cover
Contact Name
Popon Srisusilawati
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+6289657453976
Journal Mail Official
jrps@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, West Java, Indonesia +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6892
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Perbankan Syariah
ISSN : 29617235     EISSN : 29617227     DOI : https://doi.org/10.29313/jrps.vi
Core Subject : Religion, Economy,
Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review (direview secara tertutup) yang mempublikasikan kajian teoritik dan hasil riset terhadap isu empirik dalam sub kajian Perbankan Syariah. JRPS ini dipublikasikan pertamanya 2022 dengan eISSN 2961-7227 yang di kelola dan di publikasikan oleh UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini terindeks di Google Scholar, Garuda, Crossref, dan DOAJ. Terbit setiap Juli dan Desember.
Articles 100 Documents
Pengaruh NPM, TATO, dan ROI terhadap Laba Bersih pada Bank Syariah Serly Marselina; Zaini Abdul Malik; Nanik Eprianti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8299

Abstract

Abstrak. Perbankan merupakan lembaga keuangan yang berperan penting dalam menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk pembiayaan. Untuk menjaga stabilitas kinerja dan kepercayaan publik, diperlukan analisis terhadap kesehatan keuangan bank, salah satunya melalui penggunaan rasio-rasio keuangan. Rasio yang sering digunakan untuk mengukur kinerja bank antara lain Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), dan Return on Investment (ROI). Secara teoritis, peningkatan laba bersih semestinya diikuti oleh peningkatan nilai pada ketiga rasio tersebut. Namun, dalam praktiknya, hubungan tersebut tidak selalu konsisten. Dalam penelitian ini ditemukan kondisi di mana laba bersih mengalami peningkatan, tetapi nilai NPM justru mengalami penurunan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh NPM, TATO, dan ROI terhadap laba bersih, dengan objek penelitian pada Bank Mega Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2017–2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan triwulanan. Teknik analisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software EViews 12. Hasilnya menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel berpengaruh terhadap laba bersih sebesar 94,92%, tetapi secara parsial hanya ROI yang berpengaruh signifikan. ROI terbukti menjadi faktor dominan dalam menentukan profitabilitas Bank Mega Syariah.   Abstract. Banking is a financial institution that plays an important role in collecting funds from the public and redistributing them in the form of financing. To maintain performance stability and public trust, it is necessary to analyze the financial health of banks, one of which is through the use of financial ratios. Commonly used ratios to assess bank performance include Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), and Return on Investment (ROI). Theoretically, an increase in net profit should be accompanied by an increase in the value of these three ratios. However, in practice, this relationship is not always consistent. This study found a condition where net profit increased, but the NPM value decreased. Based on this condition, the study was conducted to analyze the influence of NPM, TATO, and ROI on net profit, with the research object being Bank Mega Syariah, which is registered with the Financial Services Authority (OJK) during the 2017–2024 period. The method used was a quantitative approach with secondary data obtained from quarterly financial statements. The analytical technique applied was multiple linear regression using EViews 12 software. The results showed that simultaneously, the three variables influenced net profit by 94.92%, but partially, only ROI had a significant effect. ROI proved to be the dominant factor in determining the profitability of Bank Mega Syariah. 
Pengaruh NPF dan FDR terhadap CAR pada Unit Usaha Syariah Neng Khoerunisa Alawiyah; Nanik Eprianti; Akhmad Yusup
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8306

