cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Percepatan Pemulihan Ekonomi Surabaya dengan Pendampingan Fasilitasi Sertifikasi Halal Setiyo Gunawan; Juwari; Hakun Wirawasista Aparamarta; Annas Wiguno; Rendra Panca Anugraha; Penny Diana Puspitawaty; Ari Prabowo
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3489.212 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.473

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat (Abmas) ini adalah memberikan layanan pendampingan fasilitasi sertifikasi halal dengan kategori baik pernyataan pelaku usaha (self declare) maupun regular, yang merupakan salah satu cara yang diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi di Surabaya. Hal ini tentu sejalan dengan visi pemerintah yang terus berupaya mendorong Indonesia untuk menjadi produsen produk halal dunia. Sertifikasi halal yang semula voluntary (sukarela), kini telah berubah menjadi mandatory (wajib). Pemberlakuan sertifikasi halal tersebut dilakukan secara bertahap yang dimulai dari produk makanan dan minuman pada tanggal 17 Oktober 2019 dan non-pangan dimulai pada tanggal 17 Oktober 2021. Pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi 6 tahapan, yaitu seleksi pelaku usaha mikro dan kecil, seleksi mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN), workshop kader penggerak halal, pendampingan penyusunan dokumen manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pendaftaran sertifikasi halal, dan pemberian plakat logo binaan pusat kajian halal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Berdasarkan capaian indikator kesiapan mitra dalam pendaftaran sertifikasi halal dan hasil diskusi dengan tim internal, maka terdapat 11 UMKM yang diberikan rekomendasi dan fasilitasi pendaftaran sertifikasi halal gratis. Adapun 4 UMKM lainnya belum dapat direkomendasikan karena belum memenuhi persyaratan, seperti penggunaan air isi ulang dan daging dari pasar yang belum mempunyai sertifikasi halal.
Pemantauan Kesiapan Produk UMKM Jawa Timur dalam Sertifikasi Halal Self-declare Nasori Nasori; Retno Asih; Malik Anjelh Baqiya; Agus Rubiyanto
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2280.841 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.475

Abstract

Sertifikasi halal self-declare merupakan wujud komitmen pemerintah yang dijabarkan oleh BPJH untuk memfasilitasi sertifikasi halal non-risk menjelang tahun 2024. Produk UMKM memiliki relatif sederhana terhadap bahan dan proses produksi, namun demikian pengolahan dan proses pembuatannya tetap rentan terhadap titik kritis yang tetap harus diberi penjelasan. Dari 20 pelaku UMKM peserta pendampingan dilakukan dengan cara tatap muka, wawancara secara langsung dan tidak langsung untuk mengetahui tentang pelaksanaan 1) kebijakan halal; 2) bahan dan melaksanakan prosedur terhadap bahan yang digunakan untuk produksi; 3) melaksanakan prosedur proses produk halal; 4) serta melaksanakan audit internal secara berkala. Tujuan pemantauan dan edukasi kepada UMKM ini adalah menguatkan dan memberikan penyuluhan terhadap 4 kriteria dokumen SJH yang diperlukan dalam mengurus sertifikasi halal tipe self-declare. Target dari kegiatan ini adalah agar jenis produk-produk UMKM ini dapat melakukan kesiapan secara berkelanjutan pre-sertifikasi sampai pasca-sertifikasi dalam melaksanakan tatacara melaksanakan prosedur halal untuk produk ini. Dari ananlisa faktual 3 UMKM telah mendapatkan sertifikasi halal, 6 UMKM telah kadaluarsa sertifikasi halalnya dengan masa sertifikat 2 tahun dan akan/sedang mengajukan sertifikasi halal self-declare, sedangkan 11 UMKM belum pernah mengajukan sertifikasi halal.
Perbaikan Performansi Mesin Ekstraktor Minyak Atsiri di Kawasan Eduwisata Herbal AMKE Oro-Oro Ombo Kota Batu, Jawa Timur Detak Yan Pratama; Sekartedjo; Agus Muhammad Hatta; Gunawan Nugroho; Iwan Cony Setiadi; Aulia Muhammad Taufiq Nasution
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5945.974 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.477

