cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Penerapan Teknologi Dancing Water Berbasis Digital Controller Untuk Pengembangan Eduwisata Desa Sokobanah Daya Wahyuni, Sri; Imamah, Imamah; Rachman, Fika Hastarita
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2432

Abstract

Desa Sokobana Daya adalah desa yang terletak di kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur. Desa ini merupakan salah satu desa binaan dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang dan direncanakan untuk menjadi salah satu EduWisata di kabupaten Sampang. EduWisata berbasis teknologi adalah konsep wisata yang akan diterapkan untuk menarik minat wisatawan potensial seperti Gen Z. Iklim madura yang panas namun memiliki sumber air yang cukup, teknologi dancing water berbasis digital controller adalah teknologi yang tepat digunakan sebagai eduwisata. Wisatawan akan diberikan hiburan air mancur yang dapat bergerak seperti menari, disertai pembelajaran mengenai pengenalan konsep mekatronika sederhana dalam pengaturan gerakan dan tinggi air. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa prototype dancing water yang merupakan miniatur pemanfaatan teknologi untuk menarik wisatawan dan dapat memperkuat identitas Desa Sokobana Daya sebagai destinasi pariwasata dan pendidikan berbasis teknologi. Hasil penerapan inovasi ini telah diserahkan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Sampang dan diharapkan akan memberikan dampak positif jangka panjang terhadap pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
Pengembangan Website Desa Sebagai Pendukung Desa Digital (Studi Kasus: Desa Kudu Kecamatan Kertosono) Setiyono, Budi; Sulistyaningrum, Dwi Ratna; Darmaji, Darmaji; Sanjoyo, Bandung Arry; Widianto, Muhammad Yusuf Hakim; Viadinugroho, Raden Aurelius Andhika
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2459

Abstract

Desa digital merupakan sebuah program yang dirancang oleh pemerintah dalam mendukung smart cities, khususnya program digitalisasi di segala aspek demi meminimalkan adanya kesenjangan terhadap informasi di wilayah pedesaan dengan memanfaat teknologi informasi dan komunikasi yang telah berkembang. Platform desa digital akan berfokus pada berbagai kebutuhan informasi, pelayanan, dan perekonomian. Pemerintah sangat menganjurkan berbagai desa untuk berevolusi menjadi desa digital. Adanya internet tidak serta merta dapat mewujudkan desa digital karena ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan menuju desa digital adalah membangun infrastruktur, membangun teknologi desa, dan menyediakan perangkat pintar yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Kudu berupa pengembangan website profil desa, sebagai langkah awal menuju desa digital. Website yang dibuat berisikan informasi terkait desa Kudu, potensi desa dari sisi sosial dan ekonomi. Website juga dapat dijadikan sebagai portal untuk masuk ke sistem informasi lainnya yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Langkah-langkah yang telah dilakukan menggunakan kaidah-kaidah pengembangan perangkat lunak yang meliputi: analisis kebutuhan user, desain User Interface, implementasi, coding, serta deployment di webserver. Dilakukan pula pelatihan untuk pengelolaan website yang telah dibangun, baik dari sisi konten maupun pemeliharaannya.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang untuk Produksi Pupuk Organik Cair: Studi Kasus Desa Mojoasem, Sidayu, Gresik Ananda, Muhammad Bagas; Rasyida, Amaliya; Pintowantoro, Sungging; Setiyorini, Yuli; Pradesar, Yusuf; Pramadewandaru, Respati Kevin
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2508

Abstract

Pengelolaan limbah perikanan, khususnya limbah cangkang kerang, merupakan tantangan lingkungan yang signifikan di Mojoasem, Sidayu, Gresik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan inisiasi pembentukan startup untuk memproses limbah tersebut menjadi pupuk organik cair (POC) guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi mengenai dampak lingkungan limbah perikanan, pelatihan proses fermentasi limbah menggunakan bioaktivator alami seperti EM4 dan molase, serta praktik langsung produksi POC. Masyarakat menunjukkan partisipasi aktif dengan antusias bertanya dan berdiskusi terkait proses produksi dan potensi pemasaran POC. Signifikansi dari hasil ini adalah potensi pengurangan limbah organik serta peningkatan pendapatan masyarakat melalui produk lokal. Proyek ini berpotensi memberikan solusi berkelanjutan untuk masalah limbah organik sekaligus memperkuat ekonomi desa Mojoasem.
Inovasi Mesin Pencacah Kayu untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Gula Merah Tebu pada UMK Gendis Jaya Arif, Saiful; Sektiono, M Wisnu Arif; Bahtiar, Ahmad Dony Mutiara; Cahyono, Hiding; Dewi, Yulia Puspa; Hamidah, Fitria Nur
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2591

