cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282120368642
Journal Mail Official
abdimasppm@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu no 1, Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT)
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 29862892     DOI : https://doi.org/10.25124/cosecant.v2i2.18571
Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2021)" : 51 Documents clear
AKUNTANSI DIGITAL BERBASIS APLIKASI “SI APIK” PADA UMKM DESA WISATA ALAM ENDAH Dudi Pratomo; Sri Rahayu; Dini Wahjoe Hapsari; Deannes Isynuwardhana; Krishna Kusumahadi
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.871 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17494

Abstract

Setiap pelaku usaha diwajibkan untuk membuat laporan keuangan yang merupakan laporan pertanggung jawaban aktivitas bisnisnya. Termasuk pelaku usaha yang baru didirikan atau mereka sudah ada tapi umurnya masih pendek. Mereka diwajibkan menyusun laporan keuangan tanpa terjebak kerumitan standar akuntansi yang berlaku. Para pelaku usaha ini dapat menyusun laporan keuangan dengan sederhana selama tidak menyimpang dari standar yang berlaku. Para pelaku usaha saat ini banyak yang melakukan pencatatan transaksi keuangan sampai laporan keuangan dilakukan dengan manual. Hal ini membutuhkan waktu yang lama dan ketilitian yang tinggi. Hal ini disebabkan belum pahamnya para pelaku usaha bagaimana membuat laporan keuangan dengan menggunakan aplikasi. Pada program pengabdian ini akan diberikan pelatihan bagi para pelaku usaha yaitu Unit Usaha Mikro dan Menengah (UMKM) pada Desa Wisata Alam Endah Ciwidey menggunakan aplikasi SiAPik yang dapat diperoleh di google store dan mudah untuk dijalankan. Luaran dari pengabdian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi para pelaku usaha untuk membuat laporan keuangan sederhana menggunakan aplikasi.
KEWIRAUSAHAWANAN SOSIAL INOVASI PRODUK AIR BERKALORI TIM ABDIMAS USU DENGAN MITRA CV.CANTHING KREASINDO DI KELURAHAN SUKA MAJU KECAMATAN MEDAN JOHOR SUMATERA UTARA Dara Aisyah; M. Sontang Sihotang
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.912 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17528

Abstract

Model Kewirausahaan Sosial merupakan konsep kewirausahaan (entrepreneurship) yang mengutamakan kegiatan sosial dengan memberdayakan masyarakat yang berada di lingkungan sekitar kita. Keterlibatan Usaha Mikro, Kecil & Menengah (UMKM) menjadi bagian dari Social- entrepreneurship, untuk mendukung program pembangunan sosial ekonomi masyarakat. Guna mendukung program tersebut, Universitas Sumatera Utara melalui program pengabdian masyarakat (Abdimas) bersama mitra CV. Canthing Kreasindo melakukan program kewirausahaan sosial pengadaan air berkalori hasil inovasi pemanfaatan limbah pesisir menjadi produk kalsium organik yang diaplikasikan menjadi air berkalori. Pendekatan rekayasa sosial (social engineering) dilakukan untuk aplikasi kinerja program dalam meningkatkan taraf sosial ekonomi mitra serta warga di lingkungan Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Sumatera Utara. Sebenarnya mitra belum pernah terlibat dalam kegiatan inovasi, namun setelah program Abdimas dilakukan, mitra dapat melaksanakan kegiatan kewirausahaan sosial inovasi produk kalsium organik, kepada warga Kelurahan di lingkungan mitra. Tujuan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mentransfer pengetahuan dan teknologi agar mitra UMKM dapat menjadi bagian dari social entrepreneuship berbasis inovasi produk limbah pesisir. Metode pengabdian dilakukan secara knowledge sharing melalui literasi, FGD (Focus Group Discussion), pelatihan, briefing dan pendampingan, guna mewujudkan kinerja program kepada mitra di lingkungan Kelurahan Suka Maju. Pelaksanaan Abdimas kepada mitra sebelumnya juga sudah melalui observasi, serta wawancara. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan keseriusan mitra dalam membantu program pemerintah daerah guna antisipasi penyebaran Covid’19. Tim Abdimas membantu pendampingan sepenuhnya kepada mitra khususnya pengadaan air berkalori, untuk warga, serta mendampingi mitra sebagai event organizer kegiatan sosialisasi inovasi produk kepada warga Kelurahan Suka Maju. Mitra sudah memiliki konsep ide maupun kreatifitas dalam mengembangkan usaha inovasi baik dari segi promosi maupun packaging produk, hal ini terlihat dari inovasi produk yang dikembangkan. Pada dasarnya komunitas UMKM inovasi binaan tim Abdimas USU mendukung keberadaan kewirausahaan sosial berbasis kalsium organik, guna mendukung Program Pemda (Pemerintah Daerah) dalam mengantisipasi penularan Pandemi Covid’19 di Kotamadya Medan, yang telah ditetapkan sebagai kawasan zona merah. Keberhasilan dan keberlangsungan program kewirausahaan sosial harus di dukung keterlibatan pemerintah, pengusaha, masyarakat melalui pendampingan secara berkelanjutan dengan dukungan kebijakan yang berpihak kepada UMKM.
REVITALISASI PENAMPUNGAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN ( STUDI PADA DESA CITEUREUP RW 8 KEC.BOJONGSOANG) Agus Kusnayat; Tri Widarmanti; Dino Caesaron; Kemas Muslim Lhaksmana; Murman Dwi Praseti; Denny Darlis; Dida Diah Damayanti
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.344 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17518

