cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Pengelolaan Sampah sebagai Kompos di Wisata Gronjong Wariti Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dengan Media Bata Terawang Santi Wulan Purnami; Harmin Sulitiyaning Titah; Diah Puspito Wulandari; Yoyok Setyo Hadiwidodo; Bambang Widjanarko Otok; Purhadi Purhadi; Jerry D. T. Purnomo; Achmad Choiruddin; Shofi Andari; Abima Aunur Rochman
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6282.262 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.501

Abstract

Mejono merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Di Desa Mejono terdapat sebuah sungai bernama Gronjong Wariti yang dijadikan tempat wisata dengan wahana yang tersebar di sepanjang sungai. Tingginya aktivitas pengunjung dan banyaknya pohon bambu yang tumbuh disepanjang Sungai Gronjong Wariti menimbulkan peningkatan timbunan sampah yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan, lingkungan, ekonomi, serta mengurangi nilai estetika. Dari observasi permasalahan yang ada pada mitra, tim pengabdian masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember menawarkan solusi yakni edukasi pemilahan sampah dan mengelola sampah organik menjadi kompos menggunakan media bata terawang. Edukasi pemilahan sampah menjadi sampah organik dan anorganik dilakukan kepada pengelola, warga sekitar dan pengunjung wisata Gronjong Wariti. Tempat pilah sampah diberikan di tempat yang mudah dijangkau di area Wisata. Pembangunan Bata Terawang dengan warna yang menarik ditempatkan di titik yang menghasilkan sampah organik terbanyak tiap harinya. Proses pengomposan media Bata Terawang dimulai dengan pengisian sampah organik, penyemprotan EM4, pengadukan dan pemanenan kompos. Waktu yang dibutuhkan mulai dari tahap pengisian sampah sampai tahap pemanenan diperkirakan memakan waktu 40 hari.
Workshop Capacity Building: Pelatihan Monitoring Terumbu Karang bagi Komunitas Pesisir Farid Kamal Muzaki; Dian Saptarini; Ni Wayan Purnama Sari; Aris Dwi Wicaksono; Reska Pragusta; M Lubab; Dhimas Wildan Humami; Refer Iqbal Tawakkal; Buharianto
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9632.841 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.503

Abstract

Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang memiliki biodiversitas tinggi dengan produktivitas yang juga tinggi meskipun hanya menempati 1% bagian dari dasar laut. Data mengenai kondisi umum terumbu karang secara nasional tampaknya telah terdokumentasikan dengan baik. Akan tetapi, dalam banyak kasus, data-data dalam skala yang lebih sempit seperti di tingkat kecamatan dan/atau kabupaten tampaknya masih terbatas, termasuk di perairan sekitar pesisir Situbondo. Berdasarkan data dan fakta tersebut, perlu dilakukan upaya pemantauan (monitoring) dengan melibatkan banyak pihak termasuk komunitas pesisir. Akan tetapi umumnya terdapat masalah berupa keterbatasan kapasitas dan kapabilitas dalam pelaksanaan monitoring tersebut. Untuk itu telah dilaksanakan suatu pelatihan atau \textit{workshop} untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelompok masyarakat pesisir dalam upaya monitoring dan rehabilitasi terumbu karang. Dalam kegiatan tersebut, mitra kelompok masyarakat adalah komunitas pesisir Misi Bahari yang merupakan wadah dan penggerak untuk melakukan upaya pencegahan kerusakan terumbu karang; serta perlindungan dan konservasi terumbu karang di perairan laut Situbondo dan sekitarnya. Secara umum, workshop dan kegiatan lanjutan berlangsung dengan baik dan dapat memberikan peran nyata dalam peningkatan kapabilitas komunitas pesisir dalam pemantauan kondisi terumbu karang; ditunjukkan melalui tercapainya kegiatan pasca pelatihan seperti monitoring bersama kondisi terumbu karang serta perakitan dan penenggelaman apartemen ikan (fish apartment) di Pasir Putih, Bungatan, Situbondo.
Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menggunakan Mesin Pencacah dalam Upaya Pemanfaatannya sebagai Produk Tepat Guna di Desa Candimulyo - Dolopo - Madiun Fahmi Astuti; Suminar Pratapa; Suasmoro; Triwikantoro; Yoyok Cahyono
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1994.73 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.504

