cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Articles 917 Documents
Fun with English: Belajar Bahasa Inggris Lewat Permainan dan Aktivitas Seru untuk Siswa Sekolah Dasar di Kawasan Teluk Tomini Husain, Nurlaila; Ali, Sri Widyarti
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11114624

Abstract

English language learning for students often faces challenges in the form of less attractive and monotonous teaching methods, leading to low interest and motivation to learn. The community service activity, "Learning English Through Games and Fun Activities" at SD Negeri 2 Kabila Bone aimed to create an interactive and enjoyable learning environment through the "learning while playing" approach. The implementation method involved games, interactive activities, and demonstrations to increase students' active participation in practicing English language skills. The results showed a significant increase in students' enthusiasm, motivation, and English language abilities, in line with theories on the benefits of games in language learning. Positive impacts were seen in academic and non-academic aspects such as self-confidence. Teachers and school authorities appreciated this approach as an innovation in facing the challenges of English language learning in the globalization era. The output obtained is a plan for the sustainability of similar programs by expanding the scope, developing materials, and increasing collaboration to make a greater contribution to improving the quality of education and English language proficiency.
Pendampingan Ketrampilan Berkomunikasi Bagi Kader Jaminan Kesehatan Nasional di Wilayah Kabupaten Kediri Anggi Ardhiasti; Ayu Tyas Purnamasari; Elystia Vidia Marselina
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 9 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10251246

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia. Program ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, salah satunya adalah meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program JKN, salah satunya adalah masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan kader JKN dalam memberikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dapat menghambat keberhasilan program JKN dalam mencapai tujuannya. Tujuan: meningkatkan keterampilan berkomunikasi bagi kader JKN di Kabupaten Kediri. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan dengan materi komunikasi interpersonal, komunikasi publik, dan materi Jaminan Kesehatan Nasional. Pendampingan dilaksanakan selama 1 hari dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada kader JKN untuk mempraktikkan keterampilan berkomunikasi yang telah mereka pelajari. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan keterampilan berkomunikasi bagi kader JKN. Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa peserta pelatihan dapat menerapkan keterampilan berkomunikasi yang telah mereka pelajari dalam memberikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan manfaat bagi para peserta dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan JKN di Kabupaten Kediri. Namun, perlu adanya upaya untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi bagi kader JKN secara berkelanjutan.
Manajemen Organisasi Pendidikan di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Afifah, Dessy Tri; Fitri, Dira Zahara; Akbar, Faisal; Dmk, Rizki Ramadhan; Bancin, Wahdaniati; Nasution, Inom
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11480321

Abstract

This research aims to determine the management of educational organizations at SMA Negeri 1 Tebingtinggi. This type of research is descriptive research with qualitative research methods. The instrument used was teacher interviews at SMA Negeri 1 Tebingtinggi. The results of the research conducted show that the management of educational organizations at SMA Negeri 1 Tebingtinggi plays a very important role for educational organizations at the school, including guidance and counseling teachers, subject teachers, homeroom teachers and other school staff.
Pengaruh Penerapan Aktivitas Mandiri : Upaya Perawatan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) Defisit Perawatan Diri Didesa Talang Empat Bengkulu Tengah 2023 Evriani, Chevty; Saputri, Resi Ade; Reginanda R, Bunga; Putri, Tika Azizah; Alfiansyah, Frans; Direja, Ade Herman Surya
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10537255

Abstract

Self-care deficit is a condition in which a person experiences a weakness in the ability to complete self-care activities independently such as bathing, grooming, eating and urinating. Signs and symptoms of self-care deficit include being lazy about bathing, not wanting to comb your hair, not wanting to brush your teeth, not wanting to cut your nails, not wanting to decorate/dress up, not being able to use cleaning tools/bathing equipment. The aim of this research is to help patients increase the degree to which clients maintain cleanliness, improve self-care to prevent disease and increase the client/patient's sense of comfort. The implementation method for this activity is the implementation of SPTK on self-care deficit ODGJ which was carried out in Talang village, four of Bengulu district, in the middle of Bengkulu city. Meanwhile, this research was carried out on 16-18 October 2023. After carrying out this activity, you can find out how to carry out self-care by straightening the client's clothes, cutting nails and washing the face so that it can be done independently. Patients are trained to carry out self-care as taught or not to carry out self-care deficits
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Dengan Menggunakan Powerpoint Bagi Guru-Guru SDN Mattoangin I Makassar S, Saripuddin; Oktarina, Harti; Radjab, Mulyadi; A, Asfar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 9 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10623059