Abstract

Salah satu potensi yang dimiliki oleh Area Modal Konservasi dan Edukasi (AMKE) Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu adalah kualitas tanah yang cocok untuk bercocok tanam. Salah satu jenis tanaman yang dikembangkan adalah serai wangi. Tanaman serai wangi diolah oleh AMKE untuk menghasilkan minyak atsiri melalui metode distilasi. Selama ini AMKE telah berhasil memproduksi minyak atsiri 80 ml melalui proses distilasi 30 kg serai selama 3 jam. Dengan harga jual pasaran Rp. 300.000 per liter, maka secara perhitungan ekonomi masih belum menguntungkan. Pada pengabdian masyarakat ini, dilakukan analisa penyebab tersebut dan mencari solusi untuk meningkatkan performansi alat distilasi. Peningkatan performansi ini bisa dilakukan dengan melakukan pemilihan jenis daun serai wangi maupun dari aspek teknologi proses distilasi. Pada pengabdian masyarakat ini hanya berfokus pada rekayasa sistem alat distilasinya. Melalui beberapa perhitungan energi, ditemukan rugi energi pada proses produksi. Banyak energi panas yang semestinya dapat digunakan untuk proses distilasi terbuang ke lingkungan. Oleh sebab itu, perlu ditambahkan isolator panas pada tabung distilasi, sehingga energi panasnya dapat digunakan secara maksimal untuk proses penguapan kandungan daun serai wangi. Dengan penambahan lapisan isolator berbahan glasswool pada tabung distilasi dapat meningkatkan hasil distilasi campuran air dan minyak dari 2.100 ml menjadi 3.950 ml setelah diberi isolator panas.
Pemakaian Minyak Goreng Sehat dalam Produk Olahan UMKM Kelurahan Keputih Afifah Rosyidah; Herlinda Ayu Wulandari; Ingelia Yuan Fernanda; Kavitaningrum; Riska Salsabila; Nindita Mei Zelina
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.652 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.479

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu bahan pokok yang sangat diperlukan dalam keberlangsungan produk yang dihasilkan UMKM, terutama di Kelurahan Keputih. Pada wilayah Keputih ini terdapat beberapa tempat wisata dan sentra kuliner sehingga sebagian besar warga di wilayah ini berkeja sebagai pedagang, Namun, pada awal tahun 2022 masyarakat dihadapkan pada kelangkaan sekaligus kenaikan harga minyak goreng yang membumbung tinggi, sehingga kegelisahan pejuang ekonomi keluarga ini semakin bertambah apabila penjualan yang dilakukan tidak berjalan lancar. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berbasis Produk ini dilakukan sebagai upaya solusi permasalahan tersebut. Transfer ilmu dan metode pemakaian minyak goreng mulai dari awal pemakaian diatur temperatur waktu pemanasan serta berapa kali pemakaian; sehingga lebih sehat dan pendampingan dilakukan secara terus menerus hingga proses penjernihan minyak yang dikerjakan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Selain itu, kelompok KKN ini berupaya untuk mensintesis adsorben dari biomassa, yaitu ampas tebu dan arang tempurung kelapa untuk penjernih minyak. Tim KKN juga turut membagikan sekitar 60 kilogram minyak goreng premium sebagai subsidi menjalankan usaha bagi para UMKM.
Pengembangan Model Crowdfunding Berbasis Ekuitas Sebagai Akses Pendanaan Bagi UMKM di Jawa Timur Ninditya Nareswari; Muhammad Saiful Hakim; Udisubakti Ciptomulyono; Tony Hanoraga; Izzat Aulia Akbar
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.739 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.481

Abstract

Crowdfunding merupakan solusi bagi pelaku usaha untuk memperoleh modal yang cukup untuk mengembangkan atau menjalankan usahanya. Crowdfunding sendiri memiliki beberapa jenis, salah satunya berbasis ekuitas. Dana yang disimpan dalam crowdfunding berbasis ekuitas akan menjadi persentase kepemilikan unit usaha yang dikelola oleh UMKM sehingga dapat memberikan pendanaan jangka panjang. Di satu sisi, pemilik ekuitas dapat menerima pengembalian yang lebih tinggi dan dapat mengendalikan UMKM melalui kepemilikan ekuitas. Namun, mewujudkan platform crowdfunding berbasis ekuitas untuk UMKM membutuhkan beberapa studi yang lebih mendalam. Pengembangan model crowdfunding diwujudkan melalui beberapa hal, mulai dari peningkatan literasi bagi para pengelola UMKM dan calon investor, melakukan pemetaan terkait solusi pendanaan eksternal agar sesuai dengan bentuk usahanya, studi kelayakan terkait pelaksanaan suatu kerangka crowdfunding terkait dengan standar operasional dan hal teknis lain, serta langkah terakhir ialah rancangan platform crowdfunding yang diharapkan dapat menyederhanakan proses crowdfunding.
Platform Knowledge-Based Website untuk Meningkatkan Visibilitas UMKM di Sektor Perikanan Ika Nurkasanah; Qolbi Salima Alami; Mahendrawathi ER; Rarasmaya Indraswari; Radityo Prasetianto Wibowo; Rahmatsyam Lakoro
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1364.733 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.482

