cover
Contact Name
Yana Priyana
Contact Email
mrpyana@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 29867037     EISSN : 29856574     DOI : https://doi.org/10.58812/jpkws.v1i02
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Psikologi dan Konseling yang diterbitkan oleh West Science Press yang bertujuan untuk publikasi karya ilmiah, studi literatur, studi kasus, dan laporan hasil penelitian. JPKWS merupakan wadah bagi peneliti, staf pengajar (dosen dan guru pembimbing/Konselor) dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan khasanah keilmuan dalam bidang Psikologi dan Konseling serta ilmu-ilmu yang berkaitan. Adapun naskah yang diterbitkan pada jurnal ini adalah hasil penelitian yang fokus pada masalah persepsi, sikap, kognisi, dan perilaku manusia terutama dalam dunia pendidikan. Hal lainnya adalah penelitan pengembangan baik instrumen, program BK, bahan atau materi bimbingan, strategi atau teknik BK, model BK, media BK dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kajian keilmuan bimbingan dan konseling.
Articles 213 Documents
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Manajemen Konflik terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan Manufaktur di Kawasan Industri Cikarang Haryanto, Anung
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.3077

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh kecerdasan emosional dan manajemen konflik terhadap kinerja karyawan di perusahaan manufaktur yang berlokasi di Kawasan Industri Cikarang. Dalam lingkungan industri yang sangat kompetitif, kinerja karyawan tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh kompetensi emosional dan interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 175 karyawan yang bekerja di perusahaan manufaktur, dengan respons diukur menggunakan skala Likert. Kecerdasan emosional dan manajemen konflik diperlakukan sebagai variabel independen, sementara kinerja karyawan berfungsi sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25, termasuk statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0.428, p < 0.05). Manajemen konflik juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0.317, p < 0.05). Secara bersamaan, kecerdasan emosional dan manajemen konflik menjelaskan 52,3% varians dalam kinerja karyawan (R² = 0.523). Temuan ini menyoroti pentingnya mengembangkan keterampilan kecerdasan emosional dan manajemen konflik untuk meningkatkan kinerja karyawan di organisasi manufaktur.
The Impact of Parental Violence on Adolescent Mental Health: An Identification Study on Beeng Island, Sangihe Islands Regency Dareho, Alfira Anastasia; Purnama, Ishma Najya Zafira; Purnama, Ishma
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.3118

Abstract

Violence against children, especially that committed by parents, remains a serious issue in Indonesia and affects adolescents’ mental health, such as anxiety, stress, and low self-confidence. The rise in cases of verbal violence becomes an important reason to study the relationship between parental violent behavior and adolescents’ mental health. The study aims to identify the impact that young adults have on their mental health in Beng Island, Sangihe Islands County. Research uses a quantitative method with a Likert scale questionnaire. The population was 50 young people ages 12-21, sampled through a total sampling technique. Data are analysed descriptively and inferentially using SPSS. Studies show that parental violence has a significant impact on a teenager’s mental health, verified by tests t (sig. 0,000 0.05; T minus 5.390 > t minus Abel 1.677) and test f (sig. 0.00 < 0.05). These findings point out that the higher the rate of violence young people are exposed to, the worse their mental health. The study emphasized the importance of parents’ understanding of the effects of violence and the need for application of a positive upbringing to support the teen’s psychological well-being.
Apakah Suami Yang Ditinggal Istri Menjadi TKW Cenderung Berselingkuh? Menilik Peran KepribadianDan Kepuasan Pernikahan Eka Ridwan; Cempaka Putrie Dimala; Dinda Aisha
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.2575

