cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 522 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING UNTUK MENINGKATKANAKTIVITAS BELAJAR FISIKA SISWA DI KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 12 MEDAN NELPI NURSAIDA SINAGA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 1, No 2 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.846 KB) | DOI: 10.24114/jh.v1i2.1263

Abstract

ABSTRACT The objective of research to view the student learning activity which encompass student learning activity while doing in grouping in class on subject Physics lesson which delivered on the students’ learning outcomes increasing by applicated the learning model of Inquiry Training. This subject of research was taken in class of XI IPA 2 SMA Negeri 12 Medan by number of 45 students.The initially of teaching – learning process is done by learning outcomes testing ( Pretest), by the average data is 20,53, it is shown that the students’ average not yet have preparation before learn in the school. Then, continued the teaching – learning process, in the end of second teaching – learning process and the fourth teaching – learning process is done the first formative and second formative of learning outcomes testing, the result is shown that the average of first outcome is 67,91 by the classical completeness is 60% and the second of the average is 89,47 by the classical completeness is 86,66%. By viewing the changing, the changing is effected by the teacher action during teaching – learning process in cycle II. The students’ activities accord the observer viewing on cycle I among others writing / reading (38%), doing worksheet in discuss (22%), asking for friend (17%), asking for teacher (10%), and not relevant with teaching – learning process (13%). The student activities data accord the observation in cycle II among others writing / reading (27%), doing worksheet (31%) , asking for friend (27%), asking for teacher (10%), and not relevant with teaching – learning process (4%).   Keywords: Inquiry Training of Learning Model, Students’ activity, the student learning outcomes
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KONDISIONAL UNTUK BELAJAR DARI RUMAH (BDR) Revita Yuni; Roni Afriadi
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 2: December 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.571 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i2.22101

Abstract

Abstract:.Development of Conditional Learning Module of BDR. Learning requires two-way communication between educators and students so that all learning activities and learning objectives can be channeled properly. Therefore, to achieve the goals of national education, synergies are needed in various sectors to support education. During this pandemic, of course, all fields experience difficulties, including in the field of education. Covid-19 has resulted in fundamental policy changes in the world of education. Through Circular no. 4 of 2020 from the Minister of Education and culture which recommends that all activities in educational institutions must maintain a distance and all material delivery will be delivered from their respective homes. It is hoped that online and offline learning can be an alternative so that learning can be carried out in the midst of the current pandemic situation. For areas that have a good internet network, they can carry out the teaching and learning process in a network (online) well. Meanwhile, for areas where the internet network is inadequate, learning is carried out outside the network (offline). In learning outside the network, the teacher prepares LKPD and on certain days students come to school to collect their assignments and students receive new assignments for the next week. So learning is only a task so that assignments are not maximally conveyed. As a result, there is a lack of interaction and misunderstanding between teachers and students is not uncommon. One of the offline learning solutions (offline) during the Covid-19 pandemic is a conditional module which students can use independently. Learning with the module, students can feel the presence of the teacher as if learning in class is active and fun. The research method used by researchers is the Research and Development (R&D) method of research and development. This research is research that is used to produce certain products, and to test the effectiveness of these products. At the development stage, the modules that have been designed are evaluated or validated by material experts and media experts. Keywords: offline learning, Learning from home and modulesAbstrak: Pengembangan modul pembelajaran kondisional untuk BDR. Pembelajaran membutuhkan komunikasi dua arah antara pendidik dengan peserta didik agar segala kegiatan pembelajaran dan tujuan pembelajaran dapat tersalur dengan baik. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan pendidikan nasional dibutuhkan sinergi dalam berbagai sektor dalam mendukung pendidikan. Pada masa pandemi ini, tentunya semua bidang mengalami kesulitan termasuk dalam bidang pendidikan. Covid-19 ini mengakibatkan terjadinya perubahan kebijakan secara mendasar dalam dunia pendidikan. Melalui Surat Edaran no. 4 tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan dari rumah masing-masing. Pemberlakuan pembelajaran secara daring dan luring diharapkan dapat menjadi alternatif agar tetap terlaksana pembelajaran di tengah situasi pandemi saat ini. Bagi daerah yang memiliki jaringan internet bagus dapat melakukan proses belajar mengajar dalam jaringan (daring) dengan baik. Sedangkan bagi daerah yang jaringan internet tidak memadai, pembelajaran dilakukan di luar jaringan (luring). Pada pembelajaran di luar jaringan guru menyusun LKPD dan pada hari tertentu siswa datang kesekolah mengumpulkan tugasnya dan siswa menerima tugas yang baru untuk satu minggu kedepan. Jadi pembelajaran hanya sebatas tugas sehingga penugasan tidak tersampaikan secara maksimal. Akibatnya kurangnya interaksi dan tak jarang terjadi kesalahpahaman antara guru dengan siswa. Salah satu solusi pembelajaran luring (luar jaringan) di masa pandemi covid-19 ini adalah modul yang sifatnya kondisional yang mana dapat digunakan siswa secara mandiri. Belajar dengan modul siswa dapat merasakan kehadiran guru seperti belajar di kelas secara aktif dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D). Penelitian ini adalah penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Pada tahap pengembangan, modul yang telah didesain dilakukan penilaian atau validasi oleh ahli materi dan ahli media. Kata kunci: pembelajaran luring, BDR dan modul
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA BIDANG STUDI IPA MATERI SISTEM SARAF PADA MANUSIA DI KELAS IX-3 SMP NEGERI 7 MEDAN T.P 2015/2016 Nurfuadi Zain
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 5, No 1 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.611 KB) | DOI: 10.24114/jh.v5i1.6357

