cover
Contact Name
Suria Alamsyah Putra
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6282251583783
Journal Mail Official
publikasi@itscience.org
Editorial Address
JL. Waru Lk. VII, Kelurahan Jati Karya Kecamatan Binjai Utara - Kota Binjai | Sumatera Utara | Indonesia G-Mail : itsjumansi@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan
ISSN : 26567016     EISSN : 27976238     DOI : https://doi.org/10.47709
Core Subject : Science, Education,
JUMANSI: Jurnal Manajemen dan Akuntasi adalah jurnal yang memuat hasil penelitian atau kajian ilmu di bidang Manajemen dan Akuntansi. JUMANSI terbit setiap dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli. JUMANSI mempublikasikan karya ilmiah terbaik berdasarkan proses seleksi di bidang Manajemen dan AKuntasi yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas. Artikel yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli, memiliki nilai kebaruan atau hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan diulas oleh mitra bestari. Artikel yang dikirim ke jurnal JUMANSI tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Naskah harus mengikuti pedoman penulis yang disediakan oleh JUMANSI dan harus ditinjau dan disunting. JUMANSI diterbitkan oleh Information Technology and Science (ITScience), sebuah Lembaga Penelitian di Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 318 Documents
The Influence Of Education, Minimum Wage, And Human Development Index On Poverty In North Sumatra Province, 2015 to 2024 Aprianto Situmorang; Annisa Ilmi Faried; Suhendi
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan Januari 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v7i1.8472

Abstract

Abstrak: This study aims to analyze the influence of education, minimum wage, and the Human Development Index (HDI) on poverty levels across 33 regencies/cities in North Sumatra Province for the 2015-2024 period. Employing a quantitative approach with panel data regression analysis, this research establishes the Fixed Effect Model (FEM) as the optimal estimation model through a series of rigorous tests. The results indicate that, simultaneously, education, minimum wage, and HDI have a significant impact on poverty, with an explanatory power of 87.15%. Partially, all three variables exert a significant negative influence, indicating that enhancing human capital quality and wage standards effectively reduces poverty rates. The policy implications of these findings emphasize the importance of an integrated poverty reduction strategy through improved educational access, wage policies that ensure purchasing power, and the strengthening of health and living standard dimensions. Local governments should prioritize budget allocation to the sectors constituting the HDI to accelerate equitable poverty reduction throughout North Sumatra.
Pengaruh Gaya Hidup Relationship Manager Kredit Dan Potensi Fraud Dengan Kualitas Pengawasan Atasan Sebagai Pemoderasi Terhadap Terjadinya Kredit Macet Di Sektor Perbankan Hotman Ds; M. Irsan Nasution
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan Januari 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v7i1.8474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gaya Hidup dan Potensi Fraud terhadap Kredit Macet, serta menguji peran Pengawasan Atasan sebagai variabel moderasi pada Relationship Manager (RM) Kredit di BRI Kanwil Medan. Fenomena kredit macet merupakan tantangan utama perbankan yang dipicu tidak hanya oleh faktor eksternal nasabah, tetapi juga integritas dan perilaku personal tenaga pemasar (RM). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 172 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kredit Macet dengan nilai signifikansi 0,016. Potensi Fraud juga berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap Kredit Macet dengan nilai signifikansi < 0,001. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 74,2% terhadap variasi Kredit Macet. Hasil uji moderasi (MRA) membuktikan bahwa Pengawasan Atasan secara signifikan mampu memoderasi (memperlemah) pengaruh Gaya Hidup terhadap Kredit Macet (Sig. 0,047). Namun, Pengawasan Atasan tidak ditemukan mampu memoderasi pengaruh Potensi Fraud terhadap Kredit Macet (Sig. 0,427). Temuan ini mengimplikasikan bahwa perusahaan perlu memperkuat sistem audit internal yang lebih teknis untuk memitigasi Fraud, selain mengandalkan pengawasan manajerial rutin.
Analisis Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Pertambangan Industri Emas di BEI Muhammad Nurul Ikhwan; Renny Maisyarah; Meigia Nidya Sari
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan Januari 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v7i1.8475

