cover
Contact Name
Hermawan Setyo Widodo
Contact Email
hsw@unsoed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
angon.unsoed@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman R 108 Jl. Dr. Soeparno No 60, Karangwangkal, Purwokerto Utara. Banyumas. Kode Pos 53123
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Ruang Lingkup : Produksi, seleksi dan pemuliabiakan ternak Nutrisi dan makanan ternak Teknologi penyimpanan dan pengolahan hasil ternak Sosial ekonomi peternakan Bioteknologi peternakan
Articles 359 Documents
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PERFORMA PRODUKSI DAN HARGA AYAM NIAGA PEDAGING DI KABUPATEN BANYUMAS Sinatrya, Sinatrya; Hidayat, Nunung Noor; Yuwono, Endro
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Mengetahui nilai performa produksi dan harga ayam niaga pedaging di Kabupaten Banyumas dan; 2). Mengkaji dampak pandemi terhadap performa produksi dan harga ayam niaga pedaging di Kabupaten Banyumas. Metode pengambilan sampel dilaksanakan menggunakan metode survey di wilayah Kabupaten Banyumas. Penentuan sampel wilayah menggunakan metode Stratified Random Sampling dengan total 80 peternak ayam niaga pedaging di daerah Kabupaten Banyumas yang terdiri dari data sebelum pandemi sejumlah 40 sampel dan data pasca pandemi sejumlah 40 sampel. Performa produksi dianalisis dengan menghitung mortalitas rata-rata bobot badan akhir, Feed Convertion Ratio (FCR), dan indeks performa (IP) sedangkan untuk harga ayam niaga pedaging didapatkan dari recording peternak atau informasi dari mitra terkait. Dampak pandemi Covid-19 terhadap performa produksi dan harga ayam niaga pedaging dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian ini adalah: 1). Mortalitas pada masa sebelum pandemi Covid-19 sebesar 5,94, sedangkan pada pasca pandemi Covid-19 sebesar 3,80. Bobot badan akhir pada masa sebelum pandemi Covid-19 sebesar 2053 gram sedangkan pada pasca pandemi Covid-19 sebesar 2202 gram. FCR pada masa sebelum pandemi Covid-19 sebesar 1,61% sedangkan pada pasca pandemi Covid-19 sebesar 1,52%. IP pada masa sebelum pandemi Covid-19 sebesar 340 sedangkan pada pasca pandemi Covid-19 sebesar 391. Harga ayam niaga pedaging pada masa sebelum pandemi Covid-19 sebesar Rp 17.823 sedangkan pada pasca pandemi Covid-19 sebesar Rp 20.157; 2). Terdapat perbedaan adanya pandemi Covid-19 terhadap performa produksi akibat adanya pandemi Covid-19. Nilai mortalitas dan FCR ayam niaga pedaging lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi sedangkan nilai IP, bobot badan akhir dan harga ayam niaga pedaging mengalami kenaikan setelah pandemi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut terdapat perbedaan adanya pandemi Covid-19 terhadap mortalitas, FCR, IP, bobot badan akhir dan harga ayam niaga pedaging. Hasil penelitian ini juga memberikan gambaran tentang dampak pandemi Covid-19 terhadap usaha peternakan ayam niaga pedaging dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan dan peternak ayam niaga pedaging di Kabupaten Banyumas.
