cover
Contact Name
Tahta Herdian Andika
Contact Email
tahta.herdian.a@gmail.com
Phone
+6289612626394
Journal Mail Official
tahta.herdian.a@gmail.com
Editorial Address
Jl.A.Yani. No.1A. Tambahrejo Gadingrejo Lampung
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Gizi Aisyah
ISSN : 26862441     EISSN : 26863537     DOI : https://doi.org/10.30604/
Jurnal Gizi Aisyah (p-ISSN: 2686-2441, e-ISSN: 2686-3537 ) is scientific, peer-reviewed and open access journal managed and published by Universitas Aisyah Pringsewu on February and September. Jurnal Gizi Aisyah publishes original research and/or library analysis focuses on Clinical Nutrition,Human Nutrition,Food Technology. All published articles will have a unique Digital Object Identifier (DOI) number. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 94 Documents
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Tablet Tambah Darah dan Praktik Minum Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Yahena, Yenni; Abdullah, Abdullah; Dewi, Afiska Prima; Amirudin, Ikhwan
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1869

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 29% di dunia, Remaja putri berisiko lebih tinggi terkena anemia. Remaja putri mengalami haid setiap bulan dengan kehilangan zat besi ±1,3 mg per hari. Pemerintah mempunyai program untuk remaja putri di sekolah yaitu memberikan satu butir Tablet tambah darah setiap minggu sepanjang tahun (total 52 butir). Dampak masalah gizi akibat kekurangan zat gizi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin, dapat karena kekurangan konsumsi tablet besi atau tablet tambah darah serta gangguan absorbsi. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang tablet tambah darah dan praktik minum tablet tambah darah pada remaja putri di SMP Negeri 1 Ketapang Lampung Selatan tahun 2022. Jenis penelitian quasy experimental design menggunakan pendekatan non equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja puteri kelas IX. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 responden sebagai kelompok kontrol dan 43 responden sebagai kelompok intervensi. Sehingga jumlah sampel sebanyak 86 responden. Teknik sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini telah dilakukan di SMP Negeri 1 Ketapang Lampung Selatan pada tanggal 24 Oktober 2022 s/d 31 Januari 2023. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, lembar observasi, SAP dan Leaflet. Analisa data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang tablet tambah darah pada remaja putri didapatkan nilai p-value 0.035 (<0.05), kemudian ada pengaruh penyuluhan terhadap praktik minum tablet tambah darah pada remaja putri didapatkan nilai p-value 0.000 (<0.05). Diharapkan remaja rutin mengkonsumsi tablet Fe yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Melakukan kerjasama lintas sekotoral guna meningkatkan pemberian penyuluhan untuk menambah pengetahuan remaja tentang tablet tambah darah dan cara konsumsi serta dampak manfaat yang diberikan dari tablet tambah darah, menyediakan waktu dan tempat untuk proses penyuluhan kepada siswa/siswi di sekolah.
Pengaruh Substitusi Tepung Ikan Lele Dan Tepung Labu Kuning Terhadap Mutu Organoleptik Pada Biskuit Sebagai Pmt Ibu Hamil Di Kelurahan Banjarsari Kota Metro Peninsula, Peninsula; Junita, Dera Elva; Akhriani, Mayesti; Abdullah, Abdullah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1870

Abstract

Ikan lele dan labu kuning dua bahan pangan lokal yang memiliki potensi sumber nutrisi baik makro maupun mikro. Penggunaan ikan lele dan labu kuning sebagai tepung pada pembuatan biskuit merupakan alternatif produk olahan PMT ibu hamil sehingga dapat mencegah Kekurangan Energi Kronis (KEK). Biskuit merupakan olahan kue kering yang banyak masyakat gemari. Penelitian ini bertujuan guna menganalisia mutu organoleptik pada 3 formulasi biskuit. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental, dengan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap). Taraf perlakuan subtitusi ikan lele dan tepung labu kuning yaitu F0 (0%),F1 (20%),F2 (30%), dan F3 (40%). Analisis mutu organoleptik menggunakan uji kesukaan dengan panelis tidak terlatih. Hasil analisis penelitian menunjukkan adanya pengaruh penambahan ikan lele dan labu kuning dalam bentuk tepung pada biskuit. Biskuit yang paling disukai adalah dari faktor warna rata-rata (4 (3-5), aroma F1 dan rata-rata F2 (3 (2-4), rasa F1 dan rata-rata F2 (3 (2-4) dan rata-rata tekstur (4 (3-4). Kesimpulan dari uji statistik adalah warna antar formulasi berbeda dengan nilai p = 0,001, aroma tidak ada perbedaan antara F2 dan F3 dengan p = 0,835, rasa F2 dan F3 tidak ada perbedaan p = 0,285 dan tekstur F1 dan F0 tidak berbeda dengan p = 0,469.
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lanjut Usia di UPTD Puskesmas Sumanda Kabupaten Tanggamus Kusuma, Wita Aprilia; Abdullah, Abdullah; Wati, Desti Ambar; Khairani, Masayu Dian
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1871

