cover
Contact Name
ZAKARIA
Contact Email
zakaria.abuarfa@gmail.com
Phone
+62895328499297
Journal Mail Official
jurnalpangripta@malangkota.go.id
Editorial Address
Jl. Gedung MBO Simpang Majapahit 1 lantai 3 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
ISSN : 26205785     EISSN : 26155702     DOI : https://doi.org/10.58411/pangripta.v6i1
PANGRIPTA adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Malang. Jurnal PANGRIPTA memuat artikel hasil penelitian dan karya ilmiah lainnya yang FOKUS PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN untuk bidang kajian ekonomi, sumber daya alam, pembangunan manusia, pembangunan masyarakat, sosial budaya, infrastruktur, pengembangan wilayah dan inovasi daerah guna menunjang perumusan kebijakan pembangunan Kota Malang
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
KAJIAN PENERAPAN GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH KOTA MALANG Danar, Oscar Radyan; Ramadhani, Gita Zulfie; Anggriawan, Tommy
PANGRIPTA Vol. 5 No. 2 (2022): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/p9ypnc49

Abstract

Tuntutan masyarakat terhadap pemerintah selaku sektor publik mendorong pemerintah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan ialah dengan pengaplikasian good governance. Penerapan good governance diklaim dapat meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, yang dapat dimaknai sebagai instrumen evaluasi pencapaian pelayanan publik terhadap masyarakat. Hal tersebut melahirkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan landasan hukum yang bermula pada Instruksi Presiden No.7 Tahun 1999 landasan hukum ini diperbaharui menjadi Peraturan Presiden No.29 tahun 2014. Pelaksanaan penilaian SAKIP dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali Kota Malang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja instansi pemerintah Kota Malang sebagai sebagai salah satu wilayah Jawa Timur, dengan populasi masyarakat yang padat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh prinsip good governance terhadap peningkatan kualitas kinerja instansi pemerintah. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji situs resmi pemerintah daerah dan literatur lainnya. Hasil kajian yang dilakukan menunjukkan hasil SAKIP Kota Malang mendapat hasil yang memuaskan dengan predikat A. Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah kabupaten daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas kinerja instansi pemerintah.
PENGUKURAN INDIKATOR KINERJA DAERAH KOTA MALANG TAHUN 2021 Pengembangan, Bidang Penelitian dan
PANGRIPTA Vol. 5 No. 1 (2022): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/044pv391

Abstract

Indikator Kinerja adalah tanda yang berfungsi sebagai alat ukur pencapaian kinerja suatu kegiatan, program atau sasaran dan tujuan dalam bentuk output, outcome, impact. Indikator Kinerja Daerah meliputi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), indeks pendidikan, indeks kesehatan, indeks daya beli, angka kemiskinan, persentase penurunan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), indeks pembangunan gender, IndeksPembangunan Masyarakat (IPMas), dan indeks modal sosial. Tujuan Penyusunan Indikator Kinerja Daerah Kota Malang tahun 2021 yaitu untuk mengukur capaian indikator kinerja daerah tahun 2021, mengukur capaian indeks pembangunan masyarakat dan indeks modal sosial tahun 2021 berdasarkan data primer yang dilakukan secara survei, melakukan review terhadap target/sasaran indikator-indikator tersebut yang telah ditetapkan di Rancangan Peraturan Daerah Perubahan RPJMD Kota Malang tahun 2018-2023, melakukan analisis antara hasil capaian yang diperoleh pada tahun 2021 dengan target/sasaran yang telah ditetapkan di Rancangan Peraturan Daerah Perubahan RPJMD Kota Malang tahun 2018-2023, memberikan rekomendasi kebijakan dan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang berdasarkan hasil penelitianberdasarkan hasil penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Faktor Pendekatan Principal Component Analysis (PCA), dan Gap Analysis.
ANALISIS PENGARUH INDIKATOR KOMPOSIT IPM TERHADAP ILAI IPM KOTA MALANG Saadiah, Riza
PANGRIPTA Vol. 5 No. 1 (2022): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/p1m2j016

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) digunakan untuk mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. Sebagai ukuran kualitas hidup, IPM dibangun melalui pendekatan tiga dimensi dasar. Dimensi tersebut mencakup dimensi kesehatan, dimensi pengetahuan, dan dimensi standar hidup layak. Kondisi IPM Kota Malang dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Analisis IPM selalu terkait dengan indikator komposit penyusunnya. Keseluruhan indikator komposit berkontribusi terhadap capaian nilai IPM, tetapi besaran kontribusi dari masing-masing indikator tersebut perlu dilakukan pengukuran. Pengukuran seberapa besar signifikansi pengaruh dari masing masing indikator komposit terhadap nilai IPM sangat diperlukan untuk menentukan prioritas program yang harus dilakukan terlebih dahulu, di tengah kondisi pandemi covid-19 yang mengharuskan untuk efisisensi anggaran dan pembiayaan. Variabel usia harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita mempunyai korelasi yang sangat tinggi dan signifikan terhadap nilai IPM. Analisis regresi linier berganda digunakan sebagai salah satu metode untuk menentukan analisis pengaruh indikator komposit IPM terhadap nilai IPM Kota Malang.
ANALISIS KOMPONEN DESA WISATA KAMPUNG KERAMIK DINOYO KECAMATAN LOWOKWARU, KOTA MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR Prasetyo, Ade Ryo; Sukmawati, Anggun; S, Cantika Widiana; I, Hela Mardha; Anggita, Tita
PANGRIPTA Vol. 3 No. 2 (2020): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/2n50j311