Abstract

Abstrak. Stabilitas keuangan bank sangat bergantung pada kemampuan bank dalam menahan risiko, yang diukur melalui Capital Adequacy Ratio (CAR). PT BPD DKI Syariah sebagai salah satu bank syariah di Indonesia menghadapi tantangan terkait pengelolaan risiko pembiayaan bermasalah yang tercermin dari Non-Performing Financing (NPF) serta pengelolaan likuiditas melalui Financing to Deposit Ratio (FDR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh NPF dan FDR terhadap CAR pada PT BPD DKI Syariah selama periode 2017-2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel bebas (NPF dan FDR) dengan variabel terikat (CAR). Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak statistik Eviews 12, dengan tingkat signifikansi uji pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa NPF berpengaruh negatif signifikan terhadap CAR (t = -2,591520; Sig. = 0,0152), sementara FDR berpengaruh negatif tidak signifikan (t = -0,254268; Sig. = 0,8012). Secara simultan, NPF dan FDR berpengaruh signifikan terhadap CAR (Sig. F = 0,033183. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai integrasi analisis risiko pembiayaan dan likuiditas pada stabilitas keuangan bank syariah di Indonesia.   Abstract. The financial stability of a bank is highly dependent on the bank's ability to withstand risks, which is measured by the Capital Adequacy Ratio (CAR). PT BPD DKI Syariah as one of the Islamic banks in Indonesia faces challenges related to managing problematic financing risks as reflected in Non-Performing Financing (NPF) and liquidity management through the Financing to Deposit Ratio (FDR). This study aims to analyze the effect of NPF and FDR on CAR at PT BPD DKI Syariah during the 2017-2024 period. The research method uses a quantitative approach with secondary data in the form of annual financial reports. Data analysis was carried out using multiple linear regression to test the relationship between the independent variables (NPF and FDR) and the dependent variable (CAR). Data analysis was carried out using Eviews 12 statistical software, with a significance level of 5%. The results show that NPF has a significant negative effect on CAR (t = -2.591520; Sig. = 0.0152), while FDR has an insignificant negative effect (t = -0.254268; Sig. = 0.8012). This study provides new insights into the integration of financing and liquidity risk analysis on the financial stability of Islamic banks in Indonesia.
Analisis Trend Pembiayaan Mudharabah sebagai Indikator Perkembangan Pembiayaan Bank Panin Dubai Syariah Hafiz Adha; Intan Manggala Wijayanti; Irma Yulita Silviany
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8331

Abstract

Abstrak. Lembaga perbankan syariah memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia melalui pembiayaan berbasis akad mudharabah yang mengedepankan prinsip bagi hasil. Namun, implementasi akad ini masih menghadapi tantangan berupa risiko dan preferensi pasar terhadap akad yang lebih pasti, yang tercermin dari fluktuasi pembiayaan mudharabah pada Bank Panin Dubai Syariah selama periode 2018–2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren serta memproyeksikan pembiayaan mudharabah pada Bank Panin Dubai Syariah untuk periode 2025–2031. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data deret waktu (time series) berdasarkan laporan keuangan tahunan Bank Panin Dubai Syariah periode 2018–2024. Analisis dilakukan menggunakan fitur Trendline serta fungsi =TREND dan =FORECAST.LINEAR pada Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren pertumbuhan positif pembiayaan mudharabah dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp242.209.071 per tahun dan proyeksi nilai mencapai Rp3.138.185.415 pada tahun 2031. Temuan ini mengindikasikan potensi pengembangan pembiayaan berbasis bagi hasil yang signifikan, terutama jika didukung oleh strategi manajemen risiko dan kebijakan perbankan syariah yang tepat.   Abstract. Islamic banking institutions play an important role in Indonesia’s economy through profit-sharing based financing schemes, particularly mudharabah contracts. However, the implementation of this contract still faces challenges related to risk and market preferences for more predictable financing instruments, as reflected in the fluctuations of mudharabah financing at Bank Panin Dubai Syariah during the 2018–2024 period. This study aims to analyze the trend and project mudharabah financing at Bank Panin Dubai Syariah for the 2025–2031 period. The research employs a quantitative method with a time series approach using annual financial statement data from Bank Panin Dubai Syariah covering 2018–2024. Data analysis is conducted using the Trendline feature and the =TREND and =FORECAST.LINEAR functions in Microsoft Excel. The results indicate a positive growth trend in mudharabah financing, with an average annual increase of IDR 242,209,071 and a projected value reaching IDR 3,138,185,415 by 2031. These findings suggest significant potential for the development of profit-sharing–based financing, particularly when supported by effective risk management strategies and conducive Islamic banking policies.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Menabung di Bank Syariah Titi Fitri Yanti; Ifa Hanifia Senjiati; Akhmad Yusup
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8391

