cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Articles 917 Documents
Pemeriksaan Kecacingan Pada Bayi dan Balita Stunting di Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Khanifah, Farach; Sayekti, Sri; Ekowati, Lestari; Kusumawati, Aprilia
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 12 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10785380

Abstract

Stunting is a condition of growth failure in children (body and brain growth) due to long-term malnutrition so that children are shorter than normal children of their age and experience delays in thinking. The aim of this activity is to identify the number of children with worms and stunting in Wonosalam Village in collaboration with Posyandu Wonosalam. The targets of this examination are stunted babies and toddlers in Wonosalam Village, Wonosalam District, Jombang Regency. The method used is to provide education about worms and stunting, identify data through distributing worm examination questionnaires. From the results of the examination, 54% of babies and toddlers were identified as suffering from worms because the parents' education level did not understand the dangers of worms and stunting, and the parents' work could also have an influence on the occurrence of stunting. In this identification, 14 respondents were identified as suffering from worms and stunting which resulted in growth and development not being the same as children their age. It is hoped that this activity can contribute to improving the health of babies and toddlers, especially regarding the problem of worm infections. It is also necessary to check babies and toddlers who are not stunted for early detection of worms.
Analisis Penyelesaian Kesulitan Belajar Peserta Didik Menuju Pendidikan Berkualitas Terhadap Penerapan Program SDGs Nomor 4 Rizkiani, Riza; T, Trimurtini
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11222061

Abstract

Strategies and methods are a way to improve the quality of education so that students become part of changes in education for the better. Schools can use strategic management to plan strategies to improve their quality. The factors underlying strategic management are analysis of various aspects, both internal and external, which is often called SWOT analysis (strengths, weaknesses, opportunities and threats). This analysis activity considers the strengths, weaknesses and internal environment of the school. In this article the author examines the resolution of students' learning difficulties by implementing the SDGs Number 4 program. The learning problems experienced by students originate from internal and external factors that influence their level of understanding. Internal factors come from within students, while internal factors come from outside students. Difficulties originating from within students (internal) include: students' health conditions, interest in learning, students' attitudes, habits, and students' lack of motivation in learning. Meanwhile, learning difficulties that originate from outside the student (internal) consist of: the school environment, the atmosphere of the home and living environment, and the influence of gadgets. As educators, teachers try to overcome this problem. Apart from the efforts made by teachers, several government efforts to address problems in the world of education include: SATAP, educational programs in the 3T area, and calistung. Quality education can be realized if problems in the world of education are handled well by professional staff. The SDGs achievement strategy is a method implemented by the government to improve the quality of education listed in the 4th SDGs goal, namely Quality Education that is fair and equitable and provides opportunities for lifelong learning for all age levels
Penguatan Skill Berwirausaha UMKM dengan Implementasi Strategi Pemasaran Digital Melalui Social Media di Kelurahan Kepanjen Kidul Kota Blitar Gyska Indah Harya; Cholid Fadil; Erwin Kusumastuti3
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 9 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10440678

