cover
Contact Name
Aprilita Br. Sitepu
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6281361952005
Journal Mail Official
editor@itscience.org
Editorial Address
Official Address: Jalan bunga rampai II No. 86, Simalingkar Medan, North Sumatera, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 28099117     DOI : https://doi.org/10.47709
Core Subject : Health,
HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan merupakan terbitan berkala enam bulanan, setiap terbitan memuat minimal 5 artikel. Artikel yang dikirimkan akan diterbitkan setiap bulan Januari dan Juli. Misi HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan adalah menyebarluaskan berbagai informasi kesehatan dan membahasnya melalui komunikasi tertulis ilmiah tentang kesehatan di Indonesia bahkan dunia, baik kesehatan klinis maupun kesehatan sosial. Dengan demikian, jurnal ini diharapkan dapat menjadi media interaksi bagi orang-orang yang berkepentingan dengan dunia kesehatan, antara lain organisasi pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan, dinas kesehatan, instansi pemerintah terkait, industri obat, asuransi kesehatan, peneliti kesehatan dan terkait. ilmu, pengajaran, ilmuwan yang tertarik pada penerapan ilmu di bidang kesehatan.
Articles 91 Documents
PENGARUH PERAWATAN METODE KANGURU TERHADAP BERAT BADAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SAKIT HARAPAN BUNDA BATAM Sade, Veronica Nurwita Permata; Putri, Mona Rahayu; Natalia, Regina
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3258

Abstract

Angka kematian bayi (AKB) di Indonesia masih cukup tinggi salah satu penyebab tertinggi kematian bayi adalah berat badan lahir rendah (BBLR) dengan jumlah 34,5%. Menurut data Dinas Kesehatan Kota Batam tahun 2022 jumlah BBLR tertinggi pertama berada di wilayah kerja Tanjung Sengkuang berjumlah 1,9%. Perawatan metode kanguru merupakan alternatif pengganti inkubator dan merupakan salah satu cara penanganan untuk peningkatan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perawatan metode kanguru terhadap berat badan pada bayi berat lahir rendah (BBLR) di Rumah Sakit Harapan Bunda Batam Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental dengan rancangan non probability sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 15 sampel dengan populasi bayi berat lahir rendah (BBLR) di Kota Batam Tahun 2022. Alat ukur dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan analisis uji paired sampel t-test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata berat badan pretest adalah 1940,00 gram dan posttest adalah 2196,67 gram. Hasil uji bivariat didapatkan p-value sebesar (0,000 < 0,05), yang menunjukkan bahwa Ho ditolak Ha diterima kesimpilan: terdapat pengaruh perawatan metode kanguru terhadap berat badan pada bayi dengan bayi berat lahir rendah. Maka diharapkan perawatan metode kanguru ini dapat lebih di optimalkan lagi dalam penerapannya untuk Masyarakat terutama ibu yang memiliki bayi dengan berat lahir rendah.
PENGARUH HYPNOBREASTFEEDING TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI TPMB ATLANTIKA KOTA BATAM TAHUN 2023 Trianasari, Gita; Putri, Mona Rahayu; Eltrikanawati, T.
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3262

Abstract

Masalah pengeluaran ASI pada ibu nifas dapat disebabkan oleh berkurangnya rangsangan hormon oksitosin. Kondisi ini dapat mempengaruhi proses laktasi. cara kerja hormon oksitosin dipengaruhi oleh kondisi psikologi di Asia Tenggara sendiri tingkat pemberian ASI eksklusif di Indonesia sebanyak 35,73%, Desain Quasi Exsperimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest Posttest Nonequivalent Kontrol Group Design populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di TPMB Atlantika tahun 2023 pada bulan Agustus-September yaitu berjumlah 30 ibu nifas Sampel adalah objek yang diteliti. Sampel harus memiliki sifat representative artinya populasi sesuai dengan kriteria inklusi, hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat perbedaan yang ditunjukkan pada pengaruh hypnobreastfeeding terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas dengan intervensi dan kontrol menunjukkan bahwa nilai Asymp.Sig (2-tailed) adalah 0.000. Dengan hasil tersebut maka a 0.05, maka H0 ditolak karena H0 ditolak maka Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Hypnobreastfeeding terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu Nifas Di TPMB Atlantika Kota Batam Tahun 2023. Terdapat perbedaan rata-rata produksi ASI pada kelompok Intervensi (105.00) dan kelompok Kontrol (16.667). Saran Diharapkan menambah pengetahuan dan wawasan ibu akan cara melakukan Hypnobreastfeeding di rumah sehingga produksi ASI ibu nifas meningkat dan kebutuhan ASI bayi terpenuhi.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KOMPLIKASI DM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA DATAR Selfina, Aprelia; Naibaho, Friskan; Purba, Cristina; Br. Kaban, Karmila
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3475

