Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Jurnal Psikologi dan Konseling yang diterbitkan oleh West Science Press yang bertujuan untuk publikasi karya ilmiah, studi literatur, studi kasus, dan laporan hasil penelitian. JPKWS merupakan wadah bagi peneliti, staf pengajar (dosen dan guru pembimbing/Konselor) dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan khasanah keilmuan dalam bidang Psikologi dan Konseling serta ilmu-ilmu yang berkaitan. Adapun naskah yang diterbitkan pada jurnal ini adalah hasil penelitian yang fokus pada masalah persepsi, sikap, kognisi, dan perilaku manusia terutama dalam dunia pendidikan. Hal lainnya adalah penelitan pengembangan baik instrumen, program BK, bahan atau materi bimbingan, strategi atau teknik BK, model BK, media BK dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kajian keilmuan bimbingan dan konseling.
Articles
192 Documents
Systematic Review: The Hidden Impact of Workplace Loneliness and Its Organizational Remedies
Farha, Ghitsna Nadila;
ibrahim, abdul rahman
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.2711
Workplace loneliness has emerged as a significant issue affecting employees’ well-being and organizational performance. This study systematically reviews recent empirical literature on workplace loneliness. Using a PRISMA 2020-based Systematic Literature Review (SLR), 530 articles were retrieved from Scopus and Google Scholar, and eight met the inclusion criteria. Results indicate that workplace loneliness reduces work engagement, organizational commitment, and job satisfaction while increasing emotional exhaustion. However, supervisor support, coworker exchange, empathic leadership, and resilience mitigate its negative impact. The novelty of this study lies in synthesizing recent studies (2020–2024), offering practical implications for developing inclusive human resource policies.
Reimagining Work–Family Balance and Psychological Well-Being of Working Mothers: A Post-Pandemic Systematic Review
Farida, Ika Andrini;
Utomo, Hanggara Budi;
husna, badi'atul
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.2732
Balancing work and family demands is a major challenge for working mothers with preschool-aged children, affecting their psychological well-being and quality of childcare. This study aims to systematically review the relationship between work-family balance (WFB), psychological well-being, and the mediating and moderating factors involved. Employing a Systematic Literature Review (SLR) approach following PRISMA 2020 guidelines, 10 empirical articles were selected from an initial pool of 250 based on strict inclusion criteria. The studies focused on working mothers with children aged 0-6 years across diverse cultural and occupational contexts, using quantitative survey designs. Narrative thematic analysis synthesized the findings. Results reveal that WFB significantly enhances psychological well-being, mediated by satisfaction of basic psychological needs (autonomy, competence, relatedness), and moderated by social support and workplace flexibility which strengthen this relationship. The novelty of this study lies in its cross-cultural integration and contextualization in the post-pandemic era, highlighting psychological and structural mechanisms as a foundation for interventions. Practical implications emphasize the necessity for family-friendly workplace policies and psychological interventions tailored to individual needs to support working mothers’ well-being and productivity.
Disregulasi Emosi Ibu dan Kekerasan Fisik–Psikis terhadap Anak: Studi Kasus Kualitatif pada Ibu Dewasa Awal
Mugfiroh, Ade Daniatul;
Habibah, Rahmi
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.2840
Kekerasan terhadap anak merupakan permasalahan negara yang belum tuntas terselesaikan hingga saat ini. Masih tingginya kasus-kasus anak yang menjadi korban kekerasan di Indonesia. Anak-anak yang menjadi korban kekerasan seringkali mendapatkan perlakuan tersebut dari orang-orang yang berada di lingkungan sekitar anak tak terkecuali ibu. Dalam hal ini, tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui latar belakang, situasi dan bentuk tindak kekerasan yang ibu lakukan terhadap anak. oleh lingkungan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam bentuk studi kasus dengan populasi subjek ibu yang memiliki anak dan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria ibu yang berusia 20-30 tahun dan telah memiliki anak. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara kepada 4 informan yang sesuai dengan kriteria subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kekerasan yang paling sering dilakukan ibu yakni kekerasan fisik yakni memukul, mencubit dan menarik rambut anak seta kekerasan psikis berupa marah dengan menggunakan nada yang tinggi dan mengucapkan kata-kata kasar kepada anak. Tindak kekerasan yang dilakukan ibu kepada anak ini dilatar belakangi oleh dua faktor yakni emosi yang sering tersulut karena melihat perilaku anak yang dianggap nakal, sulit diatur dan rewel dan kesulitan ibu dalam meregulasi emosinya atau diregulasi emosi.