Abstract

     Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa serta aktivitas belajar siswa. Subjek penelitian berjumlah 35 orang. Hasil penelitian disimpulkan: 1) Pada siklus I menunjukkan tuntas individu sebanyak 19 orang dengan tuntas kelas sebesar 54,3%. Pada siklus II menunjukkan tuntas individu 30 orang dengan tuntas kelas sebesar 85,7%.; 2) Data aktivitas pada siklus I antara lain menulis,membaca (36,9%) mengerjakan LKS (31,9 %), bertanya sesama teman (7,4%),   bertanya kepada guru (10%), dan yang tidak relevan (13,8%). Data aktivitas pada siklus II antara lain menulis,membaca (26%), mengerjakan LKS (51%), bertanya sesama teman (13%), bertanya kepada guru (4%), dan yang tidak relevan (6%). Kata Kunci : Make A Match, Hasil Belajar, Aktivitas Belajar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN AFEKTIF SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE PADA PELAJARAN PKN KELAS VI SDN 104204 SAMBIREJO TIMUR Erniwaty Batubara
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 1: June 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.611 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i1.10515

Abstract

Abstract: Improving Student's Affective Ability Using Value Clarification Technique Learning Model On PKN Class VI Study SDN 104204 Sambirejo Timur. The formulation of the problem in this research is whether by using the learning model Value clarification technique can improve students' affective ability on the subject matter of Joint Decision class VIb SDN 104204 Sambirejo East? ". The type of research is a classroom action research with a total of 38 subjects. To obtain the data used to conduct a written test. Data analysis techniques in this study is a quantitative description by describing the percentage used. Based on the data analysis of the researcher at the time of pre test there are 11 students who get the value of ≥ 75 (28.94%), and ≤ 75 as many as 27 students (71.05%), then on post test in cycle I there is an increase where there are 23 students get value ≥ 75 (60,52%), and ≤ 75 counted 15 students (39,47). Furthermore after the post test in cycle II almost all students get the value of ≥ 75, as many as 32 students (84.21%), and there are only 6 students who got the value of ≤ 75 (15.78%).Keywords : Affective Capability, Model, Value Clarification TechniqueAbstrak : Meningkatkan Kemampuan Afektif Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Value Clarification Technique Pada Pelajaran PKN Kelas VI SDN 104204 Sambirejo Timur. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan model pembelajaran Value clarification technique dapat meningkatkan kemampuan afektif siswa pada materi pokok Keputusan Bersama kelas VIb SDN 104204 Sambirejo Timur?”. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek sebanyak 38 orang. Untuk memperoleh data yang digunakan melakukan tes tertulis. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah deskripsi kuantitatif dengan menguraikan persentase yang digunakan. Berdasarkan analisis data peneliti pada saat pre test terdapat 11 siswa yang mendapatkan nilai ≥ 75 (28,94%), dan ≤ 75 sebanyak 27 siswa (71,05%), kemudian pada post tes di siklus I terjadi peningkatan dimana terdapat 23 siswa yang mendapatkan nilai ≥ 75 (60,52%), dan ≤ 75 sebanyak 15 siswa (39,47). Selanjutnya setelah dilakukan post tes di siklus II hampir semua siswa mendapatkan nilai ≥ 75, sebanyak 32 siswa (84,21%), dan hanya ada 6 siswa yang mendapat nilai ≤ 75 (15,78%).Kata Kunci : Kemampuan Afektif, Model, Value Clarification Technique
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DI KELAS VII – 8 SMP NEGERI 4 MEDAN WARNI .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 2 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.78 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i2.2036

