cover
Contact Name
Hermawan Setyo Widodo
Contact Email
hsw@unsoed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
angon.unsoed@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman R 108 Jl. Dr. Soeparno No 60, Karangwangkal, Purwokerto Utara. Banyumas. Kode Pos 53123
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Ruang Lingkup : Produksi, seleksi dan pemuliabiakan ternak Nutrisi dan makanan ternak Teknologi penyimpanan dan pengolahan hasil ternak Sosial ekonomi peternakan Bioteknologi peternakan
Articles 359 Documents
PENGARUH SENTRIFUGASI GRADIEN DENSITAS PERCOLL DAN LAMA INKUBASI TERHADAP MORFOMETRI DAN MEMBRAN PLASMA UTUH HASIL SEXING SPERMATOZOA KAMBING PERANAKAN ETAWAH Aprila, Riska; Sumaryadi, Mas Yedi; Nugroho, Aras Prasetiyo
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.2.p187-197

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll dan Lama Inkubasi Terhadap Morfometri dan Membran Plasma Utuh Hasil Sexing Spermatozoa Kambing Peranakan Etawah. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengkaji interaksi gradien percoll dan lama inkubasi terhadap morfometri dan Membran Plasma Utuh (MPU) hasil separasi seks kambing Peranakan Etawah (PE). Materi yang digunakan untuk penelitian yaitu semen kambing Peranakan Etawah (PE) jantan sebanyak 2 ekor dengan umur 3-4 tahun. Rancangan penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 x 3 dengan ulangan frekuensi penyadapan sebanyak 3 kali. Hasil analisis variansi perlakuan yang berpengaruh nyata kemudian dilakukan uji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Lokasi penelitian berada di Laboratorium Kesehatan Ternak dan Experimental Farm Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hasil pengukuran morfometri rata-rata spermatozoa unsexing 30.88 µm2, spermatozoa sexing fraksi atas dan fraksi bawah masing-masing 28.44 µm2 dan 32.63 µm2. Hasil dari penelitian keutuhan membran plasma spermatozoa X diperoleh rataan sebesar X1 = 66.61% dan X2 = 68.57% sedangkan spermatozoa Y diperoleh rataan sebesar Y1 = 64,87% dan Y2 = 66.96%. Hasil perhitungan statistic dengan uji t-student menunjukkan bahwa spermatozoa fraksi bawah (X) memberikan perbedaan nyata (P<0,05) lebih besar dibanding spermatozoa fraksi atas (Y). Berdasaran analisis variansi diperoleh hasil tidak ada interaksi antara faktor gradien dan lama inkubasi (P>0,05) terhadap morfometri dan Membran Plasma Utuh (MPU). Faktor gradien berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap morfometri fraksi atas (Y) dan bawah (X), sedangkan faktor gradien dan lama inkubasi masing-masing berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap Membran Plasma Utuh (MPU) fraksi atas (Y) dan bawah (X). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu separasi seks menggunakan medium gradien percoll 45:60% dengan lama inkubasi 30 menit mampu memisah dengan baik morfometrik spermatozoa fraksi atas (Y) maupun fraksi bawah (X), bahkan diperoleh persentase membran plasma utuh (MPU) tertinggi baik untuk fraksi atas dan bawah.
HUBUNGAN ANTARA STRAIN AYAM BIBIT COBB DAN ROSS TERHADAP INDEKS DAN BOBOT TELUR DI PT CHAROEN POKPHAND JAYA FARM 3 UNIT SEMARANG TEGAL Shepta, Rieftian Hamdi
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.3.p263 - 267