ANALISIS KOMPARASI PENDAPATAN DAN EFISIENSI USAHA TERNAK KAMBING BERDASARKAN STRATA KEPEMILIKAN (STUDI KASUS) DI DESA MELUNG KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS Shintawati, Dyah Ayu; Hidayat, Nunung Noor; Mastuti, Sri
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan efisiensi usaha berdasarkan strata kepemilikan ternak kambing dan mengetahui perbedaan pendapatan dan efisiensi antara strata 1 (kepemilikan 6,56 SK) dan strata 2 (kepemilikan 2,61 SK) usaha ternak kambing skala kecil di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Metode penetapan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Non Probability Sampling yaitu dengan Sampling Jenuh (sensus) yaitu metode penarikan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Hal tersebut sering dilakukan apabila jumlah populasi kecil atau kurang dari 30 orang. Perolehan data berupa hasil wawancara dan data sekunder. Wawancara dilakukan secara langsung kepada responden sedangkan data sekunder diperoleh dari catatan dinas atau instansi pemerintah Desa Melung. Variabel yang diteliti yaitu penerimaan utama dan penerimaan sampingan, biaya produksi, produksi dan harga produk. Pendapatan dianalisis secara cash flow yaitu I=TR-TC dan Efisiensi dianalisis perbandingan R/C. Hasil analisis menunjukkan: 1). Pendapatan dari strata 1 adalah Rp433.311/SK sedangkan strata 2 sebesar Rp280.924/SK. Nilai R/C pada usaha ternak strata 1 yaitu 1,25 sedangkan strata 2 yaitu 1,21. ; 2). Hasil analisis komparatif menunjukan bahwa pendapatan dan efisiensi strata 1 lebih tinggi dibanding strata. Kesimpulannya adalah bahwa pendapatan dan nilai efisiensi strata 1 lebih tinggi dibandingkan dengan strata 2, hal ini karena skala kepemilikan ternak lebih banyak. Disarankan peternak untuk meningkatkan skala usaha, dan dukungan pemerintah terkait karena sebagian besar peternak terkendala terbatasnya modal usaha. Abstract of this research aims to determine income and business efficiency based on goat ownership strata and determine the differences in income and efficiency between strata 1 (6.56 SK ownership) and stratum 2 (2.61 SK ownership) of small-scale goat farming businesses in Melung Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency. The sample determination method in this research uses the Non Probability Sampling method, namely Saturated Sampling (census), which is a sampling method when all members of the population are used as samples. This is often done when the population is small or less than 30 people. Data obtained in the form of interviews and secondary data. Interviews were conducted directly with respondents while secondary data was obtained from official records or government agencies in Melung Village. The variables studied are main income and side income, production costs, production and product prices. Income is analyzed using cash flow, namely I=TR-TC and efficiency is analyzed by R/C comparison. The analysis results show: 1). Income from strata 1 is IDR 433,311/SK while strata 2 is IDR 280,924/SK. The R/C value for strata 1 livestock businesses is 1.25 while for strata 2 is 1.21. ; 2). The results of the comparative analysis show that the income and efficiency of strata 1 are higher than those of strata 1. The conclusion is that the income and efficiency value of strata 1 is higher than strata 2, this is because the scale of livestock ownership is greater. It is recommended that breeders increase their business scale, and get related government support because most breeders are constrained by limited business capital.
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI USAHA TERNAK ITIK PADA POLA PEMELIHARAAN YANG BERBEDA DI KABUPATEN BREBES Abidah, Ufairoh; Setianto, Novie Andri; Widiyanti, Rahayu; Hidayat, Nunung Noor
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan efisiensi usaha ternak itik pada pola pemeliharaan yang berbeda serta pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap pendapatan dan efisiensi usaha ternak itik pada kecamatan yang terpilih di Kabupaten Brebes. Metode pengambilan sampel yaitu metode survey. Sampel wilayah ditentukan dengan purposive sampling di Kabupaten Brebes dengan pertimbangan sebagai basis pengembangan ternak itik khususnya di Kecamatan Brebes, Bulakamba, dan Losari. Penentuan responden dengan metode cluster random sampling melalui peternak kelompok. Variabel independent yang diteliti yaitu jumlah kepemilikan ternak, curahan jam kerja, tingkat pendidikan, lama beternak, dan pola pemeliharaan terhadap variabel dependent yaitu pendapatan dan efisiensi usaha. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan, analisis efisiensi usaha, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar rataan pendapatan peternak usaha ternak itik pola pemeliharaan intensif sebesar Rp77.684.727,- dan semi intensif sebesar Rp51.947.750,- dalam periode satu tahun. Nilai R/C ratio intensif dan semi intensif yaitu 1,40 dan 1,36. Variabel independent berpengaruh nyata terhadap variabel dependent secara simultan. Jumlah kepemilikan ternak, curahan jam kerja, dan pola pemeliharaan berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan, sementara tingkat pendidikan berpengaruh nyata. Efisiensi usaha dipengaruhi secara nyata oleh curahan jam kerja. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola pemeliharaan intensif menghasilkan pendapatan lebih banyak dan lebih efisien dibandingkan dengan semi intensif.