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh layanan, religiusitas, marketing mix, reputasi bank, pengaruh sosial dan keluarga, serta literasi keuangan syariah terhadap minat menabung mahasiswa di bank syariah. Sampel penelitian terdiri dari 150 mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Bandung. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS 4. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa religiusitas, pengaruh sosial dan keluarga, serta literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung mahasiswa, dengan nilai t-statistik dan p-value yang memenuhi kriteria signifikan. Sebaliknya, layanan, marketing mix, dan reputasi bank tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, keenam variabel bebas tersebut mampu menjelaskan 50% variasi minat menabung mahasiswa (R² = 0,500). Temuan ini menegaskan bahwa faktor spiritualitas, lingkungan sosial, dan pemahaman keuangan syariah merupakan determinan utama dalam keputusan mahasiswa memilih bank syariah sebagai tempat menabung, melebihi aspek layanan, promosi, dan reputasi bank. Abstract. This study aims to analyze the influence of services, religiosity, marketing mix, bank reputation, social and family influence, and Islamic financial literacy on students' interest in saving at Islamic banks. The research sample consisted of 150 students from the Islamic Banking Study Program at Bandung Islamic University. The method used is quantitative with Partial Least Square (PLS) analysis using SmartPLS 4 software. The partial analysis results indicate that religiosity, social and family influence, and Islamic financial literacy have a positive and significant effect on students' interest in saving, with t-statistic values and p-values meeting the significance criteria. Conversely, services, marketing mix, and bank reputation did not have a significant effect. Simultaneously, the six independent variables were able to explain 50% of the variation in students' savings interest (R² = 0.500). These findings confirm that spiritual factors, social environment, and understanding of Islamic finance are the primary determinants in students' decisions to choose Islamic banks as savings institutions, surpassing aspects of service, promotion, and bank reputation.
Kualitas Layanan Mobile banking terhadap Kepuasan dan Loyalitas Nasabah Bank BTN Syariah Amelia Nurhaliza; Popon Srisusilawati; Akhmad Yusup
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8392

Abstract

Abstrak. Mobile banking merupakan layanan perbankan digital yang memudahkan nasabah melakukan transaksi tanpa harus datang ke bank. Namun, kualitas layanan mobile banking BTN Syariah masih dinilai rendah sehingga perlu dievaluasi pengaruhnya terhadap kepuasan dan loyalitas nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas layanan mobile banking terhadap kepuasan dan loyalitas nasabah BTN Syariah, baik secara langsung maupun melalui kepuasan sebagai variabel intervening. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 78 nasabah pengguna mobile banking BTN Syariah Cabang Bandung yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS 4.1 serta pengukuran kualitas layanan berdasarkan model SERVQUAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan mobile banking berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah, dan kepuasan nasabah berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah. Selain itu, kualitas layanan juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan nasabah. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kualitas layanan mobile banking menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah BTN Syariah.   Abstract. Mobile banking is a digital banking service that enables customers to conduct transactions efficiently without visiting a bank branch. However, the quality of BTN Syariah’s mobile banking services is still considered inadequate, making it necessary to evaluate its impact on customer satisfaction and loyalty. This study aims to analyze the effect of mobile banking service quality on customer satisfaction and loyalty at BTN Syariah, both directly and indirectly through satisfaction as an intervening variable. The research employs a quantitative approach with a sample of 78 mobile banking users of BTN Syariah Bandung Branch selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS version 4.1, while service quality was measured using the SERVQUAL model. The results indicate that mobile banking service quality has a positive and significant effect on customer satisfaction, and customer satisfaction significantly influences customer loyalty. Furthermore, service quality also has a significant effect on customer loyalty both directly and indirectly through customer satisfaction. These findings imply that improving mobile banking service quality is a crucial factor in enhancing customer satisfaction and loyalty at BTN Syariah.
Pengaruh Etika Bisnis Islam dan Promosi terhadap Minat Menabung di Bank Syariah Radhia Rahmi Khairunnisa; Yayat Rahmat Hidayat; Eva Misfah Bayuni
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8393

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh implementasi etika bisnis Islam dan promosi terhadap minat pedagang di Balubur Town Square (Baltos) Bandung untuk menggunakan layanan bank syariah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya penggunaan bank syariah di kalangan pedagang, meskipun mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 94 pedagang yang dipilih secara purposive Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan diolah menggunakan software SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, promosi berpengaruh signifikan terhadap minat pedagang, sementara implementasi etika bisnis Islam tidak memiliki pengaruh signifikan. Namun, secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan bank syariah, dengan kontribusi sebesar 57,3%. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendekatan promosi yang intensif dan edukatif lebih efektif dalam meningkatkan minat pedagang dibanding sekadar penerapan nilai etika bisnis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi promosi dan literasi keuangan syariah bagi pelaku UMKM. Terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan penelitian ini.   Abstract. This study aims to examine the influence of Islamic business ethics implementation and promotion on traders’ interest in using Islamic banking services at Balubur Town Square (Baltos), Bandung. The research is motivated by the low utilization of Islamic banks among traders, despite Indonesia having the largest Muslim population. This study uses a quantitative method with a survey approach involving 94 purposively selected traders. Data were collected using a closed-ended questionnaire and analyzed using SPSS version 27. The results indicate that promotion has a significant partial effect on traders’ interest, while the implementation of Islamic business ethics does not show a significant effect. However, both variables simultaneously have a significant influence, contributing 57.3% to the traders' interest in using Islamic banks. These findings suggest that intensive and informative promotion strategies are more effective in increasing interest than ethical alignment alone. The study recommends enhancing promotional efforts and Islamic financial literacy among MSME actors. The authors express gratitude to all parties who supported the completion of this research.
Optimalisasi Pembiayaan Murabahah dan Musyarakah Bank Syariah Indonesia dalam Meningkatkan UMKM di Kota Blitar Dwi Wahyu Ningtyas; Millatul Fadhilah; Nadia Azka Fitri Handayani
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8694