Abstract

The mathematic learning in SMP Negeri 4 Medan not yet give the classical studying completeness without remedical programme. The condition is caused by model, method, and teaching – learning strategy is not yet can increase the student’s studying cognitive capability and not actived of student in teaching – learning process. The class acting research will be passed in two cycles. From cycle to cycle use the cooperative learning models tipe Student Team Achievement Division (STAD) by always increase the learning application quality is orientated the student activity which disembogue on student’s studying cognitive capability (result). The research is involved on student in class of VII – 8 SMP Negeri 4 Medan by amount of 30 students. After the research occur during two cycles can be concluded that; 1) Student/s studying cognitive capability (result) by applicated the cooperative learning models tipe Student Team Achievement Division (STAD) on cycle I the average is 62,7 by classical result is 53,33% and on the second cycle II the average is 87,3 by classical result is 86,66% that indicated complete individually and class accord CCM of mathematics which applicated in SMP Negeri 4Medan; 2) Student activity data accord the observer observation on cycle I between others reading / writing (45,71%), doing (16,36%), asking for friends (6,36%) asking to the teacher (7,27%) and not relevant with teaching – learning process (4,55%). Student activity data accord the observation on cycle II between other reading / writing (28,75%), doing (43,13%), asking for friends(20,00%) asking for the teacher (4,38%) and not relevant with teaching – learning process (3,75%). From the above data occur the student studying activity increasing accord the hope by applicated the cooperative learning models tipe Student Team Achievement Division (STAD).   Kata kunci: Cooperative Learning Models type Student Team Achievement Division (STAD),  Triangle and Rectangular, Student Activity
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU MATEMATIKA SMPN 4 TANJUNG MORAWA MELALUI PEMBIMBINGAN PEMBUATAN ALAT PERAGA PADA FORUM MGMP Budi Siswoyo
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 6, No 2 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.998 KB) | DOI: 10.24114/jh.v6i2.6519

Abstract

Abstract : Efforts to Improve Skills of Teachers of Mathematics SMP Negeri 4 Tanjung Morawa Through Mentoring Making Viewer Tool On Forum MGMP. This study aims to improve the skills of math teachers in making and using props. The problem in this research is a math teacher skill in making and using props low. Subjects in this study are math teachers being the object is props mathematics. This research was conducted for 3 months through 2 cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation and reflection. The results showed that the initial conditions of teachers were measured by means of observation in the form of APKG I seen that none of the teachers that include props in its RPP. In the first cycle, the teacher is to include the planned use of learning media props in its RPP. While on the second cycle after guiding through MGMPs forum, all teachers have been able to make one piece of different props and present. The next step, researchers recommended in implementing learning (math teacher) to share in their knowledge and skills in making and using props. Keywords: Viewer tool, Skill, MGMPs Abstrak : Upaya Meningkatkan Keterampilan Guru Matematika SMP Negeri 4 Tanjung Morawa Melalui Pembimbingan Pembuatan Alat Peraga Pada Forum MGMP. Bertujuan  untuk meningkatkan keterampilan guru matematika dalam membuat dan menggunakan alat peraga. Masalah dalam penelitian ini adalah keterampilan guru matematika dalam membuat dan menggunakan alat peraga rendah. Subjek pada penelitian ini adalah guru matematika sedang objeknya adalah alat peraga matematika. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan melalui 2 siklus. Setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal guru yang diukur dengan alat observasi berupa APKG I terlihat bahwa tidak ada satupun guru yang mencantumkan alat peraga dalam RPP-nya. Pada siklus I, guru sudah mencantumkan rencana penggunaan media pembelajaran alat peraga dalam RPP-nya. Sedangkan pada siklus II setelah dilakukan pembimbingan melalui forum MGMP, seluruh guru sudah mampu membuat 1 buah alat peraga yang berbeda dan mempresentasikannya. Langkah selanjutnya, peneliti merekomendasikan pada pelaksana pembelajaran (guru matematika) untuk saling berbagi dalam pengetahuan dan keterampilan mereka dalam membuat dan menggunakan alat peraga. Kata Kunci: Alat Peraga, Keterampilan, MGMP
PENGARUH PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH BAHASA INGGRIS DI PRODI PLS UNIMED Anifah Anifah; Dwi Amalia Zati; Fauzi Kurniawan
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 2: December 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.59 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i2.12012