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kinerja keuangan pada perusahaan pertambangan subindustri emas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024. Fokus utama penelitian adalah menilai kondisi kesehatan fundamental perusahaan melalui analisis rasio keuangan komprehensif yang meliputi rasio profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas guna memastikan keberlangsungan usaha (going concern). Metode penelitian: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan tiga emiten terpilih, yaitu PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI). Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan adanya divergensi kinerja yang sangat kontras di antara ketiga emiten. PSAB mencatatkan performa terbaik melalui pemulihan profitabilitas dari zona negatif, penguatan likuiditas, dan peningkatan efisiensi operasional. Sebaliknya, ARCI mulai mengalami tekanan finansial akibat penurunan margin laba dan ketergantungan utang yang tinggi, sementara SQMI berada dalam kondisi financial distress ekstrem dengan operasional yang hampir terhenti sepenuhnya. Kesimpulan: PSAB memiliki fondasi keuangan paling kokoh, sedangkan SQMI menghadapi ancaman kelangsungan usaha nyata akibat rasio utang yang melonjak 19 kali lipat dari modal. Perusahaan disarankan segera melakukan restrukturisasi utang dan efisiensi biaya, sementara investor diimbau lebih selektif dalam memilih emiten berdasarkan tren fundamental.  
Analisis Implementasi Penggunaan Aplikasi SIGNAL dalam Mendukung Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Sumatera Utara Tarves Tanjugo Malau; Puja Rizqy Ramadhan; Irawan
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan Januari 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v7i1.8631

Abstract

 Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi SIGNAL dalam mendukung kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap enam informan yang merepresentasikan pengguna lintas kelompok (pemuda, perempuan, senior, dan masyarakat daerah 3T) serta pelaksana kebijakan dari pihak Samsat dan Bapenda Sumatera Utara Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIGNAL dipersepsikan bermanfaat dan relatif mudah digunakan oleh pengguna kalangan muda dan perempuan, terutama dalam hal efisiensi waktu, kemudahan akses, dan pengurangan kebutuhan untuk datang langsung ke kantor Samsat. Perceived usefulness dan perceived ease of use tersebut mendorong sikap positif terhadap aplikasi dan meningkatkan motivasi kepatuhan pajak. Namun, penerimaan teknologi tidak bersifat homogen. Kelompok senior dan pengguna di daerah 3T menunjukkan sikap lebih skeptis akibat keterbatasan literasi digital, kualitas jaringan internet, serta kekhawatiran terhadap keandalan sistem. Dari perspektif pelaksana kebijakan, sosialisasi yang lebih masif, penguatan infrastruktur, dan peningkatan literasi digital dipandang sebagai prasyarat penting bagi optimalisasi pemanfaatan SIGNAL. Kesimpulan: Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa SIGNAL berpotensi menjadi instrumen strategis dalam mendorong kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Provinsi Sumatera Utara, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kesiapan ekosistem sosial, teknologi, dan kelembagaan yang melingkupinya.
ANALISIS PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA: TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS Hilma Harmen; Moza Aulia Agista; Lionanda Maretcha Marpaung; Andhita Dean Vega; Elga Gresia Br. Surbakti
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i2.8177

Abstract

Latar belakang: Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memegang peran strategis dalam sistem kesehatan nasional Indonesia. Namun, ketersediaan tenaga kesehatan di Puskesmas masih jauh dari memadai. Data terkini menunjukkan bahwa 4,6 persen Puskesmas tidak memiliki dokter, 38,8 persen Puskesmas belum memiliki tenaga medis yang lengkap, dan secara nasional masih terdapat kekurangan 6.195 tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kondisi ini diperparah oleh ketimpangan distribusi yang tajam antara wilayah barat dan timur Indonesia, di mana 48 persen Puskesmas belum memenuhi standar minimal sembilan jenis tenaga kesehatan yang ditetapkan Permenkes Nomor 43 Tahun 2019. Permasalahan ini merupakan refleksi dari kelemahan sistemik dalam perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan yang belum optimal. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dan telaah dokumen. Data diperoleh dari berbagai sumber, meliputi regulasi nasional, laporan resmi Kementerian Kesehatan RI, data SISDMK, artikel ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020–2025, laporan WHO, serta pemberitaan media daring terpercaya. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis konten dan analisis tematik dengan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekurangan tenaga kesehatan di Puskesmas bersifat multidimensional, mencakup defisit kuantitas, ketimpangan distribusi geografis, dan kesenjangan jenis kompetensi. Data terkini mencatat 454 unit Puskesmas (4,6%) tanpa dokter umum, 38,8% Puskesmas dengan tenaga medis tidak lengkap, kekurangan nasional 6.195 tenaga kesehatan, serta 48% Puskesmas belum memenuhi standar minimal sembilan jenis tenaga kesehatan. Ketimpangan distribusi terparah terjadi di Papua, Maluku, dan NTT, sementara 59% dokter spesialis masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Lima tantangan struktural teridentifikasi dalam perencanaan SDM kesehatan: (1) kelemahan sistem informasi SISDMK; (2) keterbatasan fiskal pemerintah daerah; (3) rendahnya minat penempatan di daerah terpencil; (4) ketidakselarasan produksi dan distribusi tenaga; serta (5) fragmentasi regulasi lintas sektor. Kekurangan tenaga berdampak pada meningkatnya risiko kesalahan medis dan terhambatnya capaian indikator kesehatan nasional. Pembelajaran dari Thailand, Brasil, India, dan Australia menunjukkan bahwa pendekatan multidimensi yang menggabungkan reformasi pendidikan, insentif kompetitif, penguatan infrastruktur, dan telemedicine terbukti lebih efektif dalam mengatasi ketimpangan distribusi tenaga kesehatan. Kesimpulan: Kekurangan tenaga kesehatan di Puskesmas merupakan masalah multidimensional yang memerlukan reformasi komprehensif. Diperlukan penguatan sistem informasi SDM kesehatan, pembaruan mekanisme insentif, serta peningkatan kapasitas perencanaan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas kementerian, institusi pendidikan, dan organisasi profesi menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan distribusi tenaga kesehatan yang merata dan berkualitas demi mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045.
Analisis Motivasi dalam Manajemen Karier Defensif pada Fenomena Job Hugging Hilma Harmen; Adinda Syifa; Dwi Sulistia; Glorysha Simbolon; Kayla Pratiwi
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i2.8280

