cover
Contact Name
Lailatul Fitria
Contact Email
lailatulfitria@iainkediri.ac.id
Phone
+6285608090122
Journal Mail Official
jurnalspiritualita@iainkediri.ac.id
Editorial Address
SPIRITUALITA: Journal Ethics and Spirituality Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri Jln. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota Kediri, Kota Kediri, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Spiritualita : Journal of Ethics and Spirituality
ISSN : 26141043     EISSN : 26547554     DOI : https://doi.org/10.30762/spiritualita
The focus of articles published on the SPIRITUALITA journal is divided into two categories: Ethics and Spirituality
Articles 177 Documents
Analisis Konsep Jiwa dan Raga dalam Buku “Tasawuf Modern” Karya Hamka Muttaqin
Spiritualita Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i2.1055

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pandangan Hamka mengenai hubungan antara jiwa dan badan dalam bukunya "Tasawuf Modern". Penelitian ini merupakan studi literatur yang dilakukan dengan menggunakan buku "Tasawuf Modern" sebagai sumber data utama. Data dianalisis secara deskriptif dan analitis untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai kesehatan jiwa dan badan, serta bagaimana keduanya saling berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan jiwa dan tubuh yang seimbang dapat mencapai kebahagiaan. Hamka merekomendasikan lima hal untuk menjaga kesehatan jiwa dan tubuh, yaitu; berteman dengan orang yang berakhlak mulia, melatih diri dengan terbiasa berpikir, menjaga syahwat dan kemarahan tadbir menimbang sebelum mengerjakan, dan menyelidiki cita-cita (aib) diri sendiri.
Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Al-Aminiyah di Paciran Muhamad Alan Al Farisi
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i1.1179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dari tarekat Naqsabqandiyah Khalidiyah jalur Syekh Kadirun Yahya Muhammad Amin dengan tarekat Naqsabandiyah Khalidiuyah jalur lain. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan ragam penelitian lapangan yang mengharuskan peneliti terjun ke lapangan untuk mengobservasi dan mengambil data melalui wawancara ke narasumber. Narasumber utama penelitian ini adalah Ustadz Syafi’ Salam yang merupakan khalifah tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Al-Aminiyah di Paciran. Beliau lah yang mengimami jama’ah tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah di surau yang terletak di desa Kranji, kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan. Penelitian ini menghasilkan pengetahuan baru yang menarik yang membedakan tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah jalur Syekh Kadirun Yahya dengan Naqsabandiyah Khalidiyah jalur lain. Perbedaan yang mencolok yang membedakan tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Syekh Kadirun Yahya adalah Penggunaan ilmu eksakta untuk menyebarkan dan menjelaskan tarekat, mursyid, dan wasilah. Di samping itu,  penguatan ajaran nasionalisme dan ukhuwah Islamiyah yang berdasarkan syariat Islam juga dikembangkan. Tarekat ini juga mengajarkan para pengikutnya untuk mengutamakan  dakwah dengan keteladanan.
Relasi Filsafat dengan Psikoterapi dalam Konsep Sa’Adah serta Relevansinya terhadap Kesehatan Mental syaepu, Indra latif
Spiritualita Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i2.1323