Abstract

Abstract : The Influence of Multicultural Learning in Improving Student Learning Motivation in English Language Courses at UNIMED PLS Study Program. The multicultural learning process that is available for students to develop respect for people of different cultures, provides opportunities to work together with other people or different groups of ethnicities so that conflict does not occur. The purpose of this study is to find out whether there is an effect on the multicultural based learning model of the School of Education Study Program. The research will be carried out in Class A and B Regular third semester students in the Outside School Education Study Program totaling 56 people. This study uses descriptive qualitative research where this study wants to see how the implementation of multicultural learning processes can improve student learning motivation in the PLS Study Program.Keywords : Multicultural Based Learning Process, Learning MotivationAbstrak : Pengaruhnya Pembelajaran Multikultural Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Bahasa Inggris Di Prodi PLS UNIMED. Proses pembelajaran multikultural yang digunakan untuk dapat berusaha untuk membudayakan mahasiswanya dalam mengembangkan rasa hormat kepada orang yang berbeda budaya, memberikan kesempatan bekerja bersama dengan orang lain atau kelompok lain yang berbeda-beda etnis sehingga tidak terjadinya konflik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruhnya model pembelajaran berbasis multikultural untuk dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa di Program Studi Pendidikan Luar Sekolah – Fakultas Ilmu Pendidikan Unimed TA.2018/2019. Penelitian akan dilaksanakan pada kelas A dan B Reguler mahasiswa semester tiga Program Studi Pendidikan Luar Sekolah yang berjumlah 56 orang. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dimana penelitian ini mau melihat bagaimana implementasi proses pembelajaran multikultural untuk dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa di Prodi PLS.Kata Kunci : Proses Pembelajaran Berbasis Multikultural, Motivasi Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VI-B SD NEGERI 105275 PAYA GELI Suriati .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 3, No 2 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.752 KB) | DOI: 10.24114/jh.v3i2.2161

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan ini Untuk mengetahui hasil belajar dan Aktivitas belajar siswa setelah menerapkan Model Pembelajaran Problem Posing pada mata pelajaran Matematika di kelas VI-B semester Genap SD Negeri 105275 Payageli Tahun Pembelajaran 2013/2014. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika  dengan menerapkan model pembelajaran Problem Posing pada Siklus I mencapai rata-rata 62,6 dengan ketuntasan klasikal 32,3% dan Siklus II mencapai 86,5 dengan ketuntasan klasikal 93,6%. Aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Matematika dengan menerapkan model pembelajaran Problem Posing pada siklus II, aktivitas menulis,membaca sebesar 21%, mengerjakan LKS sebesar 35%, bertanya pada teman sebesar 24%, bertanya pada guru sebesar 13%, yang tidak relevan dengan KBM sebesar 6%. Data tersebut menunjukan bahwa hasil belajar dan aktivitas belajar siswa meningkat dari siklus I menjadi lebih baik pada siklus II. Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Problem Posing.
PENGEMBANGAN MODUL MEMBACA PERMULAAN BERBASIS STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS) UNTUK KELAS 1 SEKOLAH DASAR Silfhina Wijaya Putry; Kiki Aryaningrum; Ali Fakhrudin
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 1: June 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.68 KB) | DOI: 10.24114/jh.v13i1.36011

