cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Pelatihan Menulis dan Implementasi Gerakan Literasi Masyarakat di Perpustakaan Desa Begadon - Bojonegoro Kartika Nuswantara; Ratna Rintaningrum; Banu Prasetyo; Hermanto Hermanto; Aurelius Ratu; Ni Wayan Suarmini; Edy Subali; Mohammad Saifullah; Gita Widi Bhawika; Bilqis Amaliah
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3595.287 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.453

Abstract

Perpustakaan Lentera, yang berlokasi di Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu perpustakaan desa terbaik di Jawa Timur. Perpustakaan ini pernah memenangkan kategori Perpustakaan Desa (Perpusdes) atas upaya desa yang secara aktif melibatkan masyarakat untuk ikut berperan aktif mendirikan serta mengembangkannya. Perpustakaan ini sebelumnya berkembang dari perpustakaan SDN Begadon. Permasalahan terjadi setelah Perpustakaan Lentera mendapatkan hibah gedung baru dalam upaya keberlanjutan utilitas perpusdes sebagai pusat pengembangan kapasitas masyarakat desa. Perpustakaan Lentera perlu berkembang menjadi menjadi sebuah perpustakaan terpadu, dimana masyarakat dapat memperoleh segala bentuk informasi dari tempat ini dan menjadi lebih mandiri dan berdaya secara ekonomi dan kesejahteraan setelah memperoleh berbagai pengetahuan baru yang tersedia di perpustakaan desa tersebut. Oleh sebab itu, tim pengabdi bersama pengelola desa dan perpusdes bersama-sama berupaya menyelesaikan masalah dengan beberapa metode yaitu Focus Group Discussion, pelatihan, dan sosialisasi langsung kepada masyarakat desa. Hasil yang telah dicapai antara lain peningkatan literasi masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan, peningkatan awareness perpusdes melalui publikasi media audio visual, serta pemberian rekomendasi kepada pemangku kepentingan perpusdes untuk menjamin keberlangsungan kegiatan literasi di Desa Begadon.
Urgensi Perawatan Sepeda Motor bagi Masyarakat Desa Pojok Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung Triyogi Yuwono; Herman Sasongko; Sutardi; Nur Ikhwan; Suhardjono; Nur Yuniarto; Is Bunyamin; Indra Sidharta
Sewagati Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4999.666 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i1.455

Abstract

Sebagai desa berkembang, penduduk Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung umumnya telah menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi dan terutama untuk akivitas pertanian mereka. Sebagai sarana transportasi untuk menopang kehidupan perekonomian mereka maka pemahaman akan perawatan sepeda motor secara berkala menjadi sebuah keharusan. Hal ini, di satu sisi, untuk menjaga umur ekonomi sepeda motor dan di sisi lain menjaga lingkungan udara yang bersih, bila sepeda motor terawat dengan baik tentu akan menghasilkan gas buang yang relatif lebih bersih. Oleh karena itu, dalam program pengabdian masyarakat ini akan dilakukan program servis sepeda motor gratis dan juga pelatihan perawatan sepeda motor bagi pemuda Karang Taruna Desa Pojok. Berkat antusiasme masyarakat membuat program ini berhasil melakukan servis gratis bagi 105 sepeda motor dari target 100 sepeda motor dan melatih 12 orang pemuda Karang Taruna Desa sebagai pionir perawatan sepeda motor di masa datang. Dengan kegiatan servis sepeda motor gratis dan selanjutnya perawatan berkala yang baik dipastikan sepeda motor akan berumur relatif lebih panjang dan aman digunakan dalam mendukung kehidupan perekonomian masyarakat setempat.
PlasmaHub: Aplikasi Donor Plasma Konvalesen Berbasis Web Pengolah Informasi guna Memudahkan Pemetaan Pendonoran di Jawa Timur Agus Budi Raharjo; Diana Purwitasari; Elshe Erviana Angely; Herdayanto Sulistyo Putro; Edy Sukotjo; Imam Santosa; Ivonne Soejitno; Juli Purwanto
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1863.508 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.456