Abstract

Motivasi pengabdian masyarakat ini adalah belum optimalnya UMKM keterampilan bambu dalam memasarkan produk yang dihasilkan. Berdasarkan kondisi obyektif yang ditemukan pada saat pengkajian, peneliti menemukan beberapa permasalahan yaitu belum maksimalnya pemasaran pada sebagian besar UMKM keterampilan Bambu yang ada dikelurahan Kepanjen Kidul. Fenomena ini diakibatkan karena kurangnya kemampuan aparat setempat dalam melakukan penguatan UMKM dan kurangnya skill berwirausahan pada UMKM kerajinan bambu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumenter dan penelitian lapangan berupa observasi dan wawancara. Kendala dalam penguatan skill berwirausaha UMKM kerajinan bambu di Kelurahan Kepanjen Kidul Kota Blitar antara lain: (1) terbatasnya skill kewirausahaan dan terbatasnya pengetahuan kelurahan Kepanjen Kidul dalam memasarkan produk kerajinan bambu secara online, (2) terbatasnya pengetahuan dalam mendesign logo produk yang menarik (3) rendahnya kesadaran UMKM kerajinan bambu yang enggan membandingkan dengan UMKM kerajinan bambu didaerah lain, (4) lemahnya media informasi dalam mengetahui perkembangan pasar dan, (5) lemahnya UMKM dalam membuat video pemasaran yang menarik dan berkualitas. Upaya untuk mengatasi kendala tersebut antara lain: (1) merancang dan menetapkan kegiatan penyuluhan dalam meningkatkan skill kewirasusahaan melalui pelatihan pemasaran secara online, (2) memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya UMKM kerajinan bambu agar dapat mendesign logo UMKM secara mandiri (3) mendampingi UMKM kerajinan bambu melakukan perbandingan perkembangan pasar dengan daerah lain dalam hal pemasaran digital melalui media social sehingga mempengaruhi keberlanjutan bisnis, (4) mendampingi dan membantu otoritas kelurahan meminta informasi dari badan atau badan legalitas dan segera menginformasikan kepada masyarakat tentang cara memastikan legalitas, (5) Mendamping UMKM kerajinan bambu dalam membuat fotp dan video pemasaran produk bambu yang menarik dan berkualitas, sehingga foto yang dihasilkan memiliki ciri khas yang menyatakan produk tersebut hasil UMKM kerajinan bambu di Kelurahan Kepanjen Kidul Kota Blitar.
Basic Grammar: Understanding Vowels and Consonants in English Barus, Putri Anantasari; Zhani, Vira Ulfia; Siregar, Fauzia Amelia Br.; Harahap, Ade Khofipah Indah; Lubis, Yani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 3 (2024): June
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11670801

Abstract

An understanding of vowels and consonants is essential in learning English. In English, vowels and consonants play a role in forming words, facilitating effective communication, and forming distinctive phonemic patterns. This abstract highlights the importance of understanding these basic concepts. The focus includes vowel recognition, variations in pronunciation, and the role of each in the formation of words. A firm grasp of these concepts is important for improving English speaking and comprehension skills. Through a deep understanding, English learners can expand their vocabulary, improve conversation, and adjust to various communicative situations in English. This abstract highlights the urgency of this understanding in the context of English language learning and underlines the central role of vowels and consonants in language formation and communication.
Penyuluhan Tentang Standar Pelayanan Prosedur (SOP) Untuk Peningkatan Pelayanan Publik di Kantor Desa Batupute Kabupaten Barru Meiiyani, Eliza; Amirullah, Indriati; Dwiyanti, Tetty; Nonci, Nurjannah; Ashariana, Ashariana
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 8 (2023): November (In Progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10575514

Abstract

Salah satu aspek penting yang menunjang suatu kegiatan dalam mewujudkan kinerja pelayanan publik agar berjalan efektif dan efisien, diperlukan suatu panduan dengan memperbaiki Administrasi Pemerintahan dengan menyusun dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan baik. Penyuluhan tentang standar pelayanan prosedur (SOP) untuk meningkatkan pelayanan publik di Kantor Desa Batupute sangatlah penting. Penyuluhan di laksanakan pada bulan Oktober 2023. Kegiatan penyuluhan di lakukan dengan beberapa tahap yaitu : tahap sosialisasi, tahap diskusi dan tahap evaluasi. Dari kegiatan yang berlangsung dapat disimpulkan bahwa pelayanan publik pada kantor desa Batupute sudah berjalan baik dan perlu dipertahankan. Dan alangkah baiknya jika kantor desa Batupute menerapkan sistem digitalisasi untuk mempermudah pelayanan.
Intervensi Sosial : Penyuluhan Hukum dan Perubahan Stigma terhadap Pelaku Tindak Kriminal Muhamad, Anur; Ratri, Sukma Putri Anggra; Putri, Risqianita Widodo; Putra, Rizky Ananda Cahaya; Fauzi, Zaki Ahmad
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 11 (2024): February
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10686050

Abstract

Intervensi sosial ada untuk membantu meningkatkan keberfungsian serta kapasitas masyarakat melalui aktivitas yang dilakukan secara kolektif, yakni dengan membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat/organisasi. Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan Community Invollvement, Technology of Participation, dan advokasi sosial yang dilakukan kepada klien dan masyarakat agar mencegah masyarakat melakukan pelanggaran dan kejahatan yang melanggar hukum maupun norma budaya sekaligus untuk merubah stigmatisasi masyarakat dalam memandang warga binaan maupun klien pemasyarakatan. Dalam pelaksanaannya sendiri dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat.
Membangun Kemandirian: Peran Masyarakat Dalam Mengatasi Tantangan SDGS Hadinugroho, Aulya Robby; Nugraheni, Nursiwi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11191813