Abstract

Meningkatnya jumlah perempuan Indonesia yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri berdampak psikologis dan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan, khususnya suami. Dampak tersebut dapat menhyebabkan kerentanan dalam ketahanan keluarganya, salah satunya ialah akan munculnya perselingkuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan pernikahan dan kepribadian terhadap kecenderungan perselingkuhan pada suami yang ditinggal istri menjadi TKW di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala ITIS, ENRICH Marital Satisfaction, dan IPIP-BFM-25. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kepuasan pernikahan berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan perselingkuhan. Dari lima dimensi kepribadian yang diukur, hanya kepribadian agreeableness berpengaruh signifikan secara negatif. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menyoroti peran kepribadian agreeableness sebagai prediktor utama kecenderungan perselingkuhan dalam pernikahan jarak jauh.
Dibalik Merchandise Kpop: Dapatkah Konsep Diri Mendorong Pembelian Impulsif NCTzen Karawang? Shalma Reskya Ratnanda Putri; Lania Muharsih; Yulyanti Minarsih
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.2576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri terhadap pembelian impulsif pada penggemar NCT di Karawang. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Populasi penelitian ini adalah penggemar NCT yang berdomisili di Karawang. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan Personal Self Concept (PSC) terdiri dari 18 aitem dan Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS) terdiri dari 20 aitem. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh konsep diri terhadap pembelian impulsif pada penggemar NCT di Karawang sebesar 0,000 < 0,05, hal ini berarti semakin tinggi konsep diri individu, semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk melakukan pembelian impulsif. Nilai koefisien determinasi sebesar 0.316 yang berarti konsep diri berkontribusi sebesar 31,6% terhadap pembelian impulsif pada penggemar NCT di Karawang, sementara 69,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar dari penelitian ini. Temuan ini menghadirkan kebaharuan karena berbeda dengan penelitian sebelumnya, di mana hasil temuan penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif konsep diri terhadap pembelian impulsif pada penggemar NCT di Karawang.
Phubbing dan Adiksi Media Sosial : Tantangan Baru dalam Hubungan Romantis Pada Pasangan Dewasa Awal di Karawang Fanda Ardellia Sulviani; Nita Rohayati; Anggun Pertiwi
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.2578

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya penggunaan smartphone dan sosial media, telah memengaruhi pola komunikasi pasangan dewasa awal sehingga memunculkan fenomena menurunnya waktu berkualitas, meningkatnya konflik akibat kecemburuan digital, hingga munculnya kesenjangan emosional. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh perilaku phubbing dan adiksi media sosial terhadap kepuasan hubungan romantis pada pasangan dewasa awal di Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausalitas. Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus Jacob Cohen, sebanyak 204 responden dipilih melalui teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposif. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier berganda melalui SPSS for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa phubbing dan adiksi media sosial secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan hubungan romantis. Secara parsial, phubbing berpengaruh negatif signifikan, sedangkan adiksi media sosial berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan hubungan romantis, sehingga ketiga hipotesis diterima. Nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,005 dengan Adjusted R Square sebesar 0,522 mengindikasikan bahwa kedua variabel berkontribusi sebesar 52,2% terhadap kepuasan hubungan romantis, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Kebaruan penelitian terletak pada pengkajian simultan pengaruh phubbing dan adiksi media sosial dalam konteks lokal Karawang yang sebelumnya belum banyak diteliti. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman dinamika hubungan interpersonal di era digital, sekaligus menawarkan wawasan praktis bagi pasangan dalam mengelola tantangan ini secara lebih efektif.
SELF DISCLOSURE DI SECOND ACCOUNT INSTAGRAM: PERAN SELF ESTEEM PADA PEREMPUAN GEN Z DI KARAWANG Annisa Farhatun Sholeha; Randwitya Ayu Ganis Hemasti; M. Choirul Ibad
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.2581

Abstract

Fenomena penggunaan second account Instagram oleh perempuan Generasi Z menunjukkan dinamika pengungkapan diri (self-disclosure) yang kompleks dan belum banyak dikaji secara lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-esteem terhadap self-disclosure pada perempuan Gen Z pengguna second account Instagram di Karawang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan populasi perempuan Gen Z berusia 15–28 tahun. Karena jumlah populasi tidak diketahui, penentuan sampel dilakukan menggunakan tabel Isaac & Michael dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh 363 responden melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) yang telah diadaptasi oleh Maroqi (2019) dan skala self-disclosure berdasarkan teori Wheeless & Grotz (1976). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana, didahului oleh uji asumsi klasik yaitu uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji linearitas. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa self-esteem berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-disclosure (β = 0,479; p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 22,9%. Individu dengan self-esteem tinggi cenderung lebih terbuka dalam mengungkapkan informasi pribadi di ruang digital yang dipersepsi aman secara psikologis. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus terhadap second account sebagai ruang ekspresi privat yang belum banyak dikaji, khususnya pada perempuan Gen Z di wilayah semi-urban.
Suasana Hati dan FoMO: Apakah Ini Pemicu Pembelian Impulsif Remaja Pengguna Aplikasi Online Shop? Opah Opah; Lania Muharsih; Yulyanti Minarsih
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.2584