Abstract

Psikoterapi merupakan istilah yang berasal dari bahasa Yunani, Pschye yang artinya jiwa dan Therapy yang artinya mengobati. Ahli lain menyebutkan, Psikoterapi merupakan sebuah pelayan terhadap pasien atau pengobatan pada pasien dengan metode mempengaruhi, memberi sugesti, memberi motivasi dan sebagainya tanpa menggunakan peralatan medis seperti obat. Bisa dikatakan, Psikoterapi merupakan metode penangan klinis bagi penderita gangguan Jiwa, penyakit Jiwa, penyakit Rohani, Psikis maupun depresi. Psikoterapi selalu berkaitan dengan kehidupan keseharian manusia, mulai dari arti hidup, makna hidup, tujuan hidup, bagaimana menjalani kehidupan, bagaimana menangani masalah hidup dan sebagainya. Psikoterapi Transpersonal melibatkan peranan agama untuk mengobati pasien yang mengalami ganguan kesehatan jiwa. Terkait dengan Jiwa, tentunya tidak bisa terlepas dari wilayah kajian filsafat. Filsafat merupakan keilmuan pertama yang membahas konsep jiwa dalam diri manusia. Dalam ranah aksiologi etika keilmuan, filsafat dan Psikoterapi ditemukan. Etika merupakan salah satu cabang keilmuan filsafat yang membahas tentang moral, akhlak yang menentukan sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan. Etika disini mengerah kepada perilaku baik atau buruk. Ada juga yang mengartikan etika merupakan sistem nilai dalam kehidupan manusia secara individu maupun kelompok. Oleh karena itu, etika menjadi pegangan hidup individu maupun masyarakat.
Dampak Psikologis Pernikahan Dini di KUA Kecamatan Kejaksaan Kota Cirebon Triadhari, Imelda; Afridah, Mumtaz; Salsabila, Hana Haifah
Spiritualita Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i2.1328

Abstract

Pernikahan atau perkawinan merupakan sesuatu yang sakral, maka dari itu harus dipersiapkan dengan benar baik secara fisik, finansial, dan spiritual. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah meneliti 1) penyebab perkawinan anak, 2) dampak psikologis perkawinan dini, dan 3) strategi mengatasi dampak negatif perkawinan dini terhadap anak dibawah umur. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan sejak 9 Maret hingga 7 April 2023 di KUA Kecamatan Kejaksaan Kota Cirebon. Penelitian dilakukan antara Maret dan April 2023 dan melibatkan berbagai responden terkait perkawinan anak atau pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pernikahan dini dari segi psikologis dengan fokus pada adaptasi individu, interaksi sosial, dan pola pengasuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tinjauan literatur dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kejaksaan Kota Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dini memiliki dampak negatif terhadap aspek psikologis, termasuk gangguan dalam adaptasi individu, interaksi sosial yang terbatas, dan pola pengasuhan yang tidak tepat. Pernikahan dini juga dapat menyebabkan neuritis depresif dan meningkatkan tingkat stres dan kecemasan. Dalam beberapa kasus, perkawinan anak yang terjadi pada usia muda dapat berakhir dengan perceraian. Dalam hal ini, sosialisasi dan program yang ditawarkan oleh KUA Kejaksaan memiliki peran penting dalam mengatasi pernikahan dini dan menciptakan keluarga yang harmonis.
Pemikiran Zuhud Abu Talib Al-Makki: Relevansi dan Implementasi Sikap Hedonisme pada Remaja Farhan, Ahmad
Spiritualita Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i2.1335

Abstract

Hedonisme merupakan sebuah pandangan hidup yang menyatakan kesenangan untuk menikmati segalanya adalah tujuan hidup manusia. Kehidupan seperti itu bukan hanya ditemukan pada remaja, pelajar, dan anak-anak muda atau mahasiswa, tampaknya sudah menyeluruh keberbagai kalangan masyarakat. Sementara zuhud adalah sebuah sikap hidup yang lebih memilih sesuatu yang baik dari yang tidak baik atau memilih yang lebih baik dari yang baik. Sesuatu yang baik itu ialah sesuatu yang bernilai ibadah kepada Allah, bukan sekadar duniawi. Salah seorang tokoh sufi masa awal yang merumuskan konsep zuhud secara komprehensif adalah Abu Talib al-Makki. Tulisan akan mencoba mengekspose konsep zuhud Abu Talib al-Maki dan kontribusinya untuk mengatasi problem sikap hedon yang dihadapi manusia modern saat ini. Penelitian ini menggunakan sumber data primer terutama karya Abu Talib al-Makki yang berjudul Qut al-Qulub fi Mu’amalat al-Mahbub dan berbagai data sekunder yang relevan dengan topik penelitian. Data dalam penelitian ini akan dianalisis menggunakan metode deduktif analisis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep zuhud menurut al-Makki adalah berpaling dari segala sesuatu yang bersifat duniawi demi segala sesuatu yang bersifat ukhrawi. Sikap zuhud tidak berarti menolak samasekali keduniaan, tetapi memperlakukan dunia sebagaimana mestinya yaitu bahwa dunia itu bukan dicari untuk dirinya sendiri, tetapi digapai karena tujuan yang bersifat ukhrawi.  Sikap yang menghindarkan diri dari segala sesuatu yang bersifat duniawi akan sangat berperan penting dalam membendung sikap dan gaya hidup hedon yang hanya mementingkan segala sesuatu yang bersifat duniawi.
Terapi Psikosomatis Ibnu Sina: Analisa Studi al-Nafs dalam Psikologi Islam Arroisi, Jarman; Farid Saifuddin, Ahmad; Nazhif Islam, Muhammad
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i1.1344

