Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,098 Documents
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Fikih Materi Hutang Piutang Melalui Metode Role Play Siswa Kelas IX.5 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 1 Pesisir Selatan
Fithidayati Fithidayati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3648
Penlitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Fiqih pada siswa kelas IX.5 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pesisir Selatan pada materi hutang piutang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan Kelas (action research). Tindakan dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas beberapa tahap yaitu : tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek dalam tindakan ini adalah seluruh siswa kelas IX.5 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pesisir Selatan sebanyak 32 siswa. Alasannya karena pada siswa kelas IX.5 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pesisir Selatan mengalami masalah pada hasil belajar mata pelajaran Fiqih yaitu banyaknya siswa yang kurang memenuhi nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan oleh madrasah. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumenter yang berupa hasil mata pelajaran fiqih materi hutang piutang serta hasil belajar materi sebelum tindakan atau pra siklus. Selain itu untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan teknik tes. Sedangkan wawancara untuk mengetahui keadaan permasalahan sebelum tindakan, dan teknik observasi untuk mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran. Data penelitian yang terkumpul terutama hasil belajar siswa pada materi hutang piutang dianalisis menggunakan metode deskriptif prosentase. Indikator kinerja dikatakan berhasil jika secara individual siswa mencapai nilai 80 sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh madrasah. Secara klasikal jika siswa mencapai nilai 80 sebanyak 85% dari seluruh siswa yang hadir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa pada materi hutang piutang. Nilai siswa sebelum tindakan rata-rata kelas 59 dengan prosentase hanya 30% Meningkat pada tindakan siklus 1 rata-rata kelas menjadi 71,5 dengan prosentase ketuntasan 66,6% dari seluruh siswa yang hadir. Pada siklus berikutnya yakni siklus 2 rata-rata kelas menjadi 80,1 Dengan ketuntasan secara klasikal mencapai 93.3% Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode role play pada materi hutang piutang mata pelajaran fiqih dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Karena pembelajaran dengan menggunakan metode ini siswa dapat mempraktikan langsung dan nyata. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi tenaga pengajar khusunya pengampu mata pelajaran fiqih untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan metode-metode pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan.
Gambaran Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Yang Mengalami Keterlambatan Penyelesaian Masa Kuliah
Getry Febriani;
Zulian Fikry
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3649
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir yang mengalami keterlambatan penyelesaian masa kuliah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang subjek yang berstatus mahasiswa tingkat akhir yang mengalami quarter life crisis dan keterlambatan penyelesaian masa kuliah. Teknik dalam penelitian ini yaitu wawancara sebagai metode utama dan observasi sebagai metode pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya fenomena quarter life crisis pada kedua subjek mahasiswa tingkat yang mengalami keterlambatan dalam penyelesaian masa kuliah dilihat dari adanya kebimbangan dalam pengambilan keputusan, adanya perasaan cemas, perasaan terjebak dalam situasi sulit, perasaan putus asa, penilaian diri yang negatif, perasaan tertekan dan khawatir terhadap hubungan interpersonal. Kedua subjek juga sama-sama merasa semakin krisis dengan adanya keterlambatan penyelesaian masa kuliah yang mereka alami.
Program Pembinaan Terpadu Narapidana di Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi
Tigor Joshua Samuel Tambunan;
Imaduddin Hamzah;
Budi Priyatmono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3650
Penelitian ini mengkaji program pembinaan narapidana di Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi dengan pendekatan kualitatif. Hasil wawancara dengan narapidana dan data sekunder dari sumber kepustakaan digunakan untuk mengidentifikasi bentuk pembinaan yang dilakukan. Meskipun program pembinaan mencakup pengembangan keterampilan, agama, olahraga, dan wawasan kebangsaan, efektivitasnya dipertanyakan karena kendala over kapasitas dan kurangnya tenaga pembimbing. Kolaborasi antara Lapas, instansi terkait, dan narapidana menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pembinaan. Langkah konkret diperlukan untuk mengatasi hambatan tersebut agar tujuan rehabilitasi narapidana dan pengurangan residivis dapat tercapai secara lebih efektif di Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi dan lembaga pemasyarakatan lainnya.
