cover
Contact Name
I Wayan Suky Luxiana
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
info.jurnalcsj@gmail.com
Editorial Address
Editorial Office of Community Services Journal (CSJ) Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar, Tel/Fax: (0361) 223858, 081547397113/(0361) 235073 Email: info.jurnalcsj@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Community Services Journal (CSJ)
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 26549360     EISSN : 26549379     DOI : https://doi.org/10.22225/csj
Core Subject : Social,
Community Service Journal (CSJ) is published by the community service department, Universitas Warmadewa. The main aim of this journal is to publish original articles based on the latest knowledge, research, and applied research as well as the latest scientific developments in Community Services, People, Local Food Security, Training, Marketing, Appropriate Technology, Design, Community Empowerment, Social Access, Student Community Services, Border Region, Less Developed Region, Education for Sustainable Development. This journal is open to academics, graduate and postgraduate students, practitioners, and individuals who have an interest in community services issues. This journal is published 2 times a year in June and December. The language used in this journal is Bahasa Indonesia.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2023)" : 7 Documents clear
Pemberdayaan Serati Banten Melalui Pelatihan Regenerasi Serati Banten dan Sosialisasi Digital Marketing untuk Meningkatkan Produktifitas UMKM Serati Banten di Desa Batuan Gianyar Putu Eka Trisna Dewi; I Nyoman Suargita; Ni Kadek Astariani; Putu Gede Denny Herlambang; Tjokorda Gde Agung Wijaya K.S
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.81-87

Abstract

Bali adalah daerah dengan adat budaya yang masih terjaga dengan baik. Batuan adalah satu diantara banyak nya desa di Gianyar yang masih melestarikan adat dan budayanya dari dulu hingga saat ini. Di Bali dikenal dengan banyak dan padatnya upacara keagamaan dan upacara adat yang disetiap prosesinya menggunakan upakara yang disebut banten. Serati banten merupakan ujung tombak dari semua kegiatan upacara yang digelar. Serati Banten merupakan seseorang yang memiliki keahlian, baik dari segi etika maupun kemampuan, dalam membuat perlengkapan upacara keagamaan khususnya banten dan sesaji di lingkungan masyarakat Hindu. Banten yang dibuat harus berlandaskan rasa tulus ikhlas dan etika yang baik sehingga meningkatkan arti serta makna suatu upacara. Melihat begitu pentingnya peran serati banten dalam aktifitas adat dan keagamaan di Bali maka Universitas Ngurah Rai melalu program pengabdian kepada masyarakat KAT Kelompok 1 menggelar pelatihan regenerasi serati banten dan sosialisasi dan pelatihan digital marketing untuk meningkatkan produktifitas UMKM serati banten di Desa Batuan Gianyar. Universitas Ngurah Rai melalui KAT UNR Kelompok 1 juga menyerahkan bantuan alat produksi prodiksi banten yang diserahkan oleh ketua dosen pendamping bersama dosen pendamping lainya kepada ketua serati banten dan anggotanya.
Pendampingan Akuntansi dan Keuangan Bumdes Panca Sedana Sari Desa Bunutin Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli Ida I Dewa Ayu Mas Manik Sastri; Ni Putu Pertamawati; I Wayan Sudemen
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.69-74

Abstract

Desa Bunutin merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. PKM ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat adanya beberapa permasalahan yang dihadapi BUMDes Panca Sedana Sari Bunutin yaitu: (1) Sumberdaya manusia, (2) Jenis usaha, (3) Permodalan, (4) Profesionalitas, (5) Dukungan dan kepercayaan masyarakat dan (6) Perencanaan. Melalui BUMDes diharapkan antar Lembaga yang ada di masyarakat saling bersinergi untuk lebih maksimal menciptakan kesejahteraan masyarakat yang setara. Pendirian Bumdes didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya meningkatkan kesejaheraan masyarakat. Oleh karena itu perlu upaya yang serius untuk menjadikan pengelolaan BUMDes tersebut berjalan secara efektif, efisien, professional dan mandiri. Penyusunan laporan keuangan pada setiap entitas perlu dilaksanakan, tidak terkecuali pada BUMDes. Laporan keuangan menjadi gambaran penting di dalam melihat posisi keuangan dan kinerja keuangan unit usaha. Laporan keuangan yang tersaji masih menggunakan system manual dan belum sesuai dengan standar akuntansi keuangan, hal ini dapat diatasi dengan mengajarkan pengelola menggunakan program akuntansi berbasis computer. Pengelolaan manajemen usaha belum memadai, yang akan diatasi dengan memberikan pengetahuan tentang manajemen bisnis sehingga dapat memanfaatkan potensi masyarakat secara optimal. Dari hasil pengabdian yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2023 yang diikuti oleh seluruh BUMDes se kabupaten Bangli, menemukan bahwa sebagian besar pengurus BUMDes belum melaporkan kegiatan usahanya dalam bentuk laporan keuangan karena keterbatasan memahami istilah akuntansi dan proses akuntansi. Hanya 27 BUMDes yang sudah berkembang yang mampu menyusun laporan keuangan dan menerima penjelasan mengenai pembinaan akuntansi dan keuangan BUMDes. Tahun berikutnya kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengharapkan Universitas Warmadewa melanjutkan pengabdian yang sama dengan topik yang berbeda dan lebih detail membimbing pengurus BUMDes dalam menyusun laporan keuangan.
Edukasi Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Pengelolaan Sampah, serta Pelatihan Literasi Finansial pada STT Wira Dharma, Desa Bangbang, Bangli Dharmesti Wijaya; Anak Agung Gede Indraningrat; Ida Ayu Agung Idawati; Wahyu Antari Wijaya
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.50-54