Abstract

Diabetes Mellitus adalah kondisi degeneratif yang memerlukan perhatian besar. Bagi pasien diabetes melitus, kepatuhan pengobatan sangat penting untuk memenuhi tujuan pengobatan dan secara efektif mencegah timbulnya masalah. Utamanya bagi pasien yang harus mengonsumsi obat-obatan sepanjang hidup mereka Tujuan: untuk melihat hubungan kepatuhan dengan komplikasi DM. Metodologi: metode cross-sectional, populasi semua pasien DM sebanyak 592 orang; sampel terdiri dari 234 individu, dipilih menggunakan nonprobability sampling (purposive sampling). Hasil: Mayoritas responden (35%) berusia antara 41 dan 50 tahun. Mayoritas responden (53%) berada pada kategori pendidikan SMA. Mayoritas responden (55%) termasuk dalam kategori laki-laki. Mayoritas responden (36%) bekerja sebagai buruh. Responden terhadap pengobatan DM terdapat pada kategori responden tidak patuh (79,5%), dengan mayoritas responden mengalami komplikasi DM (sekitar 70,1%). Hasil analisis penelitian yang diperoleh dengan menggunakan SPSS menunjukkan bahwa Pvalue = 0,000 yang berarti ada hubungan kepatuhan dengan komplikasi DM. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan peneliti maka telah disimpulkan bahwa ada hubungan kepatuhan dengan komplikasi DM.Diabetes Mellitus adalah kondisi degeneratif yang memerlukan perhatian besar. Bagi pasien diabetes melitus, kepatuhan pengobatan sangat penting untuk memenuhi tujuan pengobatan dan secara efektif mencegah timbulnya masalah. Utamanya bagi pasien yang harus mengonsumsi obat-obatan sepanjang hidup mereka Tujuan: untuk melihat hubungan kepatuhan dengan komplikasi DM. Metodologi: metode cross-sectional, populasi semua pasien DM sebanyak 592 orang; sampel terdiri dari 234 individu, dipilih menggunakan nonprobability sampling (purposive sampling). Hasil: Mayoritas responden (35%) berusia antara 41 dan 50 tahun. Mayoritas responden (53%) berada pada kategori pendidikan SMA. Mayoritas responden (55%) termasuk dalam kategori laki-laki. Mayoritas responden (36%) bekerja sebagai buruh. Responden terhadap pengobatan DM terdapat pada kategori responden tidak patuh (79,5%), dengan mayoritas responden mengalami komplikasi DM (sekitar 70,1%). Hasil analisis penelitian yang diperoleh dengan menggunakan SPSS menunjukkan bahwa Pvalue = 0,000 yang berarti ada hubungan kepatuhan dengan komplikasi DM. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan peneliti maka telah disimpulkan bahwa ada hubungan kepatuhan dengan komplikasi DM.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGKA KEJADIAN PENYAKIT TB PARU DI UPT PUSKESMAS KOTA DATAR Andriyanto, Andriyanto; Aisyah, Siti; Selnia, Emika; Br Kaban, Karmila
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3516