Gambaran Kepercayaan Diri Pada Seorang Pengusaha Bidang Peternakan (Studi Kualitatif Sarjana Yang Memilih Pulang Kampung)
Nova Wulandari;
Yanladila Yeltas Putra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3655
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri pada seorang pengusaha bidang peternakan yang memutuskan untuk merintis dan mengembangkan usahanya di kampung setelah menyelesaikan pendidikannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan analisis data Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dipilih sebagai metode penelitian ini karena sesuai dengan tujuan penelitian. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (indepth-interview) dilakukan terhadap satu orang wirausaha dibidang peternakan dan merupakan seorang sarjana yang memutuskan untuk pulang kampung setelah menyelesaikan pendidikannya yang dipilih menggunakan purposive. Pada penelitian ini ditemukan sebelas tema superordinat, yaitu tantangan membangun usaha, perjalanan awal merintis usaha kembali, kegigihan dalam berproses, perjalanan awal merintis usaha, keyakinan terhadap kemampuan, motivasi berwirausaha, dinamika psikologis membangkitkan usaha, mekanisme coping, hubungan dengan lingkungan, mengelola usaha dan percintaan.
Hubungan Work-Study Conflict dengan Student Engagement pada Mahasiswa Universitas Negeri Padang yang Bekerja Part-Time
Retno Wulandari;
Mario Pratama
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3656
Mahasiswa memiliki kewajiban untuk belajar, pencapaian mahasiswa dalam proses pembelajarannya dapat dilihat berdasarkan prestasi akademik yang diperoleh. Dalam upaya pencapaian prestasi akademik yang baik, dibutuhkan keterlibatan mahasiswa (student engagement) dalam proses perkuliahannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keterlibatan mahasiswa (student engagement) dalam perkuliahan yakni adanya kebutuhan untuk bertindak secara mandiri dan mengoptimalkan kompetensi. Sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan tersebut, beberapa mahasiswa memilih untuk bekerja guna memenuhi tanggung jawabnya dalam menjalani perkuliahan. Pekerjaan yang biasanya dijalani oleh mahasiswa adalah pekerjaan part-time. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui hubungan antara work-study conflict dengan student engagement pada mahasiswa Universitas Negeri Padang yang bekerja part-time. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, yang melibatkan 201 mahasiswa (laki-laki 60; perempuan 141). Teknik purposive sampling digunakan untuk melakukan pemilihan sampel pada penelitian ini. Dalam pengumpulan data digunakan skala student engagement (22 aitem, α=0.927) serta work-study conflict (25 aitem, α=0.922). Analisis data dilakukan melalui korelasi product moment Pearson dengan nilai rxy=-0.330 dan p=0.000 (p<0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara work-study conflict dengan student engagement pada mahasiswa Universitas Negeri Padang yang bekerja part-time.
Transformasi Interpretasi Privat Kepada Publik Dalam Memaknai Yesus
Ewen Josua Silitonga;
Evlida Ginting;
Ika Sulastri Nadeak;
Janhotner Saragih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3657
Setiap doktrin akan menjelaskan konteksnya, demikianlah dewasa ini konteks kehidupan manusia yang global ditandai dengan perkembangan teknologi yang massif. Setiap individu dapat terkoneksi dari berbagai tempat dibelahan dunia ini. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan telah menyadarkan dunia akan realitas kehidupan yang plural dalam kepelbagaian. Konteks masa kini menuntut segala aspek kehidupan dapat dipandang dan dimaknai secara public. Hal itu menantang gereja dalam pelayanannya untuk dapat hadir di tengah-tengah publik dan berkontribusi, memberi solusi atas masalah-masalah publik. Sebagai dasar dari iman gereja, maka keberadaan Yesus Kristus perlu untuk digali dan dimaknai oleh nilai-nilai publik Yesus dan bagaimana pelayanan serta pengajaran-Nya yang berdampak publik. Hal ini selanjutnya menjadi dasar gereja untuk berteologi pada ruang lingkup publik.
Efektivitas Organisasi Pemerintah Desa Puseurjaya Dalam Peningkatan Dukungan Organisasi
Siti Sarah Mauludya Mulyana;
Evi Priyanti;
Lina Aryani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3658
Pemerintah desa merupakan organisasi yang memiliki ukuran pencapaian suatu organisasi terhadap visi, misi, dan tujuan dari organisasi tersebut yang telah ditetapkan. Upaya peningkatan kualitas organisasi yang dilakukan oleh pemerintah desa diikuti dengan peningkatan kinerja seluruh aparat pemerintah desa itu sendiri. Desa Puseurjaya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi dukungan organisasi belum optimal. Hal ini perlu mendapatkan perhatian dengan penguatan sumber daya aparatur di desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan kualitatif bertujuan untuk memberikan gambaran atau penjelasan secara sistematis, mengenai permasalahan yang akan diteliti. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara , dokumentasi , dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi di Desa Puseur Jaya dapat dikatakan belum efektif hal ini dapat dilihat dari kurangnya sumber daya manusia , adanya jumlah dan kualitas aparat di kantor desa masih belum memadai ,pegawai desa masih ada yang belum menduduki jabatan struktural (staf).