Abstract

Hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah arteri dimana tekanan darah sistol lebih atau sama dengan 140 mmHg atau tekanan diastol lebih atau sama dengan 90 mmHg atau keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan hipertensi pada lanjut usia di UPTD Puskesmas Sumanda kabupaten tanggamuas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 59 orang menggunakan tenknik Total Sampling. Analysis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Gamma. Hasil analisis menggunakan uji Gamma didapatkan hasil ada hubungan antara status gizi dengan hipertensi pada lanjut usia dengan nilai p-value 0,000 (>0,05). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara status gizi dengan hipertensi pada lanjut usia.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA, POLA MENSTRUASI, DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI SMA Mutmainah, Zahroh; Abdullah, Abdullah; Muharramah, Alifiyanti; Khairani, Masayu Dian
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1872

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 29% di dunia, Remaja putri berisiko lebih tinggi terkena anemia. Remaja putri mengalami haid setiap bulan dengan kehilangan zat besi ±1,3 mg per hari. Pemerintah mempunyai program untuk remaja putri di sekolah yaitu memberikan satu butir Tablet tambah darah setiap minggu sepanjang tahun (total 52 butir). Dampak masalah gizi akibat kekurangan zat gizi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin, dapat karena kekurangan konsumsi tablet besi atau tablet tambah darah serta gangguan absorbsi. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang tablet tambah darah dan praktik minum tablet tambah darah pada remaja putri di SMP Negeri 1 Ketapang Lampung Selatan tahun 2022. Jenis penelitian quasy experimental design menggunakan pendekatan non equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja puteri kelas IX. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 responden sebagai kelompok kontrol dan 43 responden sebagai kelompok intervensi. Sehingga jumlah sampel sebanyak 86 responden. Teknik sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini telah dilakukan di SMP Negeri 1 Ketapang Lampung Selatan pada tanggal 24 Oktober 2022 s/d 31 Januari 2023. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, lembar observasi, SAP dan Leaflet. Analisa data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang tablet tambah darah pada remaja putri didapatkan nilai p-value 0.035 (<0.05), kemudian ada pengaruh penyuluhan terhadap praktik minum tablet tambah darah pada remaja putri didapatkan nilai p-value 0.000 (<0.05). Diharapkan remaja rutin mengkonsumsi tablet Fe yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Melakukan kerjasama lintas sekotoral guna meningkatkan pemberian penyuluhan untuk menambah pengetahuan remaja tentang tablet tambah darah dan cara konsumsi serta dampak manfaat yang diberikan dari tablet tambah darah, menyediakan waktu dan tempat untuk proses penyuluhan kepada siswa/siswi di sekolah.
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PEMASAK DENGAN METODE INDEX STAFFING NEEDS (ISN)) DI INSTALASI GIZI RSUD Dr. H ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Nurhikmah, Nurhikmah; Junita, Dera Elva; Wati, Desti Ambar; Abdullah, Abdullah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1873

Abstract

Analisis kebutuhan tenaga harus dilakukan karena jika terjadinya ketidak seimbangan antara tenaga yang tersedia dengan waktu kerja dan beban kerja akan mengakibatkan tinggi resiko terjadinya kecelakan kerja. Tujuan menganalisis Kebutuhan Tenaga Pemasak di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H Abdul Moeloek Bandar Lampung digunakan Metode ISN, dikarenakan dari data laporan tahun 2023 dalam satu hari melayani makan pasien ratarata sebanyak 339 pasien, sedangkan saat ini memiliki jumlah tenaga pemasak 29 orang. Jenis penelitian adalah metode kualitatif analitik menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan observasi dan wawancara. Waktu penelitian bulan Desember 2023 sampai Januari 2024. Unit SDM yang diteliti pada penelitian ini adalah tenaga tenaga pemasak 29 orang di Instalasi Gizi RSUD Dr. H Abdul Moeloek Bandar Lampung. Jumlah Waktu Kerja Tersedia dengan menggunakan metode ISN yaitu 1737,5 jam. Kebutuhan tenaga pemasak metode ISN yaitu 38 orang, kekurangan tenaga pemasak berjumlah 9 orang.
HUBUNGAN PEKERJAAN IBU DAN JUMLAH ANGGOTA KELUARGA DENGAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI DESA NIPAH KUNINGAN Khairani, Masayu Dian; Anwar, Khoirul; Nazarudin, Mgs
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jnf.v7i2.1891