Abstract

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Menggunakan PowerPoint diselenggarakan sebagai respons terhadap kebutuhan guru-guru di SDN Mattoangin 1 Makassar. Tujuan utama pelatihan ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada para pendidik dalam menciptakan materi pembelajaran yang interaktif dengan memanfaatkan platform PowerPoint. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep media pembelajaran interaktif, teknik penggunaan PowerPoint, dan integrasi elemen-elemen multimedia seperti gambar, suara, dan video. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas dan memberikan pengalaman belajar yang lebih dinamis bagi siswa di SDN Mattoangin 1 Makassar.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Materi Karya Ilmiah Dengan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Palembang Maharani, Laila; Lestari, Hikmah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10951656

Abstract

Salah satu model dan teknik pembelajaran inovatif yang cocok untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran ialah model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Model    pembelajaran Project    Based    Learning adalah    model    pembelajaran    yang menggunakan proyek sebagai tujuannya dan melibatkan siswa dalam kegiatan memecahkan masalah  dan  tugas-tugas  bermakna  lainnnya,  memberi  peluang  siswa  bekerja  secara otonom  mengkonstruk  belajar  mereka  sendiri,  dan  puncaknya  menghasilkan  produk  karyasiswa bernilai, dan realist. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode deskriptif, guru sebagai peneliti menggambarkan keadaan situasi yang terjadi berdasarkan fakta yang terjadi di kelas pada saat penelitian berlangsung. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam kelas guna memecahkan sesuatu permasalahan yang dialami guru dalam proses pembelajaran di dalam kelas, hal ini untuk memperbaiki kualitas serta hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana tiap- tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan, dari tiap pertemuan siklus I dan siklus II mengalami kenaikan secara bertahap. Pada pertemuan ke 1 siswa difokuskan untuk membuat proyek, sementara itu pada pertemuan ke 2 siswa masih membuat proyek namun sekaligus digunakan sebagai penilaian. Berdasarkan keseluruhan siklus yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Upaya meningkatkan pemahaman materi karya ilmiah dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Palembang dapat dibuktikan dengan hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa model Project Based learning( PjBL) yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran membuat mahasiswa lebih menguasai materi pembelajaran serta dapat meningkatkan keaktifan dan peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa. Siswa mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan tugas. Penerapan model PjBL membuat proses pembelajaran Bahasa Indonesia materi karya ilmiah lebih menarik serta mudah dipahami. Penelitian ini memberikan suatu implikasi bahwa model Project Based Learning (PjBL) memberikan pengalaman belajar yang detail, rinci, menantang dalam durasi yang lebih panjang dengan sasaran terselesaikannya proyek serta karya siswa yang memuaskan.
Penguatan Karakter Pelajar Pancasila untuk Siswa SMP Ari Wahyu Leksono; Irfan Hadi; Chandra Sagul Haratua; Lidya Natalia Sartono; Nia Liska Saputri; Iramdan Iramdan; Bado Riyono
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 8 (2023): November (In Progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10157054

