cover
Contact Name
ZAKARIA
Contact Email
zakaria.abuarfa@gmail.com
Phone
+62895328499297
Journal Mail Official
jurnalpangripta@malangkota.go.id
Editorial Address
Jl. Gedung MBO Simpang Majapahit 1 lantai 3 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
ISSN : 26205785     EISSN : 26155702     DOI : https://doi.org/10.58411/pangripta.v6i1
PANGRIPTA adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Malang. Jurnal PANGRIPTA memuat artikel hasil penelitian dan karya ilmiah lainnya yang FOKUS PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN untuk bidang kajian ekonomi, sumber daya alam, pembangunan manusia, pembangunan masyarakat, sosial budaya, infrastruktur, pengembangan wilayah dan inovasi daerah guna menunjang perumusan kebijakan pembangunan Kota Malang
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 159 Documents
ANALISIS ANGKA TENAGA KERJA KOTA MALANG TAHUN 2018 Zubaidy, Arief; Waseso, Yogi Handoyo
PANGRIPTA Vol. 1 No. 2 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/nr53q181

Abstract

Data Ketenagakerjaan yang spesifik dan rinci, layak diperlukan untuk perencanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah memetakan pencari kerja daari kota malang, pencari kerja dariluar kota Malang, lapangan pekerjaan dan memetakan pekerja dari luar kota Malang berdasarkan aspek wilayah, sektor ekonomi, usia maupun pengalaman kerja. Analisa yang digunakan adalah analisa deskriptif melalui analisa biplot dan analisa korespondensi. Hasil analisis biplot maupun korespondensi menunjukkan bahwa tiap kecamatan di Kota Malang memiliki karakteristik sektor ekonomi yang berbeda dari segi lapangan pekerjaan utama maupun jenis pekerjaan yang dicari sehingga dapat diketahui peluang dan kompetisi antara pencari kerja dari Kota Malang dan Pencari kerja dari luar Kota Malang dalam memperoleh pekerjaan sesuai sector utama tiap Kecamatan di Kota Malang. Hasil akhir dalam penelitian adalah berupa rekomendasi langkah strategis Pemerintah Kota Malang dalam menjawab masalah ketenagakerjaan dan dalam mengatasi pengangguran di Kota Malang.
ANALISIS INTENSITAS BERWIRAUSAHA PADA UMKM DI KOTA MALANG Sungkawati, Endang; Rossadian, Alfira
PANGRIPTA Vol. 1 No. 2 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/1wvbqv91

Abstract

Seorang wirausaha tentu mempunyai kekuatan yang melatarbelakangi keinginan untuk berwirausaha, kekuatan yang dimaksud dinamakan sebuah intensitas. Penelitian ini diangkat berdasarkan fenomena perkembangan UMKM di Kota Malang yang ditandai dengan munculnya berbagai bidang usaha yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap alasan-alasan yang timbul dari pelaku UMKM di Kota Malang sebagai wujud terbentuknya suatu intensitas berwirausaha. Yang dijadikan unit analisis adalah dari faktor inspirasi, imbalan, kepribadian dan lingkungan. Pendekatan analisis yang dilakukan untuk mengetahui intensitas berwirausaha pada pelaku UMKM di Kota Malang dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil Penelitian menyebutkan bahwa intensitas berwirausaha terbentuk atas dasar : 1) inspirasi, yaitu adanya ide atau peluang usaha, impian untuk sukses, datang dari orang sukses dan penghasilan seorang wirausaha tidak terbatas. 2) imbalan yang didapat 3) kepribadian yang sudah tertanam dalam diri individu, 4) faktor lingkungan sekitar baik internal maupun eksternal. Berdasarkan hasil tersebut, 1) Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang untuk terus melakukan pemantauan dan memberikan program yang menunjang perkembangan UMKM di Kota Malang. 2) Bagi UMKM di Kota Malang, untuk terus meningkatkan mental kewirausahaan dan terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan produk baru dan unik untuk menunjang citra positif UMKM di Kota Malang.
KAJIAN TATA CARA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENATAAN RUANG DI KOTA MALANG Januar, M. Anis; Hendrowati, Agustina Ratri
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/spq0b329

