cover
Contact Name
Lailatul Fitria
Contact Email
lailatulfitria@iainkediri.ac.id
Phone
+6285608090122
Journal Mail Official
jurnalspiritualita@iainkediri.ac.id
Editorial Address
SPIRITUALITA: Journal Ethics and Spirituality Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri Jln. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota Kediri, Kota Kediri, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Spiritualita : Journal of Ethics and Spirituality
ISSN : 26141043     EISSN : 26547554     DOI : https://doi.org/10.30762/spiritualita
The focus of articles published on the SPIRITUALITA journal is divided into two categories: Ethics and Spirituality
Articles 177 Documents
Pemberdayaan Wanita Rawan Sosial Ekonomi melalui Terapi Relaksasi dan Pelatihan Keterampilan sebagai Upaya Pemenuhan Hak Ekonomi di UPT RSBKW Kediri Rahayu, Puri; Muawanah, Risalatul; Lailiyah, Zumrotul
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i1.2144

Abstract

Pemberdayaan wanita adalah upaya dalam mengembangkan potensi wanita sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga yang mempunyai faktor penghambat dalam kegiatan program keterampilan yang terbagi menjadi dua komponen, ada yang berasal dari dalam (internal) dari luar (eksternal). Hal ini bertujuan untuk (1) mengetahui upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam menangani masalah kesejahteraan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (2) Mengetahui dampak dari upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam menangani masalah kesejahteraan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE). Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskripsi kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan, pengumpulan data yang akan dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis yang menggunakan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam pemberdayaan Wanita Rawan Sosial Ekonomi berupa program pemberian pelatihan keterampilan antara lain tata rias rambut, tata rias wajah, tata busana,dan tata boga. Kesejahteraan wanita wajib menjadi agenda penting dalam program pengentasan kemiskinan karena kesejahteraan wanita pada umumnya dapat mencerminkan kesejahteraan keluarga dan dapat menjadi jaminan bagi kesejahteraan wanita rawan sosial ekonomi.
Sufisme dalam Novel Api Tauhid: Analisis Kepribadian Tokoh Said Nursi Perspektif Maqom Tawakal Angga Pradinata
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i1.2146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap maqom tawakkal dari kepribadian Said Nursi yang dikisahkan di dalam Novel Api Tauhid karya Habiburrahman El-Shirazy. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan metode kualitatif yang mana peneliti bertumpu pada literatur-literatur terdahulu yang berhubungan dengan masalah penelitian, adapun sumber dataprimernya adalah Novel Api Tauhid karya Habiburrahman El-Shirazy, adapun untuk menganalisisdata tersebut menggunakan perspektif Al-Qur’an Surah Yunus Ayat 62. Penelitian ini menemukanbahwa di dalam kepribadian Badi’ufzzaman Said Nursi dalam Novel Api Tauhid karangan Habiburrahman El-Shirazy terdapat sikap tawakkal yang luar biasa. Sikap tawakkal yang terdapat dalam diri Said Nursi bukanlah sikap pasrah saja dengan kehendak Tuhan sebagaimana pemahaman kelompok Jabariyah, karena selain ia berdo’a ia juga berusaha. Penelitian ini juga menemukan sikap tawakkal Said Nursi menjadikan ia pribadi yang pemberani dan tidak berkeluh kesah atas rentetan peristiwa yang menimpanya, berdasarkan sikap Said Nursi tersebut maka ia sudah berada pada maqom tawakkal seperti yang difirmankan oleh Allah dalam Surah Yunus Ayat 62 yang menggabarkan bahwa wali-wali Allah itu tidak merasa takut dan tidak pula mereka bersedih hati.
Wudhu Sebagai Metode Psikoterapi dalam Mengatasi Kecemasan Khoirunnisak, Itak; Fattah, Daksa Muhammad; Andreansyah, Ricy Steve; Kibtyah, Maryatul
Spiritualita Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i2.1513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas wudhu sebagai metode psikoterapi Islam untuk mengatasi kecemasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada subjek pengidap kecemasan pasca perceraian. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi mendalam dengan subjek penelitian yang mengalami kecemasan akut pasca perceraian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Wudhu adalah terapi air dalam Islam yang memiliki manfaat psikologis dan fisiologis bagi tubuh dan pikiran. 2) Wudhu dapat digunakan sebagai metode psikoterapi Islam untuk mengatasi kecemasan, khususnya kecemasan situasional yang disebabkan oleh peristiwa atau situasi yang menimbulkan stres, ketakutan, atau kekhawatiran yang berlebihan. 3) Wudhu dapat membantu seseorang untuk menjernihkan pikiran, menyejukkan hati, mengurangi stres, rasa khawatir, marah, dan gugup, meraih ketenangan, keseimbangan, dan kedamaian jiwa, meningkatkan kepercayaan diri, harga diri, dan rasa optimis, serta memperbaiki hubungan sosial dengan lingkungan atau warga. 4) Hasil penelitian terhadap subjek penelitian menunjukkan bahwa wudhu dapat efektif membantu subjek penelitian mengatasi kecemasannya dan mendapatkan kesejahteraan psikologis dan sosial yang lebih baik. Subjek penelitian yang pada dasarnya beragama Islam sudah terbiasa melaksanakan wudhu. Sehingga proses terapi yang ia lakukan bisa berjalan setiap hari secara rutin. Peneliti berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu psikologi, khususnya psikoterapi Islam, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang mengalami kecemasan.
Respon dan Kritik Tokoh Muslim Terhadap Tasawuf: Kajian Latar Belakang dan Pemikiran Fadly, Raihan; Alfani, Ilzam Hubby Dzikrillah
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i1.2120