Abstract

Pariwisata merupakan sektor yang memberikan devisa yang cukup besar bagi negara Indonesia. Peranan sektor pariwisata nasional semakin penting sejalan dengan perkembangan dan kontribusi yang diberikan sektor pariwisata melalui penerimaan devisa pendapatan daerah, pengembangan wilayah, maupun dalam penyerapan investasi dan tenaga kerja serta pengembangan usaha yang tersebar di berbagai pelosok wilayah di Indonesia. Potensi destinasi wisata yang beragam di Indonesia, yang salah satunya berada di Provinsi Jawa Timur memiliki berbagai macam tempat pariwisata yang tersebar di 38 kabupaten/kota ( Disbudpar Jatim, 2017). Jawa Timur memiliki sumber daya pariwisata yang beragam dan berpotensi menjadi destinasi idaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu yang menjadi potensi wisata budaya yang menarik untuk dikembangkan adalah Kota Malang. Pada tahun 2018, pengembangan pariwisata di Kota Malang berfokus pada tujuh poin salah satunya yaitu pengembangan desa wisata di Kampung Wisata Keramik Dinoyo. Pengembangan Kampung Wisata Keramik Dinoyo akan menjadi lebih maksimal dengan menggunakan komponen pengembangan desa wisata menurut Cooper. Komponen pengembangan desa wisata yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4A, yaitu : Attraction (daya tarik wisata), Accessibilities (Aksesibilitas), Amenity (Amenitas), dan Ancillaries (tambahan fasilitas). Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis penunjang pertumbuhan wisata di Kampung Wisata Keramik Dinoyo di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya komponen – komponen penunjang desa wisata menurut Cooper menjadi Kampung Wisata Keramik Dinoyo menjadi sebagai salah satu desa wisata berbasis edukasi yang ada di Kota Malang.
ETIKA BISNIS DALAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY UNTUK PENGUATAN PROMOSI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KOTA MALANG Hakim, Lukman; Liemgiani
PANGRIPTA Vol. 3 No. 1 (2020): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/r09ag191

Abstract

Sekolah kejuruan sebagai bagian dari kehidupan social masyarakat, dalam hal dunia pendidikan yang memiliki peran penting untuk membentuk sumber daya manusia, sangat sarat dengan perilaku bisnis. Bagi sebagain orang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, justru pendidikan dijadikan media bisnis khusus. Sehingga tidak ayal ada yang menjadikan pendidikan bukan sebagai bagian usaha nirlaba. Apabila melihat pendidikan sebagai bagian dari usaha nirlaba, maka mau tidak mau pengelolaan pendidikan juga sarat dengan bagian dari etika bisnis. Karena pengelolaan atau kata lain, memanagemen pendidikan yang sarat dengan pendidikan high technology, berhubungan dengan masyarakat multilateral, internasional, harus menggunakan etika bisnis, agar tetap mendapatkan pengakuan dari masyarakat dan survive. Dalam hal ini pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan vokasi atau kejuruan, karena tuntutan perbaikan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sejak INPRES No. 9 Tahun 2016, pemerintah meminta revitalisasi SMK secara gradual bias berperan mewujudakan SDM Indonesia yang unggul dan kompeten, untuk menyongsong Indonesia Emas 2024. Pembahasan artikel ini, meliputi peran etika bisnis dalam dunia pendidikan, Coorporate Social Responsibility, dalam dunia pendidikan, Fenomena peran etika bisnis dan Coorporate Social Responsibility, dalam sekolah kejuruan dan peran etika bisnis dalam program Coorporate Social Responsibility, sebagai bentuk Promosi sekolah kejuruan. Keempat bagian utama ini penulis uraikan dengan beberapa dasar filosofi (teori) yang dikemukakan para ahli dan tataran empiris yang dialami penulis dalam memanagemen organisasi sekolah kejuruan.
PERANAN FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) DALAM PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR UMAT BERAGAMA TENTANG PENDIRIAN GEREJA MAWAR SHARONDI KOTA MALANG Pramesti, Lilya Windi
PANGRIPTA Vol. 3 No. 1 (2020): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/sgssa568