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah yang selalu dihadapi oleh masyarakat, melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan masyarakat sasar warga RW 8 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Tim PkM yang merupakan gabungan dari 4 fakultas di Universitas Telkom, melakukan kegiatan Tahap 1 revitalisasi penampungan dan pengolahan sampah ramah lingkungan, melalui perbaikan infrastruktur sipil (perbaikan landasan mesin), sanitasi (pengaturan pembuangan air) dan kelistrikan (untuk mendukung fungsional mesin), respon masyarakat sasar terhadap kegiatan ini sangat baik 97% menyatakan kegiatan ini bermanfaat. Pengabdian kepada masyarakat tahap 1 ini merupakan awal dari optimalisasi TPS3R menuju penampungan dan pengolahan sampah yang berdaya ekonomi dengan pemanfaatan sampah organik untuk budidaya maggot, ikan lele dan tanaman hidroponik, pemanfaatan sampah anorganik melalui pemilahan sampah yang bisa dijual kembali.
PEMBERDAYAAN USAHA KRIPIK TEMPE DENGAN PELATIHAN SISTEM KEUANGAN SYARIAH BERBASIS APLIKASI PADA PESANTREN ARAFAH, KAB. BANDUNG BARAT Endang Chumadiyah; Christianto Triwibisono; Budi Praptono; Fara Rahmania Izzaty; Qonitah Afifa Salsabila; Dimas Pamungkas
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.725 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17508

Abstract

Pesantren Arafah memiliki usaha kripik tempe yang mendapatkan bantuan mesin dan peralatan dari Bank Indonesia melalui kerjasama dengan Universitas Telkom berupa mesin dan peralatan produksi pengolahan kripik tempe. Meski telah memiliki mesin dan peralatan yang memadai namun masih ada beberapa kendala manajerial dalam menjalankan usaha kripik tempe. Salah satunya adalah permodalan dan pencatatan keuangan yang belum memadai karena masih dilakukan dengan cara manual. Pada kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan ini adalah pelatihan dan pendampingan sistem keuangan syariah dan pencatatan keuangan berbasis aplikasi. Diharapkan dari program ini maka Pesantren dapat melakukan perencanaan permodalan dan dapat menghitung tingkat keuntungan yang diperoleh dari hasil usaha kripik tempe dengan bantuan aplikasi akuntansi. Program ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pencatatan keuangan unit usaha keripik tempe sehingga dapat dilakukan perencanaan dan monitoring keuangan secara sistematis berbasis aplikasi. Manfaat kegiatan abdimas ini sebagai ajang peningkatan kemampuan pengelolaan sistem keuangan berbasis aplikasi dalam upaya mewujudkan ekonomi syariah.
PENGENALAN IPTEK PENGAWETAN MENGATASI KERUSAKAN PANEN PADA KELOMPOK TANI JAMUR TIRAM DI MEDAN Yurnaliza Yurnaliza; Liana Dwi Sri Hastuti; Fachri Fauzi; Desy Christine Naibaho; Retno Widia Sari
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.282 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17541