Abstract

Gula merah tebu (reddish brown sugar) merupakan komoditas bahan baku pangan untuk kebutuhan konsumsi lokal maupun industri, yang diproduksi skala usaha mikro dan kecil (UMK) Gendis Jaya. Peneningkatkan efisiensi produksi di UMK Gendis Jaya dilakukan dengan penerapan mesin pencacah kayu. Mesin ini dirancang untuk menghasilkan bahan bakar alternatif yang berukuran seragam, sehingga mendukung kestabilan api selama pemasakan air nira tebu. Hasil implementasi mesin memberikan pengaruh terhadap durasi pemasakan berkurang dari 3 jam menjadi 2,5 jam, dengan peningkatan frekuensi produksi harian dari 4 menjadi 5 kali. Kapasitas produksi meningkat dari 11 kwintal menjadi 12 kwintal per hari. Selain itu, kualitas gula merah menjadi lebih konsisten, dan limbah bahan bakar berkurang hingga 30%. Sosialisasi dan pelatihan pengoperasian mesin diberikan kepada mitra memastikan karyawan UMK Gendis Jaya dapat mengoperasikan alat dengan baik, meminimalisir kesalahan operasional. Implementasi teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kualitas produk gula merah tebu, tetapi juga mendukung pengembangan industri UMK Gendis Jaya.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Pada Pembuatan Lilin Aromaterapi Di SMP Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri (YPIHM) Darul Ilmi Medan Parinduri, Sri Zahrani Dwi Mauliyah; Manurung, Renita; Yustira, Ayuni; Atikah, Nurul
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2641

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dengan skema kemitraan ini dilaksanakan di SMP Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri (YPIHM) Darul Ilmi Medan. Pengabdian ini dilaksanakan guna meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa dalam memanfaatkan minyak jelantah yang selama ini hanya dibuang  ke saluran air sehingga hal ini mencemari ekosistem lingkungan perairan sehingga diperlukan sebuah metode pemanfaatan minyak jelantah untuk diolah menjadi sebuah produk yang bernilai jual yaitu lilin aromaterapi. Pada pengabdian ini kelompok mitra akan dilatih mengenai proses pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi yang unik dan memiliki nilai jual, merupakan limbah rumah tangga yang tidak diolah dan termanafaatkan kembali. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini berupa produk lilin aromaterapi yang unik dan memiliki nilai jual yang dapat meningkatkan taraf kehidupan mitra sehingga terciptanya kemandirian sejak dini serta mendorong rasa kewirausahawan dalam diri untuk dapat menciptakan ide – ide baru. Kegiatan workshop yang dilakukan berjalan dengan baik yang dilihat dari antusiasme yang tinggi dari siswa dan guru. Kegiatan pengabdian ini mengedukasi ilmu – ilmu baru mengenai ilmu bahan dan kimia organik dari sampel yang digunakan dan memberikan keterampilan praktis dalam proses produksi lilin, termasuk pencampuran aroma dan pencetakan. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh  siswa setelah melakukan kegiatan workshop. Keberlanjutan program ini akan dilakukan dengan pendataan terhadap siswa yang telah mengimplementasikan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku dalam pembuatan lilin aroma terapi. Selain itu, dapat mendirikan unit usaha kecil di sekolah yang mengelola produksi dan penjualan lilin aromaterapi dari minyak jelantah sebagai kegiatan kewirausahaan siswa.
Pangkahkulon “Go Digital”: Inovasi Layanan Publik Berbasis Teknologi Navastara, Ardy Maulidy; Zikky, Mohammad; Bashri, Ahmad; Pangaribuan, Toga Gilbert; Sustania, Sinta
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2673