Abstract

Mycobacterium tuberculosis ialah bakteri yang menyebabkan Tuberculosis Paru. Pada bagian membrane sel kuman ini mengandung lemak yang menyebabkan pertumbuhan dari kuman ini berlangsung lambat serta tahan terhadap asam. Tujuan dalam penelitian ini ialah menganalisa faktor seperti pengaruh umur, jenis kelamin, status gizi, pendidikan, pekerjaan, kebiasaan merokok, kepadatan hunian dan pencahayaan hunian terhadap kejadian TB paru di UPT Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Penelititan ini ialah studi observasional dengan jenis desain penelitian case control yang akan melakukan analisa terhadap faktor faktor yang mempengaruhi angka kejadian TB paru di Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian didapatkan faktor umur, jenis kelamin, status gizi, pendidikan, kepadatan hunian dan pencahayaan hunian terhadap kejadian TB paru di UPT Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Mycobacterium tuberculosis ialah bakteri yang menyebabkan Tuberculosis Paru. Pada bagian membrane sel kuman ini mengandung lemak yang menyebabkan pertumbuhan dari kuman ini berlangsung lambat serta tahan terhadap asam. Tujuan dalam penelitian ini ialah menganalisa faktor seperti pengaruh umur, jenis kelamin, status gizi, pendidikan, pekerjaan, kebiasaan merokok, kepadatan hunian dan pencahayaan hunian terhadap kejadian TB paru di UPT Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Penelititan ini ialah studi observasional dengan jenis desain penelitian case control yang akan melakukan analisa terhadap faktor faktor yang mempengaruhi angka kejadian TB paru di Puskesmas Kota Datar tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian didapatkan faktor umur, jenis kelamin, status gizi, pendidikan, kepadatan hunian dan pencahayaan hunian terhadap kejadian TB paru di UPT Puskesmas Kota Datar tahun 2023.
HUBUNGAN GAYA HIDUP TERHADAP PENINGKATAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KOTA DATAR Indartati, Indartati; Marhamah , Marhamah; Sari, Rita Nova; Sunarti, Sunarti
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3517

Abstract

Tekanan darah yang meningkat sampai melebihi 140/90 mmHg sering disebut dengan hipertensi. Hipertensi yang dibiarkan terus menerus serta tidak dideteksi dan dilakukan pengobatan, dapat menimbulkan keruskan pada otak, jantung serta ginjal. Silent Killer merupakan sebutan dari hipertensi dikarenakan hipertensi memiliki resiko tinggi terhadap kecacatan permanen serta kematian mendadak. Faktor resiko dari hipertensi adalah dapat mempengaruhi terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah. Tujuan dari pelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di UPT Puskesmas Kota Datar Tahun 2023. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan menggunakan purposive sampling. Aktifitas fisik dan pola makan memiliki hubungan terhadap peningkatan tekanan darah. Tekanan darah yang meningkat sampai melebihi 140/90 mmHg sering disebut dengan hipertensi. Hipertensi yang dibiarkan terus menerus serta tidak dideteksi dan dilakukan pengobatan, dapat menimbulkan keruskan pada otak, jantung serta ginjal. Silent Killer merupakan sebutan dari hipertensi dikarenakan hipertensi memiliki resiko tinggi terhadap kecacatan permanen serta kematian mendadak. Faktor resiko dari hipertensi adalah dapat mempengaruhi terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah. Tujuan dari pelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di UPT Puskesmas Kota Datar Tahun 2023. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan menggunakan purposive sampling. Aktifitas fisik dan pola makan memiliki hubungan terhadap peningkatan tekanan darah.
HUBUNGAN GIZI DAN USIA IBU DENGAN ANGKA KEJADIAN BBLR DI PUSKESMAS KOTA DATAR Ramadani, Anita; Sartika, Anggi; Sinaga, Anastasya; Bayang, Tasya; Leonita, Angela; Nababan, Tiarnida
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3526

