cover
Contact Name
Heri hermawan
Contact Email
herihermawan@unismuh.ac.id
Phone
+6285274902693
Journal Mail Official
gps@fkip.unismuhmakassar.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fkip.unismuh.ac.id/index.php/gurupencerahsemesta/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
ISSN : 29858712     EISSN : 29859239     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Guru Pencerah Semesta atau disingkat JGPS merupakan wadah publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola dalam lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar melalui Unit Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K). Jurnal ilmiah ini mempublikasikan artikel melalui proses peer review dan terbit 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juli, Nopember. Jurnal pengabdian ini memuat artikel terkait dengan penelitian dan pengabdian masyarakat pada ranah pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan atas serta pendidikan non-formal di lingkungan masyarakat.
Articles 141 Documents
PENGGUNAAN METODE GUIDED CONVERSATION UNTUK MENINGKATKAN KOSA KATA SISWA UPT SMAN 4 MAROS DI KEC. BANTIMURUNG Mujahida, Anni; Suhana, Risky Ratri; Hambali, Uyunnasirah
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v3i1.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan yang terjadi pada keterampilan berbicara Bahasa Inggris pada siswa dengan penggunaan metode guided conversation di kelas XI MIPA 6 UPT SMAN 4 Maros. Dengan mengetahui bagaimana peningkatan tersebut terjadi, diharapkan kepada calon tenaga kependidikan dapat menerapkan beberapa metode pengajaran yang menarik guna meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas yang memiliki 2 siklus sebelum peneliti melakukan observasi. Pada tahap siklus 1, persentase keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas XI MIPA 6 adalah 47%% dari 34 siswa dengan rata-rata nilai 74. Lalu pada siklus II peneliti menambahkan detail penjelasan dan contoh pada materi yang diajarkan, di siklus kedua ini peningkatan terjadi sebanyak 17% yaitu menjadi 64%. Dengan demikian penggunaan metode guided conversation di kelas ini memang berhasil meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris dengan metode-metode yang diterapkan selama hal itu menyenangkan dan mudah dipahami oleh para siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MURID MELALUI PENERAPAN ICE BREAKING DI KELAS 1 UPTD SDN 127 INPRES MONCONGLOE TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Kurnia, Nur Afni Wulan; Rismawati; Fidyaningsih, Amy; Amaliya, Riska
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v3i1.1245

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar murid melalui penerapan ice Breaking di kelas 1 UPTD SDN 127 Inpres Moncongloe Tahun Pelajaran 2023/2024. Salah satu sekolah yang menjadi tempat pelaksanaan Program Pemantapan Profesi Keguruan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar adalah UPTD SDN 127 Inpres Moncongloe terletak di Desa Pamanjengan Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros. Penelitian ini dilaksanakan dalam pelaksanaan Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) yang diselenggarakan  pada tanggal 10 Oktober – 02 November 2023. Dari hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan Pengaplikasian teknik ice Breaking berupa gerak dan lagu, melatih konsentrasi, dan Audio Visual, efektif digunakan untuk meningkatkan hasil pembelajaran murid kelas 1 UPTD SDN 127 Inpres Moncongloe. Hal ini dibuktikan dalam hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil pembelajaran murid apabila digunakan teknik ice breaking.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA SISWA KELAS III UPTD SDN 60 MONCONGLOE LAPPARA Wahyuni, Sri; Basri, St. Aminah; Rachmatiah; Bahri, Aliem; Sukmawati
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v3i1.1258

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatkan keterampilan berbicara melalui model pembelajaran Student Facilitator And Explaining Siswa kelas III UPTD SDN 60 Moncongloe Lappara Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas III UPTD SDN 60 Moncongloe Lappara sebanyak 22 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan berbicara melalui model pembelajaran Student Facilitator And Explaining  mengalami peningkatan baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persentase ketuntasan klasikal pada pratindakan menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal yaitu sebesar 44,54% dengan kategori sangat kurang, meningkat pada Siklus I yaitu sebesar 70,71% dengan kategori cukup, dan meningkat pada Siklus II yaitu sebesar 85% dengan kategori baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH II MAROS Astuti, Eka Mey Wulandari; Afrida, Andi; Chaerunnisa. G; Dwi Putri, Lidya Azra
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v3i1.1267

