cover
Contact Name
Agus Riyanto
Contact Email
agusriyanto105@gmail.com
Phone
+6281227115446
Journal Mail Official
stikesbh03@gmail.com
Editorial Address
STIKES Bhakti Husada Bengkulu Jl. Kinibalu 8 RT. 012 RW. 002 Kebun Tebeng, Ratu Agung Bengkulu 38227 Telp./Fax. 0736-23422, Website : stikesbhaktihusada.ac.id Telp : email:stikesbh03@gmail.com
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
INJECTION: Nursing Journal
ISSN : -     EISSN : 29860377     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
INJECTION: Nursing Journal is published by STIKES BAKTI HUSADA and distributed twice a year. INJECTION: Nursing Journal is dedicated to researchers and academics intent on publishing research, scientific thinking, and other original scientific ideas. INJECTION: Nursing Journal scientific periodical publication on Medical Science and Healthcare Studies issue as a media for information dissemination of research results for lecturer, researcher, and practitioner. The article published in the INJECTION: Nursing Journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. Detailed scopes of articles accepted for submission are: The Journals mission is to promote excellence in nursing and a range of disciplines and specialties of allied health professions. It welcomes submissions from the international academic and health professionals community. The Journal publishes evidence based articles with solid and sound methodology, clinical application, description of best clinical practices, and discussion of relevant professional issues or perspectives. Articles can be submitted in the form of research articles, reviews, case reports, and letters to the editor or commentaries. The Journals priorities are papers in the fields of nursing. Relevant articles from other disciplines of allied health professions may be considered for publication.
Articles 85 Documents
PENGARUH SWEDISH MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIMPANG PERIUK KOTA LUBUK LINGGAU Esning Haryadi; Nunu Harison; Feny Marlena
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.684 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Swedish massage dengan teknik effleurage, petrissage/kneding mempengaruhi sistem saraf parasimpatis yang dapat menimbulkan respon relaksasi. ketika tubuh relaksasi, menandakan penurunan hormon kortisol yang berperan terhadap stres serta berpengaruh terhadap sirkulasi darah. manfaat swedish massage dapat mengurangi tingkat metabolisme dan oksigen berlebihan, menurunkan tekanan darah pada hipertensi dan menurunkan irama jantung. Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya lansia yang memiliki tekanan darah tinggi di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuk Linggau. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahui pengaruh swedish massage terhadap tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuk Linggau. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental design menggunakan pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Nilai rata-rata tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan sesudah dilakukan swedish massage adalah 152,93 mmhg/ 98,20 mmhg dan 143,20 mmhg/91,20 mmhg. Disimpulkan ada pengaruh swedish massage terhadap tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi (p = 0,000). Simpulan : Diharapkan hasil penelitian ini dapat menyediakan panduan dan standar praktek swedish massage atau SOP sehingga tindakan swedish massage dapat dilakukan oleh siapapun khususnya oleh perawat. Kata Kunci : Swedish Massage, Tekanan Darah, Hipertensi
HUBUNGAN PRILAKU CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ZAINAL ARIFIN KOTA BENGKULU Septi Andrianti; Feny Marlena
INJECTION : Nursing Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.814 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Perilaku Caring perawat sangat penting dalam memenuhi kepuasan pasien, hal ini menjadi salah satu indikator kualitas pelayanan di sebuah rumah sakit. Perawat adalah orang yang menjadi salah satu kunci dalam memenuhi kepuasan pasien. Rumusan masalah masih adanya pasien rawat inap menyatakan kurang puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat. Tujuan penelitian diketahui hubungan perilaku caring dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Zainal Arifin Kota Bengkulu .Metode : Desain penelitian dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 91 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariate dengan uji chi- square.Metode :Hasil penelitian terdapat 51,6% responden mendapatkan prilaku caring yang kurang baik dari perawat dan 36,3% menyatakan kurang puas terhadap pelayann di  RS.Zainal Arifin. Hasil uji chi –square nilai p 0,000 (p<0,05) artinya ada hubungan perilaku caring dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Zainal Arifin.Simpulan :Saran pihak membuat program pelatihan untuk meningkatkan pengarhuan dan perilaku caring perawat sehingga tingkat kepuasan meningkat.Kata kunci : Caring, Kepuasan
