cover
Contact Name
Ediyanto
Contact Email
ediyanto@upnyk.ac.id
Phone
+6281578718429
Journal Mail Official
ediyanto@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tambak Bayan No.2, Janti, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Geomatika
ISSN : 2962651X     EISSN : 2962651X     DOI : https://doi.org/10.31315/imagi
Core Subject : Engineering,
IMAGI adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Geomatika UPN “Veteran” Yogyakarta. Jurnal ini memuat hasil studi dan penelitian bidang geodesi dan geomatika. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini bersifat terbuka untuk ilmuwan, peneliti, mahasiswa dan cendekiawan lainnya yang ingin mempublikasikan hasil studi atau penelitiannya. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menjadi wahana bagi para ilmuwan dan akademisi untuk berbagi, bertukar dan mendiskusikan berbagai isu dan perkembangan ilmu Geodesi dan Geomatika. Jurnal ini menerima makalah dari universitas terkemuka di seluruh Indonesia, universitas luar negeri, lembaga pemerintah dan swasta lainnya. Semua naskah harus disiapkan dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia dan harus melalui proses peer-review. Topik yang dapat disajikan pada jurnal ini meliputi : Pengembangan dan aplikasi ilmu geodesi dan geomatika, survey pemetaan dan GNSS, pertanahan, Sistem Informasi Geografis (SIG), Pengindraan Jauh, Fotogrametri, Hidrografi, Geografi, Geologi dan Kebencanaan.
Articles 98 Documents
Persebaran Pasar Tradisional di Wilayah Kabupaten Bantul Berdasarkan Waktu Harian Jawa Berbasis WebGIS Susilo, Novanto Putro; Laduni, Rusyud Al
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 4 No. 1 (2024): April Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v4i1.13326

Abstract

Harian Pon, Wage, Kliwon, Legi dan Pahing adalah hari-hari yang terdapat pada Kalender Jawa yang diciptakan pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613–1645), raja ketiga dari Kesultanan Mataram. Pasar tradisional di wilayah Kabupaten Bantul masih mengikuti waktu buka berdasarkan hari-hari dalam Kalender Jawa. Namun, informasi mengenai lokasi pasar tradisional di wilayah Kabupaten Bantul beserta waktu bukanya berdasarkan harian Jawa masih sangat minim. Saat ini, perkembangan WebGIS memungkinkan penyediaan informasi data geospasial yang akurat dan sistem analisis yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan kemudahan akses informasi melalui WebGIS, masyarakat dapat dengan mudah mencari Lokasi pasar tradisional di Kabupaten Bantul beserta waktu bukanya berdasarkan harian Jawa. WebGIS ini dirancang menggunakan framework Codeigniter dan Bootstrap dengan proses coding menggunakan bahasa pemograman Javascript, HTML, dan CSS. Hasil perancangan WebGIS Pasar Tradisional Kabupaten Bantul diunggah ke web hosting agar dapat diakses oleh masyarakat luas melalui web broswer. Hasil pengujian metode black box dan system usability scale menunjukkan bahwa WebGIS dapat menampilkan seluruh fitur yang ada dan berhasil berjalan dengan baik sesuai dengan fungsional semestinya serta mudah diakses dengan perangkat laptop dan smartphone.
Optimalisasi Rute Tempat Wisata Kuliner Gudeg di Kota Yogyakarta Berbasis Webgis Fatmawati, Melinda
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 4 No. 1 (2024): April Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v4i1.13328

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah Sistem Informasi Geografis (SIG), mempercepat akses dan meningkatkan kemudahan penggunaan. Koneksi internet yang semakin mudah dapat meningkatkan manfaat dan nilai aplikasi SIG di berbagai bidang, termasuk pariwisata. Salah satu aplikasi SIG adalah dalam memetakan lokasi pariwisata kuliner, seperti yang terjadi di Kota Yogyakarta yang kaya akan warisan kuliner Jawa. Meskipun potensi wisata kuliner di Yogyakarta mendukung, tantangan yang dihadapi adalah dalam mengoptimalkan pengalaman wisatawan, terutama dalam menavigasi banyaknya lokasi makan, seperti yang dihadapi oleh pecinta kuliner gudeg. Untuk mengatasi tantangan tersebut, pengembangan WebGIS menjadi solusi yang menarik. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan algoritma rute terbaik, WebGIS optimalisasi rute dapat memberikan rekomendasi rute optimal bagi wisatawan kuliner, memudahkan pengguna dalam menemukan dan menikmati beragam kuliner unik yang ditawarkan oleh Kota Yogyakarta. Penggunaan Leaflet JavaScript sebagai alat bantu dalam implementasi WebGIS memberikan solusi yang efektif. Dengan kemampuan Leaflet Routing Machine dalam mencari lokasi kuliner gudeg terdekat dan memberikan opsi jarak dari lokasi pengguna, pengalaman pencarian dan navigasi pengguna dapat ditingkatkan secara signifikan, khususnya di wilayah Kota Yogyakarta yang menjadi pusat kegiatan wisata kuliner.
Dampak Emisi PLTU Suralaya terhadap Konsentrasi PM2.5 di Jakarta Raya: Analisis Spasio-Temporal Berbasis Citra Satelit MODIS (2019-2022) Ramdhanu, Lalu Teguh Purnama; Salsabila, Shada; Jaelani, Lalu Muhamad
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v4i2.13765