Abstract

Local entrepreneurship training programs are an important instrument in efforts to increase the economic and social independence of communities and achieve Sustainable Development Goals (SDGs). This research aims to explore the role and implications of entrepreneurship training programs in the context of achieving sustainable development goals. The research method used is a literature study to analyze various relevant sources about entrepreneurship training programs and their impact on the SDGs. Local entrepreneurship training programs have positive implications for achieving SDGs, especially in alleviating poverty (SDGs 1), improving community welfare (SDGs 3), and economic empowerment (SDGs 8). Through BUMDes support, this program can make a significant contribution to sustainable development at the local level.
Pelatihan Penggunaan KIT Optik untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Guru IPA Hasanuddin H; St. Mutia Alfiyanti Muhiddin; Nurfitra Yanto; Sitti Rahma Yunus; Rifda Nurhikmahwati Arif
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 9 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10347103

Abstract

Pemanfaatan alat-alat peraga pada KIT Optik dapat membantu peserta didik memahami konsep cahaya dan alat optik, mengurangi miskonsepsi, dan meningkatkan keterampilan peserta didik termasuk keterampilan proses sains. Akan tetapi, penggunaan alat peraga pada KIT Optik di sekolah belum maksimal karena guru IPA belum memaksimalkan pemanfaatan KIT IPA dalam proses pembelajaran. Latar belakang guru yang tidak berasal dari bidang IPA atau fisika menyebabkan kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan KIT IPA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep optik guru IPA melalui pelatihan penggunaan KIT. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah demonstrasi, diskusi, ceramah dan praktikum secara langsung. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah guru-guru IPA. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PKM ini terlaksananya kegiatan pelatihan KIT Optik dengan baik di mana terjadi peningkatan pemahaman konsep guru IPA berdasarkan hasil tes. Secara umum, respon peserta sangat baik dan antusias mengikuti kegiatan pelatihan.
Pengaruh Kepala Sekolah Terhadap Mutu Lulusan di SMA Islam Parlaungan Waru Sidoarjo S, Syafrijallah; M, Masfufah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 2 (2024): May
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11516209

Abstract

This research aims to find out and provide input on the influence of school principals on the quality of graduates. This research problem was solved by observing and obtaining data through school academics at Parlaungan Waru Sidoarjo Islamic High School and processing the data obtained using formulas. The influence of the principal's leadership at Parlaungan Waru Sidoarjo Islamic High School is included in the very good category with a sample frequency of 13 people and a percentage of 81% with a mean score of 557. Improving the Quality of Graduates at Parlaungan Waru Sidoarjo Islamic High School is included in the very good category with a sample frequency of 13 people and percentage of 91%, with a mean score of 588%. There is an influence of the principal's leadership on the quality of graduates at Parlaungan Waru Sidoarjo Islamic High School with a significance value of 0.000, the comparison shows that 0.000 < 0.111 so H0 is rejected and Ha is accepted.
Sosialisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Untuk Masyarakat Desa Ceumeucet Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara Akli, Zul; M, Muhibuddin; F, Fatahillah; Subaedi, Julman
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10566486

Abstract

National Economic Development based on Article 33 paragraph (1) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, states that the national economy is structured as a joint effort based on the principle of kinship to achieve prosperity and prosperity for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Realizing the important role of MSMEs, efforts are made to empower MSMEs in the context of accelerating regional and central economic development as well as increasing the competitiveness of MSME products. Social welfare, as a desired condition, cannot be realized if it is not developed through social welfare efforts, whether by the government, non-governmental organizations, or the business world. This community service is carried out using socialization methods, lectures, discussions, questions and answers as well as legal education regarding the Socialization of Micro, Small and Medium Enterprises for the Community of Ceumeucet Village, Kuta Makmur District, North Aceh Regency. The results of this counseling are that Micro, Small and Medium Enterprises can improve their MSME businesses in Gampong Ceumeucet, Kuta Makmur District, North Aceh Regency, they can develop their business products to a much greater extent by utilizing various existing technologies and building a technologically sound MSME product identity so that they can growing rapidly among the wider community.