Abstract

Tulisan ini dalam pembahasannya menggunakan metode deskriptif-analisis yang berfokus pada kajian psikosomatis dan al-nafs. Tulisan ini berusaha mengeksplorasi lebih luas konsep An-Nafs dalam terapi psikomatis menurut pandangan Ibnu Sina. la berpendapat bahwa antara badan dan jiwa memiliki hubungan erat dan saling bekerjasama secara terus menerus. liwa tidak akan pernah mencapai tahap fenomenal tanpa adanya badan. Begitu tahap ini dicapai ia menjadi sumber hidup, pengatur, dan potensi badan. Pada hakikatnya keadaan-keadaan pikiran, sakit psikis bukanlah akibat dari penyakit fisik, tetapi karena ketidak stabilnya atau disharmonitas kondisi manusia dalam humor-humornya. Tulisan ini fokus pada konsep, an-nafs yang dikemukakan oleh Ibnu Sina dan aplikasinya dalam terapi psikomatis. Terapi psikomatis, juga dikenal sebagai terapi jiwa, merupakan pendekatan holistik yang berusaha menyelaraskan dimensi fisik dan psikis seseorang untuk mencapai kesehatan dan keseimbangan yang optimal Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep an-nafs Ibnu Sina menjadi landasan penting yang menawarkan wawasan berharga bagi praktisi terapi psikosomatis modern.
Studi Perjumpaan Aliran Mistik Kejawen dan Mistik Islam Chakim, Mohammad Lukman; Putra, Muhammad Habib Adi
Spiritualita Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i2.1356

Abstract

Perjumpaan antara aliran mistik kejawen dan mistik islam merupakan fenomena yang menarik untuk dikaji. Aliran mistik kejawen adalah manifestasi dari agama Jawa, yang merupakan akumulasi praktik religi masyarakat Jawa dengan pengaruh sinkretik dari agama Hindu, Budha, dan Islam. Aliran mistik islam adalah ajaran tasawuf yang berasal dari nilai-nilai Islam normatif yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis. Kedua aliran mistik ini memiliki titik temu dari segi tujuan, yaitu menjadikan penganutnya sebagai manusia yang sempurna melalui perantara penyatuan diri seorang makhluk dengan Sang Pencipta. Namun, kedua aliran mistik ini juga memiliki perbedaan dari segi metode, konsep, dan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara analitis komparatif tentang persamaan dan perbedaan antara aliran mistik kejawen dan mistik islam di masyarakat Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan dengan topik penelitian. Abstract The encounter between the Javanese mystical stream and the Islamic mystical stream is an interesting phenomenon to study. The Javanese mystical stream is a manifestation of the Javanese religion, which is an accumulation of religious practices of the Javanese people with syncretic influences from Hinduism, Buddhism, and Islam. The Islamic mystical stream is a teaching of Sufism that originates from the normative values of Islam that are sourced from the Qur’an and hadith. Both mystical streams have a common point in terms of their goal, which is to make their adherents as perfect human beings through the intermediary of unifying oneself with the Creator. However, both mystical streams also have differences in terms of their methods, concepts, and practices. This study aims to examine analytically and comparatively the similarities and differences between the Javanese mystical stream and the Islamic mystical stream in Javanese society. This study uses a qualitative method with a literature study approach. Data are obtained from primary and secondary sources that are relevant to the research topic.
Implikasi Nilai Tasawuf Al-Ghazali dan Relasi Spiritual Quetient (SQ) pada Santri Yufi, Mochamad
Spiritualita Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i2.1387