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suasana hati dan FoMO terhadap pembelian impulsif pada remaja pengguna aplikasi online shop di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausalitas dengan sampel sebanyak 208 orang remaja berusia 12-22 tahun. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan alat ukur Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS), Fear of Missing Out Scale (FoMOS), dan Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS). Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa suasana hati dan FoMO terhadap pembelian impulsif memiliki pengaruh sebesar 39,3%. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa suasana hati dan FoMO secara signifikan berpengaruh terhadap pembelian impulsif, dengan nilai signifikansi sebesar 0.000, baik secara parsial maupun simultan. Hal ini menjadi kontribusi baru karena penelitian sebelumnya umumnya hanya meneliti variabel suasana hati dan FoMO secara terpisah, sementara penelitian ini menguji keduanya secara bersamaan.
Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Pembelian Merchandise K-Pop NCT Di Kabupaten Karawang Rachenysa Sahanaya Hutomo; Wina Lova Riza; Dinda Aisha
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.2585

Abstract

Kontrol diri yaitu kapasitas individu untuk mengatur pikiran, emosional, dan tindakan yang diarahkan untuk meraih tujuan jangka panjang, meskipun harus mengorbankan kesenangan sesaat. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengenalisis pengaruh kontrol diri terhadap perilaku konsumtif pada penggemar K-pop di Kabupaten Karawang. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Responden dalam penelitian ini sebanyak 109 responden. Skala yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala (BSCS)  berdasarkan teori De Ridder dkk (2012), dan skala berdasarkan teori Sumartono (2002). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,000, yang mengindikasikan bahwa (Ha) diterima dan (Ho) ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kontrol diri dan perilaku konsumtif pada penggemar K-pop di Kabupaten Karawang.
Stres Akademik Ditinjau dari Prokrastinasi Akademik dan Dukungan Sosial Pada Mahasiswa Tingkat Akhir yang sedang Mengerjakan Tugas Akhir di Universitas X Karawang Mahardika Mulyadin; Nur Ainy Sadijah; Devi Marganing Tyas
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.2588

Abstract

Stres akademik merupakan fenomena psikologis yang kerap dialami mahasiswa tingkat akhir, terutama saat menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. Tekanan akademik, keterbatasan waktu, serta hambatan dalam pengelolaan aktivitas sering kali menjadi faktor yang meningkatkan tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh prokrastinasi akademik dan dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa Universitas X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah probability sampling. Jumlah responden sebanyak 347 mahasiswa. Instrumen penelitian meliputi Perception of Academic Stress Scale (PAS), Tuckman Procrastination Scale (TPS), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap stres akademik, sedangkan dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut menjelaskan 73,49% mempengaruhi stres akademik, sementara 26,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan strategi intervensi yang berfokus pada upaya mengurangi perilaku prokrastinasi serta memperkuat dukungan sosial, sehingga dapat meminimalisasi risiko terjadinya stres akademik yang berkelanjutan pada mahasiswa tingkat akhir.
Pelatihan Mindful Self-Compassion dalam Menurunkan Stres Kerja pada Karyawan PT. Surya Intan Mandiri Laily, Nadhirotul; Islahfiyah Azamal Rohmah
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.3075

Abstract

Stres kerja merupakan permasalahan psikologis yang umum terjadi pada karyawan sektor industri dan berpotensi menurunkan kesejahteraan psikologis serta kinerja kerja. Beban kerja tinggi, tekanan target produksi, dan tuntutan waktu yang ketat menjadi faktor dominan pemicu stres kerja pada karyawan PT. Surya Intan Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan Mindful Self-Compassion (MSC) dalam menurunkan tingkat stres kerja karyawan. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan model one group pretext posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 karyawan bagian produksi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala stres kerja yang mengacu pada konsep Robbins dan Judge. Intervensi MSC diberikan dalam empat tahapan utama, yaitu self-kindness, common humanity, mindfulness, dan self-compassion. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat stres kerja setelah pelatihan MSC (p<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa MSC efektif sebagai intervensi psikologis berbasis kesadaran diri dan kasih sayang terhadap diri dalam menurunkan stres kerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan intervensi kesejahteraan karyawan di lingkungan kerja dengan tekanan tinggi.