Abstract

Mitra pada kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah pengurus STT Wira Dharma Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Berdasarkan diskusi dengan mitra yang dalam hal ini diwakili oleh Perbekel Desa Bangbang dan Ketua STT Wira Dharma, diketahui bahwa pengelolaan sampah domestik oleh masyarakat masih kurang baik. Kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah plastik dan melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum membuang sampah juga masih perlu ditingkatkan. Selain itu, perilaku masyarakat yang masih suka buang air di pinggir jalan/ persawahan juga menyebabkan permasalahan seperti lingkungan menjadi bau dan tidak sehat, serta dapat menjadi sumber penyakit. Hal lain yang dirasa perlu untuk dicarikan solusi adalah mengenai kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Hal tersebut terlihat jelas setelah pandemi melanda dimana pemasukan masyarakat hilang atau mengalami penurunan dan menjadi kesulitan ekonomi akibat tidak mempersiapkan dana darurat maupun investasi ketika masih memiliki penghasilan tetap. Oleh karena itu, dalam kegiatan PKM ini dilaksanakan pemberdayaan mitra sebagai kader dalam penerapan PHBS dan pengelolaan sampah yang baik di masyarakat. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemberian materi mengenai literasi finansial dan pelatihan pengelolaan keuangan yang baik untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas secara finansial. Metode yang dilakukan adalah dengan focus group discussion, serta penyuluhan dan pelatihan terkait PHBS, pengelolaan sampah, dan literasi finansial. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra terkait materi yang diberikan, yaitu dari nilai rata-rata 76/100 menjadi 94/100 setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa mitra sudah mulai melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik, serta telah belajar melakukan recycle sampah organik dengan melakukan composting menggunakan bantuan yang diberikan tim PKM.
PKM Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kelompok Petugas Pemungut Sampah dan Pengembangan Bank Sampah di Banjar Batu Bintang Desa Dauh Puri Kelod Denpasar Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.55-61

Abstract

Pemerintah telah secara gencar mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang meliputi: mencuci tangan memakai sabun, memakai masker apabila bepergian, mengikuti etika bersin dan batuk, menjaga asupan makanan bergizi dan melakukan aktivitas fisik yang cukup khususnya di masa pandemi COVID-19. Penerapan PHBS ini semakin tinggi urgensinya pada kelompok petugas kebersihan mengingat tingginya intensitas paparan terhadap sampah dan berbagai macam kotoran yang dapat menularkan berbagai macam penyakit. Kegiatan kemitraan kepada masyarakat (PKM) ini akan difokuskan pada kelompok petugas kebersihan di Banjar Batu Bintang Desa Dauh Puri Kelod Denpasar tentang PHBS dan bantuan alat perlindungan diri di kalangan petugas kebersihan. Selain itu, kegiatan juga akan difokuskan untuk mendesain program bank sampah untuk mengatasi masalah sampah dan menambah pemasukan bagi mitra. Kegiatan PKM ini akan terdiri dari sosialisasi, focus group discussion, pemaparan materi, pre-test dan post-test, yang diakhiri dengan evaluasi dan monitoring secara berkala selama 3 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan kader telah memahami dan mempraktekkan konsep PHBS seperti mencuci tangan memakai sabun yang baik dan benar. Selain itu pemahaman kader akan konsep PHBS secara signifikan telah ditunjukkan dengan peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test sebesar 30%. Mitra mendapatkan pemahaman baru tentang konsep bank sampah namun saat ini masih terkendala dengan lokasi pembangunan bank sampah dan untuk sementara mitra bekerja sama dengan bank sampah terdekat. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa mitra sudah menggunakan fasilitas yang diberikan seperti gerobak sampah, sepatu boots, jas hujan dan sarung tangan untuk mendukung aktivitas mengumpulkan sampah.
PEMBERDAYAAN UMKM, PENCEGAHAN STUNTING, DAN REVITALISASI DESTINASI EKOWISATA DI KELURAHAN PENATIH, KECAMATAN DENPASAR TIMUR, KOTA DENPASAR Ade Ruly Sumartini; Ni Luh Putu Indiani; Luh Gede Pande Sri Eka Jayanti
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.62-68