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memicu krisis kesehatan global. Sampai dengan saat ini, belum ada pilihan yang terbukti untuk pemulihan bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif. Salah satu strategi jangka pendek untuk membantu pemulihan pasien terkonfirmasi adalah melalui terapi plasma konvalesen. Plasma konvalesen yang didapat dari individu penyintas COVID-19 mampu digunakan untuk pemeliharaan kesehatan pasca terpapar atau mempercepat penyembuhan penyakit menular. Saat ini, jumlah penyintas yang banyak di Indonesia tidak sebanding dengan masyarakat yang telah melakukan donor plasma konvalesen. Hal tersebut mengakibatkan kebutuhan plasma yang tinggi dengan ketersediaan pendonor yang rendah. Pasien harus menyebarkan data pribadi mereka melalui media sosial untuk mendapatkan golongan darah yang cocok. Tim Satuan Tugas COVID-19 ITS bekerja sama dengan ikatan alumni penyintas COVID-19 RS Indrapura berpartisipasi aktif dalam membangun aplikasi berbasis web PlasmaHub, untuk membantu menjembatani antara pemohon dan pendonor plasma konvalesen secara anonim, sehingga meminimalisir tersebarnya data pribadi. Sosialisasi penggunaan aplikasi untuk meningkatkan peminat donor plasma konvalesen dilakukan dengan peresmian oleh rektor ITS, konferensi pers, dan webinar. Saat ini, aktivitas sosialisasi sudah dipublikasi ke lebih dari dua puluh media massa nasional. Aplikasi yang diusulkan diharapkan dapat membantu PMI dalam meningkatkan stok plasma konvalesen, mempermudah masyarakat untuk mendapat donor plasma, dan turut serta melindungi keamanan data pribadi pasien.
Implementasi Mesin Sangrai Biji Kopi Portabel dengan Display Berbasis Internet of Things pada UMKM Ursa Roastery, Gresik Ahmad Fauzan Adziimaa; Anida Oktavia Rachmadianti
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5897.156 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.459

Abstract

Pengolahan biji kopi merupakan hal yang menentukan kualitas kopi tersebut baik atau buruk. Rasa dan aroma pada minuman kopi salah satunya dibentuk dari proses penyangraian. Salah satu permasalahan pada usaha kecil pengolahan kopi di Gresik, tepatnya Ursa Roastery yang bertempat di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik adalah sulitnya melakukan proses sangrai biji kopi pada saat sampling biji kopi dilakukan di luar kota terutama di pinggiran desa. Terlebih penggunaan mesin sangrai berkapasitas besar dapat mengakibatkan pemborosan energi sehingga berdampak pada naiknya biaya produksi. Selain itu harga mesin sangrai portabel dengan monitoring temperatur dan waktu terbilang mahal. Dari permasalahan tersebut diusulkan sebuah solusi yakni dengan membuat mesin sangrai biji kopi portabel dengan display berbasis Internet of Things. Mesin sangrai yang dibuat dilengkapi dengan monitoring temperatur, waktu dan kecepatan untuk mempermudah dalam proses sampling biji kopi. Temperatur pada tabung sangrai dapat diamati pada layar LCD dan smartphone. Monitoring temperatur, waktu, dan kecepatan sangat diperlukan untuk mengetahui profil roast atau tingkat kematangan biji kopi pada proses sampling. Dengan ditampilkannya data temperatur, waktu, dan kecepatan pada smartphone secara langsung akan memudahkan Ursa Roastery untuk memantau tingkat kematangan kopi dengan lebih mudah, praktis, dan efisien. Kegiatan ini berfokus pada diterapkannya mesin sangrai kopi portabel pada mitra yaitu Ursa Roastery di mana performa mesin sangrai portabel tersebut dapat bersaing dengan mesin sangrai portabel modern yang harganya lebih mahal. Dengan hadirnya mesin sangrai ini diharapkan dapat membantu mitra untuk menekan biaya produksi sehingga dapat menaikkan profit dan menghasilkan kualitas biji kopi terbaik.
Implementasi Multiple Function Box sebagai Alat Ukur Antropometri Dasar Bayi Menggunakan Aplikasi Android sebagai User Interface di Puskesmas Bluluk Kabupaten Lamongan Ahmad Fauzan Adziimaa; Elda Yofi Pramadani; Safira Firdaus Mujiyanti
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4518.934 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.460