Abstract

Jamur dikenal sebagai bahan makanan yang bergizi tinggi, terutama karena kandungan proteinnya yang tinggi. Diketahui bahwa protein nabati yang terkandung dalam jamur tiram sebanding dengan protein yang terkandung dalam sayuran. Hal ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya permintaan jamur tiram dari tahun ke tahun di Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Hal ini sejalan dengan semakin banyaknya masyarakat yang sadar akan pentingnya makanan kesehatan. Jamur tiram akan menjadi peluang usaha yang menggiurkan dan menjanjikan namun proses penanganan pasca panen menjadi penting dan perlu diperhatikan sebagai faktor penentu dalam proses budidaya jamur. Penanganan pascapanen yang tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya dapat menyebabkan rendahnya kualitas jamur tiram dan akibatnya menurunkan harga jual jamur tiram. Metode survei, sosialisasi, dan demonstrasi praktik langsung telah dilakukan oleh tim ABDIMAS. Komunitas ini bertujuan untuk memberikan peningkatan keterampilan petani dalam menangani proses pasca panen yang meliputi pemilahan, grading, pengemasan, penyimpanan, transportasi. Untuk memperpanjang masa simpan jamur tiram petani diberikan pengetahuan tentang cara pengawetan dengan proses pengeringan, pengawetan segar, pengalengan, teknik penggaraman dan pasta jamur.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN BUSINESS PLAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SOSIAL MEDIA MARKETING BAGI PELAKU UMKM DI KELURAHAN SUKALUYU KECAMATAN CIBEUNYING KOTA BANDUNG Fanni Husnul Hanifa; Widya Sastika; Andrieta Shintia Dewi; Ganjar M Disastra; Ratri Wahyuningtyas; Muhammad Muslih; Krishna Kusumahadi; Vaya Juliana Dillak; Kurnia Kurnia
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.423 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17499

Abstract

Kegiatan pada pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendampingan dan pelatihan kepada 20 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar di wilayah kelurahan sukaluyu dalam pembuatan laporan business plan dan pembuatan sosial media marketing yang diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM dalam mempromosikan produk yang dihasilkan serta dapat memperluas pangsa pasar. Tujuan yang diharapkan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan wawasan dan keterampilan dalam pembuatan business plan serta pembuatan social media marketing terhadap pelaku UMKM. Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan ceramah, tanya jawab dan diskusi. Dalam rangkaian kegiatan pendampingan pembuatan business plan, para peserta akan dibagi menjadi menjadi 5 tim, setiap tim didampingi oleh seorang dosen dan mahasiswa untuk memudahkan proses pembuatan business plan, sedangkan untuk pelatihan pembuatan media marketing dilakukan dengan cara menyampaikan materi diskusi dan tanya jawab.
PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN PEKERJA SEKTOR PERTANIAN DI FOOD ESTATE HUMBANG HASUNDUTAN Dr. Sri Fajar Ayu, SP., MM., DBA; Destanul Aulia, SKM., MBA., M.Ec., Ph.D; Meutia Nauly, M.Si., Psikolog
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.564 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17533

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari berkembangnya berbagai sektor industri di Indonesia. Sektor pertanian merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Sektor pertanian di Indonesia memegang peranan penting, lebih dari 40% angkatan kerja atau tercatat 35,7 juta orang atau 28,79 % dari jumlah penduduk bekerja sebanyak 124,01 juta jiwa. Akibatnya, terjadi peningkatan resiko kecelakaan akibat kerja dikarenakan penggunaan mesin-mesin dalam usaha pertanian dan penggunaan pestisida. Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk melakukan sosialisasi tentang penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pada kelompok tani pada masyarakat petani di Food Estate Desa Ria-Ria Humbang Hasundutan. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan agenda Survey Mawas Diri (SMD) dan Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) kepada masyarakat petani. Secara umum, kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan adalah sosialisai penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di Food Estate Desa Ria-Ria Humbang Hasundutan berjalan dengan baik, masyarakat petani mengikuti kegiatan dengan baik, dan bertambahnya pengetahuan masyarakat petani dalam penerapan kesehatan dan keselamatan kerja seperti memakai APD secara benar serta menjaga personal hygiene saat bekerja.
PEMODELAN SISTEM DAN DATASEBAGAI DASAR ANALISIS SPESIFIKASI KEBUTUHAN UNTUK PROSES CLOUD COMPUTING DI EFARMING CORPORA COMMUNITY BANDUNG Gede Agung Ary Wisudiawan; Yudi Priyadi; Mahendra Dwifebri Purbolaksono; Angelia Brigitta Maharani M.P; Pramoedya Syachrizalhaq Lyanda; M. Mujahid Biagi Usama; Abdurrahman Al Afifi; Tetuko Muhammad Hanurogo
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.169 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17490