Abstract

ABSTRAK Ayam bibit merupakan ayam induk yang menghasilkan telur tetas untuk mendapatkan day old chick (DOC) yang unggul dan berkualitas. Kualitas telur mempengaruhi bobot DOC dan kualitas DOC yang akan ditetaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strain Cobb dan strain Ross ayam breeding terhadap indeks dan bobot telur di PT Charoen Pokphand Jaya Farm Unit 3 Semarang Tegal. Materi yang digunakan adalah masing-masing 700 butir telur dari strain Cobb dan strain Ross pada umur ayam minggu ke 33-34. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Data indeks dan bobot telur diolah secara matematik dan analisis secara deskriptif. Data yang diperoleh kemudian ditabulasikan ke dalam tabel dengan rumus rata-rata dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan strain mempengaruhi indeks dan bobot telur ayam breeding di PT Charoen Pokphand Jaya Farm 3 Unit Semarang Tegal. Strain Cobb memiliki nilai rata-rata indeks telur sebesar 76% (normal/oval) dengan bobot rata-rata 64 g, sedangkan strain Ross memiliki rata-rata indeks telur sebesar 78% (lonjong) dengan bobot rata-rata 61 g. Kata Kunci : strain Cobb, strain Ross, indeks telur, bobot telur. ABSTRACT Breeder chickens are parent chickens that produce hatching eggs to obtain superior and quality day old chick (DOC). Egg quality affects the weight of DOC and the quality of DOC that will be hatched. The purpose of this study was to determine the effect of Cobb strain and Ross strain of breeding chickens on egg index and weight at PT Charoen Pokphand Jaya Farm Unit 3 Semarang Tegal. The material used was 700 eggs of Cobb strains and Ross strains each at the age of 33-34 weeks. The research method used was the survey method. The sampling used in this study was random sampling. Data on index and egg weight were processed mathematically and analyzed descriptively. The data obtained were then tabulated into a table with the average formula and T test. The results showed that different strains affect the index and egg weight of breeding chickens at PT Charoen Pokphand Jaya Farm 3 Unit Semarang Tegal. Cobb strain has an average egg index value of 76% (normal/oval) with an average weight of 64 g, while Ross strain has an average egg index of 78% (oval) with an average weight of 61 g. Keywords : Cobb strain, Ross strain, egg index, egg weight.
RASIO KONVERSI PAKAN DAN MORTALITAS AYAM BROILER PADA DATARAN YANG BERBEDA Achmad, Nabila Triffina
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.3.p280 - 283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan ketinggian dataran terhadap nilai Feed Conversion Ratio (FCR) dan Mortalitas pada usaha peternakan ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada dua kandang yang berbeda, yakni kandang di dataran tinggi dan kandang di dataran rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan mengukur tingkat mortalitas dan FCR ayam boiler dengan umur 35 hari. Hasil Feed Conversion Ratio (FCR) ayam di kandang dataran tinggi, yaitu 1,6026 dan kandang di dataran rendah, yaitu 1,4086. Mortalitas di kandang dataran tinggi 0,841% dan kandang di dataran rendah 0,457%. Perbedaan dataran menghasilkan FCR dan mortalitas yang berbeda.
INDEKS REPRODUKSI INDUK PADA KAMBING PERANAKAN ETAWA DI DESA GUMELAR KECAMATAN GUMELAR, KABUPATEN BANYUMAS Putri, Zakia Amalia; Tuswati, Sari Eko; Nurasih, Wida
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul “Indeks Reproduksi Pada Induk Kambing Peranakan Etawa di Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas” telah dilaksanakan pada tanggal 24 Juni sampai tanggal 04 Juli 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks reproduksi pada induk kambing Peranakan Etawa di Desa Gumelar. Materi penelitian yang digunakan adalah 31 indukan kambing Peranakan Etawa yang sudah beranak minimal dua kali. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu survey dengan melakukan wawancara kepada para peternak kambing Peranakan Etawa di Desa Gumelar. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan empat parameter yaitu litter size, mortalitas pra sapih, selang beranak dan indeks reproduksi induk (laju reproduksi induk). Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa rata-rata litter size induk kambing peranakan etawa di desa Gumelar sebesar 1,89 ekor, mortalitas pra sapih sebesar 23,63 persen, rataan selang beranak 11,86 bulan dan nilai indeks reproduksi induk 2,83 ekor anak sapih/induk/tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penampilan reproduksi induk kambing Peranakan Etawa di Desa Gumelar sudah cukup ideal, namun perlu adanya perbaikan dan perhatian pada mortalitas pra sapih karena rata-rata yang didapatkan tinggi.
KINERJA PRODUKSI USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH SAAT DAN PASCA OUTBREAK PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) DI KECAMATAN SUMBANG DAN BATURRADEN Azizi, Ari Sofan
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.3.p263 - 267