Abstract

Tasawuf merupakan salah satu cabang ilmu keislaman yang mengajarkan latihan spritual untuk dekat kepada Allah. Namun pada perkembangannya tasawuf tidak bisa lepas dari respon baik atau buruk, serta kritik dari berbagai kalangan tokoh. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguraikan respon dan kritik terhadap tasawuf khususnya pemikiran Ibnu Taimiyah, kaum Wahabi dan Muhammad Abduh. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan mengandalkan berbagai literatur kepustakaan yang relavan dengan tema pembahasan. Metode yang digunakan adalah metode historis dan deksriptif-analisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa kritikan dari Ibnu Taimiyah, kaum Wahabi dan Muhammad Abduh memiliki titik persamaan yaitu mereka sama-sama mengkritik agama populer (pop religion) bukan tasawuf itu sendiri. agama populer adalah praktik-praktik kepercayaan yang berkembang dalam masyarakat lokal yang dimasukkan ke dalam ajaran tasawuf sehingga seringkali menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan dan pemerasan terhadap para pengikutnya. Sedangkan tasawuf melandaskan ajarannya pada al-Qur’an dan hadis untuk melatih hati agar selalu merasa dekat dengan Allah.
Implementasi Living Hadis-Sufism dalam Pengembangan Spiritual Anak di Pondok Pesantren Mambaul Hisan: Tinjauan Psikologi Transpersonal Muttaqin, Zainal; Hafil, Achmad Shodiqil; Rahmawati, Desty; Apriliani, Wella Ayu; Zaenuddin, Ahmad
Spiritualita Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v9i1.2695

Abstract

Technological developments have an impact on several aspects of life, and education is no exception. Parents have the responsibility for children's education, especially religious education. Therefore, parents therefore, parents choose to send their children to boarding school from an early age. This research uses a descriptive qualitative approach. The research This research uses a descriptive qualitative approach. Mambaul Hisan Islamic Boarding School. Researchers must also observe, ask questions with the aim of exploring in detail related to the data obtained regarding Living Hadith-Sufism at Mambaul Hisan Islamic Boarding School Badalpandean Ngadiluwih, Kediri. Kediri. Data collection techniques are carried out by observation, interview, and documentation.This research uses the theory of Transpersonal Psychology to be a guideline for analysis. analysis guidelines. Santri apply the values of gratitude, patience, generosity, and prohibition of anger in their daily lives. anger in daily life. There are positive implications that affect on the formation of the character of students who go to school and stay at the Mambaul Hisan Islamic Boarding School. Mambaul Hisan Islamic Boarding School, namely spiritual awareness, development of skills and character, discipline, and strengthening of character. character, discipline, and mental and emotional strengthening in forming positive and constructive personalities.
Pelaksanaan Program Sufi Parenting Sebagai Upaya Penanganan Masalah Remaja Di Kota Kediri Syahir, M. Ramli
Spiritualita Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v6i1.286