Abstract

Partisipasi Masyrakat menjadi suatu faktor terpenting dalam kemajuan suatu daerah, demikian juga dengan Kota Malang.Partisipasi masyarakat dalam tatanan pemerintah demokratis menghendaki adanya keterlibatan publik dalam proses pengambilan keputusan (decision-making process) yang semakin penting di era otonomi daerah.Kota Malang memiliki kekayaan alam, budaya, dan wilayah yang indah yang dapat dijadikan basis pembangunan selain faktor ekonomi dan politik.Peningkatan partisipasi masyarakat dalam penataan ruang kotamenjadi salah satu kajian khusus bagi pemerintah agar tujuan pembangunan terlaksanan dengan optimal.Guna mewujudkan, peneliti menggunakan metode penelitian Mixed Methods Researchdengan pengambilan data kualitatid dan kuantitatif.Analisis deskriptif kualitatif didukung dengan deskriptif kuantitatif.Sehingga tujuan penelitian untuk penyusunan Naskah Akademis dan Rancangan Peraturan Walikota tentang Tata Cara Partisipasi Masyarakat Dalam Penataan Ruang Kota Malang ini mampu menjadi suatu acuan dalam pembangunan Kota Malang.
POTENSI ANCAMAN DAN STARTEGI PENYELESAIAN GANGGUAN KAMTIBMAS DARI PENDUDUK URBAN KOTA MALANG Rukayah
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/gc93xc68

Abstract

Kota Malang berdinamika menuju kota metropolitan. Konsekuensi logis dari perkembangan dan kemajuan Kota Malang yakni terjadinya gelombangan mobilisasi penduduk yang disebut sebagai urbanisasi. Kaum urban Kota Malang berusaha mengisi sektor dominan yakni ekonomi dan pendidikan. Dampak dari eksistensi kaum urban yang tidak bisa dihindari adalah potensi ancaman kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Penelitian ini akan mengkaji mulai dari pemetaan persebaran penduduk urban di Kota Malang, mendefinisikan permasalahan Kamtibmas yang timbul serta mengidentifikasi akar permasalahan hingga upaya strategis sebagai upaya solutifnya. Metode penelitian yang digunakan menggunakan mixed method. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengampilan data melalui observasi, wawancara mendalam, penelusuran literatur dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memunculkan fakta bahwa gangguan kamtibmas berupa kegaduhan dan perkara sampah sangat mendominasi. Gangguan kamtibmas oleh penduduk urban lebih disebabkan oleh ketidaktahuan aturan yang mengatur dan kurangnya penerimaan budaya oleh kaum urban yang notabene adalah pendatang. Sinergitas seluruh stakeholder untuk mengarahkan, membina, dan berdampingan secara harmonis dengan penduduk urban masih dirasa cukup efektif untuk sebagai solusi menekan gangguan kamtibmas oleh penduduk urban. Sosialisasi perda-perda yang berhubungan dengan kamtibmas secara lebih masih lagi juga perlu untuk dilakukan
ANALISIS DAMPAK SEKTOR UNGGULAN KOTA MALANG TERHADAP PEMBERLAKUAN MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Valianto, Eko; Saadiah, Riza
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/qmrs9235

Abstract

Penelitian ini ingin melihat sejauh mana kesiapan Kota Malang dalam menghadapi MEA, kendala yang dihadapi dan strategi yang dilakukan pemerintah Kota Malang dalam menghadapi MEA. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan menghimpun data primer dari dinas terkait Kota Malang, pelaku UKM, perguruan tinggi dan swasta dan data sekunder yang bersumber dari referensi-referensi yang ada. Hasil dari penelitian ini secara garis besar dari tiga sektor utama ekonomi Kota Malang yang paling menonjol yaitu industri dan UKM, Pariwisata, dan Perdagangan dapat dikatakan cukup berhasil jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang rata-rata diatas pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan nasional. Upaya Pemerintah Kota Malang belum optimal karena masih dalam posisi on going process membangun sektor ekonomi Kota Malang. Dibutuhkan terbangunnya kohesivitas kerja lintas OPD dalam pemerintah Kota Malang serta menggalang kerjasama yang sinergis antara pemerintah daerah se Malang Raya untuk mendukung sistem saling ketergantungan positif yang secara alamiah telah tercipta antara masyarakat di Malang Raya sehingga dapat menimbulkan simbiosis mutualisme ekonomi ketiga pemerintah daerah di Malang Raya dan saling mendukung untuk bersama-sama menghadapi era pasar bersama ASEAN.
ANALISA PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDRB) KOTA MALANG Mudji, Arthi
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/1mkxfv80