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa permasalahan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran di SD Muhammadiyah II Maros. Permasalahan yang ditemukan yaitu kurangnya hasil belajar dan aktivitas belajar siswa khususnya pada materi wujud zat dan perubahannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar wujud zat dan perubahannya dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPAS kelas 4. Peneliti ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Pengumpulan data ini menggunakan instrument berupa lembar evaluasi/tes. Hasi peneliti menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus 1 yaitu 7,125 dengan persentase belajar 75% dan pada siklus 2 nilai rata-rata yang diproleh siswa yaitu 8,187 dengan persentase 87,5%. Ditinjau dari data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA MENGGUNAKAN MEDIA E-BOOK SD 1 MUHAMMADIYAH TURIKALE Rajab, Abdul; Magfirah; Y.A. Dewa, Nurfadillah.; Nabil , Muhammad
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i4.1273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa menggunaan media E-Book di SD 1 Muhammadiyah Turikale. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, subjek penelitian ini  adalah III Ayang berjumlah 33 siswa yang terdiri dari 16 laki-laki dan 16 laki-laki. Pelaksanaan penelitian inidilaksanakan selama 3 pekan. Pelaksanaan tindakan ini dilaksanakan selama tiga pekan, setiap pekannya mencakup pembelajaran dan penilaian. Penyajian materi siklus pertama dimulai tanggal 14 September 2023 dan tessiklus pertama pada tanggal 18 September 2023. Penyajian materi siklus kedua dimulaitanggal 19 September 2023 dan tes siklus kedua dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa  siklus I  mencapai rata-rata 73,3%. Kemudian pada siklus II  meningkat menjadi 88,5%. Kontribusi penerapan media pembelajaran Wordwall terhadap peningkatan minat belajar siswa sangat signifikan artinya berada pada kategori tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru menerapkan media E-book dalam pembelajaran berhasil meningkatkan kemampuan membaca siswa SD 1 Muhammadiyah Turikale.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS V DI SD NEGERI 60 MONCONGLOE LAPPARA KABUPATEN MAROS Windayanti, Sri; Khaerunnisa; Amal, Amri; Zulkarnain
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v3i1.1295

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksankan terhadap siswa kelas V di SD Negeri 60 Moncongloe Lappara Kabupaten Maros. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran Make a Match yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan pengetahuan siswa dalam proses belajar mengajar berlangsung, dimana setelah melakukan observasi langsung ke sekolah SD Negeri 60 Moncongloe Lappara Kabupaten Maros ternyata proses pembelajarannya masih kurang efektif serta rendahnya nilai hasil belajar yang didapatkan siswa terhadap mata pelajaran PPKn, oleh sebab itu peneliti menggunakan model pembelajaran Make a Match pada kelas V di SD Negeri 60 Moncongloe Lappara Kabupaten Maros. Pada siklus I diperoleh hasil belajar siswa dengan rata-rata 58,75 sedangkan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 82,45. Pada penerapan metode pembelajaran Make a Match ini menggambarkan bahwasanya model ini berhasil diterapkan pada siswa kelas V di SD Negeri 60 Moncongloe Lappara Kabupaten Maros. Hasil ini dibuktikan dengan nilai hasil belajar siswa dimana hasil belajar siswa mengalami peningkatan.
DESKRIPSI KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL SMP KEPULAUAN SELAYAR Syamsuadi , Ahmad
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v3i1.1748

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dan faktor penyebab kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel SMP Kepulauan Selayar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diolah adalah data dari hasil tes diagnostik dalam bentuk soal cerita sebanyak 3 butir untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel dan hasil wawancara tidak terstruktur untuk memverifikasi hasil tes dan jawaban siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII yang berjumlah 31 siswa namun yang mengikuti tes diagnostik 27 siswa kemudian tahap wawancara 6 siswa yaitu yang menyelesaikan soal paling banyak dan melakukan banyak kesalahan lalu dari 6 siswa hanya 3 siswa yang mampu menjelaskan dan memberikan informasi kepada peneliti. Berdasarkan hasil olahan data dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Bontomatene kepulauan selayar masih banyak yang mengalami kesulitan seperti: (1) kesulitan memahami konsep, terletak pada kesulitan siswa dalam memahami maksud dari soal seperti apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, tidak dapat menentukan variabel pada suatu sistem persamaan lineaar dua variabel. (2) kesulitan prinsip, terletak pada kesulitan siswa dalam menuliskan model matematika dan kesulitan dalam menggunakan rumus atau metode penyelesaian seperti metode subtitusi, eliminasi dan gabungan(eliminasi-subtitusi) dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel. (3) kesulitan skill, terletak pada kesulitan dalam menuliskan langkah-langkah penyelesaian, kesulitan dalam operasi bilangan dan salah dalam menuliskan jawaban. Adapun faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan yaitu: (1)faktor internal seperti siswa kurang berlatih mengerjakan soal-soal dalam bentuk soal cerita, kurangnya minat belajar matematika sehingga siswa kurang aktif dalam pembelajaran, siswa tidak belajar meski mengetahui akan ada tes atau ulangan, dan kurang teliti dalam mengerjakan soal. (2) faktor eksternal, seperti cara guru mengajaar dan faktor lingkungan atau sosial.
Kurangnya Minat Siswa Terhadap Penerapan Smart School Di SMAN 13 Pangkep : Minat Smart School syam , Nursandi; Aras Alfarizi, Muhhammad; Kaharuddin
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i4.770