PENGARUH LATIHAN PASIF EKSTREMITAS BAWAH TERHADAP PERCEPATAN BROMAGE SCORE PADA PASIEN POST OPERASI APENDIKTOMI DI RUANG PULIH SADAR RUMAH SAKIT HARAPAN DAN DOA (RSHD) KOTA BENGKULU Poppy Wulandari; Shinta Shinta; Septi Andrianti
INJECTION : Nursing Journal Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.881 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Bromage Score, yaitu indikator dengan pencapaian kemampuan penggerakan tangkai bawah. Latihan  ekstremitas  bawah yang baik  akan  meningkatkan  kemampuan  penggerakan  kaki sehingga   akan   meningkatkan   pemulihan   fungsional   pasca   anestesi.   Prosedur   tetap pemindahan pasien post operasi appendiktomi dari Ruang Pulih Sadar ke bangsal didasari dengan penilaian Bromage Score. Pasien yang mendapatkan nilai kurang dari 2 Bromage Score akan dipindahkan ke bangsal. Rumusan masalah penelitian adalah masih lambatnya bromage score pada pasien post operasi di Ruang Pulih Sadar Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu Tujuan umum penelitian ini adalah diketahui pengaruh latihan pasif ekstremitas bawah terhadap percepatan bromage score pada pasien post operasi apendiktomi di Ruang Pulih Sadar Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota BengkuluMetode: : Penelitian menggunakan desain quasi experimentaldesign.Penelitian dilakukan pada tanggal 25 Mei- 10 Juni 202 dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang.Analisis data menggunakan uji statistik WilcoxonHasil : Hasil penelitian didapatkan rata – rata bromage score sebelum diberikan latihan pasif yaitu 2,70 dan sesudah latihan pasif yaitu 0,60. Hasil uji statistic p value 0,005 (p < 0,05).Simpulan : Simpulan terdapat pengaruh latihan pasif terhadap bromage score pada pasien post operasi di Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu. Saran hendaknya perawat terus melakukan latihan pasif  pada pasien post operasiKata Kunci : Bromage Score, Latihan Pasif ABSTRACT Background : Bromage  Score,  which  is  an  indicator  of  the  achievement  of  the  lower   stalk locomotion  ability. Good lower extremity  exercise will increase the ability to move the legs so that it will improve functional  recovery  after anesthesia.  The standard procedure  for transferring  postoperative  appendectomy  patients  from the recovery room to the ward is based on the Bromage Score assessment. Patients who score less than  2  Bromage  Score  will  be  transferred  to  the  ward.  The  formulation  of  the research problem is that the bromage score is still slow in postoperative  patients in the Recovery Room of Harapan and Prayer Hospital (RSHD) Bengkulu City. Hope and Prayer Hospital (RSHD) Bengkulu CityMethod :The study used a quasi-experimental  design. The study was conducted on May  25- June  10,  202  with  a  total  sample  of  10  people.  Data  analysis  used  Wilcoxon statistical test.Results:The results showed that the average bromage score before passive training was 2.70 and after passive exercise was 0.60. Statistical test results p value  0.005 (p < 0.05) Conclusion : Conclusion is  effect of passive exercise on bromage score in postoperative patients at Harapan and Doa Hospital, Bengkulu City. Suggestions should nurses continue to do passive exercises on postoperative patientsKeywords : Bromage Score, Passive Exercise
PENGARUH MASSAGE TEKNIK EFFELURAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIMPANG PERIUK Marifat Setiyowati; Dita Amita; Miki Kurnia Fitrizah
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.226 KB)

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang harus diwaspadai. Masalahh penelitiann adalahh masihh tingginyaa kasus hipertensi di Puskesmas Simpang Periuk. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh massage teknik effleurage terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode : Jenis penelitian yang digunakan pre-experimental. Populasi sebanyak 416 orang dan sampel sebanyak 25 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data univariat dan bivariat dengan metode statistik shapiro wilk dan uji t. Hasil penelitian nilai rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum diberikan massage teknik effleurage adalah 152,80 mmHg dan 95,56 mmHg. Nilai rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sesudah diberikan massage teknik effleurage yaitu 147,76 mmHg dan 90,76 mmHg. Adanya pengaruh masage teknik effleurage terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Simpang Periuk dengan hasil p value 0,000. Simpulan : Bagi tenaga kesehatan khususnya perawat di Puskesmas Simpang Periuk dapat memberikan penyuluhan dan sosialisasi terhadap massage teknik effleurage ini sebagai terapi alternative terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi Kata kunci : Massage teknik effleurage, tekanan darah, hipertenisi.