Abstract

Tujuan utama pembangunan ekonomi adalah mengupayakan terjadinya peningkatan pendapatan masyarakat yang diikuti dengan distribusi yang semakin merata. Kinerja perekonomian negara/wilayah dapat tercermin dari tingkat pertumbuhan ekonomi dan stabilitas ekonominya. Tujuan dari penelitian menggambarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Malang Tahun 2017 adalah untuk untuk mengetahui kondisi perekonomian Kota Malang lebih detail pencapaian pembangunan ekonomi pada tahun 2017 melalui angka PDRB dan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017.Hasil penelitian pertumbuhan ekonomi Kota Malang di tahun 2016 hampir tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya, kondisi ini diperkirakan akan terus membaik dikarenakan kondisi makroekonomi regional dan nasional juga semakin kondusif.
KAJIAN PENYUSUNAN RTBL SUB BWP PRIORITAS PADA BWP MALANG TENGAH Januar, M. Anis; Suciati, Tri
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/78q1a989

Abstract

Kota Malang merupakan wilayah strategis dan perkembangan wilayahnya sangat pesat. Perkembangan wilayah Kota Malang harus di imbangi dengan desain perencanaan pembangunan dan lingkungan, sehingga dapat menjadi daya tarik wilayah, memperlancar pelaksanaan tugas di bidang pemerintahan dan peningkatan pelayanan masyarakat.Penelitian ini bertujuan sebagai kajian Rencana Tata Bangunan Lingkungan (RTBL) pada sub Bagian Wilayah Perencanaan (BWP) Malang Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan mixed method dengan pendekatan kualititatif dan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk analisis indikator kajian RTBL berupa prospek pertumbuhan ekonomi, daya dukung fisik lingkungan, daya dukung prasarana dan fasilitas lingkungan, dan analisis mikro kawasan. Pendekatan kualitatif digunakan untuk analisis kawasan makro Kota Malang. Hasil kajian RTBL Sub BWP Malang Tengah didasarkan atas beberapa analisis, meliputi analisis kawasan makro yang meliputi sejarah arsitektur Kota Malang, prospek pertumbuhan ekonomi, daya dukung fisik dan lingkungan, daya dukung prasarana dan fasilitas lingkungan. Analisis kawasan mikro meliputi analisis kesesuaian dan kelayakan lahan, penggunaan lahan, analisis lahan makro, dan analisis koofisien bangunan. Masing-masing analisis yang digunakan memberikan penilaian mengenai penyusunan RTBL BWP Malang Tengah.
KAJIAN PEMBANGUNAN EKONOMI DAN SUMBER DAYA ALAM KOTA MALANG Indajani, Ganis; Pawestri, Arum
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/rgs0vn07

Abstract

Pembangunan ekonomi daerah adalah suatu proses di mana pemerintah daerah dan masyarakat mengelola sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan lapangan kerja atau kesempatan kerja baru dan merangsang pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari kajian Informasi Pembangunan Ekonomi dan Sumber Daya Alam Kota Malang adalah untuk menjelaskandan menginformasikan ketersediaan akurasi data dan informasi pembangunan ekonomi dan sumberdaya alam di Kota Malang.Pendekatan kebijakan penjabaran dari visi dan misi walikota, sehingga sosok walikota mempunyai peranan yang sangat ber-pengaruh dalam pembuatan kebijakan. Kebijakan pengembangan di Kota Malang merupakan kebijakan yang bersifat meneruskan bukan radikal Secara lebih spesifik pendekatan yang akan dilakukan. Pendekatan kelembagaan dilakukan dengan oordinasi dan komunikasi dalam frekuensi yang tinggi akan sangat membantu kelancaran dan keberhasilan perencanaan dan pendekatan teknis, kajian terhadap kriteria atau metode perhitungan yang akan digunakan meliputi neraca sumberdaya alam dan penghitungan ekonomi wilayah.
ANALISIS INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KOTA MALANG TAHUN ANGGARAN 2015 Agoesdijanto, Heroe; Suciaty, Sri Endang
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/z30ee886