Abstract

ARI SOFAN AZIZI. KINERJA PRODUKSI USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH SAAT DAN PASCA OUTBREAKING PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) DI KECAMATAN SUMBANG DAN BATURRADEN bertujuan untuk mengetahui kondisi usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Banyumas. Bertujuan untuk mengetahui days open, service per conception, calving interval, produksi susu, jumlah ternak di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel wilayah menggunakan cluster random sampling maka terpilih dua Kecamatan yaitu Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang dari delapan kecamatan di Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukan rataan saat outbreak PMK variabel DO (113.84 hari), Cl (393,34 hari), S/C (2,73), produksi susu (1132,05 liter/bulan), dan jumlah ternak (6.30 ST). Sedangkan pasca outbreak PMK variabel DO (114,61 hari), Cl (394,30 hari), S/C (2,7), produksi susu (897.90 liter/bulan), dan jumlah ternak (6.16 ST). Hasil analisis menunjukan bahwa setelah PMK calving interval lebih panjang, sedangkan variabel days open, service per conception, produksi susu, dan jumlah ternak tidak ada perbedaan nyata.
HUBUNGAN ANTARA STRAIN AYAM BIBIT COBB DAN ROSS TERHADAP INDEKS DAN BOBOT TELUR DI PT CHAROEN POKPHAND JAYA FARM 3 UNIT SEMARANG TEGAL Shepta, Rieftian Hamdi
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.3.p263 - 267

