cover
Contact Name
Yana Priyana
Contact Email
mrpyana@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 29867037     EISSN : 29856574     DOI : https://doi.org/10.58812/jpkws.v1i02
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Psikologi dan Konseling yang diterbitkan oleh West Science Press yang bertujuan untuk publikasi karya ilmiah, studi literatur, studi kasus, dan laporan hasil penelitian. JPKWS merupakan wadah bagi peneliti, staf pengajar (dosen dan guru pembimbing/Konselor) dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan khasanah keilmuan dalam bidang Psikologi dan Konseling serta ilmu-ilmu yang berkaitan. Adapun naskah yang diterbitkan pada jurnal ini adalah hasil penelitian yang fokus pada masalah persepsi, sikap, kognisi, dan perilaku manusia terutama dalam dunia pendidikan. Hal lainnya adalah penelitan pengembangan baik instrumen, program BK, bahan atau materi bimbingan, strategi atau teknik BK, model BK, media BK dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kajian keilmuan bimbingan dan konseling.
Articles 172 Documents
Penerapan Teknik Shaping untuk Meningkatkan Kemandirian Anak SD Muhammadiyah 1 GKB Anasti, Yuniar; Putri, Yuniar Anasti; Wicaksono, Awang Setiawan
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1670

Abstract

Kemandirian anak merupakan aspek penting dalam perkembangan, yang perlu dibentuk sejak dini melalui bimbingan orang tua dan lingkungan. Ketidakmandirian, baik fisik maupun psikologis, dapat menghambat perkembangan kepribadian dan kemampuan sosialisasi anak. Teknik shaping, sebuah pendekatan psikologis yang diperkenalkan oleh B.F. Skinner, digunakan untuk melatih kemandirian anak melalui reinforcement bertahap. Program magang ini bertujuan menerapkan teknik shaping untuk meningkatkan kemandirian siswa kelas 1 SD Muhammadiyah 1 GKB. Shaping membantu anak membangun kemandirian dengan memecah perilaku yang diharapkan menjadi langkah-langkah kecil yang diperkuat secara bertahap. Proses ini melibatkan analisis perilaku dan penentuan reinforcement yang tepat, dengan observasi dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian anak, membangun keterampilan manajemen diri, serta meningkatkan motivasi dan minat belajar.
Penerapan Teknik Shaping dengan Konseling Individual untuk Mengurangi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa di SMP Muhamadiyah 1 Gresik Rafahiyah, Wuddia; Puspitaningrum, Noer Suci Endah
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Muhammadiyah 1 Gresik melalui penerapan teknik shaping dalam layanan konseling individual. Metode penelitian dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu pre-test, intervensi, dan post-test. Pada tahap pre-test, data awal perilaku prokrastinasi akademik siswa dikumpulkan menggunakan angket berdasarkan aspek prokrastinasi yang dikembangkan oleh Ferrari. Tahap intervensi dilakukan dengan menerapkan teknik shaping melalui konseling individual, di mana siswa diberikan penguatan (reinforcement) secara bertahap untuk meningkatkan perilaku positif, seperti menyelesaikan tugas tepat waktu. Media yang digunakan mencakup lembar kerja peserta didik (LKPD) untuk memantau perilaku dan menentukan target perilaku sasaran. Pada tahap post-test, hasil akhir diukur untuk mengetahui efektivitas intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik shaping berhasil menurunkan perilaku prokrastinasi akademik siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan kesadaran siswa dalam menyelesaikan tugas tanpa menunda-nunda. Penelitian ini membuktikan bahwa teknik shaping dalam layanan konseling individual dapat menjadi metode efektif untuk membantu siswa mengurangi prokrastinasi akademik dan meningkatkan tanggung jawab akademik mereka.
Analisis Perkembangan Siswa dalam Kesulitan Belajar Akademik di SDN Wiyung 1 Surabaya Ramadhani, Najwa Akmalia; Ayu, Arinda Putri Naurha; Bagaskara, Adtora Aprillianto; Anggraeny, Marsa Dwi; Amalia, Kaniati; Safitri, Bunga Aurellia
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1757