Abstract

Desa Pangkahkulon, Kabupaten Gresik, menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Program Digitalisasi Pelayanan Masyarakat bertujuan mentransformasi sistem administrasi manual menjadi layanan berbasis digital yang dapat diakses melalui website dan aplikasi. Inovasi ini mencakup layanan mandiri untuk surat-menyurat, pengembangan lapak desa bagi pelaku UMKM, serta pelatihan digitalisasi bagi perangkat desa dan masyarakat. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara tim KKN, pemerintah desa, dan komunitas Open Desa, dengan dukungan Kominfo Kabupaten Gresik. Implementasi program berhasil mempercepat pelayanan administrasi, mengurangi birokrasi, serta meningkatkan akses pasar bagi produk lokal. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan digital, dengan 270 surat elektronik diterbitkan dan 32 produk UMKM aktif dipasarkan melalui lapak desa. Keberhasilan ini menjadi contoh penerapan digitalisasi desa yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inovasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Peningkatan Literasi Pasar Modal bagi Pelajar SMA Katolik Frateran Surabaya: Belajar Bersama Kelompok Studi Pasar Modal Memarista, Gesti; Kustindarti, Christina Angger
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2721

Abstract

Literasi pasar modal, menjadi aspek penting dalam membangun kesadaran investasi sejak dini, namun masih banyak pelajar yang belum memiliki pemahaman yang memadai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pasar modal bagi 36 siswa SMA Katolik Frateran Surabaya dari kelas 10, 11, dan 12 melalui kegiatan Belajar Bersama KSPM (Kelompok Studi Pasar Modal) sejak 08 Agustus hingga 21 November 2024. Metode yang digunakan meliputi kegiatan ekstrakulikuler Galeri Investasi dengan pembelajaran interaktif di kelas, pendampingan dari Sucor Sekuritas, serta diskusi kelompok terkait konsep dasar pasar modal, jenis investasi, dan identifikasi risiko. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap pasar modal, yang diukur melalui rata-rata nilai pre-test dan post-test, yakni yang sebelumnya hanya 69,44% menjadi 92,22%. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat lebih siap menghadapi tantangan keuangan di masa depan serta memiliki kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Keberlanjutan program ini dapat dilakukan dengan pendampingan lanjutan serta kerja sama yang lebih erat antara Fakultas Bisnis UKWMS, SMA Katolik Frateran, dan komunitas pasar modal guna menciptakan ekosistem pembelajaran keuangan yang lebih inklusif. Selain itu, kegiatan ini juga membuka wawasan siswa mengenai pentingnya edukasi keuangan dalam pengambilan keputusan finansial di masa depan. Dengan adanya edukasi pasar modal sejak dini, diharapkan siswa dapat lebih kritis dan bijak dalam mengelola keuangan serta memanfaatkan peluang investasi secara optimal.
Pembuatan Paving Block, Batako, dan Kusen dari Material Padat Akibat Erupsi Gunung Semeru Sebagai Bahan Baku Pembangunan Rumah Masyarakat Terdampak Pratiwi, Vania Mitha; Kusumadewi, Tri Vicca; Purwaningsih, Hariyati; Sutrisno, Wahyuniarsih; Kurniawan, Budi Agung; Widyastuti, Widyastuti; Fajarin, Rindang; Wibisono, Alvian Toto; Noerochim, Lukman
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.676