Abstract

Pemerintah Indonesia memiliki beragam program untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya program smart school, smart school adalah system yang diciptakan seluruh aspek yang ada di sekolah, mulai dari proses pembelajaran hingga sarana dan prasana dengan tujuan mempermudah proses belajar mengajar agar menghasilkan pembelajaran yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi dan minat siswa dalam program smart school di SMAN 13 Pangkep. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif, dengan pendekatan ini peneliti menggali informasi secara ilmiah tentang pelaksanaan kebijakan pemerintah di Kabupaten Pangkep. Sedangkan tipe penelitian yang digunakan peneliti adalah tipe studi kasus. Sumber data utama adalah kata-kata dan tindakan para responden kunci yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Teknik dalam menggali data adalah melalui pengamatan, wawancara. Hasil penelitian dari tiga indicator yang meliputi Modernisasi informasi, tontonan yang mengandung informasi positif di area lingkup sekolah dan wadah kreatifititas siswa di bidang desain dan tulis menulis dalam program smart school menunjukkan bahwa program ini belum terlaksana secara maksimal pada sekolah yang melaksanakan program smart school.
Implementasi Pendekatan Saintifik Setting Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Dan Aktivitas Siswa UPT SMA Negeri 3 Pangkep Nurmi; Hambali, Hilmi; Wahyuni, Sri
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i4.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan saintifik setting kooperatif tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi statistika siswa kelas XII SMA Negeri 3 Pangkep yang berjumlah 32 orang siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh skor hasil belajar siswa tergolong dalam kriteria rendah (skor 65-75) dilihat dari tidak adanya siswa yang tuntas nilai KKM 77. Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode pengumpulan data adalah metode tes, obsevasi, dan wawancara. Hasil penelitian pada siklus pertama dengan skor rata-rata hasil belajar siswa 72,80 dan daya serap siswa 72,80%. Pada siklus dua rata-rata hasil belajar siswa 80,92 dan daya serap siswa 80,92%. Adapun peningkatan rata-rata presentase aktivitas-aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 11,87%. Dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD  
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Anak Di TK Aisyiyah Mattoanging Asmi, Nur; salsabila, Lulu; Jelling, Andi
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i4.887

Abstract

Usia dini atau lebih sering menyebut usia emas (golden age), adalah masa-masa terpenting bagi tumbuh kembang anak. Pada usia ini, dimulai baik pertumbuhan organ-organ jasmani, kecerdasan dan karakter. Banyak ahli pendidikan dan psikologi yang berpendapat jika pada usia dini sangat menentukan apa saja. Terkait pendidikan karakter anak sudah dibentuk dengan baik, maka pada jenjang berikutnya tinggal memperkuat atau memperkaya.Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan peneliti itu di dsarkan pada ciri-ciri keilmuan yang rasional, empiris, dan sistemati. Rasional berarti kegiatan penelitian itu di laksanakan dengan cara-cara masuk akal sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris berarti cara-cara yang di lakukan itu dapat di amati oleh indera manusiaMenurut Webster’s mengemukakan bahwa istilah asuh dalam bahasa inggris dengan Nurture yang memiliki pengertian:“The sun of the influences modifying the expression of the genetic potentialities of organism” sejumlah perubahan ekspresi yang dapat mempengaruhi potensi genetic yang melekat pada diri individu.(Anisah, 2011).Pola asuh terdiri dari dua kata yaitu pola dan asuh. Menurut Kamu Besar Bahasa Indonesia, pola berarti corak, model, sistem.Dalam upaya pembentukan karakter peserta didik khususnya di TK Aisyiyah Mattoanging yang harus di lakukan adalah memperbaiki pola asuh orang tua pada anak-anak. Karena pada dasarnya pembentukan karakter itu berawal dari lingkungan keluarga, Membentuk karakter anak itu seharusnya memang dilakukan pada usia dini dimana orang tua mudah menstimulasi dan membentuk karakter tersebut.