Abstract

Abstrak. Optimalisasi pembiayaan syariah menjadi faktor penting dalam memperkuat kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pasca merger Bank Syariah Indonesia (BSI), terutama di wilayah dengan karakteristik lokal yang beragam seperti di Kota Blitar. Pembiayaan berbasis akad murabahah dan musyarakah memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan usaha serta peningkatan modal kerja pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pembiayaan murabahah dan musyarakah yang disalurkan oleh BSI terhadap peningkatan kinerja UMKM di Kota Blitar, sekaligus mengidentifikasi kendala dan strategi penyesuaiannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus di BSI Kantor Cabang Cokroaminoto Blitar. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah dan musyarakah efektif dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan UMKM. Namun, masih terdapat kendala berupa rendahnya literasi digital, pemahaman akad, serta legalitas usaha. Oleh sebab itu, optimalisasi pembiayaan syariah perlu diperkuat melalui digitalisasi layanan, peningkatan literasi keuangan syariah, dan pendampingan berkelanjutan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi BSI dan pemerintah daerah dalam memperkuat inklusi keuangan syariah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.Abstract. Optimizing sharia financing is an important factor in strengthening the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) after the merger of Bank Syariah Indonesia (BSI), especially in regions with diverse local characteristics such as Blitar City. Murabahah and musyarakah-based financing has great potential in supporting business development and increasing the working capital of MSME players. This study aims to analyze the optimization of murabahah and musyarakah financing distributed by BSI on improving the performance of MSMEs in Blitar City, while identifying obstacles and adjustment strategies. The research method used is qualitative with a case study approach at the BSI Cokroaminoto Blitar Branch Office. Data was obtained through in-depth interviews, observations, and documentation, then analyzed using qualitative descriptive methods. The results show that murabahah and musyarakah financing are effective in increasing the productivity and income of MSMEs. However, there are still obstacles in the form of low digital literacy, understanding of contracts, and business legality. Therefore, the optimization of sharia financing needs to be strengthened through the digitization of services, increased sharia financial literacy, and continuous assistance. These findings have important implications for BSI and local governments in strengthening sharia financial inclusion and community economic empowerment.
Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan Literasi Keuangan terhadap Kesejahteraan Nasabah UMKM Hidayatul Rezzaini; Kadariah, Siti; Riski, Bagus
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8726

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai indikator keberhasilan pembangunan ekonomi inklusif, serta peran strategis perbankan syariah melalui pembiayaan murabahah dan peningkatan literasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan murabahah dan literasi keuangan terhadap kesejahteraan nasabah UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 167 responden nasabah UMKM penerima pembiayaan murabahah di PT Bank Sumut Syariah KCP HM. Joni. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan nasabah dengan nilai t hitung sebesar 7,624, sedangkan literasi keuangan memberikan pengaruh yang lebih dominan dengan nilai t hitung sebesar 11,721. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan dengan nilai F hitung sebesar 104,699 dan nilai Adjusted R² sebesar 0,555. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan nasabah perlu menjadi fokus utama perbankan syariah agar pembiayaan murabahah dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan UMKM.    Abstract. This study is motivated by the importance of improving the welfare of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) as an indicator of inclusive economic development, as well as the strategic role of Islamic banking through murabahah financing and financial literacy enhancement. This study aims to analyze the effect of murabahah financing and financial literacy on the welfare of MSME customers. A quantitative approach was employed, with data collected through questionnaires distributed to 167 MSME customers receiving murabahah financing at PT Bank Sumut Syariah KCP HM. Joni. The data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that murabahah financing has a positive and significant effect on customer welfare, with a t-value of 7.624, while financial literacy shows a stronger influence, with a t-value of 11.721. Simultaneously, both variables significantly affect welfare, as evidenced by an F-value of 104.699 and an Adjusted R² of 0.555. These findings imply that strengthening financial literacy should be a key focus for Islamic banks to ensure that murabahah financing is utilized more effectively and sustainably in improving MSME welfare.
Studi Komparatif Perilaku Investor: Analisis Riba, Maysir, Gharar dan Perbankan Syariah Fitriyah, Alfina Lailatul; Yazid, Muhammad
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8769

