cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 5 (2025)" : 26 Documents clear
Inovasi Teknologi dan Pemasaran Produk Olahan Kedelai Perluasan Pasar Produk Unggulan Kabupaten Tuban Erma Widiana, Muslichah; Kurniawan, Bagus Ananda; Suyanto; Arizal, Arif
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.6216

Abstract

Program PM-UPUD dengan judul Inovasi Teknologi Pengolahan Dan Pemasaran Produk Olahan Kopi Dan Kedelai Untuk Perluasan Pasar Nasional Dan Global Produk Unggulan Kabupaten Tuban. Desa-Pakel Kecamatan-Montong Kabupaten-Tuban Jawa-Timur mempunyai beberapa IKM/UKM yang selama ini tidak berkembang dengan baik dan membutuhkan bantuan dalam penguatan usahanya. Mitra adalah IKM olahan kedelai berupa produksi tempe pemilik pak Tamaji yang berdiri sejak tahun 2010, beralamat di Desa Pakel Kecamatan Montong Tuban. Penjualan tempenya di pasar- pasar dan penjual gorengan yang sudah menjadi langganannya. Dengan berjalannya waktu semakin bertambah jumlah pesaing yang sama-sama memproduksi tempe. Maka pak Tamaji juga mengupayakan inovasi dengan diversikasi usaha. Mitra:IKM produksi tempe, pemilik pak Tamaji. Permasalahan:1.Produksi: a)Produk tempe tidak tahan lama dan tumbuh jamur tidak merata,b)Banyaknya pesaing yang sejenis yaitu pengrajin tempe. 2)Pemasaran: Mitra belum memiliki legalitas usaha dan legalitas produk berupa PIRT dan merek  3) SDM.a)Usaha dikelola anggota keluarga belum ada pemilahan pekerjaan, b)Komitmen dan etos kerja pegawai rendah. Tujuan:Peningkatan kapasitas usaha dan produksi olahan kedelai sebagai produk unggulan. Solusi:1)Penggunaan pencampuran komposisi bahan pembuatan tempe yang sesuai dan benar, 2) Diversifikasi usaha dengan inovasi bubuk kedelai dengan support TTG mesin penggling kedelai,3)Pengurusan legalitas usaha menjadi UD dan legalitas produk merek dan PIRT,4)Pembentukan struktur organisasi beserta penjelasan tugasnya,5)Motivasi dan manajemen usaha secara rutin serta menciptakan sistem insentif berbasis kualitas dan ketepatan waktu produksi. Pendampingan dari tokoh lokal atau koperasi untuk membangun rasa tanggung jawab kolektif.  
Automasi Pengusiran Hama melalui Aplikasi Smart Farming untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Krogowanan, Magelang Simulasi Sistem Tenaga, Laboratorium; Ni Ketut Aryani; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo; Adi Soeprijanto; Dimas Fajar Uman Putra
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.2344

Abstract

Kabupaten Magelang merupakan salah satu kabupaten dengan produksi padi yang melimpah bahkan melebihi target menjadikannya daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Tengah. Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Magelang merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Magelang yang memiliki pengembangan komoditas padi terbesar dengan luas lahan sawah mencapai 1756 Ha. Di Desa Krogowanan, praktek pertanian masih didominasi oleh pola tanam monokultur dan belum banyak memanfaatkan teknologi pertanian modern secara optimal. Pola tanam ini rentan terhadap serangan hama, dan belum memanfaatkan teknologi modern dalam budidaya padi mereka. Ketergantungan pada metode tradisional ini tidak hanya meningkatkan risiko kegagalan panen akibat hama tetapi juga membatasi kemampuan petani untuk merespon cepat terhadap serangan tersebut. Serangan hama wereng coklat yang dapat mengakibatkan kerugian produksi hingga 70% telah menjadi masalah serius di beberapa daerah di Kabupaten Magelang, termasuk Desa Krogowanan. Penanganan yang tidak efektif dan kurangnya penggunaan teknologi dalam pengendalian hama dapat mengurangi kualitas dan kuantitas produksi padi. Berdasarakan latar belakang permasalahan yang telah dijelaskan diatas, Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik Departemen Teknik Elektro ITS berencana untuk melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis produk dengan mengimplementasikan sistem smart farming berupa integrasi power supply dan aktuator dengan pengendalian melalui website Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik ITS dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Hal ini bertujuan untuk memudahkan petani untuk monitoring kondisi lahan mereka dari mana saja dan kapan saja dan untuk mengelola hasil tani menjadi lebih efisien.
Implementasi Fish Freezer Terintegrasi Battery Storage Berbasis Photovoltaic Untuk Menunjang Kebutuhan dan Kesejahteraan Nelayan di Pulau Bawean Simulasi Sistem Tenaga, Laboratorium; Dimas Fajar Uman Putra; Prasetyono Hari Mukti; Ontoseno Penangsang; Ni Ketut Aryani
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.2395