Abstract

IPM menjelaskan tentang bagaimana manusia mempunyai kesempatan untuk mengakses hasil dari suatu proses pembangunan, sebagai bagian dari haknya dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.Di Kota Malang, angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Analisanya dilakukan oleh Bappeda Kota Malang sebagai acuan evaluasi keberhasilan pembangunan, dan penyusunan program lanjutan, agar IPM meningkat, dan pembangunan terdistribusi merata. Hal inilah yang menjadi latar belakang Penyusunan Analisa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Malang Tahun Anggaran 2015. IPM dihitung sebagai rata-rata dari 3 (tiga) indeks yang menggambarkan kemampuan dasar manusia dalam memperluas pilihanpilihan, yaituIndeks Harapan Hidup, Indeks Pendidikan dan Indeks Standart Hidup Layak. Rumus umum yang dipakai adalah sebagai berikut : IPM =1/3 (Indeks Kesehatan + Indeks Pendidikan + Indeks Daya Beli). Hasil analisis kajian ini adalahIndeks Pembangunan Manusia Kota Malang pada tahun 2014 adalah sebesar 79,07. Besaran indeks ini termasuk dalam klasifikasi menengah ke atas. Peningkatan dari tahun 2013 sebesar 0,29 poin. Dengan nilai reduksi shortfall 1,04 termasuk cepat hal ini terjadi di karenakan tingkat besaran IPM Kota Malang sejak tahun 2007 mempunyai cenderung cepat. Ditingkat propinsi angka IPM Kota Malang menduduki urutan ke – 3 (tiga) setelah Kota Surabaya, sehingga mengalami penurunan yang pada tahun 2013 peringkat ke-2 (dua). Secara komposit/parsial di kabupaten/kota di Jawa Timur Indeks Kesehatan pada peringkat 16 (enam belas), Indeks Pendidikan Kota Malang menduduki peringkat ke – 1 (satu) dan Indeks Ekonomi pada peringkat ke-3 (tiga). Apabila dibandingkan dengan kondisi di wilayah Malang Raya untuk IPM Kota Malang masih menduduki posisi pertama, baik di lihat secara angka IPM maupun dilihat dari komposit IPM.
PERENCANAAN ANGGARAN BELANJA KELURAHAN BERBASIS KARAKTERISTIK WILAYAH Zubaidy, Arief; W., Yogi Handoyo
PANGRIPTA Vol. 1 No. 1 (2018): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/bn8jkq65

Abstract

Setiap negara memiliki kebijakan pembangunan yang berbeda-beda didalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.Dalam konsep pembangunan wilayah sendiri pemerintah telah mengeluarkan kebijkan terhadap alokasi anggaran.Pemeran pemerintah dalam mendistribusikan pendapatan dan kekayaah secara adik kepada masyarakat salah satunya dengan menggunakan system perpajakan.Kota Malang dengan penduduk hampir 900 ribu jiwa yang tersebar di 57 kelurahan smenjadi salah satu pusat perekonomian Jawa Timur. Selain itu, Kota Malang merupakan kota pendidikan dan menajdi tujuan wisata utama di Jawa Timur. seiiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas perekonomian maka permasalahan yang dihadapi juga semakin kompleks. Kelurahan sebagai ujung tombak pemerintahan tentunya beban layanan yang diberikan juga semakin meningkatGuna mewujudkan, peneliti menggunakan metode penelitian Mixed Methods Researchdengan pengambilan data kualitatid dan kuantitatif.Analisis deskriptif kualitatif didukung dengan deskriptif kuantitatif.Sehingga tujuan penelitian untuk penyusunan.Hal ini membawa kosekuensi terhdap kebutuhan pedanaan yang meningkat pula.untuk menyusun formula di dalam menetukan besaran transfer keuangan kepada kelurahan berdasarkan pertimbangan dan analisis akademis dengan didukung oleh telaah empiris dan teoritis secara komprehensif.