HUBUNGAN FUNGSI PENGAWASAN KEPALA PUSKESMAS DENGAN PENERAPAN PATIENT SAFETY CULTURE DI PUSKESMAS SUKAMERINDU KABUPATEN SELUMA Koko Andoyo; Feny Marlena; Angga Nugraha
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.839 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Budaya keselamatan pasien (Patiens Safety Culture) adalah merupakan hasil dari nilai-nilai, sikap, persepsi, kompetensi, dan pola perilaku individu maupun kelompok yang menentukan komitmen terhadap kemampuan manajemen pelayanan kesehatan maupun keselamatan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah masih ada perawat yang tidak menerapkan patient safety culture. Tujuan penelitian adalah diketahuinya Hubungan Fungsi Pengawasan Kepala Puskesmas Dengan Penerapan Patient Safety Culture Di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan menggunaka desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kesehatan di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Total Populasi Sampling yaitu 36 responden. Hasil : Hasil penelitian didapatkan hampir sebagian dari responden yaitu 12 orang (33,3%) menyatakan fungsi pengawasan Kepala Puskesmas yang kurang baik, hampir sebagian dari responden yaitu 15 orang (41,7%) menerapkan patien safety dengan kurang baik, Analisis Chi-Square diperoleh nilai p-value=0,012 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan fungsi pengawasan kepala puskesmas dengan penerapan patient safety culture di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma. Simpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan fungsi pengawasan kepala puskesmas dengan penerapan patient safety culture di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma. Saran penelitian, diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi data pada peneliti selanjutnya, untuk mengembangkan penelitian tentang fungsi pengawasan Kepala Puskesmas dan penerapan patient safety culture Di Puskesmas Sukamerindu Kabupaten Seluma. Kata kunci : Fungsi Pengawasan Kepala Puskesmas, Penerapan Patient Safety Culture
PENGARUH TERAPI PERNAFASAN BUTEYKO TERHADAP PENURUNAN GEJALA ASMA DI PUSKESMAS AIR BELITI KABUPATEN MUSI RAWAS Fajar Erlia; Yeni Eliyanti; Angga Nugraha
INJECTION : Nursing Journal Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.274 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Salah satu metode yang dikembangkan untuk memperbaiki cara bernapas pada pasien asma adalah teknik olah napas. Teknik olah napas ini dapat berupa olahraga aerobik, senam, dan teknik pernapasan. Kekambuhan pada penderita asma setiap tahun mengalami peningkatan tahun 2019 sebanyak 29 orang, tahun 2020 sebanyak 32 orang dan tahun 2021 sebanyak 46 orang. Masalah pada penelitian masih adanya penderita asma yang belum mengetahui cara penurunan gejala asma di Puskesmas Air Beliti Kabupaten Musi Rawas. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh terapi pernafasan Buteyko terhadap penurunan gejala asma di Puskesmas Air Beliti Kabupaten Musi Rawas.Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini pre experimental design.Populasi pada penelitian sebanyak 46 orang dengan julam sampel 15 orang dengan Teknik pengambilan sampel consecutivate sampel. Pengmbilan data secara pre dan post. Uji statistik paired sampel t – test.Hasil : Hasil penelitian didapatkan rata – rata gejala asma sebelum yaitu 15,67dan setelah terapi buteyko 22,70. Hasil uji statistic p value 0,0001 (p< 0,005).Simpulan : Simpulan ada pengaruh teknik pernafasan Buteyko terhadap penurunan gejala asma di Puskesmas Air Beliti Kabupaten Musi Rawas.Saran referensi tambahan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam memberikanedukasi kepada pasien asma yang kurang terkontrolKata Kunci : Asma, Terapi Buteyko ABSTRACT Background : One of the methods developed to improve the way of breathing in asthmatic patients is breathing technique. This breathing technique can be in the form of aerobic exercise, gymnastics, and breathing techniques. Recurrence in asthma sufferers has increased every year in 2019 as many as 29 people, in 2020 as many as 32 people and in 2021 as many as 46 people. The problem in this study is that there are still asthmatics who do not know how to reduce asthma symptoms at the Air Beliti Health Center, Musi Rawas Regency. The purpose of the study was to determine the effect of Buteyko's respiratory therapy on reducing asthma symptoms at the Air Beliti Health