Abstract

Pulau Bawean merupakan pulau yang terletak di Laut Jawa yang berjarak sekitar 80 mil atau 120 Km sebelah utara Gresik. Pulau Bawean memiliki jumlah penduduk sebanyak 80.289 jiwa pada tahun 2020. Apabila ditinjau dari segi kemaritiman, Pulau Bawean ini dikelilingi oleh fishing ground seluas 27.000 km2. Pulau Bawean di Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini memiliki potensi kelautan dan energi surya yang besar. Masyarakat Bawean, yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, mengalami kendala pasokan listrik untuk penyimpanan hasil tangkapan ikan, terutama saat terjadi pemadaman listrik. Sebagai solusi, diusulkan integrasi freezer dan kulkas dengan sistem pembangkit listrik tenaga surya di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura. Sistem ini bertujuan memenuhi kebutuhan listrik pengepul ikan agar meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas hasil tangkapan. Potensi energi surya di Pulau Bawean mencapai rata-rata intensitas radiasi 5,5 kWh/m² per hari, menjadikannya sumber energi alternatif yang tepat. Rangkaian kegiatan meliputi survei lokasi, pengadaan dan pemasangan sistem photovoltaic, serta edukasi masyarakat mengenai manfaat energi terbarukan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penyediaan suplai listrik dari energi surya, bahkan saat pemadaman, dengan dukungan baterai untuk cadangan malam hari. Di samping itu, kegiatan ini juga diharapkan mengurangi emisi melalui pemanfaatan energi terbarukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap energi ramah lingkungan dan keberlanjutan.
Analisis Parameter Kualitas Air di Kawasan Universitas Pertahanan Republik Indonesia Laksmi, Anasya Arsita; Pelu, Rijali Sukur; Rahmasari, Fernanda; Fansuri, Muhammad Hamzah; Saputra, Pungky Dharma
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.2586

Abstract

Kualitas air harus memenuhi standar air bersih untuk menunjang sanitasi dankehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untukmanganalisis beberapa parameter kualitas air di kawasan kampus Sentul UniversitasPertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI). Terdapat 13 sampel air yang diambildari beberapa sumber mata air dan keluaran pipa distribusi air. Masing-masingsampel diuji terhadap 5 (lima) parameter berdasarkan standar baku Permenkes No. 2Tahun 2023, yaitu pH, Salinitas, Total Dissolved Solid (TDS), Electric Conductivity(EC), dan Suhu. Hasil penenelitian menunjukkan rata-rata nilai TDS ialah 144 ppm,sedangkan nilai EC berkisar antara 178 mS/cm – 357 mS/cm. Kadar salinitas untukseluruh lokasi menunjukkan rata-rata 0,01% dengan rentang pH 5,97-–7 dan rataratasuhu 30,39°C. Secara umum, hasil menunjukkan 9 sampel air yang memenuhistandar baku mutu untuk keperluan sanitasi, sedangkan 4 sampel lainnya tidakmemenuhi karena memiliki pH dibawah baku mutu yang digunakan. Pengabdiankepada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam penentuanlangkah peningkatan kualitas air bersih di area Universitas Pertahanan RI.
Perancangan Instalasi Pengolahan Karagenan berbasis Komunitas Pesisir dengan Energi Terbaharukan Widjaja, Sjarief; Nurkhamidah , Siti; Arif , Irfan Syarief
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.4087