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang memberikan arah tujuan karakter baik yang diambil dari nilai-nilai yang berakar dari bangsa Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk kepada masyarakat adalah untuk menanamkan penguatan karakter pelajar pancasila di SMP Dreiwanti kota Bekasi. Kegiatan diikuti oleh 25 siswa kelas VII. Kegiatan ini berlangsung pada bulan Mei hingga September 2022 di SMP Dreiwanti Kota Bekasi. Kegiatan dapat menghasilkan luaran berupa hasil memelihara lele dan memanen sayur sawi. Ada 1 kelompok yang belum mencapai target, hal ini menjadi evaluasi kegiatan. Sekolah hendaknya dapat membuat program lai yang lebih menarik, untuk membentuk pelajar Pancasila.
Sosialisasi Metode Story Teling Dalam Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Menggunakan Perangkat Multimedia di SMK Muhamdiyah 2 Palembang Uzer, Yuspar; H, Herlina; M, Marleni; Hidayad, Ferri; Uzer, Yus Vernandes
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11398652

Abstract

Storytelling or storytelling is an imaginary story that is considered not to have really happened, either by the teller or by the listener. Fairy tales are not bound by normative and factual provisions regarding actors, time and place. The perpetrators are imaginary creatures who have the wisdom or lack thereof to arrange human problems in all kinds of ways. Fairy tales are told mainly for entertainment, although many also depict truth or even morals. From the description above, the researcher concludes that storytelling or storytelling is a type of prose in old Malay literature that does not really happen in relation to the social environment. and passed down orally from one generation to the next. This community service is carried out as an embodiment of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education for Lecturers at PGRI University in Palembang and L2 Dikti Palembang. The target to be achieved in the implementation of Community Service (PKM) is that lecturers can apply and develop their academic skills. Apart from that, after participating in this training, students are expected to be able to perform live and written English conversations so that students can speak English fluently. fluent, communicative and intelligent in using English with the title Socialization of the Storytelling Method in Improving English Language Skills Using Multimedia Devices at SMK MUHAMDIYAH 2 Palembang
Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Teknologi Repositori pada Dosen Universitas Budi Luhur Anggraeni, Motika Dian; Rony, Muhammad Ainur
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 9 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10475559

Abstract

Penilaian terhadap kinerja dosen membutuhkan dokumen-dokumen pendukung sebagai bukti telah melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, maka dari itu pendokumentasian hasil kinerja dari para dosen perlu dilakukan dengan baik. Guna mendukung kebutuhan ini Tim Penelitian dosen Universitas Budi Luhur baru saja mengembangkan sebuah teknologi repositori yang dapat membantu secara efektif dan efisien dalam monitoring dan mencatatat kinerja beserta dengan bukti dokumen pendukung. Untuk menyamakan persepsi terkait dengan teknologi yang baru saja dikembangkan ini, maka tim abdimas merasa perlu untuk melakukan sosialisasi sekaligus pelatihan terkait dengan penggunaan teknologi tersebut, hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kekeliruan atau ketidakpahaman dalam penggunaan teknologi tersebut.  Hasil dari kegiatan ini adalah adanya pemerataan pengetahuan tentang bagaimana menggunakan teknologi repositori.
Pronunciation Teaching Strategies Siregar, Indi Hanifah Ramadani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 3 (2024): June
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12569873

Abstract

The aim of this lesson is to provide a teacher with strategies that are suitable for use in pronunciation learning. And this is very useful for students and teachers. In Indonesia there are still many who have difficulty learning pronunciation. This happens because teachers cannot understand learning strategies, especially in the pronunciation section. In Indonesia, strategies must be implemented on how to teach easy pronunciation to provide understanding to students. Improving English pronunciation is a crucial goal for many Indonesian learners, as it directly impacts their ability to communicate effectively in a global context. This article has outlined a range of evidence-based strategies that can be employed to enhance pronunciation instruction in the Indonesian classroom. From explicit instruction on English sounds and sound patterns to the integration of pronunciation practice within communicative activities, these strategies aim to address the unique challenges faced by Indonesian learners. The use of multimodal approaches, personalized feedback, and the creation of a positive learning environment further contribute to the effectiveness of pronunciation teaching. By implementing these strategies, teachers in Indonesia can help their students develop more accurate, intelligible, and confident pronunciation skills, empowering them to engage in meaningful and successful communication in English.