Abstract

BBLR mempunyai dampak jangka panjang terhadap kehidupan bayi baru lahir dan anak serta berkontribusi signifikan terhadap peningkatan angka kematian dan kecacatan neonatal. Tujuan: untuk mengetahui hubungan umur ibu dan gizi dengan prevalensi BBLR. Metodologi: Metode cross-sectional, populasi semua Ibu yang melahirkan bayi sepanjang tahun 2023 sebanyak 158 orang; sampel terdiri dari 114 individu, dipilih menggunakan nonprobability sampling (purposive sampling). Hasil: Ibu dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) sebanyak 3,5% sedangkan 96,5% ibu Tidak mengalami Kurang Energi Kronis (KEK). Usia responden saat melahirkan ada 26,3% berada pada kategori beresiko, sedangkan responden yang tidak beresiko saat melahirkan sebanyak 73,7%, sedangkan angka kejadian BBLR adalah 6,1% bayi dengan BBLR, sedangkan 93,9% lainnya memiliki berat badan normal.Hasil analisis penelitian yang diperoleh dengan menggunakan SPSS menunjukkan bahwa Pvalue = 0,000 menunjukkan adanya hubungan antara kejadian BBLR dengan gizi, begitu pula dengan usia ibu dan angka kejadian BBLR juga diperoleh Pvalue=0,000 yang artinya terdapat hubungan usia ibu dengan angka kejadian BBLR. Hasil analisa yang dilakukan peneliti maka telah disimpulkan terdapat hubungan antara kejadian BBLR dengan usia ibu dan gizi di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Datar.
Pengaruh Pemberian Informasi Prosedur Pemasangan Infus Terhadap Penurunan Kecemasan Orangtua pada Anaknya Di RS Santa Elisabeth Batam Nainggolan, Ayu Rohani; Tampubolon , Lindawati Farida; Ginting , Agustaria
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3554

Abstract

Tindakan pemasangan infus merupakan prosedur yang menimbulkan kecemasan dan ketakutan serta rasa tidak nyaman bagi anak karena nyeri yang dirasakan akibatnya orang tua merasa cemas jika prosedur pemasangan infus yang dilakukan akan memberikan efek yang membuat anak merasa semakin sakit atau nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian informasi prosedur pemasangan infus terhadap penurunan kecemasan orangtua pada anaknya. Hasil wawancara yang dilakukan pada 25 orangtua di Rumah Sakit Santa Elisabeth Lubuk Baja Batam didapatkan data 4 orang tua memiliki tingkat kecemasan ringan (16%), 18 orang tua memiliki tingkat kecemasan sedang (72%), dan 3 orang tua dengan tingkat kecemasan berat (12%) dikarenakan kurangnya pengetahuan orangtua mengenai prosedur pemasangan infus. Metode penelitian menggunakan Pra-eksperimental berdesain one group pretest-posttest group. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling sebanyak 30 responden. Alat ukur menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden pada tahap pretest dan postest. Hasil penelitian dari 30 responden didapatkan rerata kecemasan orangtua sebelum pemberian informasi prosedur pemasangan infus pada anak adalah 36.00 (95% CI= 34.84-37.16), dengan standar deviasi 3.118. Sedangkan rerata nilai kecemasan orangtua sesudah pemberian informasi pemasangan infus adalah 23.67 (95% CI= 22.56-24.78) dengan standar deviasi 2.975. Hasil ujistatistik uji t berpasangan/ uji t dependen, diperoleh p value=0.001, (?< 0,005) yang artinya secara statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian informasi prosedur pemasangan infus terhadap penurunan kecemasan orangtua pada anaknya. Diharapkan perawat untuk memberikan informasi prosedur pemasangan infus pada orangtua anak yang akan dilakukan pemasangan infus sehingga mereka mengetahui prosedur yang akan diberikan kepada anaknya dan menurunkan kecemasan yang dialami.
HUBUNGAN PEMBERIAN MPASI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DENGAN KEJADIAN GANGGUAN PENCERNAAN PADA BAYI Jayanti , Astri Dwi; Astuti , Astuti; Asnawati, Asnawati; Sihombing, Arta Mariam; Sitompul , Asrina Polanisa; Paninsari, Debora
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3555