PREVALENSI DAN PENGARUH KEBERSIHAN KANDANG TERHADAP KEJADIAN NEMATODIASIS PADA TERNAK KAMBING DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS Ayuwandari, Eka Aditya; Indrasanti, Diana; Yuwono, Endro
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.2.p161-168

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis nematoda, tingkat prevalensi, dan pengaruh kebersihan kandang terhadap kejadian nematodiasis pada ternak kambing di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei. Sampel ditentukan dengan rumus purposive sampling. Sampel berupa feses dari ternak kambing sebanyak 99 ekor. Feses yang diambil berasal dari kambing jantan dan betina dengan kategori umur cempe (umur 3-5 bulan), muda (umur 6-12 bulan), dan dewasa (>12 bulan). Variabel yang diamati yaitu jenis nematoda, prevalensi nematodiasis pada berbagai kategori kebersihan kandang, dan pengaruh kebersihan kandang terhadap kejadian nematodiasis. Pengujian feses yang digunakan yaitu uji apung dan Whitlock. Jenis nematoda, prevalensi nematodiasis dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis Chi-Square. Prevalensi nematodiasis di Kecamatan Sumbang memiliki peresentase 71,71%. Jenis telur cacing nematoda yang menginfeksi ternak kambing yaitu Ostertagia sp, Cooperia sp, Oesophagostomum sp, Bunostomum sp, Trichostrongylus sp, Strongyles sp, Strangyloides sp, Haemonchus sp, Capillaria sp, Trichuris sp. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara tingkat kebersihan kandang terhadap nematodiasis (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kebersihan kandang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian nematodiasis.
HUBUNGAN BOBOT BADAN INDUKAN DOMBA GARUT DAN BOBOT BADAN PEJANTAN DORPER FULL BLOOD TERHADAP BOBOT BADAN DOMBA F1 SAPIH DI PT AYODHYA AGRO ABADI Mumtaz, Abdul Karim; Haryoko, Imbang; Hidayat, Nunung Noor
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.2.p134-140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai aspek yang mempengaruhi pertumbuhan bobot domba F1 sapih dan potensi peningkatan produktivitas. Bobot badan dapat digunakan sebagai parameter produktivitas ternak yang dapat menjadi panduan dalam pemilihan bibit atau bakalan ternak. Selain itu, bobot badan juga dapat mempengaruhi nilai jual domba. Materi yang digunakan adalah domba indukan Garut sejumlah 30 ekor, domba pejantan Dorper Full Blood sejumlah 2 ekor dan domba peranakan F1 sapih sejumlah 30 ekor. Alat yang digunakan adalah timbangan digital dengan ketelitian dua desimal. Metode yang digunakan dengan regresi berganda yang sesuai untuk identifikasi korelasi dan signifikansi hubungan bobot badan indukan domba garut dan bobot badan pejantan dorper full blood terhadap bobot badan domba F1 sapih di PT Ayodhya Agro Abadi. Berdasarkan hasil penelitian menjelaskan Pemilihan bibit dengan keturunan unggul sangat mempengaruhi kualitas keturunan selanjutnya. Peternak patut mengetahui informasi lengkap tentang garis keturunan, dan pengetahuan mendalam tentang karakteristik genetik yang diinginkan. Pemilihan bibit yang baik dilakukan berdasarkan bobot badan, kemampuan produksi, penampilan fisik, dan kesehatan hewan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa nilai R square menunjukkan bahwa variabel X1 dan X2/D dapat menjelaskan variabel Y sebesar 30,6% sedangkan 69,4 % dijelaskan oleh faktor lain.