Empowering Educators: Exploring the Relationship Between Transformational Leadership and Meaningful Work Among Secondary School Teachers
Kharisma, Annisa;
Tulljanah, Rahmia;
Suhendra, Yoga;
Aceh, Ardi Saputra;
Jonisa, Intania Ananda;
Ramadhini, Kurniati
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.2879
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kerja bermakna pada guru Sekolah Menengah di Kota Padang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui survei yang melibatkan 159 guru dari enam sekolah. Instrumen penelitian mengacu pada Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ) untuk mengukur kepemimpinan transformasional dan Work and Meaning Inventory (WAMI) untuk menilai kerja bermakna. Analisis statistik dilakukan menggunakan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kerja bermakna. Guru yang memersepsikan kepala sekolahnya mampu memberikan inspirasi, arahan, dan dukungan, cenderung merasakan bahwa pekerjaan mereka memiliki nilai dan tujuan yang lebih kuat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan transformasional dalam lingkungan sekolah dapat berkontribusi terhadap pemahaman dan pemaknaan guru terhadap peran dan tanggung jawab profesionalnya. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kebijakan dan program peningkatan kapasitas kepemimpinan untuk memperkuat kesejahteraan psikologis serta motivasi kerja guru.
Efektivitas Laughter Therapy Dalam Menurunkan Kelelahan Pada Peserta Gada Pratama
Maulidah, Nazura Ika;
Rahayuningsih, Idha;
Maulidah, Nazura
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.2945
Fenomana terjadinya kelelahan ini tidak hanya terjadi pada lingkungan kerja formal, tetapi juga dalam proses pelatihan yang intensif seperti pelatihan Gada Pratama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat efektivitas laughter therapy dalam menurunkan kelelahan pada peserta Gada pratama. Metode yang digunakan adalah desain quasi-eksperimen dengan model one-group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah 60 peserta, Namun sampel yang digunakan adalah 36 sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil menunjukkan p = 0,101 (p > 0,05) yang menunjukkan bahwa secara statiktik tidak terdapat perbedaan signifikan antara tingkat kelelahan sebelumnya dan sesudah diberikan intervensi laughter therapy. Analisis yang digunakan pada penelitian menggunakan bantuan perangkat softwere, yaitu Jeffrey’s Amazing Statistics Program (JASP) dan Excel.
Penerapan Mindfulness Sebagai Strategi Penurunan Stres Kerja Pegawai Di Dinas Tenaga Kerja Gresik
Kharisma, Riska
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.3035
Stres kerja merupakan permasalahan psikologis yang umum dialami oleh pegawai sektor publik, terutama pada instansi pelayanan masyarakat dengan tuntutan kerja yang tinggi. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik merupakan salah satu instansi yang memiliki intensitas interaksi publik dan beban kerja yang berpotensi memicu stres kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan mindfulness sebagai strategi penurunan stres kerja pegawai di Dinas Tenaga Kerja Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pretest–posttest satu kelompok. Subjek penelitian terdiri dari pegawai yang mengikuti program intervensi mindfulness. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala stres kerja, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan uji N-Gain untuk melihat perubahan tingkat stres sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres kerja pegawai setelah diberikan intervensi mindfulness, yang ditunjukkan oleh perbedaan skor pretest dan posttest yang signifikan serta kategori peningkatan efektivitas pada hasil uji N-Gain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan mindfulness efektif sebagai strategi dalam menurunkan stres kerja pegawai dan dapat menjadi alternatif pro.
Faktor-Faktor Penyebab Dating Violence Pada Dewasa Awal: Tinjauan Sistematik
Hasanati, Nida;
Sa'ida, Halimatus
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.3067
Kekerasan dalam berpacaran merupakan bentuk kekerasan dalam hubunganromantis yang melibatkan perilaku fisik, verbal, emosional, maupun seksual, yang dilakukan oleh salah satu pihak terhadap pasangannya. Kekerasan inidapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban, terutama pada aspek harga diri. Berdasarkan hasil tinjauan sistematik terhadap 11 jurnalterpilih dari total 200 artikel yang direview, ditemukan bahwa kekerasan dalampacaran memiliki hubungan negatif yang signifikan terhadap harga diriperempuan. Semakin tinggi tingkat kekerasan yang dialami, semakin rendahtingkat harga diri korban. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwakorban kekerasan dalam pacaran sering mengalami perasaan tidak berharga, rasa takut, dan penurunan kepercayaan diri akibat kontrol dan kekerasanemosional yang dialami dari pasangannya. Dengan demikian kekerasan dalampacaran dapat dipahami sebagai salah satu faktor risiko utama yang menurunkan harga diri pada perempuan, terutama pada masa dewasa awal.