Abstract

Produksi buah kelapa Indonesia rata-rata 15,5 miliar butir/tahun, setara 3,02 juta ton kopra, 3,75 juta ton air, 0,75 juta ton arang tempurung, 1,8 juta ton serat sabut, dan 3,3 juta ton debu sabut. Sabut kelapa merupakan hasil samping dari buah kelapa yang berpotensi cukup besar. Saat ini pemanfaatannya masih belum optimal bahkan cenderung menjadi limbah lingkungan. Pemanfaatan mesin pencacah untuk pengolahan lebih lanjut sabut kelapa menjadi produk tepat guna misalnya: serat sabut kelapa (cocofiber) dan serbuk sabut kelapa (cocopeat) yang merupakan dua produk turunan dari sabut kelapa yang melalui beberapa penelitian dapat diolah menjadi material pendukung interior dan furnitur. Dengan demikian, maka limbah sabut kelapa dapat menjadi lebih bernilai ekonomis yang tentunya sangat berdampak positif pada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi penghasil kelapa. Sasaran masyarakat dalam kegiatan ini adalah masyarakat Desa Candimulyo, Dolopo, Madiun yang mana terdapat pengepul kelapa dan sentra distribusi kelapa di desa tersebut. Produk mesin pencacah yang dibuat bekerjasama dengan industri diharapkan menjadi produk dari perguruan tinggi yang dapat diimplementasikan langsung dan bermanfaat dalam jangka panjang untuk mitra.
Pembuatan Media Pembelajaran Digital Interaktif untuk Materi Pembelajaran Bahasa Arab (Nahwu dan Shorof) untuk Santri Milenial Ahmad Muklason; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti; Wiwik Anggraeni; Raras Tyas Nurita; Amalia Utamima; Naufal Rafiawan Basara; Muhammad Arif Nuriman; Amalinda Jayanty; Nur Khofifah; Nur Laila; Hanif Mitsal Mahatta; M. Fiqri Ananda; Tristanto Rachmadi Wibowo; Muhammad Hisyam; Mochamad Zidan Aqila Kamil
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1235.305 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.505

Abstract

Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Kurang lebih separuh dari pondok pesantren tesebut adalah pondok pesantren salafiyah, yaitu pesantren yang menerapkan metode tradisional. Sistem pendidikan salafiyah ini menemui tantangan karena santri saat ini adalah santri milenial yang memiliki kecenderungan yang berbeda dan lebih senang belajar menggunakan gadget. Oleh, karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan konten pembelajaran digital interaktif dari materi pembelajaran bahasa arab pondok pesantren salaf yaitu pelajaran Nahwu dan Shorof yang saat ini rujukannya adalah kitab kuning. Konten digital ini dikembangkan menggunakan teknologi H5P. Untuk mengetahui tingkat penerimaan santri terhadap konten digital ini, dilakukan Focus Group Discussion, wawancara, dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,7% santri merasa lebih mudah memahami materi dengan menggunakan digital learning, dan 89,7% santri merasa konten digital ini membuat pembelajaran lebih menyenangkan. Secara keseluruhan, platform ini memberikan kemudahan dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Akan tetapi, masih terdapat beberapa umpan balik yang dijadikan evaluasi platform dan sistem pembelajaran kedepannya, seperti tidak adanya mentor untuk mendampingi para santri belajar.
Coding for Kids: Pengenalan Pemrograman untuk Anak Sekolah Dasar sebagai Literasi Digital Baru di Industri 4.0 Ahmad Muklason; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti; Wiwik Anggraeni; Raras Tyas Nurita; Amalia Utamima; Rahma Fauzia; Laura Wilhelmina Theresia; Muhammad Ali Fikri; Hardhika Propitadewa; Jihaan Harvi Habibah; Jeremy Diaz Prasetyo; Septica Tiara Indah Permatasari; Nur Nindya Risnina; Nazriyah Deni Tsaniyah; Muhammad Daffa Maulana
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4426.417 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.506