PENGARUH SUPLEMENTASI FITOGENIK TERHADAP ERITROSIT, KADAR HEMOGLOBIN, DAN NILAI HEMATOKRIT AYAM NIAGA PETELUR Kusuma, Selfia Anggraini; Ismoyowati, Ismoyowati; Rosidi, Rosidi
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.2.p141-149

Abstract

Penelitian “Pengaruh Suplementasi Fitogenik Terhadap Jumlah Eritrosit, Kadar Hemoglobin, dan Nilai Hematokrit Ayam Niaga Petelur” telah dilaksanakan pada 10 Juli - 3 September 2023, bertempat di Eksperimental Farm, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dan Laboratorium Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi fitogenik tepung bawang putih, sambiloto, jahe dan campuran ketiganya terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit ayam niaga petelur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap, terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali ulangan, sehingga terdapat 25 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri atas 4 ekor ayam. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam niaga petelur strain Hyline Brown sebanyak 100 ekor berumur 50 minggu. Perlakuan terdiri atas P0 : Pakan basal, P1 : Pakan basal + 2 % tepung bawang putih, P2 : Pakan basal + 2 % tepung sambilto, P3 : Pakan basal + 2 % tepung jahe dan P4 : Pakan basal + 2 % campuran tepung bawang putih, sambiloto dan jahe. Peubah yang diukur meliputi jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit. Analisis data menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa fitogenik dapat mempertahankan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit ayam niaga petelur pada keadaan normal. Jumlah eritrosit tertinggi diperoleh pada suplementasi tepung sambiloto. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fitogenik tepung sambiloto paling efektif untuk meningkatkan jumlah eritrosit dalam keadaan normal, begitu juga kadar hemoglobin dan nilai hematokrit.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAHE (Zingiber officinale) TERHADAP pH DAN WARNA ALBUMEN TELUR ASIN Nurachmarina, N; Santosa, Singgih Sugeng; Widyastuti, Titin
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.3.p284-290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung jahe terhadap pH dan warna albumen pada pembuatan telur asin. Jahe mengandung senyawa gingerol, shagaol, kurkumin dan zingerone yang dapat digunakan sebagai bahan pengawet serta pewarna alami. Penambahan tepung jahe pada pembuatan telur asin dapat meningkatkan kualitas telur asin. Penelitian ini mengunakan metode rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Analisis Variansi (ANAVA). Hasil yang berpengaruh dilanjutkan dengan menggunakan uji lanjut orthogonal polinomial. Perlakuan yang diuji dengan penambahan tepung jahe, yaitu P0 : tepung jahe 0%, P1 : tepung jahe 10%, P2 : tepung jahe 20%, dan P3 : tepung jahe 30%. Uji pH albumen telur asin diukur menggunakan alat yang dinamakan pH meter dan pengukuran whiteness index albumen telur itik asin menggunakan alat colorimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan pH albumen telur itik asin berkisar 7,08 - 7,81 dan whiteness index berkisar 64,14 – 85,86. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung jahe dapat mempengaruhi pH dan whiteness index telur asin.
PENGARUH LAMA OZONISASI TERHADAP TOTAL PADATAN DAN VISKSOSITAS SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) Hidayat, Taufik Nur; Santosa, R. Singgih Sugeng; Ifani, Merryafinola
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.2.p169-176

Abstract

Taufk Nur Hidayat. The research is entitled "The Effect of Ozonization Time on Total Solids and Viscosity of Etawa Crossbreed Goat Milk (PE)". This research aims to determine the effect of time ozonization of Etawa crossbreed goat milk on total solids and viscosity. This research was carried out experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) which contained 5 treatments and 4 replications so that there were 20 experimental units. The materials used in this research were using Etawa crossbreed goat milk and equipment in the form of an ozone generator, with an ozone concentration used of 1000 mg/hour, an ice box as a place to store milk samples, a 1000 ml glass jar, 50 ml bakerglass, 300 ml jar bottle. ml, glass stirrer, label, tissue, lactoscan, and viscometer. The treatments used were ozonation periods of 0, 20, 40 and 60 seconds. The important variables observed in this research are total solids and viscosity. The results of the data obtained from the research that has been carried out are then analyzed using ANOVA. The results of the research on total solids and milk viscosity did not have a significant effect. The conclusion obtained from the research is that the length of ozonation has no effect on the total solids and viscosity of Etawa Peranakan goat milk (PE).​
PENGARUH PENGGUNAAN COMPLETE RUMEN MODIFIER DALAM PAKAN YANG DISUSUN BERDASARKAN INDEKS SINKRONISASI PROTEIN ENERGI TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN BAHAN KERING PAKAN DOMBA Khasan, Khasan; Suhartati, Fransisca Maria; Haryoko, Imbang
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi antara penggunaan Complete Rumen Modifier(CRM) dalam pakan yang disusun berdasarkan Indeks Sinkronisasi Protein Energi (ISPE) terhadap konsumsi dan kecernaan bahan kering pakan domba. Penelitian ini sudah dilaksanakan selama 4 bulan yang dimulai dari bulan Mei sampai bulan September 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2x2 dengan menggunakan bobot badan domba sebagai kelompok dan pengulangan sebanyak 5 kali. Perlakuan yang diberikan ada 4, yaitu P1 = Pakan tanpa penggunaan CRM dengan Indeks Sinkronisasi Protein Energi (SPE) 0,6, P2 = Pakan dengan penggunaan CRM 1% dari BK pakan dan Indeks Sinkronisasi Protein Energi (ISPE) 0,6, P3 = Pakan tanpa penggunaan CRM dengan Indeks Sinkronisasi Protein Energi (ISPE) 0,7, dan P4 = Pakan dengan penggunaan 1% CRM dari BK pakan dengan Indeks Sinkronisasi Protein Energi (ISPE) 0,7. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah konsumsi dan kecernaan bahan kering pakan domba. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANAVA kemudian diuji lanjut menggunakan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa pakan yang menggunakan CRM 1% dan disusun berdasarkan indeks SPE 0,7 merupakan pakan terbaik ditinjau berdasarkan konsumsi dan kecernaan bahan kering pakan domba.