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Kelurahan Penatih adalah permasalahan ekonomi terkait potensi jangkauan pemasaran UMKM yang belum optimal. Di samping permasalahan tersebut, di Kelurahan Penatih terdapat anak-anak yang mengalami stunting. Permasalahan yang tak kalah penting adalah mengenai destinasi ekowisata yang belum maksimal pengelolaannya. Dengan permasalahan yang dihadapi Kelurahan Penatih tersebut maka solusi yang diberikan adalah sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pemasaran digital bagi UMKM. Kegiatan ini diawali dengan observasi ke beberapa UMKM, mengedukasi pelaku UMKM tentang pentingnya promosi produk/usaha secara digital seperti melalui media sosial. Sebagai solusi permasalahan stunting, tim pengabdian melakukan sosialisasi pencegahan stunting bagi seluruh kader posyandu di Kelurahan Penatih. Metode pelaksanaan program ini yaitu edukasi pencegahan stunting dengan narasumber yang ahli di bidangnya dengan materi ciri-ciri anak stunting, faktor penyebab, dampak, serta pencegahan dan penanganan stunting. Sementara itu, untuk permasalahan pengelolaan potensi ekowisata, solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai pelestarian serta promosi ekowisata. Tim Pengabmas membantu merancang dan memasang papan nama, denah, sekaligus membuatkan video promosi Ekowisata Subak Anggabaya. Keberhasilan kegiatan dapat dilihat dari terlaksananya semua kegiatan dengan baik dan menghasilkan luaran yang jelas. Kegiatan pelatihan perlu dilanjutkan ke depannya dengan materi lanjutan untuk semakin meningkatkan pemahaman masyarakat dan ketercapaian tujuan kegiatan pengabdian.
Economic Order Quantity (EOQ) Application to Raw Material Inventory Control for SME's Jahroni; Moh Muksin
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.88-98

Abstract

The application of the Economic Order Quantity (EOQ) method in managing raw material supplies for Pempek Isti, a micro, small, and medium enterprise (MSME) specializing in Palembang's culinary specialty, Pempek. The study reveals that the current raw material supply management is inefficient, leading to frequent shortages or excess orders, resulting in additional costs and inefficiencies. To tackle this issue, the study proposes the implementation of the EOQ analysis to minimize inventory costs and maximize profits. The research focuses on determining the optimal order quantities for three key raw materials: ikan tenggiri, sago flour, and eggs. After conducting the EOQ analysis, the study identifies the optimal order quantities as 37kg for mackerel fish, 44kg for sago flour, and 7kg for eggs. Furthermore, the study calculates the reorder points for each raw material based on the EOQ method, resulting in 8.36kg for mackerel fish, 8.19kg for sago flour, and 3.23kg for eggs. By implementing the EOQ method, Pempek Isti MSME can accurately estimate the required quantities of raw materials for Pempek production throughout the year. The calculations consider safety stock and lead time, enabling the determination of reorder points and maximum order quantities for each raw material. This information serves as a valuable reference for effectively managing the MSME's raw material supply chain. Overall, the application of the EOQ method is crucial in ensuring an efficient supply chain for Pempek Isti MSME. By implementing proper planning, control, and supervision of raw materials, the company can minimize costs, prevent stockouts, and avoid excessive inventory. This study provides valuable insights into optimizing inventory management, particularly in the context of MSMEs operating in the culinary industry.
Kebijakan Pengelolaan Sampah di Desa Pangsan I Nyoman Sutama
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.75-80

Abstract

Persoalan sampah saat ini sudah merupakan persoalan yang sangat kompleks, karena itu harus ditangani secara komprehensif. Kebijakan persoalan sampah sudah tertuang mulai dari tataran undang-undnag, peraturan pemerintah, peraturan daerah, peraturan gubernur, terkait hal tersebut Desa Pangsan membuat rancangan peraturan desa yang berkenaan dengan pengelolaan sampah. Dalam pengelolaan sampah pendekatan yang digunakan melalui pendekatan hulu sampai ke hilir. Pendekatan dari hulu sudah dilaksankaan di Desa Pangsan dengan adanya rancangan peraturan desa tentang kebersihan, keindahan, ketertiban dan kesehatan lingkungan. Namun pengelolaan sampah belum optimal karena belum diaturnya kewajiban pemilahan sampah oleh pedagang, pasar, dan bengkel. Demikian juga dalam pendekatan hilir belum optimal karena dalam rancangan tersebut belum mengatur tentang bank sampah, tetapi hal ini bisa diantisipasi dalam perbaikan rancangan peraturan desa tersebut atau melalui keputusan kepala desa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7