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan sumber daya alam yang banyak, salah satunya adalah sumber daya alam laut, khususnya ikan. Namun, dampak yang diberikan oleh COVID-19 cukup besar dalam industri perikanan. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor perikanan mengalami kendala dan penurunan transaksi dalam bisnisnya. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas UMKM di sektor perikanan dengan mengembangkan knowledge-based website. Solusi knowledge-based website dipilih berdasarkan kondisi saat ini, dimana masyarakat gemar mencari informasi yang lengkap sebelum melakukan pembelian produk. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini diawali dengan tahap analisis kebutuhan mitra dan pengguna, kemudian dilanjutkan dengan tahap desain arsitektur website, pengembangan website, uji coba website, dan diakhiri dengan tahap sosialisasi dan pendampingan penggunaan website kepada mitra. Hasil program pengabdian masyarakat ini mampu membantu UMKM di sektor perikanan untuk melakukan pemasaran secara online, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan visibilitas layanan yang ditawarkan. Bagi calon pelanggan, knowledge-based website ini memungkinkan pencarian pengetahuan terkait kandungan, manfaat, efek samping, dan informasi lainnya terkait produk yang ditawarkan oleh mitra.
Website Urun Daya untuk Meningkatkan Product Knowledge pada Konsumen UMKM Sentra Oleh – Oleh Khas Daerah Rully Agus Hendrawan; Ika Nurkasanah; Algracevian Andrea Gibran Syahrial; Andhika Prasandy Rachman; M. Yusuf Sulaiman; Jessica Patricia Halim; Raffly Andico Devara; Erma Suryani; Arif Wibisono; Raras Tyasnurita; Faizal Mahananto; Rizka Wakhiddatus Sholikah
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.479 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.491

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan berbagai macam makanan daerah yang beraneka macam, salah satunya adalah buah tangan/oleh-oleh. Namun, berbagai macam tantangan seperti persaingan bisnis dan pandemi COVID-19 berdampak cukup besar dalam industri pariwisata dan oleh-oleh. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor oleh-oleh mengalami kendala dan penurunan transaksi dalam bisnisnya. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas UMKM di sektor oleh-oleh dengan platform website yang dikembangkan dengan metode design thinking. Metode tersebut dipilih berdasarkan kondisi saat ini, dimana masyarakat gemar mencari informasi yang lengkap sebelum melakukan pembelian produk. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini diawali dengan tahap analisis kebutuhan mitra dan pengguna, kemudian dilanjutkan dengan tahap desain arsitektur website, pengembangan website, uji coba website, dan diakhiri dengan tahap sosialisasi dan pendampingan penggunaan website kepada mitra. Hasil program pengabdian masyarakat ini mampu membantu UMKM di sektor oleh-oleh untuk melakukan pemasaran produk mereka secara online, dan memperluas jangkauan pasar mereka. Bagi calon pelanggan, design thinking method website ini memungkinkan pencarian informasi terkait harga, rasa, komposisi, manfaat dan informasi lainnya terkait produk yang ditawarkan oleh mitra.
Sosialisasi Bahaya Listrik bagi Rumah Tangga pada Hunian Baru Korban Letusan Semeru, Kabupaten Lumajang I Made Yulistya Negara; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; Dimas Anton Asfani; Titiek Suryani; Devy Kuswidiastuti; Achmad Affandi; Puji Handayani
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7899.44 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.494

