cover
Contact Name
Darah Ifalahma
Contact Email
darah_ifa@udb.ac.id
Phone
+6282223455008
Journal Mail Official
sikesnas@udb.ac.id
Editorial Address
JL. KH. SAMANHUDI NO. 93 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional
ISSN : -     EISSN : 2964674X     DOI : https://doi.org/10.47701/sikenas.vi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas) adalah prosiding ilmiah di Bidang Kesehatan yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa surakarta. Prosiding ini digunakan sebagai media bagi para akademisi dan peneliti untuk melakukan diseminasi hasil penelitian dan mempublikasikan karya ilmiahnya serta menjadi sumber referensi bagi pengembangan ilmu dan pengetahuan bidang kesehatan. Prosiding ini terbit satu kali dalam setahun, memuat artikel hasil penelitian, review article/ literature review, ataupun case report, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 306 Documents
ANALISIS PENGARUH WAKTU KERJA DAN KONDISI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Kurniawan, Aditya; Sari, Mey Reza Selviana
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.3941

Abstract

Kepuasan kerja tenaga kesehatan di rumah sakit menjadi salah satu poin penting untuk motivasi dan meningkatkan efektivitas kerja, tingginya kepuasan kerja dapat meningkatkan performa tenaga kesehatan dan kepuasan pasiennya. Namun, rendahnya kepuasan kerja mengakibatkan kelelahan dan kecenderungan peningkatan turnover tenaga kesehatan yang akan memperburuk kondisi fasilitas kesehatan khususnya di rumah sakit. Tujuan penelitian untuk melakukan meta analisis dari penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dilakukan tentang pengaruh waktu kerja dan kondisi kerja terhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini merupakan meta analisis dengan PICO. Population: tenaga kesehatan. Intervention: waktu kerja panjang dan kondisi kerja baik. Comparison: waktu Kerja pendek dan kondisi kerja buruk. Outcome: kepuasan kerja. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari empat database yaitu PubMed, Google Scholar, Science Direct, SpringerLink, BMJ, Garuda, SINTA, dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Kata kunci yang digunakan untuk mencari artikel “Working Hours” ATAU “Working Hours Long” DAN “Working Condition” ATAU “Working Condition Good” DAN “Job Satisfaction” DAN “Health Workers” DAN “Multivariat”. Artikel yang digunakan adalah full text bahasa inggris dari tahun 2014 hingga 2024. Artikel dipilih menggunakan diagram alir PRISMA dan dianalisis menggunakan aplikasi (RevMan) 5.3. Sebanyak 17 artikel studi cross-sectional dari dari negara Belgium, Canada, China Denmark, Ethiopia, Israel dan Swiss. Berdasarkan analisis, tenaga kesehatan dengan waktu kerja tinggi menurunkan kepuasan kerja 0.47 kali dibandingkan tenaga kesehatan dengan waktu kerja rendah dan secara statistik signifikan (aOR=0.47; CI 95%=0.12 hingga 0.92; p=0.030). Tenaga kesehatan dengan kondisi kerja aman meningkatkan kepuasan kerja 2.75 kali dibandingkan tenaga kesehatan dengan Kondisi Kerja tidak aman dan secara statistik signifikan (aOR=2.75; CI 95%=1.59 hingga 4.78; p=0.003). Waktu kerja panjang menurunkan kepuasan kerja tenaga kesehatan dan Kondisi kerja baik meningkatkan kepuasan kerja tenaga kesehatan.
PENGGUNAAN METODE MCUA UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS MASALAH DI UNIT FILING RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO Listyorini, Puguh Ika; Saryadi, Saryadi; Sadewi, Yuan Yuzti
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.3942

Abstract

Unit filing sebagai salah satu bagian dari rekam medis tempat dimana dokumen rekam medis disimpan tidak selamanya berjalan sempurna, maka menggunakan metode MCUA yaitu metode pemecahan masalah untuk menentukan prioritas masalah. Berdasarkan survei terdapat 4 masalah pada unit filing yaitu terjadinya misfile, kurangnya petugas filing, ketersediaan ruang filing terbatas atau ruang filing yang sempit, dan ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa prioritas masalah yang ada di unit filing Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah 2 petugas filing dan objek penelitian adalah unit filing. Instrumen penelitian berupa pedoman Focus Group Discussion (FGD). Analisis menggunakan analisis univarite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada unit filing terdapat 4 masalah, hasil dari pemecahan masalah dengan metode MCUA adalah hasil total skor masalah misfile 14,2, kurangnya petugas filing dengan total skor 19,9, ketersediaan ruang filing yang terbatas dengan total skor 14,5, dan ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis dengan total skor 25,5. Hasil dari total jumlah skor tertinggi maka ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis menjadi prioritas utama. Saran, sebaiknya upaya yang perlu dilakukan yaitu pihak rumah sakit dapat melaksanakan pemberian penjelasan dan pemahaman lebih lagi seperti mensosialisasikan ulang spesifikasi pendidikan yang sesuai dan sosialisasi terkait pentingnya pengisian dokumen rekam medis agar pelaksanaan koordinasi sistem rekam medis di rumah sakit dapat berjalan dengan maksimal
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DI SMK NU 02 ROWOSARI Nisa, Sayidatun; Santoso, Dona Yanuar Agus; Susanti, Yulia; PH, Livana
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.3944