Urgensi dan Prosedur Asesmen Awal dalam Proses Konseling: Sebuah Tinjauan Klinis
Puspitaningrum, Ermawaty
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.3071
Asesmen awal merupakan fase kritis dalam proses konseling yang menentukan keberhasilan intervensi selanjutnya. Artikel ini bertujuan untuk mengulas prosedur kunci dalam asesmen awal, meliputi wawancara penerimaan, pemeriksaan status mental, penggunaan inventori skrining, serta asesmen risiko bunuh diri. Melalui pendekatan sistematis, konselor dapat mengumpulkan informasi klinis yang akurat sekaligus membangun aliansi terapeutik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penggunaan instrumen terstandar seperti Inventory of Common Problems dan Symptom Check List-90-Revised dapat meningkatkan efektivitas diagnosis dan perencanaan perawatan. Secara keseluruhan, artikel ini menekankan pentingnya integrasi multi-metode untuk meminimalkan bias dan memastikan layanan yang etis serta berbasis bukti.
Efektifitas Penerapan Job Description Untuk Menurunkan Role Ambiguity Pada Peserta Magang di PT. Swabina Gatra
Rahayuningsih, Idha;
Aprilio, Moch. Habiel
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.3072
Ambiguitas peran adalah kondisi psikologis yang timbul dari tugas, tanggung jawab, dan wewenang yang tidak jelas di tempat kerja, yang dapat menghambat kinerja individu. tidak hanya terjadi pada karyawan, pada peserta magang juga mengalami ambiguitas peran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas deskripsi pekerjaan dalam menurunkan ambiguitas peran pada peserta magang di PT. Swabina Gatra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain quasi-eksperimen dengan model one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan menggunakan Skala Ambiguitas Peran yang dikembangkan oleh Rizzo dkk. (1970) dan dianalisis menggunakan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon dan Uji N-Gain. Hasil uji N-Gain menunjukkan penurunan pada tingkat ambiguitas peran sebesar 0,65 yang menunjukkan secara statistik intervensi cukup efektif untuk menurunkan ambiguitas peran peserta magang. Penelitian kebaruan ini terletak pada konseptualisasi dan pengujian empiris deskripsi pekerjaan sebagai intervensi psikologis terstruktur untuk mengurangi ambiguitas peran.
Pengaruh Konseling Keluarga dan Gaya Komunikasi Pasangan terhadap Komunikasi Interpersonal pada Suami Istri di Kota Bekasi
Khairiyah, Ikmil
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.3076
Komunikasi interpersonal antara suami dan istri memainkan peran penting dalam menjaga keharmonisan pernikahan dan stabilitas keluarga, terutama di lingkungan perkotaan dengan dinamika sosial yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling keluarga dan gaya komunikasi pasangan terhadap komunikasi interpersonal antara suami dan istri di Kota Bekasi. Desain penelitian kuantitatif digunakan dengan metode survei yang melibatkan 85 responden yang sudah menikah, dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang diukur dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Analisis meliputi statistik deskriptif, pengujian validitas dan reliabilitas, serta analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa konseling keluarga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap komunikasi antarpasangan. Selain itu, gaya komunikasi pasangan memiliki pengaruh yang lebih kuat dan signifikan terhadap komunikasi antarpasangan. Secara bersamaan, baik konseling keluarga maupun gaya komunikasi secara signifikan menjelaskan variasi dalam komunikasi interpersonal antara suami dan istri. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi konseling terstruktur dan pengembangan gaya komunikasi konstruktif sangat penting dalam meningkatkan komunikasi perkawinan. Studi ini memberikan implikasi praktis bagi konselor keluarga, praktisi perkawinan, dan pembuat kebijakan dalam merancang program untuk memperkuat hubungan perkawinan dan mempromosikan kesejahteraan keluarga di komunitas perkotaan.