Abstract

Siswa sering mengalami kesulitan belajar di berbagai jenjang pendidikan, termasuk di sekolah dasar. Masalah ini disebabkan oleh banyak hal, mulai dari faktor internal seperti gangguan belajar tertentu, kurangnya motivasi, hingga hal-hal eksternal seperti lingkungan belajar atau metode pembelajaran yang tidak efektif. Dengan demikian perlunya penanganan khusus harus dilakukan pihak sekolah dalam menunjang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan siswa yang mengalami kesulitan belajar akademik di SDN Wiyung 1 / 453 Surabaya dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di sekolah, wawancara menyeluruh dengan beberapa guru pengajar. Penelitian ini meliputi identifikasi kesulitan belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa, strategi mengatasi kesulitan belajar, serta peran guru dan orang tua di dalamnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa disebabkan oleh faktor individual, lingkungan sekolah dan dukungan guru serta orang tua. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan yang lebih dalam mendukung siswa yang mengalami kesulitan belajar, termasuk pengembangan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Differences in the impact of fatherlessness based on developmental age stages: a systematic review Zuliani, Siti; Triyuliasari, Anisah; Iswinarti, Iswinarti
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1770

Abstract

Fatherlessness refers to the absence of a father figure during a child's developmental stages, whether physically or psychologically. This systematic review analyzes 15 international journals to explore the effects of fatherlessness across various developmental periods. The findings highlight significant consequences depending on the child's age.During childhood, the absence of a father is linked to lower academic achievement and an increased risk of engaging in delinquent behavior during adolescence and early adulthood. In adolescence, fatherlessness often contributes to identity confusion, challenges in social interactions, and uncertainty regarding sexual orientation. As individuals transition into adulthood, the absence of a father figure impacts their ability to establish healthy relationships with the opposite sex and heightens their vulnerability to psychological issues.These findings emphasize the profound influence of fatherlessness on various aspects of a child’s growth and development. The review highlights the need for continued research to delve into the nuanced effects of fatherlessness across different stages of development. Such studies are crucial for developing targeted strategies and interventions aimed at minimizing the adverse outcomes associated with the absence of a father figure. By addressing these challenges, future efforts can better support children and young adults in navigating the complexities of their developmental journey
Psikologi Ibadah Dalam Kesehatan Mental Silvia Putri, Ganesya; Putri, Ganesya Silvia; Shofiah, Vivik; Rajab, Khairunnas
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1802

Abstract

Diantara berbagai agama di dunia, Islam adalah agama yang paling istimewa dibandingkan dengan yang lain dan paling dicintai oleh Allah SWT. Dalam Islam, ada banyak sekali ibadah yang mendapatkan pahala, baik itu ibadah wajib maupun ibadah sunnah. Dari aspek psikologis, salah satu manfaat yang diperoleh adalah ketenangan jiwa. Orang yang memahami dan menghayati praktik ibadah cenderung memiliki Kesehatan mental yang lebih baik karena mereka mampu mengatasi permasalahan hidup yang mereka hadapi. Penelitian-penelitian sebelumnya telah menyimpulkan bahwa ibadah dalam Islam, termasuk shalat, dzikir, pengajian, dan bentuk-bentuk ibadah lainnya, dapat menjadi sarana untuk mencapai Kesehatan mental. Sebagai manusia,hidup memang penuh dengan cobaan. Jika seseorang tidak mampu mengendalikan atau melarikan diri dari cobaan yang menimpanya, hal ini cenderung memperburuk kesehatan mental. Pada hakikatnya semua ilmu pendidikan saat ini sebenarnya saling berkaitan satu sama lain. Salah satunya adalah bahwa Islam dan psikologi adalah satu dan sama. Psikologi dapat digunakan untuk mengukur, membandingkan, dan menanamkan ajaran Islam dengan baik. Karya tulis ilmiah ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Berdasarkan hasil tinjauan pustaka, orang yang memahami dan mengamalkan akidah Islam mampu mengatasi dan menghayati masalah-masalah kehidupan yang dihadapinya, bekerja secara efektif, beradaptasi dengan lingkungannya dan memiliki hubungan dengan lingkungan dan Tuhannya. Kata Kunci: Psikologi Ibadah, Kesehatan Mental
The Effect of Play Therapy on Improving Social Skills in ASD: A Systematic Review Putri, Fara Pradika; Nabila, Choirun Nisa' Mufidatul
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1812

Abstract

Children with ASD show deficits in all social skills from infancy. Many therapy methods are being used and developed, including music therapy, physiotherapy, massage therapy, play therapy, etc. One that is currently being developed is play therapy. Play therapy can provide a positive stimulus for children. This writing is the result of a review of 12 in-depth journal articles about various types of play therapy interventions aimed at improving social abilities in children with autism spectrum disorders (ASD). Overall, this paper provides in-depth insight into how different types of play therapy interventions can significantly influence the social development of children with ASD.
Dampak Penggunaan Teknologi Digital terhadap Perkembangan Psikososial Anak Judijanto, Loso; Sujatmiko, Wandi; Pattiasina, Petrus Jacob; Rusdi, Muhammad; Sulaeman, Otong
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1814