Abstract

Efarming Corpora adalah sebuah komunitas penggiat pertanian yang meliputi pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kehutanan dan energi terbarukan. Komunitas ini belum memiliki manajemen keuangan dan penjualan hasil tani, sehingga ada beberapa persoalan yang dihadapi. Persoalan tersebut seperti pencatatan keuangan yang masih menggunakan banyak kertas dan kemungkinan terjadi human error sangat besar, dan penjualan hasil tani yang tidak terorganisir. Tantangan ini tentu menjadi sarana yang dapat digunakan oleh para dosen yang meneliti bidang software engineering terutama kelompok abdimas ini untuk memberikan solusi atas permasalahan yang ada. Adapun solusi yang ingin dikembangakan adalah gambaran teknis UML yang nantinya dapat digunakan untuk pembangunan sistem informasi keuangan dan penjualan hasil tani.
SOCIAL SUPPORT DALAM TAHAP PENERIMAAN PADA FIVE STAGE OF GRIEF BENCANA LONGSOR DI DESA MARANCAR GODANG KECAMATAN MARANCAR KABUPATEN TAPANULI SELATAN SUMATERA UTARA Hasnida Hasnida; Namora Lumongga Lubis; Lilis Novitarum
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.892 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17524

Abstract

Social support merupakan suatu bentuk hubungan interpersonal yang meliputi sikap, tindakan dan penerimaan terhadap keluarga yang menjadi korban bencana, sehingga keluarga merasa ada yang memperhatikannya. Proses berduka yang dialami oleh beberapa keluarga secara bersamaan merupakan masalah bagi kelompok sosial atau masyarakat sekitarnya. Pengabdian Mitigasi bencana ini bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat desa Marancar Godang untuk siap siaga mendampingi keluarga korban bencana alam. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan singkat kepada masyarakat desa Marancar Godang tentang pendampingan keluarga korban bencana alam untuk mengatasi dan membantu keluarga yang tengah dilanda proses berduka. Pada tahap penyelesaian tim mitigasi bencana kembali mengevaluasi pemahaman masyarakat tentang social support dalam tahap penerimaan pada five stage of grief bencana longsor melalui FGD. Masyarakat mampu menjelaskan kembali bahwa dalam proses penerimaan berduka yang terjadi pada keluarga korban bencana ada 5 fase, yaitu fase penolakan, marah, tawar menawar, depresi dan menerima. Peran warga dalam mendampingi keluarga korban bencana adalah dengan melihat, mendegarkan dan memfasilitasi keluarga korban bencana. Tiga kegiatan pendampingan tersebut sesuai dengan Psychological first aid
Penyediaan Air Bersih Di Rumah Hidroponik RW 6 Desa Citeureup Kabupaten Bandung Melalui Program Pembuatan Sistem Pemurnian Air Linahtadiya Andian; Casmika Saputra; Edy Wibowo
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.402 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17514

Abstract

Desa Citeureup merupakan salah satu pemukiman padat penduduk di Kabupaten Bandung. Di Desa ini telah dibangun rumah hidroponik melalui program PHP2D 2020 yang digerakkan oleh dosen dan mahasiswa Teknik Fisika Universitas Telkom. Kegiatan di rumah hidroponik ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sebagai wujud keterlibatan kampus dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar kampus. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan PHP2D 2020, untuk dapat memaksimalkan produktivitas rumah hidroponik masih ditemukan sejumlah kendala, diantaranya sumber air yang digunakan masih jauh dari rumah hidroponik serta kelayakan air yang digunakan belum diuji dan dikontrol kualitasnya. Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini telah dibuat rancang bangun sistem penyediaan air bersih di rumah hidroponik RW 6 Desa Citeureup. Rancang bangun sistem ini terdiri dari proses pembuatan sumur sibel sebagai sumber air bersih, penyediaan tandon sebagai sistem penampung air, dan instalasi air. Telah dilakukan pengujian kualitas air menggunakan pH-meter dan TDS meter dengan hasil pH 7,36 dan berat total padatan 300 ppm.