Abstract

Salah satu polutan udara yang menjadi perhatian utama adalah Particulate Matter 2.5 (PM2.5), yang salah satunya bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil, seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).Penelitian ini mengkaji dampak emisi PLTU Suralaya, yang berlokasi di Banten, terhadap konsentrasi PM2.5 di Jakarta Raya. Lokasi PLTU yang relatif dekat dengan Jakarta Raya menjadi dasar pemilihan objek studi ini. Penelitian ini memanfaatkan data citra satelit karena keunggulannya dalam hal cakupan wilayah, frekuensi pengamatan, dan efisiensi biaya operasional. Data satelit yang digunakan adalah Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) untuk menganalisis konsentrasi PM2.5 yang diperoleh dari Aerosol Optical Depth (AOD) melalui konversi menggunakan algoritma R. Li dkk. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara arah angin dengan konsentrasi PM2.5 di Jakarta Raya. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa PLTU Suralaya tidak terbukti secara signifikan mempengaruhi konsentrasi PM2.5 di Jakarta Raya.
Strategi Meningkatkan Daya Tarik Wisata Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo Rahmawaty, Mitha Asyita; Alhakim, M. T.; Harjanti, I. M.; Anggraini, P.
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v4i2.13770

Abstract

Pantai Jatimalang terkenal dan menarik pengunjung dari dalam dan luar daerah, termasuk wisatawan asing. Namun, jumlah pengunjung mengalami fluktuasi setiap tahun. Untuk mempertahankan minat wisatawan, pengembangan Pantai Jatimalang perlu direncanakan, mengingat infrastruktur pendukung pariwisata masih kurang memadai. Kegiatan wisata juga harus diperluas untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan keberlanjutan objek wisata. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan objek wisata ini. Menurut hasil analisis pada penelitian ini Penerapan stategi pengembangan dibagi kedalam strategi S-O dan S-T yang digunakan untuk memanfaatkan seluruh kekuatan dan memaksimalkan peluang sebesar-besarnya dan  menghindari/mengatasi ancaman yang ada .Strategi W-O yang digunakan untuk memperbaiki kelemahan dan menggunakan peluang serta menghindari ancaman. Hal ini dapat meningkatkan pengalaman pengunjung sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Analisis Perubahan Volume Lahan Pasca Kegiatan Galian Berbasis UAV dengan Evaluasi DEMNAS sebagai Permukaan Awal Budiyono, Anugerah Satria Pradana
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 5 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v5i2.14913

Abstract

Permukaan bumi terus berubah akibat aktivitas alam dan manusia seperti penambangan, pembangunan, reklamasi, longsor, dan erosi. Perubahan ini meninggalkan jejak berupa material yang tergali, berpindah, atau tertimbun, sehingga perhitungan volume perubahan permukaan penting untuk menilai dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model elevasi dan ortofoto berketelitian tinggi melalui integrasi metode GNSS statik dan fotogrametri udara berbasis Structure from Motion (SfM), serta mengevaluasi penggunaan DEMNAS sebagai acuan permukaan dasar dalam estimasi volume perubahan lahan. Empat titik kontrol tanah ditentukan dengan metode GNSS statik selama 1 jam (interval 1 Hz) dengan ketelitian rata-rata 8 mm (Northing), 10 mm (Easting), dan 3,7 mm (Elevasi). Titik-titik tersebut menjadi acuan pengukuran Ground Control Point (GCP) dan Independent Check Point (ICP). Foto udara diolah menggunakan Agisoft Metashape dengan algoritma Cloth Simulation Filtering (CSF) untuk pemisahan permukaan tanah. Hasilnya berupa ortofoto beresolusi 2,05 cm/pixel dengan ketelitian horizontal CE90 sebesar 0,027 m dan DTM beresolusi 3,39 cm/pixel dengan ketelitian vertikal LE90 sebesar 0,030 m. Estimasi volume pada area 3.670 m² memiliki ketelitian ±110,1 m³, sedangkan perbandingan DTM UAV terhadap DEMNAS menunjukkan selisih 13.355,72 m³ (ketelitian relatif 0,82%).
Integrasi Metode Resistivitas dan Pemetaan Hidrogeologi Dalam Penentuan Zona Pemanfaatan Air Tanah Berkelanjutan Di Cekungan Airtanah Soe, Nusa Tenggara Timur Wibowo, Eko; Ulfa, Uli; Sarastika, Tiara; Rahman, Muhammad Gazali
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 5 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v5i2.15730