Abstract

Konsep ekonomi biru merupakan program pembangunan yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan. Di desa-desa pesisir, pertumbuhan ekonomi dapat didorong dengan memilih produk berbasis lokal yang bernilai tinggi dan kompetitif, memilih proses produksi yang bersih dengan energi terbarukan dan melibatkan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Penelitian dilaksanakan di Desa Talango, Pulau Poteran, Sumenep, Jawa Timur dengan memilih komoditas rumput laut sebagai komoditas utama, yang untuk selanjutnya diolah menjadi karagenan. Perancangan dan pembangunan instalasi pengolahan karagenan berbasis komunitas pesisir untuk tahap awal dilakukan pada skala laboratorium, untuk memastikan bahwa proses pengolahan karagenan dapat berjalan dengan baik dengan mencapai mutu yang baik pula. Dukungan energy listrik diperoleh melalui sumber energi terbarukan yaitu Solar Photovoltaic (PV), dan dirancang dan dipasang secara terpadu pada instalasi pengolahan karagenan. Penelitian ini didukung oleh kerjasama antara DRPM ITS Surabaya dengan Fakultas Pertanian, Universitas Wiraraja, Sumenep sebagai lembaga kemitraan, dan melibatkan masyarakat pesisir yang tinggal di Pulau Poteran. Pada tahap akhir dilaksanakan pelatihan kepada masyarakat pesisir dan komunitas mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja, Sumenep. Hasilnya, model instalasi pengolahan karagenan berbasis komunitas pesisir tersebut dapat menjawab tantangan upaya hilirisasi produk rumput laut, memberikan nilai tambah, mendorong kemandirian energi, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Pembuatan Materi Promosi Harian untuk UMKM “Penirat” Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya hariadi, victor; Victor Hariadi; Joko Lianto Buliali; Ahmad Saikhu; Bilqis Amaliah; Arya Yudi Wijaya; Muhamad Hilmi; Muchtar Aditya Pradana; Ilham Gurat Adillion
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.4127

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi penggerak ekonomi yang berdampak sangat besar bagi masyarakat di Indonesia. Hampir di seluruh wilayah tanah air UMKM berjalan dengan sangat masif dan menjadi kekuatan ekonomi bangsa Indonesia. UMKM di lingkungan Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya adalah salah satu di antara jutaan usaha mikro, kecil dan menengah yang produktif. Oleh karenanya pihak Kelurahan memfasilitasi para pelaku UMKM tersebut dalam wadah bernama “Penirat Kelurahan Keputih”. Kelurahan Keputih menyediakan lapak di teras kantor kelurahan yang dimanfaatkan para pelaku UMKM di lingkungan kelurahan Keputih untuk menjajakan dagangannya setiap hari. Permasalahan dalam dunia usaha akan selalu ada. Para pelaku UMKM yang tergabung dalam wadah/kelompok “Penirat Kelurahan Keputih” juga memiliki kendala-kendala dalam menjalankan usahanya, mulai dari promosi/pemasaran hingga masalah pengiriman. Bagaimana menyebarluarkan informasi jenis dan harga, dan bagaimana mensolusikam masalah pengiriman menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku UMKM “Penirat” ini mengingat masa kadaluarsa dagangan yang mayoritas berupa makanan dan minuman tidak panjang. Dalam kegiatan pengadian kepada masyarakat (abmas) ini tim pelaksana yang semuanya berlatar belakang displin informatika berinisiatif memberikan pelatihan tentang bagaimana menyusun materi promosi dan menyebarluaskan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Agar dapat bermanfaat maksimal maka dirancang materi pelatihan sesederhana mungkin dengan mendayagunakan smartphone yang dimiliki oleh para pelaku UMKM tersebut. Kombinasi penggunaan Canva dan status Whatsapp menjadi pilihan yang paling bijaksana karena mudah dipahami dan mudah diaplikasikan pada semua smartphone.
Pengenalan Teknik Ecoprint kepada Siswa Sekolah Dasar sebagai Edukasi Dini Cinta Lingkungan melalui Program Pengabdian Masyarakat ITS Aziz, S. Kamilia; Dwi Indriyani; Ragil Purnamasari; Naura Firdausi; Khansa Fadilah Ashara
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.4363

Abstract

Ecoprint merupakan salah satu teknik mencetak motif pada kain menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, dan pewarna dari tumbuhan tanpa bahan kimia. Teknik ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga mengedukasi tentang pentingnya keberlanjutan sumber daya alam. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas), dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkenalkan teknik ecoprint kepada 84 siswa SDIT Al-Uswah Surabaya. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini. Proses pelatihan mencakup pengumpulan bahan alami, penyusunan pola pada kain, pewarnaan alami, dan teknik pengukusan untuk transfer warna dan bentuk daun ke kain. Pendampingan dilakukan oleh lima dosen dan 18 mahasiswa sebagai bagian dari pelibatan civitas akademika. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa dan pemahaman yang meningkat terhadap prinsip ekologi. Program ini diharapkan dapat menjadi model replikasi edukasi lingkungan berbasis praktik kreatif di sekolah dasar.
Peningkatan efektivitas produksi kedelai dengan mesin pengupas skala industri Kusumadewi, Tri Vicca; Ika Dewi Wijayanti; Harus Laksana Guntur; Putu Suwarta; Wiwiek Hendrowati
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.4939