Abstract

ABSTRAK&#xD;Ayam bibit merupakan ayam induk yang menghasilkan telur tetas untuk mendapatkan day old chick (DOC) yang unggul dan berkualitas. Kualitas telur mempengaruhi bobot DOC dan kualitas DOC yang akan ditetaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strain Cobb dan strain Ross ayam breeding terhadap indeks dan bobot telur di PT Charoen Pokphand Jaya Farm Unit 3 Semarang Tegal. Materi yang digunakan adalah masing-masing 700 butir telur dari strain Cobb dan strain Ross pada umur ayam minggu ke 33-34. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Data indeks dan bobot telur diolah secara matematik dan analisis secara deskriptif. Data yang diperoleh kemudian ditabulasikan ke dalam tabel dengan rumus rata-rata dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan strain mempengaruhi indeks dan bobot telur ayam breeding di PT Charoen Pokphand Jaya Farm 3 Unit Semarang Tegal. Strain Cobb memiliki nilai rata-rata indeks telur sebesar 76% (normal/oval) dengan bobot rata-rata 64 g, sedangkan strain Ross memiliki rata-rata indeks telur sebesar 78% (lonjong) dengan bobot rata-rata 61 g.&#xD;Kata Kunci : strain Cobb, strain Ross, indeks telur, bobot telur.&#xD; &#xD;ABSTRACT&#xD;Breeder chickens are parent chickens that produce hatching eggs to obtain superior and quality day old chick (DOC). Egg quality affects the weight of DOC and the quality of DOC that will be hatched. The purpose of this study was to determine the effect of Cobb strain and Ross strain of breeding chickens on egg index and weight at PT Charoen Pokphand Jaya Farm Unit 3 Semarang Tegal. The material used was 700 eggs of Cobb strains and Ross strains each at the age of 33-34 weeks. The research method used was the survey method. The sampling used in this study was random sampling. Data on index and egg weight were processed mathematically and analyzed descriptively. The data obtained were then tabulated into a table with the average formula and T test. The results showed that different strains affect the index and egg weight of breeding chickens at PT Charoen Pokphand Jaya Farm 3 Unit Semarang Tegal. Cobb strain has an average egg index value of 76% (normal/oval) with an average weight of 64 g, while Ross strain has an average egg index of 78% (oval) with an average weight of 61 g.&#xD;Keywords : Cobb strain, Ross strain, egg index, egg weight.
RASIO KONVERSI PAKAN DAN MORTALITAS AYAM BROILER PADA DATARAN YANG BERBEDA Achmad, Nabila Triffina
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.3.p280 - 283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan ketinggian dataran terhadap nilai Feed Conversion Ratio (FCR) dan Mortalitas pada usaha peternakan ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada dua kandang yang berbeda, yakni kandang di dataran tinggi dan kandang di dataran rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan mengukur tingkat mortalitas dan FCR ayam boiler dengan umur 35 hari. Hasil Feed Conversion Ratio (FCR) ayam di kandang dataran tinggi, yaitu 1,6026 dan kandang di dataran rendah, yaitu 1,4086. Mortalitas di kandang dataran tinggi 0,841% dan kandang di dataran rendah 0,457%. Perbedaan dataran menghasilkan FCR dan mortalitas yang berbeda. &#xD;
HUBUNGAN UMUR DAN PENDIDIKAN DENGAN TAHAPAN ADOPSI INOVASI INSEMINASI BUATAN PADA PETERNAK SAPI POTONG DI DAERAH URUT SEWU KABUPATEN KEBUMEN Cahyani, Citra; Muatip, Krismiwati; Haryoko, Imbang
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RANTAI PASOK DAN PROFIT MARGIN PELAKU PEMASARAN KAMBING PERANAKAN ETAWA KALIGESING DI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Kamil, Ahmad Wildan; Muatip, Krismiwati; Setianto, Novie Andri
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul "Rantai Pasok dan Profit Margin Pelaku Pemasaran Kambing Peranakan Etawa Ras Kaligesing di Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo," yang dilaksanakan dari tanggal 3 Maret 2023 hingga 13 Maret 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi rantai pemasaran dan profit margin, serta untuk menguji adanya perbedaan profit margin yang diperoleh pelaku pemasaran Kambing Peranakan Etawa Ras Kaligesing di Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Sampel wilayah ditentukan secara purposive sampling dan responden dipilih secara incidental dengan metode snowball sampling, menghasilkan 30 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, profit margin, dan uji beda Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukan rantai pasok Kambing Peranakan Etawa Ras Kaligesing di Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo terdiri dari tiga jalur pemasaran utama dan melibatkan peternak, pelaku pemasaran tingkat pertama, pelaku pemasaran tingkat kedua dan konsumen. Profit margin yang diperoleh pelaku pemasaran Kambing Peranakan Etawa Kaligesing menunjukkan bahwa pelaku pemasaran tingkat pertama memiliki profit margin sebesar 21,49%, sedangkan pelaku pemasaran tingkat kedua memiliki profit margin sebesar 24,29%. Hasil uji komparasi menggunakan independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,473, yang mengindikasikan tidak adanya perbedaan yang signifikan dalam profit margin antara pelaku pemasaran tingkat pertama dan tingkat kedua.
HUBUNGAN ANTARA BOBOT LAHIR DENGAN BOBOT SAPIH BERDASARKAN BANGSA DAN JENIS KELAMIN PADA SAPI POTONG DI PT KEJORA PELITA SEMESTA Afiansyah, Laksmana Ilyas; Susanto, Agus; Yuwono, Pambudi
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.3.p268-279

Abstract


Filter by Year

2019 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 3 (2024): JURNAL ANGON Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON Vol 6 No 2 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 1 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 2 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 1 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 3 (2022): JURNAL ANGON Vol 4 No 3 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 2 (2022): JURNAL ANGON Vol 4 No 2 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 1 (2022): JURNAL ANGON Vol 4 No 1 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 3 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 3 (2021): JURNAL ANGON Vol 3 No 2 (2021): JURNAL ANGON Vol 3 No 2 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 1 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 1 (2021): JURNAL ANGON Vol 2 No 3 (2020): JURNAL ANGON Vol 2 No 3 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 2 No 2 (2020): JURNAL ANGON Vol 2 No 2 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 2 No 1 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 2 No 1 (2020): JURNAL ANGON Vol 1 No 3 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 2 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 1 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology More Issue