meyakinkan peneliti terhadap data yang diperoleh sebelumnya di Siklus I, maka dilakukan kembali tindakan terkait hasil belajar peserta didik yang mana mengalami peningkatan sebesar 86,87% pada Siklus II. Dengan memeroleh nilai di atas KKM yaitu 75 maka PTK Kolaboratif ini dianggap sudah mencapai target yang telah ditentukan.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATERI DIAGRAM BATANG SDN 178 GEGERKALONG KPAD Ira Rosita; Sandi Budi Iriawan; Iman Indrayana
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education in the modern era demands innovation in the learning process to prepare students to face the challenges of the 21st century. One of the innovations implemented is the Problem Based Learning (PBL) learning model, which encourages students to be active in problem solving. This research aims to determine the effectiveness of implementing PBL in improving learning outcomes for bar diagram material in class IV SDN 178 Gegerkalong KPAD. The research method used is Classroom Action Research (PTK) with the Kemmis and McTaggart model which consists of two cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The research results show a significant increase in student learning outcomes. In the first cycle, 85% of students achieved the Learning Goal Achievement Criteria (KKTP), while in the second cycle this increased to 96%. These results indicate that the PBL model is effective in improving students' understanding and learning outcomes in bar chart material. However, there is still one student who has not reached the KKTP, who requires further intervention from the teacher.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASE LEARNING BERBASIS MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MATA PELAJARAN IPAS Enengwitri Ginasihan; Sandi Budi Iriawan; Iman Indrayana
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving the quality of learning is one of the main focuses in the world of education, especially in the current digital era. The problem of student learning outcomes is one of the educational challenges that educators need to pay attention to. This study aims to determine the effectiveness of the Wordwall media-based Problem Based Learning (PBL) model in improving the learning outcomes of grade V students in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects at SD Negeri 178 Gegerkalong KPAD. The method used is Classroom Action Research (PTK) with a McTaggart cycle design, consisting of two cycles. The results of the study showed a significant improvement in student learning outcomes. In the first cycle, the learning completeness increased from 15.38% in the pretest to 46.15% in the post test. In the second cycle, the learning completeness increased even more to 88.46%. These findings show that the implementation of Wordwall-based PBL is effective in improving learning outcomes and student engagement in learning. This study recommends the use of PBL with the support of digital technology to improve the quality of learning in elementary schools.
DEVELOPMENT OF A DIFFERENTIATED LEARNING MEDIA MODEL BASED ON MICRO LEARNING IN MATHEMATICS SUBJECTS IN THE STUDY OF NUMBERS IN PRIMARY SCHOOLS Sandi Budi Iriawan; Dina Mayadiana; Andhin Dyas Fitriani; Rosiana Mufliva; sendi fauzi giwangsa
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v10i1.7533

Abstract

Mathematics learning media for elementary school level currently generally does not facilitate student diversity from various aspects of diversity, both content, process, product, and student learning environment by considering students' readiness, interests and learning profile to master certain competencies. Learning media is packaged monotonously without involving ICT, causing boredom for students, especially at the elementary school level, who are generally unable to endure long periods of learning using learning media that are not varied. Such mathematics learning media is not yet relevant to the principles of the current curriculum, namely the Kurikulum Merdeka which has a growth mindset. In the Kurikulum Merdeka, teachers are expected to be proactive figures (proactive teachers) who have a growth mindset by viewing that each student is unique and different, so it is necessary to provide services that accommodate students' various learning needs or differentiated learning based on the results of the initial assessment. Learning media also ideally strengthens quality learning experiences, including being developed and packaged digitally according to students' current learning needs with a micro learning approach so as not to bore students, containing various elements (text, audio, video, animation and infographics), containing only basic or important material, allows students to use it for a relatively short period of time, and allows students to use it anytime and anywhere. The research that has been carried out aims to develop a differentiated learning media model based on micro learning in Mathematics subjects in the field of Number studies in elementary school.