Abstract

Stunting adalah salah satu permasalahan gizi yang paling umum dialami oleh balita di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Prevalensi stunting di Kabupaten Mesuji mencapai 22,5%, sedangkan di Desa Nipah Kuning prevalensinya sebesar 26,32%. Angka ini masih belum mencapai target nasional untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat pekerjaan ibu dan jumlah anggota keluarga dengan kejadian stunting pada balita usia 6–59 bulan di Desa Nipah Kuning. Penelitian dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2023 dengan populasi penelitian terdiri dari 73 balita berusia 6–59 bulan yang tinggal di Desa Nipah Kuning. Sebanyak 63 balita dijadikan subjek penelitian. Desain penelitian yang digunakan adalah observasi analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri dan pengisian kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat untuk melihat hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan tidak menemukan hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu (p = 1,000) dan jumlah anggota keluarga (p = 0,567) dengan kejadian stunting. Penelitian ini menyoroti pekerjaan ibu dan jumlah anggota keluarga bukan satu-satunya faktor yang menentukan status gizi anak. Faktor lain seperti tingkat pendidikan ibu, penghasilan keluarga, dan akses terhadap makanan bergizi tetap menjadi penentu utama.
Hubungan Karakteristik dengan Status Gizi Lanjut Usia di Pekon Parerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Annisa Septy Erviani, Annisa Septy Erviani; Abdullah, Abdullah; Khairani, Masayu Dian; Muharramah, Alifiyanti
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The problem of malnutrition in the elderly is easily seen through general appearance. The purpose of this study was to determine the relationship between characteristics and nutritional status of the elderly in Pekon Parerejo, Gadingrejo District, Pringsewu Regency. This research method uses analytic quantitative research using a cross-sectional approach. The population in this study were 65 elderly people with a sample size of 50 respondents selected by purposive sampling. Data analysis using chi square test and gamma test. The results showed that nutritional status was thin 24 (48.0%) respondents, very thin 7 (14.0%) respondents and obese 4 (8.0%) respondents. Female gender was 33 (66.6%) respondents and male 17 (34.0%) respondents. The age of respondents was 45-55 years (52.0%) and 56-59 years (48.0%), while the education level of respondents was elementary school (84.6%), junior high school (10.0%) and high school (6%). The results of statistical analysis showed there was no relationship between gender and nutritional status, p-value = 0.065 (p-value >α = 0.05), there was a relationship between age and nutritional status, p-value = 0.030 (p-value <α = 0.05), and there was no relationship between education level and nutritional status, p-value = 0.151 (p-value >α = 0.05). The conclusion drawn is that nutritional status is related to age so it is recommended that people pay attention to their nutritional status by periodically measuring height and weight. Keywords: Characteristics, Elderly, Nutritional Status, Reference : 25 (2012-2024) ABSTRAK Masalah kurang gizi pada lansia terlihat dengan mudah melalui penampilan umum,. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan status gizi lanjut usia (lansia) di Pekon Parerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan Cross- Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia sebanyak 65 lansia dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dan uji gamma. Hasil penelitian diketahui status gizi kurus 24 (48,0%) responden, sangat kurus 7 (14,0%) responden dan obesitas 4 (8,0%) responden. Jenis kelamin perempuan sebanyak 33 (66,6%) responden dan laki-laki 17 (34,0%) responden. Umur responden 45-55 tahun (52,0%) responden dan umur 56-59 tahun (48,0%) responden, sedangkan tingkat pendidikan responden yaitu SD (84,6%) responden, SMP (10,0%) responden dan SMA (6%) responden. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan jenis kelamin dengan status gizi, nilai p value = 0,065 (p-value >α = 0,05), ada hubungan umur dengan status gizi, nilai p-value = 0,030 (p-value <α = 0,05), dan tidak ada hubungan tingkat pendidikan dengan status gizi, nilai p-value = 0,151 (p-value >α = 0,05). Kesimpulan yang diambil yaitu status gizi berhubungan dengan umur sehingga disarankan agar supaya memperhatikan status gizinya secara berkala mengukur tinggi badan dan berat badan Kata Kunci : Kata Kunci : Karakteristik, Lanjut Usia, Status Gizi,
Gambaran Daya Terima terhadap Modifikasi Menu Lauk Hewani dan Nabati di RSUD Pringsewu Ambar Wati, Desti; Aprilia Sindi, Mesayu Ade; Pratiwi, Dilla Cindy