Abstract

Selama enam bulan pertama kehidupannya, ASI dapat menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi baru lahir, namun seiring dengan perkembangan bayi, hal ini tentu saja tidak cukup. Pada usia enam bulan, bayi baru lahir akan mulai sering mengonsumsi MPASI. Memberikan MPASI pada bayi baru lahir terlalu dini dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Hal ini disebabkan oleh sistem pencernaan bayi yang belum matang, yang belum siap untuk memecah apa pun selain ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian penyakit pencernaan dengan MPASI. Metode: pendekatan cross-sectional, 311 individu mewakili populasi seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 0 hingga 6 bulan; Sampel berjumlah 175 orang, yang dipilih melalui purposive sampling, yaitu teknik nonprobability sampling. Temuan: Dari seluruh responden, 121 perempuan (69,1%) memberikan MPASI kepada anaknya yang berusia antara 0 dan 6 bulan, sedangkan 54 responden (30,9%) tidak. Kelompok YA sebanyak 138 responden (yaitu mengalami gangguan pencernaan) dengan persentase 78,9%, dan kelompok TIDAK sebanyak 37 responden (yaitu tidak mengalami gangguan pencernaan) dengan persentase 21,1%. Sedangkan Pvalue = 0,000 menunjukkan adanya hubungan antara MPASI dengan kejadian penyakit pencernaan, hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara MPASI dengan kejadian gangguan pencernaan menurut hasil analisis penelitian yang dihasilkan dengan menggunakan SPSS. Penyelidikan yang dilakukan para ahli mengungkapkan hal itu. Peneliti menemukan adanya korelasi antara prevalensi penyakit pencernaan di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Datar dengan MPASI berdasarkan datanya.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD LASINRANG KABUPATEN PINRANG Muhtar, Arlina; Setiawati , Yuliyanti
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3557

Abstract

Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram (Padila, 2016). Pengertian abortus menurut hukum ialah tindakan menghentikan kehamilan atau mematikan janin sebelum waktu kelahiran, tanpa melihat usia kandungannya (Purwoastuti, T W & Walyani, 2015). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan umur ibu, jumlah persalinan (paritas) dan riwayat abortus dengan kejadian abortus di RSUD Lasinrang Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mengalami kejadian abortus di RSUD Lasinrang Kabupaten Pinrang sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah responden 30 orang. Pengumpulan data menggunkan lembar observasi, pengolahan data menggunakan komputer program SPSS versi 16.0 dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Analisis data mencakup analisis univariat dengan mencari frekuensi, analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square, dengan kesalahan ? < 0,05. Hasil penelitian didapatkan faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus yaitu umur ibu dengan nilai ? = 0,036, jumlah persalinan (paritas) dengan nilai ? = 0,043 dan riwayat abortus dengan nilai ? = 0,048. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara umur ibu, jumlah persalinan (paritas) dengan kejadian abortus di RSUD Lasinrang Kabupaten Pinrang.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP SIKAP REMAJA TENTANG SEKSUAL PRANIKAH DI SMK NEGERI 5 GOWA Ratna, Ratna; Fajriansi, Andi
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol : 3 No : 1 (2024 ) : Periode Januari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v3i1.3558

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja, adapun masalah kesehatan reproduksi yang disebabkan oleh perilaku seksual pranikah pada remaja dapat mengakibatkan resiko terjadinya infeksi penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, dan kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) yang menyebabkan aborsi pada remaja, Oleh karena itu diperlukannya penyuluhan sebagai salah satu sarana untuk mendapatkan informasi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja tentang seksual pranikah pada siswa SMK Negeri 5 Gowa. Rancangan penelitian adalah pre-eksperimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest design dan uji analis Paired Sample test. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 85 orang siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menyatakan ada pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja tentang seks pranikah (?=0,000). Diharapkan kepada orang tua dan pihak sekolah memberikan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan bahaya seks pranikah.

Page 7 of 10 | Total Record : 91