Pengaruh perendaman daging itik afkir dengan menggunakan sumber enzim dan lama perendaman yang berbeda terhadap keempukan, pH, warna dan rasa Fuzihastin, Nikke Trirana; Rahardjo, Agustinus Hantoro Djoko; Santosa, R. Singgih Sugeng
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 3 (2024): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.3.p297-302

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman menggunakan sumber enzim dan lama perendaman berbeda terhadap keempukan, pH, warna dan rasa. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x2, 6 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu perendaman daging itik afkir menggunakan ekstrak nanas selama 30’, 45’, 60’ dan daging itik afkir direndam menggunakan ekstrak pepaya selama 30’, 45’, dan 60’. Variabel yang diamati pada penelitian yaitu keempukan, pH, rasa dan warna daging itik afkir. Data analisis menggunakan analisis variansi dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Perendaman daging itik afkir menggunakan ekstrak nanas dan ekstrak pepaya dengan waktu perendaman berbeda sangat berpengaruh nyata terhadap keempukan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pH. Penggunaan enzim bromelin dengan lama perendaman 45’ menghasilkan daging lebih empuk dibandingkan dengan penggunaan enzim papain. Nilai rata-rata daging itik afkir yang direndam menggunakan ekstak nanas dengan lama perendaman 30’ cenderung menghasilkan tidak ada perbedaan rasa sedangkan lama perendaman 30’ dengan menggunakan ekstak pepaya cenderung menghasilkan rasa pahit. Nilai rata-rata dengan lama perendaman 45’ pada enzim berbeda menghasilkan warna yang cenderung lebih pucat. Kesimpulan lama perendaman dapat mempengaruhi tingkat keempukan, warna dan rasa. Kata kunci: Daging itik afkir, ekstrak enzim protease, keempukan, rasa, warna. ABSTRACT This research aims to determine the effect of soaking using different enzyme sources and soaking times on tenderness, pH, color and taste. This research was carried out experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) with a 3x2 factorial pattern, 6 treatments and 4 replications. The treatment given was soaking the rejected duck meat using pineapple extract for 30', 45', 60' and the rejected duck meat using papaya extract for 30', 45', and 60'. The variables observed in the research were tenderness, pH, taste and color of cull duck meat. Data analysis uses variance analysis with a follow-up Honestly Significant Difference (BNJ) test. Soaking cull duck meat using pineapple extract and papaya extract with different soaking times had a significant effect on tenderness but had no significant effect on pH. Using the bromelain enzyme with a soaking time of 45' produces more tender meat compared to using the papain enzyme. The average value of cull duck meat soaked using pineapple extract with a soaking time of 30' tends to produce no difference in taste, while soaking for 30' using papaya extract tends to produce a bitter taste. The average value with a soaking time of 45' in different enzymes produces colors that tend to be paler. Conclusion: soaking time can affect the level of tenderness, color and taste. Key words: cull duck meat, protease enzyme extract, tenderness, taste, color.

Filter by Year

2019 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 3 (2024): JURNAL ANGON Vol 6 No 3 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): JURNAL ANGON Vol 6 No 2 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 1 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 2 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 1 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 3 (2022): JURNAL ANGON Vol 4 No 3 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 2 (2022): JURNAL ANGON Vol 4 No 2 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 1 (2022): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 1 (2022): JURNAL ANGON Vol 3 No 3 (2021): JURNAL ANGON Vol 3 No 3 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 2 (2021): JURNAL ANGON Vol 3 No 2 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 1 (2021): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 3 No 1 (2021): JURNAL ANGON Vol 2 No 3 (2020): JURNAL ANGON Vol 2 No 3 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 2 No 2 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 2 No 2 (2020): JURNAL ANGON Vol 2 No 1 (2020): JURNAL ANGON Vol 2 No 1 (2020): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 3 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 2 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 1 No 1 (2019): ANGON: Journal of Animal Science and Technology More Issue