Abstract

Material padatan yang keluar ketika erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada akhir tahun 2021 lalu banyak ditemukan di Desa Sumberwuluh, Kec. Candipuro, Kab. Lumajang. Material padat/pasir yang diambil dari lokasi bekas erupsi telah diteliti dan didapat kandungan terbesarnya yaitu Al 7,6 (Al2O3), Si 25 (SiO2), Ca 16,1 (CaO), Fe 43,5 (Fe2O3) (hasil uji XRF pada tanah kasar). Material padat/pasir tersebut digunakan untuk membuat batako dan paving. Komposisi tersebut membuktikan bahwa material padat/pasir yang digunakan sebagai bahan dasar produksi batako, paving block, dan kusen di Desa Sumberwuluh mempunyai kualitas yang bagus dan dapat membuat bahan baku semakin keras dan kuat. Ketersediaan material padat yang bermutu dapat menjadi nilai jual lebih untuk dipasarkan ke luar Desa Sumberwuluh. Didapat hasil uji kuat tekan batako yang menunjukkan bahwa batako memiliki rata-rata tegangan hancur bruto rata-rata sebesar 46,44 Kg/cm2 dan tegangan hancur bruto rata-rata paving block sebesar 129,76 Kg/cm2. Batako dan paving produksi Tim KKN Abmas tergolong sebagai batako dengan mutu A2 dan paving dengan mutu C. Besarnya peluang penghasilan yang bisa didapatkan dari pemasaran melalui media sosial masih kurang dipahami oleh sebagian masyarakat. Maka dari itu, guna memberikan pandangan besarnya kesempatan berbisnis melalui media sosial untuk meningkatkan penghasilan warga, tim Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) telah mengadakan pelatihan Digital Marketing.
Peningkatan Mutu BATARU “Batako Lahar Dingin Gn. Semeru” sebagai Upaya Tindak Lanjut Permasalahan UMKM Batako di Lumajang dengan Penambahan Filler dan Zat Aditif Beserta Media Pemasarannya Pratiwi, Vania Mitha; Purwaningsih, Hariyati; Dewi, Tri Vicca Kusuma; Widyastuti, Widyastuti; Fajarin, Rindang; Nurahmi, Latifah; Sutrisno, Wahyuniarsih; Trisanti, Prida Novarita; Aristio, Andre Parvian
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.1043

Abstract

Pengabdian masyarakat mengenai mutu batako lahar dingin dilakukan sebagai upaya peningkatan UMKM batako lahar dingin masyarakat disekitar Gunung Semeru. Permasalahan yang terjadi adalah pemilihan komposisi batako dan pemasarannya yang kurang baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka strategi yang dilakukan adalah dengan menambahkan filler dan zat aditif ke dalam batako untuk mendapatkan komposisi yang optimum. Filler dan zat aditif yang digunakan yaitu berupa abu bagasse, abu sekam padi, dan tempurung kelapa, alkasit, dan addibond. Sedangkan untuk membantu pemasaran batako lahar dingin dilakukan dengan pembuatan google business sehingga masyarakat dapat mengetahui lokasi pengrajin batako. Metode yang dilakukan yaitu pertama, persiapan rangkaian kegiatan pengabdian seperti survei lokasi, pelaksanaan kegiatan yaitu penentuan lokasi pengrajin, interview, penelitian batako, serta pembuatan google bussiness. Terakhir, sosialisasi mengenai hasil penelitian kepada masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah selesai terlaksana dengan baik dan mendapatkan antusiasme dari masyarakat.
Pemberdayaan Desa Berbasis Pariwisata di Desa Meluwur, Kabupaten Lamongan Irawan, Shafira Aulia Rosyida; Humaira, An Nisaa Siti; Pratiwi, Amrih Eka; Ain, Aisyah Syakirah Qurratul; Fikr, Hafizh Al-Nadzari; Agustin, Meitasari; Fahman, Kresna Zuqnii; Pertiwi, Amelia Aderay
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.2241

Abstract

Desa Meluwur merupakan sebuah desa di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Desa Meluwur mempunyai beragam potensi pariwisata yang dapat dikembangkan. Beberapa aset penting yang dapat dikembangkan sebagai objek wisata adalah Sungai Bengawan Solo, situs makam bersejarah, dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan Focused Group Discussion (FGD) dan participatory mapping. Pelaksanaan FGD dan participatory mapping bertujuan untuk mengetahui secara langsung potensi dan masalah yang ada di Desa Meluwur dari perspektif stakeholders terkait, sedangkan participatory mapping berperan dalam menentukan secara pasti titik potensi dan masalah yang ada di desa pada peta Desa Meluwur. Dari proses yang dilakukan, didapatkan hasil berupa potensi dan masalah pariwisata di Desa Meluwur dan langkah pengembangannya.