Abstract

Abstrak. Industri halal global berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang kompetitif, menuntut negara mayoritas Muslim merumuskan strategi yang tepat. Studi ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan kinerja Indonesia dan Malaysia dalam Global Islamic Economy Indicator, meskipun keduanya memiliki potensi sumber daya yang besar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keunggulan kompetitif ekosistem industri halal kedua negara menggunakan kerangka Porter’s Diamond Model. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus komparatif, menggunakan data sekunder dari laporan strategis periode 2023–2025. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan model pengembangan yang signifikan, di mana Malaysia menampilkan tata kelola terpusat dan kematangan pembiayaan syariah melalui dominasi sukuk korporasi, sedangkan Indonesia mengandalkan model kolaboratif dengan keunggulan pada pasar domestik dan digitalisasi UMKM. Namun, integrasi instrumen keuangan syariah dengan sektor riil di Indonesia masih relatif lemah. Temuan ini berimplikasi pada perlunya penguatan tata kelola industri halal Indonesia yang berorientasi ekspor guna meningkatkan daya saing global, kontribusi sektor riil, dan kemandirian ekonomi syariah nasional.Abstract. The global halal industry has evolved into a highly competitive economic ecosystem, requiring Muslim-majority countries to formulate appropriate strategies. This study is motivated by the performance gap between Indonesia and Malaysia in the Global Islamic Economy Indicator, despite both countries possessing substantial resource potential. The objective of this study is to analyze the competitive advantages of the halal industry ecosystems in both countries using Porter’s Diamond Model framework. The research employs a descriptive qualitative method with a comparative case study approach, utilizing secondary data from strategic reports covering the 2023–2025 period. The findings reveal significant differences in development models, with Malaysia demonstrating centralized governance and advanced Islamic financing maturity through the dominance of corporate sukuk, while Indonesia relies on a collaborative model supported by a large domestic market and MSME digitalization. However, the integration of Islamic financial instruments with the real sector in Indonesia remains relatively weak. These findings imply the need to strengthen Indonesia’s halal industry governance with an export-oriented approach to enhance global competitiveness, increase the contribution of the real sector, and achieve more substantive sharia-based economic independence.
Inovasi Energi Surya Berbasis Wakaf Produktif Menuju Halal Value Chain Gufronny, Defri Irham; Fitriyani, Gina Nurul; Putri, Syifa Amalia
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8892

Abstract

Abstrak. Krisis energi dan perubahan iklim menuntut solusi pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berkeadilan. Indonesia memiliki potensi energi surya lebih dari 3.000 GWp, namun pemanfaatannya masih rendah dan belum menjangkau UMKM halal, khususnya di wilayah terpencil. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi pembiayaan dan tata kelola energi berkelanjutan. Artikel ini menganalisis konsep Halal Yielding Pure Energy (HYPE) sebagai model integrasi energi surya berbasis wakaf produktif dalam memperkuat halal value chain nasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HYPE mampu menyediakan energi bersih dan terjangkau bagi UMKM halal, menurunkan biaya operasional, serta meningkatkan daya saing usaha secara berkelanjutan. Selain itu, HYPE berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya SDG 7, SDG 8, dan SDG 13, serta berpotensi memperkuat kemandirian energi berbasis syariah, mengoptimalkan wakaf produktif, mengurangi emisi karbon, dan mendukung pengembangan ekosistem halal berkelanjutan di Indonesia.   Abstract. The energy crisis and climate change demand inclusive and equitable sustainable development solutions. Indonesia has a solar energy potential of over 3,000 GWp, but its utilization remains low and has not yet reached halal MSMEs, especially in remote areas. This condition drives the need for innovation in sustainable energy financing and governance. This article analyzes the concept of Halal Yielding Pure Energy (HYPE) as a model for integrating productive waqf-based solar energy to strengthen the national halal value chain. The research uses a qualitative descriptive method through literature review and expert interviews. The results show that HYPE is able to provide clean and affordable energy for halal MSMEs, reduce operational costs, and increase business competitiveness in a sustainable manner. In addition, HYPE contributes to the achievement of the SDGs, particularly SDGs 7, SDG 8, and SDG 13, and helps strengthen sharia-based energy independence, optimize productive waqf, reduce carbon emissions, and support the development of a sustainable halal ecosystem in Indonesia.  

Page 10 of 10 | Total Record : 100