Abstract

Kekeringan yang terjadi secara periodik di wilayah Soe menimbulkan tekanan besar terhadap kebutuhan dan ketersediaan air baku, sehingga diperlukan strategi pengelolaan airtanah yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan arah aliran airtanah melalui integrasi metode resistivitas dan pemetaan hidrogeologi. Pengukuran dilakukan menggunakan konfigurasi Schlumberger pada 14 titik sounding dengan bentangan maksimum 500 meter. Hasil pengolahan menunjukkan tiga sistem akuifer, yaitu menggantung, bebas, dan tertekan. Akuifer produktif utama terdapat pada batuan karbonat dengan nilai resistivitas 30–150 Ohmmeter, sedangkan lapisan penutup berupa napal memiliki resistivitas rendah (<10 Ohmmeter). Berdasarkan peta muka airtanah dan analisis anisotropi, aliran airtanah bergerak dari bagian utara menuju selatan daerah penelitian serta sebagian mengarah ke tenggara dan barat daya mengikuti gradien topografi. Integrasi hasil geolistrik dan hidrogeologi ini efektif untuk menentukan zona konservasi dan pemanfaatan airtanah berkelanjutan sebagai langkah mitigasi kekeringan.
Perbandingan Akurasi UAV Multirotor dan Fixed Wing Berbasis Post Processing Kinematic (PPK) untuk Pemetaan Skala Besar Maharani, Monica; Azis, Anbi
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 5 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v5i2.15792

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) telah menghadirkan alternatif survei pemetaan yang lebih efisien dibandingkan metode terestrial konvensional. Namun demikian, akurasi hasil pemetaan sangat bergantung pada metode georeferencing, khususnya penggunaan Ground Control Point (GCP) dan pendekatan Post Processing Kinematic (PPK). Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat akurasi UAV tipe Multirotor (DJI Phantom 4 RTK) dan Fixed Wing (VTOL) berbasis PPK, baik dengan maupun tanpa kombinasi GCP, untuk menentukan efektivitasnya dalam pemetaan berskala besar. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat dengan luas ±24 hektar. Data dikumpulkan melalui akuisisi udara dan pengukuran GCP/ICP, kemudian diolah menggunakan perangkat lunak Emlid Studio dan Agisoft Metashape. Hasil uji akurasi menunjukkan model DJI Phantom 4 RTK dengan 3 GCP menghasilkan ketelitian vertikal terbaik (LE90 = 0,104 m), sedangkan model tanpa GCP memiliki ketelitian horizontal tertinggi (CE90 = 0,059 m). Sementara itu, UAV VTOL memberikan akurasi vertikal lebih baik dibanding DJI Phantom 4 RTK tanpa GCP. Analisis visual memperlihatkan perbedaan tajam tekstur dan ketajaman objek akibat variasi tinggi terbang dan spesifikasi kamera. Kesimpulannya, kombinasi metode PPK dengan tambahan minimal GCP mampu meningkatkan akurasi vertikal secara signifikan, sedangkan UAV Multirotor lebih unggul pada akurasi horizontal.
Pemantauan Kondisi Fisik Bendungan Sermo Bertipe Beton Melalui Model Tiga Dimensi Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle Tiara Alda Megapratiwi; Yudinugroho, Maulana
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 5 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v5i2.15960

Abstract

Bendungan merupakan infrastruktur penting dalam mengatur aliran air dan membentuk waduk, serta memiliki berbagai manfaat seperti irigasi air baku, PLTA, dan pengendalian banjir. Setiap bendungan memiliki resiko mengalami deformasi akibat pembebanan struktur dan beban air, yang jika melebihi batas toleransi maka dapat menyebabkan kerusakan serius dan dalam menguranginya perlu dilakukan pemantauan untuk resiko multidisaster di Bendungan Sermo. Maka dilakukan pemantauan kesehatan bendungan untuk mendeteksi dan mengurangi kerusakan pada kondisi fisik Bendungan Sermo. Pemantauan kerusakan dilakukan menggunakan wahana UAV dalam pemotretan objek bendungan bertipe beton dengan rekonstruksi data foto udara menjadi model tiga dimensi. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan algoritma SfM-MVS untuk pemodelan tiga dimensi untuk dapat dilakukan identifikasi dan pengukuran kerusakan secara visual melalui model tiga dimensi. Akurasi pada model tiga dimensi dengan metode Missing Line Measurement (MLM) menghasilkan nilai RMSE 0,052 meter dan hasil kerusakan yang terdeteksi melalui model tiga dimensi yaitu terdapat lima rembesan di hilir, satu retakan, 11 endapan, dan dua vegetasi liar serta terdapat kerusakan yang tidak terdeteksi melalui model tiga dimensi yaitu dua pengelupasan dan satu retakan. Oleh karena itu, pendekatan ini efektif untuk pemantauan fisik Bendungan Sermo karena memberikan visual objek dan dapat menjangkau area yang sulit dilalui manusia sehingga berpotensi mendukung upaya mitigasi kerusakan.

Page 10 of 10 | Total Record : 98