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas di daerah Bluluk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur merupakan sarana utama bagi masyarakat untuk melakukan perawatan dan penanganan pertama jika terjadi masalah kesehatan. Kegiatan Posyandu juga dilakuakan secara rutin di Puskesmas, kegiatan tersebut diantaranya adalah melakukan pengukuran antropometri dasar bayi seperti pengukuran berat, panjang, lingkar kepala dan suhu bayi. Proses pengukuran tersebut masih dilakukan petugas kesehatan dengan menggunakan metode konvensional. Pada paper ini, diuraikan hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian dengan implementasi teknologi Multiple Function Box yang dapat mengukur antropometri dasar bayi secara otomatis. Alat ini dilengkapi dengan teknologi sensor sebagai alat ukur, hasil pengukurandapat ditampilkan pada LCD alat, selain itu data pengukuran juga dapat disimpan pada database sehingga riwayat pengukuran dapat dipantau melalui aplikasi android. Dari inovasi tersebut dapat meningkatkan efektivitas kerja petugas kesehatan serta orang tua dapat melakukan evaluasi terhadap pertumbuhan anak.
Pembuatan Water Bike untuk Mendukung Wisata Air di Ecowisata Waduk Tempuran Blora Trika Pitana; Agoes Santoso; Beny Cahyono; Adhi Iswantoro; Nurhadi Siswantoro; Dwi Oktavianto Wahyu Nugroho
Sewagati Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5628.155 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i1.462

Abstract

Waduk Tempuran merupakan salah satu waduk yang terletak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Peran daripada waduk ini sangat penting terutama untuk pengairan lahan pertanian di sekitar wilayah Kecamatan Blora sejak jaman sebelum Indonesia merdeka. Selain itu, manfaat lain dari waduk ini adalah sebagai salah satu wisata andalan di Kabupaten Blora. Dengan anugerah kondisi alam dan geografis yang indah, tentu ini menjadi daya tarik untuk wisatawan. Wisata yang selama ini sudah ada di Waduk Tempuran adalah wisata air seperti perahu naga, perahu dayung kano dan wisata kuliner berupa ikan bakar Waduk Tempuran serta wisata petik buah. Khusus untuk wisata air, masih sangat bisa dikembangkan lagi sehingga lebih menarik, salah satunya adalah dengan adanya sepeda air atau water bike. Dengan adanya sepeda air ini maka akan semakin banyak pilihan wisata air bagi wisatawan untuk menikmati keindahan Waduk Tempuran. Harapannya pembuatan sepeda air ini menjadi edukasi kepada pengunjung untuk tetap berolahraga dan menjadi pemicu warga sekitar untuk membuat sepeda air dengan desain yang lain.
Pembuatan Apotik Hidup Desa Pariti, Sulamu Merzy Mooy; Wanda Mata; Defita Baun; Godilifa Nesi Usfomeni; Selvia Hildegardis Hoar; Verena Mathildis Meni
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4649.036 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.465

Abstract

Peningkatan Pendapatan UMKM di Kabupaten Lumajang melalui Pendampingan Kemasan dan Pemasaran Produk Soedarso; Christiono Utomo; Adi Suryani; Endarko; Imam Safawi Ahmad
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2732.323 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.466