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang dan memproduksi mesin pengupas kedelai skala industri berkapasitas 30 kg/jam untuk mendukung efektivitas proses produksi tempe. Mesin dirancang menggunakan metode wet process (proses basah) yang umum digunakan dalam pengolahan kedelai. Tahapan pelaksanaan meliputi perancangan teknis, perhitungan kapasitas produksi, serta analisis sistem transmisi, termasuk dimensi pulley, poros, pasak, dan bearing. Gambar teknis mesin dikembangkan dalam bentuk 3D menggunakan perangkat lunak CAD, mencakup detail casing dan rangka. Setelah proses fabrikasi selesai, mesin diuji dan diserahkan kepada pelaku UMKM di Desa Sepande, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini juga mencakup edukasi penggunaan alat oleh tim pengabdi dan pendampingan oleh mahasiswa KKN selama satu minggu. Dalam pengabdian masyarakat ini, penerapan mesin pengupas kedelai diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pembuatan tempe di tingkat masyarakat.
Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Digital dalam Menstimulasi Perkembangan Emosi Anak Usia Dini Sukma Melati, Inka; Haque, Sayidah; Narulita, Luvia Friska; Gama Dwi Fitrianawati; Ayu Nur Azizah; I Putu Wisnu Wicaksono; Dwi Hendra Rosli; Muhammad Aldi Syafrillah Hidayat
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.6036

Abstract

Lima tahun pertama kehidupan anak merupakan periode emas (golden age)yang sangat krusial bagi perkembangan emosional. Pada masa ini, anakmulai mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain serta mengelolaemosinya dalam interaksi sosial. Perkembangan emosi yang optimalmendukung pembentukan perilaku positif hingga usia remaja dan dewasa.Sebaliknya, gangguan perkembangan emosi dapat menyebabkan masalahseperti egosentrisme, isolasi sosial, dan perilaku agresif. Faktor-faktorpenyebabnya meliputi pola asuh yang tidak mendukung, kurangnyastimulasi, serta kondisi emosional dan sosial keluarga yang tidak kondusif.Oleh karena itu, stimulasi perkembangan emosi perlu dilakukan secarasistematis melalui aktivitas yang menyenangkan, seperti bermain peran,mengenal emosi, dan komunikasi interaktif. Seiring kemajuan teknologi,media pembelajaran digital menjadi alternatif menarik dan efektif. Videoanimasi interaktif terbukti mampu meningkatkan kecerdasan emosionalanak secara signifikan. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdianmasyarakat ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran digitalberbentuk video animasi interaktif yang akan digunakan oleh guru PAUDdi Kota Surabaya. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahamanguru mengenai media digital dan turut mendukung optimalisasiperkembangan emosi anak usia dini
Redesain Masjid Al-Mubaroq dengan Metode Partisipatif dalam Rangka Sosialisasi Konsep Bangunan Sehat Soemardiono, Bambang; Setyo Nugroho; Fardilla Rizqiyah; Angger Sukma Mahendra; Rabbani Kharismawan; Utari Sulistyandari
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.6108

Abstract

Dengan luasan yang kecil, kegiatan yang dapat ditampung di mushola menjadi terbatas. Selain itu, mushola Al-Mubaroq yang terletak di Sambikerep, Surabaya, ini terdapat beberapa faktor permasalahan yang dapat mengganggu kenyamanan warga seperti kurang baiknya akses menuju mushola, pencahayaan yang kurang memadai, serta penghawaan yang belum maksimal. Sehingga, pengelola ingin mengembangkan mushola ini menjadi masjid namun dengan perencanaan yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa jasa desain (jasa konsultansi) untuk menyusun dokumen teknis desain seperti gambar kerja dan anggaran biaya sebagai acuan dalam pembangunan konstruksinya nanti. Namun, dalam proses penyusunan dokumen ini, masyarakat dilibatkan secara aktif dalam proses desain melalui forum diskusi sekaligus menyosialisasikan konsep bangunan sehat kepada masyarakat melalui desain yang sedang disusun. Selain mendapat dokumen teknis, masyarakat sekitar pengguna masjid juga akan mendapat edukasi mengenai bangunan sehat yang nantinya dapat diterapkan pada hunian mereka.

Page 1 of 3 | Total Record : 26