Abstract

Remaja adalah masa di mana manusia berkembang antara usia anak anak dan dewasa di masa ini remaja mengalami pertumbuhan emosional yang tinggi, jadi remaja akan mudah terjerumus dalam permasalahan permasalahan sosial yang ada di masyarakat, maka dari itu orang tua berperan penting dalam menangani masalah kenakalan remaja. Secara umum penyebab kenakalan remaja bisa di picu karena pergaulan bebas; menganggap dirinya sudah besar jadi melarang orang tua ikut campur dalam urusannya; selalu berfikir bahwa dirinya itu sudah besar sehingga berbuat sesukanya; adanya konflik; akibat terlalu dalam berpacaran; kurangnya motivasi hidup dari orang di sekitarnya; dan kurangnya perhatian dari orang tua (Yusuf, 2009: 23). Dengan kondisi ini menjadikan tim ini melakukan pelatihan Sufi Parenting dalam menangani kenakalan remaja serta secara umum guna memberikan pembekalan bagi orang tua tentang pendidikan anak usia remaja. Melalui pelatihan Sufi Parenting akan membantu para orang tua untuk menyiapkan diri dengan lebih cepat sekaligus sebagai langkah penyelesaiana masalah remaja yang sudah ada dan terjadi di Kota Kediri. Kegiatan pelatihan mencakup materi tentang pendidikan anak khususnya tentang pengetahuan masalah anak, remaja dan seksualitas dalam keluarga dan masyarakat ditujukan pada remaja dan orang tua di Kelurahan Pojok, Kelurahan Kaliombo, Kelurahan Mojoroto, dan Kelurahan Tosaren Kota Kediri telah terlaksana dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pendidikan anak khususnya pengetahuan masalah anak, remaja dan seksualitas dalam keluarga dan masyarakat ditujukan pada remaja dan orang tua di Kelurahan Pojok, Kelurahan Kaliombo, Kelurahan Mojoroto, dan Kelurahan Tosaren Kota Kediri telah terlaksana dengan baik.
Kesempurnaan Suluk Dan Adab Para Murid Febriani, Valentina Adinda
Spiritualita Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i1.292

Abstract

Here I will discuss about the perfection of mysticism and etiquette of the students. The first thing I will discuss is about Suluk, then in the Suluk chapter I will explain about the meaning of Suluk, the types and then the obligations of students in carrying out the exercises. Then I will explain about "what is the perfection of mysticism?" and lastly I will explain about the manners of the students. Well, the manners of these disciples include: adab to Allah, etiquette to Murshid, adab to oneself and the last adab to relatives or friends who are commonly called ikhwan
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an Darwati, Yuli
Spiritualita Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v6i1.295