Abstract

Coding adalah sebuah cara untuk memberikan perintah pada komputer, aplikasi, telepon, atau website untuk melakukan sesuatu. Coding adalah keterampilan yang sangat penting dikuasai di era industri 4.0 dan perlu diajarkan sejak dini. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan pemrograman bagi para guru dan siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nasyrul Ulum 1 Grobogan. Metode pengumpulan data dalam kegiatan ini dilakukan dengan survei dan wawancara. Hasil dari survei untuk para guru dan siswa pasca pelatihan mengatakan bahwa belum ada yang pernah mempelajari pemrograman. Delapan dari sembilan guru merasa bahwa coding perlu diajarkan pada anak-anak dan tertarik untuk mengajarkannya. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan coding bagi para guru dan siswa MIS Nasyrul Ulum 1 dirasa baik, menyenangkan, berkesan, dan bermanfaat.
Model Pelatihan Kelayakan Proyek Untuk UMKM Konstruksi dalam Pengembangan Usaha Christiono Utomo; Retno Indryani; I Putu Artama Wiguna; Tri Joko Wahyu Adi; M. Arif Rohman; Farida Rachmawati; Cahyono Bintang Nurcahyo; Yusronia Eka Putri
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1538.126 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.508

Abstract

Proyek adalah alat implementasi strategi perusahaan. Pengembangan proyek menjadi usaha untuk mengkaji, mengevaluasi dan memilih prioritas proyek dalam mewujudkan tujuan strategis perusahaan. Modal merupakan utilitas yang terbatas. Diperlukan pengetahuan dan ketrampilan tentang kelayakan proyek termasuk pengelolaan pasar, pembiayaan, dan investasi. UMKM memiliki kepentingan yang sangat kuat untuk memahami kelayakan proyek tersebut dalam hal ketangguhan usaha dan kemampuan pengembangan usaha. Meskipun mempunyai peran penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, UMKM menghadapi banyak hambatan yang mengakibatkan sulit untuk berkembang dan pada kondisi ekstrim bisa mengalami kegagalan usaha. Sebab munculnya masalah salah satu yang terbesar adalah keterbatasan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengembangkan usaha. UMKM konstruksi dengan karakter padat modal dan padat karya sangat memerlukan peningkatan pemahaman dan kemampuan tersebut. Diharapkan kegiatan dapat berkelanjutan dan menghasilkan rumusan kerjasama pengabdian masyarakat dalam jangka panjang melalui terdesiminasinya keilmuan kelayakan proyek bagi UMKM konstruksi di Surabaya, terutama untuk keilmuan fisibiliti pasar dan fisibiliti keuangan. Keilmuan dan ketrampilan kelayakan proyek dan bisnis yang di berikan dapat membantu usaha memperkuat kemampuan mengembangkan usaha dan keunggulan bersaingnya. Dan dalam jangka panjang mampu menaikkan katagori usahanya dari UMKM ke besar.
Pemanfaatan Mesin Dehidrator Berbasis Mikrokontroler untuk Mengurangi Kadar Air Madu di Desa Kauman, Tulungagung Latifah Nurahmi; Dinny Harnany; M. Khoirul Effendi; Arif Wahjudi; I Made Londen Batan; Suhardjono; Sampurno; Fahmi Mubarok
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6900.621 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.512

Abstract

Desa Kauman, Tulungagung, termasuk daerah penghasil madu di Jawa Timur. Namun, para peternak madu masih banyak mengalami kendala dalam mengurangi kadar air dalam madu karena masih menggunakan metode konvensional. Tim Pengabdi ITS bersama dengan mitra UMKM Madu AG bekerja sama merancang mesin dehydrator madu. Kemudian, mesin tersebut diberikan kepada peternak lebah di Desa Kauman. Hal ini bertujuan agar para peternak dapat memanfaatkan mesin dehydrator madu untuk meningkatkan produktivitas produk madu. Syarat madu yang baik harus memilik kadar air tidak lebih dari 22%. Mesin dehydrator madu yang dirancang dalam kegiatan ini mampu mengurangi kadar air hingga 10% dari kadar air dari sebelumnya. Hal ini diharapkan dapat membantu peternak lebah untuk menghasilkan madu dengan kualitas yang lebih baik.
Pengembangan Ekosistem Halal Skema Self-Declare pada Kantin Departemen Teknik Sistem dan Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Nurhadi Siswanto; Hafidz Ridho; Mar'atus Sholihah; Retno Widyaningrum; Atikah Aghdhi Pratiwi; Erwin Widodo
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.513