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi dan standarisasi menu merupakan proses mengubah resep dasar menjadi resep baru untuk meningkatkan nilai gizi makanan, sekaligus memastikan kualitas dan konsistensinya tetap terjaga setiap saat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh pegawai yang ada di Instalasi Gizi RSUD Pringsewu sebanyak 23 orang. Skala pengukuran cita rasa yang digunakan untuk mengukur uji kesukaan terhadap makanan terdiri dari indikator rasa, penampilan, aroma, tekstur, variasi bahan makanan yang digunakan, kombinasi bahan makanan, bentuk dan potongan, ukuran, suhu dan tingkat kematangan yang kemudian digolongkan dalam kategori Sangat Suka (SS), Suka (S), Tidak Suka (TS), dan Sangat Tidak Suka (STS). Hasil penelitian modifikasi menu yaitu Mandu, Ikan Nila Katsu, Steak Tempe, dan Kembang Tahu Asam Manis. Dari uji tingkat kesukaan didapatkan bahwa rata-rata panelis menyukai hasil modifikasi menu lauk hewani dan nabati yang ditinjau dari segi rasa, penampilan, aroma, tekstur, variasi bahan makanan yang digunakan, kombinasi bahan makanan, bentuk dan potongan, ukuran, suhu dan tingkat kematangan.
Analisis Kalsium Pada Es Krim Buah Naga Dengan Tepung Daun Kelor Sebagai Substitusi Untuk Makanan Selingan Remaja Putri Elva Junita, Dera; Mauliyah, Mauliyah; Wati, Desti Ambar; Meilina, Ayu; Pisacha, Iga Mayola
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga dan Daun kelor merupakan jenis pangan fungsional yang mengandung banyak zat gizi yang telah banyak digunakan dalam pencegahan anemia pada remaja putri. Eskrim merupakan makanan yang paling popular dan sangat digemari oleh semua kalangan masyarakat dikarenakan rasanya yang enak, dan tekstur yang lembut dan dapat menjadi salah satu media dalam pencegahan anemia pada remaja putri. Penelitian ini bertujuan menganalisis kadar kalsium, dan mengetahui formula eskrim buah naga yang memiliki kandungan kalsium yang lebih tinggi. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental, dengan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) yaitu dengan menambahkan tepung daun kelor pada pembuatan eskrim buah naga dengan beberapa konsentrasi yaitu F0(0%),F1(2.5%),F2(5%),F3(7.5%),dan F4(10%). Pembuatan es krim buah naga dilakukan di Dapur Dashat (Dapur Sehat Atasi Balita Stunting) di Kelurahan Rejomulyo. Uji analisis kalsium dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Politeknik Lampung menggunakan metode SNI 7854:2013 dengan 2 kali pengulangan. Analisis statistik menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk diperoleh hasil uji kalsium berdsitribusi tidak normal dengan nilai p-value 0,000. Data hasil uji kadar kalsium dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney U Test. Es krim dengan substitusi es krim buah naga dengan tepung daun kelor memiliki kadar kalsium tertinggi diantara semua perlakuan dengan F4 yaitu sebesar 0,527%. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nyata pada uji kadar kalsium eskrim buah naga dengan tepung daun kelor sebagai substitusi untuk makanan selingan remaja putri dengan p value 0,323.
Hipertensi pada Lansia 60–74 Tahun: Peran Usia, Pendidikan, dan Status Gizi di Puskesmas Ambarawa Khairani, Masayu Dian; Naila, Zahra Syifa; Nazarudin, Mgs
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang berdampak pada peningkatan risiko komplikasi kronis. Berbagai faktor seperti usia, tingkat pendidikan, dan status gizi diduga berperan dalam meningkatkan risiko hipertensi. Mengetahui hubungan antara usia, tingkat pendidikan, dan status gizi berdasarkan IMT dengan kejadian hipertensi pada lansia usia 60–74 tahun di wilayah kerja UPT Puskesmas Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 67 lansia dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah, tinggi dan berat badan, serta kuesioner. Uji Gamma digunakan untuk analisis hubungan antarvariabel. Mayoritas responden (40,3%) berada dalam kategori pra-hipertensi. Usia 60–64 tahun memiliki prevalensi hipertensi tertinggi. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa hanya variabel usia yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hipertensi (p=0,031), sementara tingkat pendidikan (p=0,145) dan status gizi berdasarkan IMT (p=0,135) tidak signifikan. Usia merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian hipertensi pada lansia. Meskipun tidak signifikan, lansia dengan pendidikan rendah dan status gizi berlebih cenderung memiliki tekanan darah yang lebih tinggi. Intervensi promotif dan preventif seperti edukasi kesehatan, pengelolaan gizi, dan aktivitas fisik perlu ditingkatkan untuk menurunkan risiko hipertensi sejak dini.

Page 9 of 10 | Total Record : 94