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita pernah mengalami stres, yang mendorong kita untuk melakukan coping stres supaya kita tidak terjebak dan terpuruk karenanya. Kajian coping stres mendapat perhatian yang besar dalam psikologi. Kajian ini menfokuskan diri pada upaya mengkaji stres dan coping stres dalam perspektif al Qur’an, sebagai rujukan utama umat Islam. Tulisan ini bermaksud untuk mengetahui pandangan Al Qur’an tentang stres, emosi negatif yang menyertai stres, sumber stres, dan mengetahui bagaimana  coping stres menurut al Qur’an, sebagai upaya untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif. Sumber data adalah al Qur’an beserta tafsirnya serta hasil telaah para ahli terkait dengan stres dan coping stres. Hasil  penelitian menjukkan bahwa : 1) Al Qur’an memandang stres sebagai cobaan dan ujian dari  Allah SWT ;2) Gejala stres seperti munculnya emosi negatif takut, sedih dan marah dilukiskan Allah dalam surat Al –Ambiya yat 140,  Abasa ayat 33-37, surat Yusuf ayat 84-86, At –Taubah ayat 92, Al-A’raf ayat 150 dan Thoha ayat 92-94. 3) Ada banyak sumber stres yaitu : pertama musibah. Hal ini dijelaskan Allah SWT dalam surat At-taghabun ayat 11, Asy Syura ayat 30 dan Ar-Rum ayat 41. Kedua, Penyakit hati dijelaskan dalam surat Al Baqarah ayat 10, Al-A’raf ayat 179. Ketiga Berprasangka buruk kepada Allah, dijelaskan dalam surat Al Fajr ayat 15-17 dan surat Al Fath ayat 12. Kempat berprasangka buruk kepada orang lain dijelaskan oleh Allah dalam surat Al Hujurat ayat 12.: 4)Allah SWT dalam al Qur’an juga memberikan tuntunan bagaimana mengatasi stres (coping stres), yaitu dengan ikhlas, sabar, zikir, tobat, shalat, dan berpikir positif dan optimis. Pertama, ikhlas dijelaskan dalam Al Qur’an dalam surat At Taubah ayat 91. Kedua, Sabar dijelaskan dalam  Al qur’an asurat Al Baqarah ayat 153 dan Al Baqarah ayat 155-157. Ketiga, zikir dijelaskan dalam Al Qur’an dalam surat Al Baqarah ayat 152, Surat Thoha ayat 130, dan Surat Ar Ra’d ayat 28.  Kempat, Tobat, dijelaskan dalam surat Az-Zumar ayat 53, An Nisa’ ayat 48. Kelima, berpikir positif dan optimis dijelaskan dalam Al qur’an Surat Al-Insyirah ayat 5-6 dan Al Tawbah ayat 51. Keenam shalat, dijelaskan dalam Al Qur’an Surat Al baqarah ayat 153 dan Surat Ghafir ayat 60.
Ajaran Tasawuf Pada Tarekat Tijanniyah Fitria, Mahgfirotul
Spiritualita Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i1.296

Abstract

Tarekat is a container or institution that becomes the medium of a person or a people who want to be closer to God and His messengers, for example like the order that will be discussed in this paper, namely the order formed by sheikh Ahmad At-Tijania, or can be called the Tijanniyah order. In the teachings he taught to get closer to Allah Almighty, there are several zikir in different forms, namely zikir in dzimmah, understanding the qualities of divinity and multiplying the reading of Sholawat on prophet Muhammad SAW
Jalan Panjang Tasawuf: Dari Tasawuf Awal Hingga Neo-Sufisme Nasrullah, Achmad Muzammil Alfan
Spiritualita Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i1.297

Abstract

Sufism is a view of the world centered on God Almighty, Allah Almighty. Sufism talks about the essence of God Almighty only and not sinking into those who are not Him. Sufism is a view of the nature of a reality which in philosophy is classified as the science of nature or commonly referred to as "Ontology". The essence is not just to study and understand more deeply what is behind it. The term Sufism is not in the Qur'an and Sunnah, but rather based on the formulations and teachings of the teachers that do not contradict the main source of Islamic law, namely the Qur'an. The growth and development of Sufism has 4 periods, namely: early Sufism, Orthodox Sufism, Teousufi, and Neo-Sufism. In the archipelago, in the 17th century the development of Sufism itself was driven by Hamzah Fansuri and Syamsuddin Sumatrani in Sumatra and Nurudin ar-Raniri and Abdul Rauf al-Sinkili in Aceh. Sufism is classified into 2 types, namely Tasawuf Falsafi and Tasawuf Akhlaki. Sufism Falsafi, which was driven by Ibn Araby, is rich in ideas of understanding God, while Sufism Akhlaki emphasizes more on the charity of worship and akhlakul karimah in drawing closer to God. In Indonesia itself, Tasawuf Akhlaki is experiencing more rapid development. This can be proven through the large number of people who follow this teaching.

Page 9 of 18 | Total Record : 177