Abstract

AbstrakHasil observasi dan wawancara awal yang telah dilakukan terhadap guru kelas 1 di SD Negeri 38 Palembang, terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan membaca, masih ada siswa yang belum bisa membedakan huruf, dan belum hafal huruf abjad. Salah satu metode yang dapat memotivasi peserta didik dalam belajar dan menumbuhkan minat siswa dalam belajar adalah dengan menggunakan pengembangan modul membaca permulaan berbasis SAS (Struktural Analitik Sintetik). Metode penelitian ini menggunakan metode research and development dengan batas penelitian penilaian ahli dan praktikalitas. Penilaian ahli dilakukan pada ahli media, bahasa, dan materi, sedangkan praktikalitas dengan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket, sedangkan teknik analisis data menggunakan persentase. Hasil dari dari tahapan pengembangan adalah menghasilkan produk modul membaca permulaan berbasis Struktural Analitik Sintetik (SAS) pada materi membaca permulaan kelas I SD. Hasil penilaian para ahli menunjukkan bahwa modul membaca permulaan berbasis Struktural Analitik Sintetik (SAS) dengan persentase sebesar 89,91%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul membaca permulaan berbasis Struktural Analitik Sintetik (SAS) pada materi membaca permulaan kelas I SD termasuk dalam kategori sangat valid atau sangat layak. Dari hasil praktisi yaitu guru dan siswa diperoleh persentase sebesar 97,62%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kelayakan modul membaca permulaan berbasis Struktural Analitik Sintetik (SAS) pada pembelajaran kelas I Sekolah Dasar termasuk dalam kategori sangat layak.Kata Kunci: modul, membaca permulaan, struktural analitik sintetik (SAS)AbstractThe results of preliminary observations and interviews that have been conducted on grade 1 teachers at SD Negeri 38 Palembang, there are some students who have difficulty reading, there are still students who cannot distinguish letters, and have not memorized the letters of the alphabet. One method that can motivate students in learning and foster student interest in learning is to use the development of a SAS (Structural Analytic Synthetic)-based beginning reading module. This research method uses research and development methods with the limits of expert judgment and practicality. Expert assessment is carried out on media, language, and material experts, while practicality is carried out with teachers and students. Data collection techniques use documentation and questionnaires, while data analysis techniques use percentages. The result of the development stage is to produce a product of Structural Analytical Synthetic (SAS)-based early reading modules for the first grade elementary reading materials. The results of the expert's assessment showed that the initial reading module was based on Structural Analytic Synthetic (SAS) with a percentage of 89.91%. Thus, it can be concluded that the development of the Structural Analytical Synthetic (SAS)-based early reading module for the first grade elementary reading material belongs to the very valid or very feasible category. From the results of practitioners, namely teachers and students, a percentage of 97.62% was obtained. Thus, it can be concluded that the feasibility of the Structural Analytic Synthetic (SAS) starting reading module in the first grade learning of Elementary School is in the very feasible category.Keywords: module, beginning reading, synthetic structural analytic (SAS)
THE RELATIONSHIP BETWEEN EMOTIONAL INTELLIGENCE WITH DISCIPLINE STUDENT LEARNING IN SMK NEGERI 1 SIABU KABUPATEN MANDAILING NATAL Wizman .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 1 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.751 KB) | DOI: 10.24114/jh.v7i1.7551

Abstract

Abstract: Relationship Between Emotional Intelligence With Discipline of Student Learning In SMK Negeri 1 Siabu Mandailing Natal. The purpose of this study was to determine the relationship between Emotional Intelligence with Discipline of Students SMK Negeri 1 Siabu Mandailing NatalAcademic Year 2016/2017. This research is correlational research. The population in this study is amounted 48 people. The sample used is population sample. Data collection techniques used are questionnaires. The results showed that partially Emotional Intelligence (X) has a correlation on the category high enough with Discipline Learning (Y) with r value of 0.716 and has a significant relationship because > is 6.959> 2.013. The research results can be concluded there is a close relationship between Emotional Intelligence with Discipline of Learning SMK Negeri 1 Siabu Mandailing Natal Academic Year 2016/2017. Keywords : Emotional Intelligence, and Student Learning Discipline Abstrak : Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Kedisiplinan Belajar Siswa Di SMK Negeri 1 Siabu Mandailing Natal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Kedisiplinan Belajar Siswa SMK Negeri 1 Siabu Mandailing Natal Tahun Ajaran 2016/2017.Penelitian ini adalah penelitian korelasional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMK Negeri 1 Siabu Mandailing Natal Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 48 orang.Sampel yang digunakan adalah sampel populasi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunujukkan bahwa secara parsial Kecerdasan Emosional (X) memiliki korelasi pada kategori cukup tinggi dengan Kedisiplinan Belajar (Y) dengan nilai r 0,716 dan memiliki hubungan yang signifikan karena > yaitu 6,959 > 2,013.Hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan yang erat antara Kecerdasan Emosional dengan Kedisiplinan Belajar Siswa SMK Negeri 1 Siabu Mandailing Natal Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, dan Kedisiplinan Belajar Siswa