Abstract

Beberapa hal yang menjadi permasalahan dari tumbuhnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah masalah terkait kemasan, branding, dan strategi pemasaran. Mayoritas UMKM hanya berfokus pada produksi tanpa memikirkan media kemasan yang menarik pelanggan, mempromosikan produk, dan cara memasarkan produknya secara lebih luas. Permasalahan ini juga ditemukan pada pelaku UMKM di Kabupaten Lumajang. Maka perlu dilaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM untuk membuat desain kemasan produk dan pemasaran produk. Pendampingan kepada UMKM ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk UMKM. Desain kemasan produk yang menarik akan meningkatkan minat konsumen untuk membeli produk UMKM. Pemanfaatan media sosial sebagai media pemasaran akan meningkatkan jumlah konsumen. Peningkatan penjualan produk UMKM akan berkorelasi dengan meningkatnya pendapatan UMKM. Sehingga pelaku UMKM dapat menjadi pengusaha yang inovatif, memiliki nilai tambah, berdaya saing tinggi, memperluas lapangan pekerjaan, serta memperluas dan memperkuat relasi.
Implementasi Greenhouse Terintegrasi dengan Pompa Air Berbasis Photovoltaic untuk Menunjang Kebutuhan Pangan Sayur Dimas Fajar Uman Putra; Rony Seto Wibowo; Ni Ketut Aryani; Ontoseno Penangsang; Adi Soeprijanto
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2994.268 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.467

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki lebih dari 17.000 pulau dimana salah satunya adalah Pulau Bawean yang merupakan bagian dari Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kondisi geografis dari Pulau Bawean yang terletak di Laut Jawa menyebabkan penduduk masih mengandalkan pasokan pangan khususnya sayuran dari Pulau Jawa. Akan tetapi, cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan bahan pokok seperti sayur-sayuran rawan terjadi kenaikan harga. Oleh karena itu, perlu dilakukan produksi pangan alternatif salah satunya adalah dengan metode hidroponik. Hidroponik dipilih sebagai metode penanaman karena tidak memerlukan lahan yang luas serta perawatannya yang lebih praktis. Skema pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Departemen Teknik Elektro ITS turut membantu dalam menunjang kebutuhan pangan sayur di Dusun Daun Laut, Desa Daun, Sangkapura, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan (i) pembuatan greenhouse yang terintegrasi dengan pompa air bertenaga surya, (ii) melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai tata cara penggunaan solar panel serta cara untuk menanam tanaman hidroponik. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan di Pulau Bawean dengan cara yang lebih ramah lingkungan.
Pemasyarakatan dan Pendampingan Sinergis Terhadap Pelaku Usaha Mikro di Surabaya Timur Guna Mendukung Proses Sertifikasi Halal Niken Anggraini Savitri; Rizki Revianto Putera; Niniet Indah Arvitrida; Dody Hartanto; Iwan Vanany; Ahmad Rusdiansyah; Suparno; Trihanyndio Rendy Satrya
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3167.864 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.470

Abstract

Undang-undang Jaminan Produk Halal telah menetapkan kewajiban bersertifikat halal bagi seluruh produk yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia. Namun masih banyak pelaku UMKM yang belum melakukan sertifikasi halal terhadap produknya karena kurangnya pemahaman mengenai proses sertifikasi halal dan kendala pembiayaan. Untuk menangani persoalan tersebut, diadakan kegiatan pengabdian masyarakat yang terdiri atas pemasyarakatan, pelatihan, dan pendampingan terkait proses produksi halal kepada para pemilik UMKM di kota Surabaya Timur. Sebanyak 14 UMKM telah mengikuti pelatihan penyelia halal dan mendapatkan pendampingan dalam proses pengajuan sertifikasi halal. Selain itu, pelaku UMKM juga didampingi dalam mengajukan Nomor Ijin Berusaha (NIB). Terdapat 12 UMKM yang telah mengajukan sertifikasi halal secara self-declare, sedangkan 2 UMKM mengajukan sertifikasi halal secara reguler.