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui bentuk konflik antar umat beragama di Kota Malang, (2) mengetahui proses penyelesaian konflik antar umat beragama di Kota Malang, (3) mengetahui program FKUB untuk mendukung penyelesaian konflik antar umat beragama di Kota Malang, (4) mengetahui kendala yang dihadapi FKUB dalam penyelesaian konflik antar umat beragama di Kota Malang, dan (5) mengetahui upaya FKUB Kota Malang dalam menghadapi kendala.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama bentuk konflik antar umat beragama di Kota Malang ialah sengketa pendirian rumah ibadat Gereja Mawar Sharon di Kelurahan Sukoharjo Kota Malang. Kedua, penyelesaian konflik antar umat beragama dilakukan melalui beberapa proses, Ketiga, dalam mendukung penyelesaian konflik dan memelihara kerukunan antar umat beragama di Kota Malang FKUB memiliki program. Keempat, dalam melakukan peranan FKUB Kota Malang menghadapi berbagai kendala yaitu, (1) kurangnya pemahaman masyarakat yang terlibat konflik terhadap peranan dan fungsi FKUB, (2) munculnya anggapan-anggapan negatif dari masyarakat yang menganggap bahwa FKUB Kota Malang sebagai lembaga yang mengajak masyarakat untuk masuk ke agama tertentu, (3) sumber daya manusia internal FKUB yang belum dapat bekerja secara penuh. Kelima, upaya FKUB Kota Malang dalam menghadapi kendala tersebut ialah dengan menggunakan pendekatan yang bersifat komunikatif dan persuasif, serta mengedepankan dialog, sehingga FKUB menjadi jembatan dari masyarakat untuk menyalurkan aspirasi.
TINGKAT PEMAHAMAN KONSUMEN DAN PELAKU USAHA TERHADAP PENCANTUMAN KLAUSULA BAKU DAN PENGAWASANNYA OLEH BPSK DI KOTA MALANG Chrisdanty, Febry
PANGRIPTA Vol. 3 No. 1 (2020): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/h6jfwh66

Abstract

Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK),memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan pencantuman klausula baku. Dalam pelaksanaannya BPSK mengalami kendala, karena tidak ada aturan pelaksanaannya. Tanggung jawab pengawasan tanpa disertai kekuatan untuk menindak sangat tidak memberikan efek jera kepada pihak yang melakukan pelanggaran tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat melengkapi aturan pendukung dari pengawasan pencantuman klausula baku dan wewenang pemberian sanksi oleh BPSK. Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, yuridis, yang membahas mengenai mekanisme pengawasan Pencantuman Klausula Baku oleh BPSK dan tindak lanjut BPSK apabilapelanggaran terhadap ketentuan pencantuman klausula baku dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen.Adapun hasil penelitian ini yaitu bahwa untuk memaksimalkan fungsi pengawasan oleh BPSK, perlu ada suatu pedoman khusus yang dapat dijadikan pegangan dan acuan oleh BPSK untuk melaksanakan tugasnya khususnya pengawasan klausula baku.
PERAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAN TATA KELOLA PEREKONOMIAN DESA Harsanti, Tikka Dessy; Lilasari, Yuta
PANGRIPTA Vol. 2 No. 2 (2019): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/rh92pf75

Abstract

This study aims to analyze the processes and processes that occur in development planning in Pulungdowo Village, the role of the community in the development planning process, the process of controlling or controlling the use and financial management through the village consultative body, the development process of the economic development process. From the results of an analysis that can be reported on the process of development planning and financial management in Pulungdowo Village, has approved the mandate of Law Number 6 on Villages in 2014 by linking together the aspirations of the community and stakeholders in the village and its ranks in the village development planning consultation forum that supports the development of people welfare. To represent the results of this study, it is expected to produce consideration in generating synergy between the aspirations of the people and stakeholders or shareholders for better development in the village.
MERANCANG ANATOMI PENGELOLAAN HUTAN OLEH MASYARAKAT DESA Rifan, Mohamad
PANGRIPTA Vol. 2 No. 2 (2019): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/cwzm3h89

Abstract

the problem of forest, law, and community mirrors that the development of forest product commodities cannot be separated from the historical sequence of forest management in Indonesia which is a portrait of structural transformation between the community and the government of forest resources which is projected as an effort to realize ideal forest management. This condition is an initial task for the state and all its components to develop a forest management framework, which means it cannot be separated from the authority of the government which includes the village community, as well as the forest itself. Through normative juridical research methods, this paper will focus on anatomical discussions of forest management that are carried out when involving rural communities in the regions. the results of this study explain that: First, the beginning of the anatomy of forest management begins with a shift in forest management patterns. Second, the village community is one of the elements in the anatomy / management of the forest because of the strong relationship to forest resources in terms of concepts, norms, and history. Third, the anatomical framework of forest management is influenced by the Government, Village Communities and Forests as an interrelated system.
INDIKATOR KINERJA DAERAH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KOTA MALANG Rukayah
PANGRIPTA Vol. 2 No. 2 (2019): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/92yppf89

Abstract

Human Development Index can be known with the Education Index indicator, Health Index, and Purchasing Power Index. Through this research it is hoped that information can be obtained related to Malang City development indicators specifically on the Human Development Index Indicator. The Human Development Index can be predicted using the Time Series Regression Method (Hildreth-Lu). Based on research that has been done the Malang City Human Development Index has been included very high category.