Abstract

Kebutuhan akan produk halal merupakan hal yang krusial di Indonesia mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia. ITS melalui Pusat Kajian Halal memiliki program pendampingan untuk memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari program tersebut dengan sasaran yaitu pelaku usaha pada kantin Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS. Terdapat empat tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu pelaksanaan pelatihan kader penggerak halal, pendampingan penyusunan sistem jaminan halal, bimbingan teknis pengajuan sertifikat halal, dan serah terima pemasangan plakat logo halal. Manfaat yang dihasilkan dari kegiatan ini yaitu meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan produk halal, sehingga program pemerintah dan Pusat Kajian Halal ITS untuk mendorong sertifikasi halal pada UMKM dapat terlaksana.
Penerapan Konverter-kit Bahan Bakar Ganda untuk Mesin Kapal Nelayan di Kalanganyar Sidoarjo Adhi Iswantoro; I Made Ariana; Semin; Aguk Zuhdi Muhammad Fathallah; Beny Cahyono
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.516

Abstract

Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di masyarakat untuk transportasi, termasuk nelayan masih sangat tinggi, sementara penggunaan bahan bakar gas (BBG) pada sektor transportasi masih tergolong rendah. Padahal BBG memiliki banyak keunggulan, yakni lebih murah dan lebih bersih dari segi emisinya. Ketergantungan pada satu jenis bahan bakar ini sangat berpengaruh pada kesiapan operasional kapal nelayan. Banyak nelayan yang terpaksa tidak mencari ikan karena harga BBM dianggap mahal atau terkadang tidak tersedia di pasaran. Salah satu cara menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan adanya bahan bakar jenis lain selain BBM, yaitu BBG. Salah satu BBG yang bisa digunakan adalah Liqufied Petroleum Gas (LPG), karena relatif mudah didapatkan masyarakat. Penggunaan bahan bakar ganda antara LPG dan BBM bertujuan agar konsumsi BBM bisa minimal, sehingga bisa menghemat biaya operasional kapal, selain juga emisi yang dihasilkan lebih rendah. Untuk itu perlu adanya modifikasi pada mesin diesel kapal nelayan yaitu dengan pemasangan konverter kit. Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah nelayan di Kalanganyar, Sidoarjo, Jawa Timur.
Penerapan Literasi Bertema Teknik Kelautan dalam Proses Pembelajaran Siswa SMPIT Al Uswah Surabaya Rudi Walujo Prastianto; Daniel Mohammad Rosyid; Kriyo Sambodho; Yeyes Mulyadi; Murdjito; Abdul Azhim; Sri Sumardiani
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.520

Abstract

Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan potensi kelautan yang sangat besar. Dahulu, kerajaan Nusantara seperti Majapahit dan Sriwijaya telah berhasil mengelola laut untuk kejayaan dan kemakmuran rakyatnya. Ironisnya saat ini secara umum tingkat literasi masyarakat Indonesia terhadap bidang maritim atau kelautan sangat rendah. Salah satu penyebabnya ditengarai karena di dalam kurikulum pendidikan dan proses pembelajaran di sekolah-sekolah di Indonesia kurang membahas bidang kelautan. Untuk itu perlu diawali dengan membangun kembali paradigma dan pemikiran maritim/kelautan/bahari pada jiwa generasi muda sejak dini. Makalah ini menyajikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) yang bertujuan untuk menyediakan bahan literasi berupa buku bertema bidang teknik kelautan/maritim dan menerapkannya dalam proses pembelajaran siswa kelas VII SMPIT Al Uswah Surabaya. Metode kegiatan abdimas ini terdiri dari penyusunan buku bertema Teknik Kelautan, pembelajaran bidang kelautan melalui guru tamu di sekolah, dan kegiatan outbound di obyek wisata kelautan. Dengan cara ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa terhadap bidang kelautan/maritim dan akan merangsang minat siswa pada bidang ini; sehingga akan terbentuk generasi masa depan yang berwawasan kelautan sebagai warisan jiwa bahari nenek moyang bangsa Indonesia dan siap belajar serta menekuni bidang kelautan untuk masa depannya kelak demi kemajuan bidang kelautan/maritim di Indonesia.