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak penggunaan teknologi digital terhadap perkembangan psikososial anak, dengan fokus pada regulasi emosi, interaksi sosial, dan konsep diri. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan 80 anak berusia 8 hingga 12 tahun, menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert (1-5). Data dianalisis menggunakan SPSS versi 26 melalui statistik deskriptif, analisis korelasi, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan berdampak negatif pada regulasi emosi dan konsep diri, sementara durasi bermain game dikaitkan dengan berkurangnya interaksi sosial. Sebaliknya, penggunaan aplikasi edukasi secara positif mempengaruhi interaksi sosial. Hasil penelitian ini menyoroti peran ganda teknologi digital sebagai fasilitator dan pengganggu perkembangan psikososial. Penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan teknologi yang seimbang dan mediasi orang tua untuk mengoptimalkan manfaat perkembangan sekaligus memitigasi risiko. Penelitian di masa depan harus mempertimbangkan desain longitudinal untuk mengeksplorasi lebih jauh hubungan ini.
Peran Psikologi Organisasi dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja dan Loyalitas Karyawan pada Perusahaan Multinasional Ruswati, Ruswati; Soeprapto, Adi; Suhara, Ade; Mayasari, Nanny; Rohmah, Siti
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1815

Abstract

Penelitian ini menyelidiki peran psikologi organisasi dalam meningkatkan kepuasan kerja dan loyalitas karyawan pada perusahaan multinasional. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 112 karyawan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert 1-5. Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS 3) digunakan untuk menganalisis hubungan antara praktik psikologi organisasi, kepuasan kerja, dan loyalitas karyawan. Temuan menunjukkan bahwa psikologi organisasi secara signifikan mempengaruhi kepuasan kerja, yang pada gilirannya secara kuat memprediksi loyalitas karyawan. Selain itu, psikologi organisasi secara tidak langsung berdampak pada loyalitas karyawan melalui pengaruhnya terhadap kepuasan kerja. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya dukungan kepemimpinan, komunikasi yang efektif, dan program pengembangan karyawan dalam membina tenaga kerja yang loyal dan puas. Studi ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi perusahaan multinasional untuk mengoptimalkan strategi sumber daya manusia mereka dan mencapai keunggulan kompetitif dalam lingkungan bisnis global.
Pengaruh Teknologi Pembelajaran terhadap Perkembangan Kognitif dan Kreativitas Siswa di Era Digital Judijanto, Loso; Khoiri, M.; Arsyad, Muhammad; Sitopu, Joni Wilson; Sitepu, Ediaman
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1816

Abstract

The integration of learning technology in education has transformed traditional teaching and learning practices, significantly influencing cognitive development and student creativity in the digital age. This study investigates the impact of learning technology on these two critical educational outcomes using a quantitative approach. Data were collected from 80 secondary school students through a structured questionnaire based on a Likert scale (1-5) and analyzed using SPSS version 26. The findings reveal a significant positive effect of learning technology on both cognitive development and creativity, with regression models explaining 46% and 52% of the variance, respectively. These results highlight the transformative role of digital tools in enhancing critical thinking, problem-solving, and creative expression among students. The study provides empirical evidence to guide educators and policymakers in designing effective strategies for technology integration in education.
Hubungan Antara Media Sosial dan Perilaku Altruistik pada Generasi Z Judijanto, Loso; Tjahyafi, Indra; Sastraatmadja, Achmad Harristhana Mauldfi; Maqfirah, Poetri AL-Viany; Astafi, Riki
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1817

Abstract

This study examines the relationship between social media and altruistic behavior among Generation Z through a systematic literature review of 25 Scopus-indexed articles. Social media platforms have emerged as significant tools for fostering prosocial behavior, providing avenues for awareness, engagement, and collective action. Findings indicate that social media plays a dual role in shaping altruism by enabling actions such as fundraising and volunteering while also posing challenges like slacktivism and compassion fatigue. Generation Z's digital fluency and emphasis on authenticity shape their approach to altruistic behavior, with preferences for digital activism and campaigns aligned with their values. This study highlights the need for designing authentic, transparent, and impactful digital campaigns to promote sustained altruism and calls for further exploration of the long-term effects of social media-driven altruism.