Abstract

Gunung Semeru terletak pada Kabupaten Lumajang dimana pada Sabtu, 4 Desember 2021 pukul 15.15 WIB terjadi erupsi yang berakibat di dusun sekitar lereng Gunung Semeru. Dusun Curah Kobokan merupakan salah satu dari beberapa daerah yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Pasalnya, hampir semua rumah warga di lokasi itu hancur. Sebanyak 300 kepala keluarga dari Dusun Curah Kobokan mengungsi dari total 4.250 orang pengungsi. Terdapat hunian baru yang terletak di Desa Sumbermujur dan menjadi tempat pengungsian warga Dusun Curah Kobokan yang terdampak. Dengan adanya hunian baru ini dirasa warga memerlukan adanya pengetahuan terkait bahaya listrik bagi rumah tangga dan instalasi listrik yang benar. Oleh karena itu, melalui skema pengabdian masyarakat yang dilakukan Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro ITS turut membantu menjawab permasalahan tersebut dengan menciptakan sebuah kegiatan penyuluhan Sosialisasi Bahaya Listrik Bagi Rumah Tangga Pada Hunian Baru Korban Letusan Semeru, Kabupaten Lumajang. Sasaran kegiatan yang dituju pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para warga Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang.
Peningkatan Keselamatan Kapal Niaga dengan Sistem Pemuatan Berbasis Komputer Murdjito; Sujantoko; Setyo Nugroho; Eko Budi Djatmiko; Mahmud Mustain; Wisnu Wardhana; Wahyudi; Eka Wahyu Ardi
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6433.005 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.495

Abstract

Peningkatan kualitas keamanan dan keselamatan pelayaran Kementerian Perhubungan telah mencanangkan zero accident dengan mengeluarkan standar yang terkait dengan teknologi kapal, kelengkapan peralatan keselamatan di kapal, dan sertifikasi awak kapal. Untuk menjamin keselamatan pelayaran, maka kapal harus dinyatakan laik laut jika ingin belayar. Walaupun demikian tingkat kecelakaan kapal di laut masih tinggi. Dalam rangka meningkatkan keselamatan pelayaran untuk mengatasi tingginya angka kecelakaan fatal maka diperlukan sarana pendidikan kepelautan yang memadai. Peningkatan mutu pendidikan formal dan sosialisasi tentang keselamatan pelayaran perlu disosialisasikan lebih luas dan lebih baik. Kecelakaan kapal sering disebabkan oleh tidak dilakukannya penataan muatan yang sistematis dan tidak dilakukannya perhitungan stabilitas secara akurat. Dengan alat perencanaan muatan berbasis komputer, maka perhitungan stabilitas kapal yang akurat dan otomatis dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran arti pemuatan dan stabilitas kapal pada operasi muat kapal. Kegiatan yang akan dilakukan dalam program ini adalah membuat prototipe materi pelatihan dan pendidikan keselamatan kapal secara sistematis dan terstruktur dengan perangkat lunak yakni iStow. Urgensi peningkatan keselamatan kapal sangat tinggi, mengingat kecelakan kapal sering kali bersifat fatal. Sehingga dapat mengganggu kehidupan sosial dan kegiatan perekonomian. Pemanfaatan teknologi tinggi akan dapat berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan pelayaran dan kesejahteraan awak kapal.
Alat Pemberi Pakan Udang Otomatis Portabel Berbasis Panel Surya guna Membantu Proses Budidaya Tambak Udang di Desa Tambak Ploso Kabupaten Lamongan Dimas Anton Asfani; I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda; I Made Yulistya Negara; Suwadi; Affandi; Devy Kuswidiastuti; Puji Handayani; Titiek Suryani
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3587.289 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.497

Abstract

Kabupaten Lamongan merupakan salah satu wilayah yang memiliki tambak udang seluas 932,29 Ha. Salah satu tambak yang terkenal di Lamongan adalah tambak udang yang berisi udang udang windu (Penaeus monodon) dan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Berdasarkan hasil produksi maka perlu dilakukan pembudidayaan secara intesif untuk meningkatkan hasil produksi dan dapat unggul di pasar lokal maupun internasional. Salah satu faktor adalah dalam hal pemberian pakan pada udang yang merupakan hal penting dalam kegiatan pembudidayaan udang. Namun sayangnya saat ini sistem pemberian makan pada udang masih sangat bergantung dengan sumber daya manusia yang dilakukan secara manual. Berkaca pada masalah tersebut, pengabdi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupaya untuk merancang dan membuat sebuah alat pemberi pakan otomatis yang menggunakan solar panel sebagai sumber tenaganya. Tak hanya membuat konsep dan alat saja, tetapi kegiatan sosialisasi pun dilakukan untuk memperkenalkan cara menggunakan serta maintenance alat. Pengabdi berharap dengan adanya teknologi pemberi pakan otomatis bisa memudahkan dalam pemberian pakan udangnya.