Abstract

Abstrak: Latar belakang: Fenomena job hopping yang selama ini identik dengan Generasi Z kini mulai bergeser menjadi fenomena job hugging akibat ketidakpastian ekonomi global dan pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan orientasi karir, dari yang sebelumnya berfokus pada pengembangan diri menuju orientasi pada keamanan finansial dan stabilitas pekerjaan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis konten terhadap berbagai laporan serta kajian terkait fenomena ketenagakerjaan terkini. Metode ini digunakan untuk memahami faktor-faktor yang melatarbelakangi keputusan karyawan muda untuk tetap bertahan pada pekerjaan yang sebenarnya kurang memberikan kepuasan kerja. Hasil penelitian: Temuan penelitian menunjukkan bahwa fenomena job hugging dapat dipahami sebagai bentuk strategi manajemen karir defensif yang didominasi oleh continuance commitment atau komitmen berkelanjutan. Tekanan eksternal seperti meningkatnya biaya hidup serta kewajiban finansial mendorong karyawan untuk lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar (safety needs) dibandingkan dengan pencapaian aktualisasi diri. Kondisi ini berpotensi menimbulkan career plateau atau stagnasi dalam perkembangan karir. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan karyawan untuk tetap berada dalam suatu pekerjaan tidak selalu mencerminkan tingkat loyalitas terhadap organisasi, melainkan lebih sebagai bentuk strategi bertahan dalam menghadapi tekanan ekonomi. Oleh karena itu, organisasi perlu menyesuaikan strategi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam hal retensi dan pengembangan karyawan, agar dapat menjaga tingkat keterikatan (engagement) serta produktivitas organisasi dalam jangka panjang.
Analisis Krisis "Institutional Memory": Pengabaian Pelatihan dan Pengembangan SDM pada Transisi Twitter Menjadi X Juwita Novitasari Simorangkir; Hilma Harmen; Rosy Nela Sinaga; Lasmini Manik; Nesa Einge Regina Br. Tarigan
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i2.8297

Abstract

Abstrak: Latar belakang: Akuisisi Twitter oleh Elon Musk yang berujung pada perubahan identitas menjadi X memicu fenomena pemutusan hubungan kerja (layoff) massal yang berdampak pada hilangnya pengetahuan organisasi secara drastis. Fenomena ini mengancam keberlangsungan operasional karena hilangnya institutional memory atau ingatan kolektif yang selama ini tersimpan pada karyawan lama. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan tinjauan literatur dari berbagai media kredibel serta jurnal manajemen bisnis untuk menganalisis dampak transisi organisasi tersebut. Hasil penelitian: Temuan menunjukkan bahwa pengabaian fungsi pelatihan dan pengembangan serta penghapusan prosedur transfer pengetahuan menyebabkan kerentanan operasional yang nyata pada perusahaan X. Hilangnya tenaga kerja ahli secara mendadak mengakibatkan gangguan teknis yang berulang dan penurunan nilai valuasi perusahaan akibat hilangnya aset intelektual. Kesimpulan: Krisis institutional memory pada perusahaan X membuktikan bahwa efisiensi biaya melalui pengurangan karyawan tanpa strategi retensi pengetahuan akan merusak stabilitas organisasi jangka panjang. Perusahaan disarankan untuk tetap memprioritaskan manajemen pengetahuan dalam setiap proses transformasi besar.
INOVASI PENILAIAN KINERJA ASN UNTUK MENDUKUNG PROFESIONALISME APARATUR NEGARA Hilma Harmen; Khaila; Reva Aprilia Fiona; Jhensi Echa Flora Hutasoit; Novita Sianturi
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i2.8315