Efektivitas Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Melalui Bumdes (Studi Di Desa Antajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor)
Raden Nur Indri Handayawati Mauludi;
Lina Aryani;
Evi Priyanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3660
Desa sebagai kesatuan masyarakat hukum terkecil yang memiliki batas – batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya berdasarkan asal – usul dan adat-istiadat setempat yang diakui dan dihormati oleh negara. Membangun desa sama halnya dengan membangun peradaban. Peradaban yang dimulai dari hal paling mendasar sebagai kunci penting pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara. Desa merupakan fondasi dari pembangunan ekonomi nasional, jika pada tingkat desa telah mampu mandiri secara finansial maka kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan dengan mudah dan indeks kesejahteraan masyarakat Indonesia otomatis akan meningkat. Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu proses memberikan daya, kekuatan, dukungan serta dorongan motivasi kepada masyarakat agar dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Untuk itu, pemberdayaan penting dilakukan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat dalam memperoleh haknya sebagai masyarakat. Pemberdayaan masyarakat desa dapat dilihat pula sebagai upaya mempercepat pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah desa Antajaya dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Antajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor. Peran kepala desa dalam pemberdayaan masyarat di desa Anatajaya masih tergolong BUMDES belum berkembang diakibatkan karena kurang sinergitas antara pemerintah desa, pengelola bumdes, dan masyarakat. Dalam hal ini pemerintah desa Antajaya telah memberlakukan serangkaian kegiatan dengan tujuan untuk meningkatkan taraf value masyarakat agar dapat memiliki kualitas ketenagakerjaan yang lebih mumpuni dari sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan observasi langsung ke lapangan.
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Bidang Konseling Pastoral Terhadap Perkembangan Kepribadian Siswa Di Sma Negeri 4 Pematangsiantar
Udur Ernita Aritonang;
Bangun Munthe
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3661
Tujuan utama yang dijawab dalam penelitian ini adalah : Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Bidang Konseling Pastoral Terhadap Perkembangan Kepribadian Siswa di SMA Negeri 4 Pematangsiantar. Jumlah sampel yang diambil dari populasi sebanyak 70 orang, penelitian menggunakan metode deskriptif sedangkan analisa data dilakukan dalam pengujian hipotesa adalah korelasi product moment pearson, dengan alat pengumpulan data adalah angket untuk variabel X (Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Bidang Konseling Pastoral) dan variabel Y (Perkembangan Kepribadian Siswa). Untuk mengetahui sejauhmana Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Bidang Konseling Pastoral Terhadap Perkembangan Kepribadian Siswa di SMA Negeri 4 Pematangsiantar, digunakan uji statistik kolerasi product-moment pearson. Dari hasil pengujian diperoleh r2 = 0,35, sedangkan untuk mengetahui signifikan tidaknya koefesien kolerasi pada taraf nyata 0,05 digunakan uji “t” dengan kriteria pengujian bila thit lebih besar dari ttab(2,12>1,66) maka hipotesa diterima. Jadi dapat dikemukakan bahwa terdapat hubungan yang berarti antara Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Bidang Konseling Pastoral Terhadap Perkembangan Kepribadian Siswa di SMA Negeri 4 Pematangsiantar.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Pada Instrumen EGRA (Early Grade Reading Assessment)
Sofia Khoirunnisa;
Irfai Fathurohman;
Lovika Ardana Riswari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3662
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan apa saja kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa sekolah dasar dalam instrumenn EGRA (Early Grade Reading Assessment). Subjek dalam penelitian ini adalah tiga siswa dari SDN 2 Tawangrejo, Kunduran, Blora yang memiliki kesulitan belajar membaca permulaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif (Qualitative Research). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan merupakan data kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan yang dimiliki siswa kelas III SDN 2 Tawangrejo yang mengalami gangguan kesulitan membaca pada tahapan membaca permulaan terbagi menjadi beberapa kategori diantaranya adalah kesulitan membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa, kesulitan merangkai kata dengan susunan huruf “ng” dan “ny”, kesulitan berkonsentrasi apabila menyimak sehingga seringkali asal menebak dalam menjawab pertanyaan, ada juga yang belum hafal keseluruhan huruf abjad, kesulitan membedakan huruf yang memiliki bunyi serupa, lama ketika mengeja, serta apabila diminta membaca kata yang masih asing seringkali siswa mengganti kata tersebut dengan kata yang lebih familier. Kata Kunci : Kesulitan membaca; Membaca permulaan; EGRA (Early Grade Reading Assessment)