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan pengetahuan kepada masyarakat ataupun khalayak umum pada era modern saat ini, khususnya bagi yang ingin menambah wawasan mengenai lembaga pesantren. Pesantren tidak hanya menjadi wahana pusat ilmu pengetahuan saja, akan tetapi pesantren juga sebagai pembentukan karakter akhlak bagi para pelajar ataupun santri. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan deskriptif analis dengan merujuk dari beberapa literatur terdahulu. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis untuk memahami kondisi sosial di saat pandemi berlangsung, hasil dari penelitian ini bahwa penekanan tasawuf al-Ghazali pada tazkiyatun al-nafs , yakni bagaimana membersihkan jiwa untuk mendekatkan diri dengan sang peencipta dengan menyadari akan nilai-nilai kehidupan. Hal itu telah di implementasikan oleh para santri dengan inisiasi oleh keluarga pesantren serta pengurus pesantren untuk meningkatkan nilai-nilai spiritualitas pada saat kegiatan hybride.
Metode Inabah Berbasis Sufi Healing: Kajian Konseptual dan Prosedural pada Rehabilitasi Pecandu Narkoba Muhamad Khamim
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i1.2092

Abstract

Menurut pendapat banyak pakar, manusia modern disebut banyak mengalami frustasi eksistensial yang mengarah pada problematika psikologis. Salah satu problem psikologis yang banyak terjadi adalah penyalahgunaan narkoba. Agama memiliki peranan penting dalam penanganan hal tersebut, khususnya tasawuf sebagai dimensi esoteris Islam. Tasawuf dapat menjadi metode psikoterapi melalui sufi healing yang disebut inabah. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan, tulisan ini hendak mengulas lebih dalam tentang teori dan pratik inabah sebagai sufi healing dalam rehabilitasi pecandu narkoba berbasis psikoterapi sufistik. Hasil penelitian menyebutkan bahwa tasawuf menjadi salah satu alternatif pengobatan gangguan kejiwaan dan psikis manusia modern yang mengalami berbagai frustasi eksistensial. Melalui sufi healing, tasawuf berperan sebagai psikoterapi dari kehidupan manusia yang gersang, hampa dan kosong tanpa tujuan yang memicunya pada perilaku negatif seperti kecanduan narkoba misalnya, yang mengarah pada problematika psikologis. Salah satu bentuk sufi healing ialah inabah yaitu suatu metode pengobatan pecandu narkoba melalui serangkaian proses spiritual sufistik. Melalui inabah korban penyalahgunaan narkoba dapat disembuhkan dengan cara memperbanyak kegiatan spiritual, seperti berdzikir, berdoa, puasa, dan lainnya.
Respon dan Kritik Tokoh Muslim Terhadap Tasawuf: Kajian Latar Belakang dan Pemikiran Raihan Fadly; Ilzam Hubby Dzikrillah Alfani
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tasawuf merupakan salah satu cabang ilmu keislaman yang mengajarkan latihan spritual untuk dekat kepada Allah. Namun pada perkembangannya tasawuf tidak bisa lepas dari respon baik atau buruk, serta kritik dari berbagai kalangan tokoh. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguraikan respon dan kritik terhadap tasawuf khususnya pemikiran Ibnu Taimiyah, kaum Wahabi dan Muhammad Abduh. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan mengandalkan berbagai literatur kepustakaan yang relavan dengan tema pembahasan. Metode yang digunakan adalah metode historis dan deksriptif-analisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa kritikan dari Ibnu Taimiyah, kaum Wahabi dan Muhammad Abduh memiliki titik persamaan yaitu mereka sama-sama mengkritik agama populer (pop religion) bukan tasawuf itu sendiri. agama populer adalah praktik-praktik kepercayaan yang berkembang dalam masyarakat lokal yang dimasukkan ke dalam ajaran tasawuf sehingga seringkali menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan dan pemerasan terhadap para pengikutnya. Sedangkan tasawuf melandaskan ajarannya pada al-Qur’an dan hadis untuk melatih hati agar selalu merasa dekat dengan Allah.

Page 8 of 18 | Total Record : 177