Abstract

Abstrak: Latar belakang: Penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan elemen penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan akuntabel (BKN, 2025). Namun, sistem penilaian yang ada masih menghadapi berbagai permasalahan seperti subjektivitas, nepotisme, dan rendahnya validitas pengukuran kinerja (CNBC Indonesia, 2025). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi sistem penilaian kinerja ASN berbasis psikometri yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dari berbagai sumber terpercaya (Sugiyono, 2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan instrumen seperti Situational Judgment Test (SJT), Morscale, dan tes kognitif mampu meningkatkan objektivitas serta akurasi penilaian kinerja ASN (BKN, 2025). Intinya, inovasi ini berpotensi memperkuat sistem merit dan meningkatkan profesionalisme aparatur negara di Indonesia.
Pengadaan SDM Perusahaan Surya Alamsyah Putra
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i2.9192

Abstract

Abstrak: Pengadaan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu fungsi strategis dalam manajemen sumber daya manusia yang berperan penting dalam memastikan organisasi memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan. Perubahan lingkungan bisnis, meningkatnya persaingan memperoleh talenta, serta tuntutan terhadap kualitas kinerja organisasi menuntut perusahaan untuk menerapkan sistem pengadaan SDM yang terencana dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengadaan SDM perusahaan secara komprehensif, meliputi perencanaan kebutuhan tenaga kerja, rekrutmen, seleksi, penempatan, serta evaluasi efektivitas pengadaan tenaga kerja dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui telaah terhadap buku Pengadaan SDM Perusahaan sebagai sumber utama serta didukung oleh berbagai artikel ilmiah dan penelitian mutakhir yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis terhadap berbagai sumber pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengadaan SDM ditentukan oleh keterpaduan antara analisis jabatan, kompetensi, perencanaan tenaga kerja, proses rekrutmen, sistem seleksi, dan evaluasi berbasis kinerja. Rekrutmen yang tepat menghasilkan alternatif kandidat yang memadai, sedangkan seleksi berbasis spesifikasi jabatan meningkatkan kesesuaian individu dengan pekerjaan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengadaan SDM merupakan investasi strategis yang berkontribusi terhadap keberlanjutan organisasi melalui penguatan kompetensi, penerapan evaluasi yang berkesinambungan, serta pengembangan sistem merit yang mendukung pencapaian keunggulan organisasi. Kata kunci: analisis jabatan; evaluasi kinerja; kompetensi; manajemen talenta; sistem merit
ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH, RETRIBUSI DAERAH DAN BAGI HASIL PAJAK TERHADAP BELANJA MODAL DI PROVINSI SUMATERA UTARA Gracia Lavenia Tampubolon; Tia Novira Sucipto; Hendra Saputra
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.8086

Abstract

Belanja modal adalah uang yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk membeli atau menciptakan aset tahan lama yang bermanfaat dalam jangka panjang, seperti membangun jalan, jembatan, gedung, dan layanan publik lainnya. Tingginya kebutuhan belanja modal menuntut pemerintah daerah untuk memiliki sumber pendanaan yang kuat dan berkelanjutan agar pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal. Sumber pendapatan daerah yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama pajak daerah dan retribusi daerah, memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan belanja modal. Metode penelitian: Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kausal. Pendekatan ini mengamati bagaimana suatu hal mengarah pada hal lain dengan mempelajari hubungan antara berbagai faktor. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Hasil penelitian: Pajak daerah berpengaruh signifikan secara parsial terhadap belanja modal, retribusi daerah berpengaruh signifikan secara parsial terhadap belanja modal, bagi hasil pajak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap belanja modal, dan pajak daerah, retribusi daerah, bagi hasil pajak secara simultan berpengaruh terhadap belanja modal

Filter by Year

2019 2026