Abstract

Kecerdasan emosional berkaitan dengan agresif dikarenakan remaja belum mempunyai kestabilan emosional. Kecerdasan emosional berkaitan dengan kekuatan seseorang dalam mengontrol emosi diri dan emosi orang lain halini digunakan untuk mengerjakan pola pikir, perilakunya, untuk mengenali emosi diri, kekuatan memotivasi diri, kekuatan mengontrol emosi baik pada diri sendiri maupun pada orang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan perilaku agresif pada remaja di SMK NU 02 Rowosari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif. Jumlah populasi pada penelitian ini yaitu siswa SMK NU 02 Rowosari sebanyak 275 dan jumlah sampel sebanyak 275 siswa SMK NU 02 Rowosari. penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2024. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional pada remaja mayoritas dalam kategori sedang sebanyak 48 responden (17,5%), perilaku agresif pada remaja dalam kategori sedang sebanyak 132 responden (48%). Ada hubungan kecerdasan emosional dengan perilaku agresif dengan p=0,001 dan nilai koefisien korelasi r= -0.351 menunjukkan bahwa adanya korelasi negatif artinya kecerdasan emosional semakin rendah maka perilaku agresifnya semakin tinggi.
PROFIL INDEKS MASA TUBUH PADA PESEPAKBOLA WANITA AMATIR Ningrum, Ika Annisa Rahayu; Dewangga, Mahendra Wahyu
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi profil indeks massa tubuh (IMT) pada pesepakbola wanita amatir di Kota Surakarta. Pesepakbola wanita amatir sering kali diabaikan dalam studi yang berfokus pada kesehatan dan kebugaran, meskipun olahraga ini semakin populer di kalangan wanita. Penelitian ini merupakan penelitian survey, melibatkan 20 pesepakbola wanita amatir dengan rentang usia 18-30 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung tinggi badan dan berat badan untuk menghitung IMT setiap partisipan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas partisipan memiliki IMT dalam kategori normal (16 orang)l, sedangkan terdapat beberapa dalam kategori underweight (4 orang). Faktor-faktor seperti frekuensi latihan, pola makan, dan pengetahuan tentang nutrisi juga dianalisis untuk memahami pengaruhnya terhadap IMT. Temuan penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai kondisi fisik pesepakbola wanita amatir dan dapat digunakan sebagai dasar untuk program kesehatan dan kebugaran yang lebih baik bagi mereka. Selain itu, penelitian ini menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan pesepakbola wanita amatir untuk memastikan performa optimal dan pencegahan cedera.
ANALISIS Gap PENGARUH PELAYANAN INFORMASI OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA Rohmana, Vivin Marwiyati; Artini, Kusumaningtyas Siwi; A, Ferlinda Ayu
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara kinerja tenaga farmasi dengan harapan pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi rumah sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan pada 333 konsumen dengan metode purposive sampling di Instalasi Farmasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. Data dari korelasi antara variabel bebas (jenis informasi obat, sikap tenaga farmasi, kinerja tenaga farmasi, kemampuan berkomunikasi tenaga farmasi dan lama waktu pelayanan informasi obat) dengan variabel tergantung (kepuasan pasien) dianalisis dengan analisis regresi linier sederhana, analisis regresi berganda dan analisis Gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase kepuasan pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta faktor jenis informasi obat, sikap dan kinerja tenaga farmasi, kemampuan berkomunikasi tenaga farmasi dan lama waktu pelayanan informasi obat secara berurutan sebagai berikut 97,1%; 96,9%; 97,4%; 96,5% dan 97,1% yang berarti skor presentasi kepuasan sangat tinggi. Dan menunjukkan urutan nilai Gap dari yang terbesar hingga yang terkecil pada kelima dimensi sebagai berikut, sikap tenaga farmasi (-0,11); kinerja tenaga farmasi (-0,09); kemampuan berkomunikasi tenaga farmasi (0,06); jenis informasi obat (-0,1) dan lama waktu pelayanan informasi obat (-0,1).
EFEKTIVITAS VERIFIKASI KLAIM BPJS KESEHATAN ANTARA RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP DI RSJD SURAKARTA Susanto, Anton; Hadsari, Rindi; Pramesty, Aira; Hidayat, Muhamat Ramdani
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan di Indonesia telah mengalami berbagai perbaikan sejak diluncurkan pada 1 Januari 2014, termasuk sistem pembayaran klaim berbasis Indonesia Case Based Groups (INA-CBGs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas verifikasi klaim BPJS Kesehatan antara rawat jalan dan rawat inap di RSJD Surakarta pada tahun 2022. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif kuantitatif dengan analisis data klaim dari laporan resmi rumah sakit. Hasil menunjukkan bahwa klaim rawat jalan jauh lebih dominan dibandingkan rawat inap, dengan total 22.155 klaim rawat jalan dan 2.430 klaim rawat inap. Dari total klaim rawat jalan, 94,4% dinyatakan layak, sedangkan 5,6% dalam status pending. Untuk klaim rawat inap, 95,7% dinyatakan layak, dan 4,0% dalam status pending. Tidak ada klaim yang dinyatakan tidak layak atau mengalami dispute pada kedua kategori. Meskipun klaim rawat inap menunjukkan tingkat kelayakan yang sedikit lebih tinggi, klaim rawat jalan memiliki persentase klaim pending yang lebih tinggi, mengindikasikan perlunya peningkatan efisiensi dalam proses verifikasi klaim rawat jalan. Penelitian ini menyarankan peningkatan teknologi dan pelatihan staf untuk memperbaiki efisiensi verifikasi klaim dan mengurangi klaim pending, guna meningkatkan kepuasan pasien dan efisiensi operasional rumah sakit.