Center, Musi Rawas Regency.Methods : The method used in this study was pre-experimental design. The population in the study was 46 people with a sample of 15 people with a consecutivate sampling technique. Pre and post data collection. statistical test paired sample t – test.Results : The results showed that the average of asthma symptoms before was 15.67 and after Buteyko therapy was 22.70. The results of the statistical test p value 0.0001 (p < 0.005).Conclusion :The conclusion is that there is an effect of Buteyko's breathing technique on reducing asthma symptoms at the Air Beliti Health Center, Musi Rawas Regency.Suggestions for additional references as independent nursing interventions in providing education to patients with asthma who are poorly controlledKeywords : Asthma, Buteyko Therapy
EFEKTIFITAS HIPNOTERAPI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG PERIUK Nadi Aprilyadi; Dita Amita
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.866 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan masalah utama kesehatan di dunia, bahkan prevalensinya meningkat pertahunnya. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah maupun tenaga kesehatan untuk menekan angka kesakita hipertensi baik farmakologi maupun non-farmakolog seperti hipnotherapy. Tujuan dari penelitian ini mengetahui efektifitas terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode : Metode yang digunakan adalah quasy experiment dengan desain one group pra post test. Total dari populasi adalah 45 orang yang merupakan pasien hipertensi. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 16 responden penderita Hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi maupun eksklusi. Penelitian dilakukan pada bulan 19 April-19 Mei 2021 di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Periuk. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan lebih dari separoh pasien Hipertensi berusia 60-70bsebanyak 12 (75%) orang tahun dengan Jenis kelamin lebih dari separoh yaitu 11 orang (68,7%). Rerata tekanan darah pada pre yaitu sistol median 160 mmHg (SD 23,013), diastol median 130 mmHg (SD 8,944) dan post yaitu sistol median 90 mmHg (SD 14,083), diastol median 80 mmHg (83,75). Berdasarkan hasil uji bivariat menggunakan uji wolcoxon karena data tidak berdistribusi dengan normal. hasil uji tersebut pada sistol antara pre dan post didapatkan p value 0,000 dan diastol pre dan post didapatkan 0,026. Kesimpulan: maka berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh hypnoterapi terhadap perubahan tekanan darah baik pada sistol maupun diastol. Sehingga didapatkan intervensi hipnoterapi cukup efektif digunakan untuk menurukan tekanan darah. Simpulan : Saran yang dapat diberikan peneliti, agar pusat pelayanan kesehatan di masyarakat dapat menggunakan tindakan secara berdampingan dengan profesi lain agar emdapatkan hasil pelayanan yang optimal. Kata Kunci: Hynoterapi, Tekanan darah, Hipertensi
PENGARUH SENAM DIABETES MELITUS TERHADAP PROFIL LIPID KLIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT DR. SOBIRIN KABUPATEN MUSI RAWAS Yusiyana Yusiyana; Miki Kurnia Fitrizah; Nunu Harison; Angga Nugraha
INJECTION : Nursing Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.64 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Aktivitas fisik merupakan salah satu pilar penatalaksanaan DM, berdasarkan keterangan tersebut maka dapat dikatakan bahwa salah satu solusi untuk menurunkan kadar gula darah adalah dengan melakukan olahraga seperti senam. Masalah penelitian adalah terjadinya peningkatan jumlah kunjungan pasien DM 2. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh senam diabetes melitus terhadap profil lipid klien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Dr.Sobirin Kabupaten Musi Rawas.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperiment. Populasi sebanyak 185 orang dan sampel penelitian sebanyak 10 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan data primer.Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik uji t pada taraf signifikansi 0,05.Hasil : Ada pengaruh senam diabetes terhadap profil lipid (kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL) pada klien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas dengan profil lipid kolesterol dengan nilai p = 0,009, berarti p < 0,05 (α), profil lipid trigliserida dengan nilai p = 0,036, berarti p < 0,05 (α), profil lipid HDL dengan nilai p = 0,038, berarti p < 0,05 (α) dan profil lipid LDL dengan nilai p = 0,019, berarti p < 0,05 (α).Simpulan : Bagi Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas dapat menjadikan SOP senam diabetes sebagai aplikasi kepada pasien dengan DM tipe 2.Kata Kunci : Senam Diabetes Mellitus, Profil Lipid, Diabetes Mellitus Tipe 2. ABSTRACT.Background : Acupressure is a way of treatment by providing stimulation of emphasis (massage) at Physical activity is  one of the pillars of DM management, based on this information it can be said that one solution to lower blood sugar levels is to do sports such as gymnastics. The research problem is the increase in the number of visits by DM 2 patients. The aim of the study was to determine the effect of diabetes mellitus exercise on the lipid profile of clients with type 2 diabetes mellitus at Dr. Sobirin Hospital, Musi Rawas Regency. Method : The type of research used is pre-experimental. The population is 185 people and the research sample is 10 people. The type of data used in this research is using primary data. Data analysis in this study used t-test statistics at a significance level of 0.05. Result : The average lipid profile (total cholesterol, triglycerides, LDL, and HDL) after diabetes exercise in type 2 diabetes mellitus clients at Dr. Hospital. Sobirin, Musi Rawas Regency, namely cholesterol 221.20, triglycerides 215.20, HDL 50.20 and LDL 121.50. There is an effect of diabetes exercise on lipid profiles (total cholesterol, triglycerides, LDL, and HDL) in type 2 diabetes mellitus clients at Dr. Hospital. Sobirin, Musi Rawas Regency with cholesterol lipid profile with p value = 0.009, meaning p < 0.05 (α), triglyceride lipid profile with p value = 0.036, meaning p < 0.05 (α), HDL lipid profile with p value = 0.038, meaning p < 0.05 (α) and LDL lipid profile with p value = 0.019, meaning p < 0.05 (α) Conclusion : For Dr. Hospital. Sobirin Musi Rawas Regency can make diabetes exercise SOPs as an application for patients with type 2 DM.Keywords: Diabetes Mellitus Exercise, Lipid Profile, Type 2 Diabetes Mellitus
PENGARUH MOTOR RELEARNING PROGRAME (MRP) TERHADAP KEMAMPUAN ACTIVITY OF DAILY LIVING PADA PASIEN PASCA STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG REHABILITASI MEDIK RSUD DR. M. YUNUS BENGKULU Fitri Fourwati; Fourni Ardiansyah
INJECTION : Nursing Journal Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.786 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Pasien pasca serangan stroke yang bertahan hidup memiliki keterbatasan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari secara mandiri. stroke memiliki dampak besar terhadap kemampuan pasien dalam melakukan ADL. Teknik Motor Relearning Programme (MRP) lebih dipilih karena dianggap lebih cepat dalam perbaikan motorik pasien paska stroke. Masalah dalam penelitian ini adalah pasien pasca stroke banyak yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan Activity Of Daily Living nya di ruang rehabilitasi medik RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahui pengaruh Motor Relearning Programe (MRP) terhadap kemampuan activity of daily living pada pasien pasca stroke non hemoragik di ruang rehabilitasi medik RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Metode : Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental design menggunakan pre dan post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, uji statistik yang digunakan uji T. Nilai rata-rata activity of daily living (adl) sebelum dan sesudah dilakukan motor relearning programe (mrp) pada pasien pasca stroke non hemoragik adalah 41 dan 70. Disimpulkan ada pengaruh motor relearning programe (mrp) terhadap kemampuan activity of daily living pada pasien pasca stroke non hemoragik (p = 0,000). Simpulan : Diharapkan dari hasil penelitian ini bagi fisioterapis di Poli Rumah Sakit untuk memilih modalitas terapi latihan MRP sebagai salah satu modalitas terpilih untuk meningkatkan kemampuan ADL pada pasien post stroke. Disarankan kepada fisioterapis yang ada di Poli Rumah Sakit untuk memberikan edukasi kepada pasien mengenai penggunaan alat bantu (tripot). Kata Kunci : Motor Relearning Programe (MRP), Activity Of Daily Living, Stroke Non Hemoragik
PENGARUH MASSASE AROMA TERAPI MINYAK ZAITUN TERHADAP NYERI DISMENORE PADA MAHASISWI TINGKAT I DAN II PRODI DIII KEBIDANAN STIKES TRI MANDIRI SAKTI BENGKULU Jumita Jumita; Lezi Yovita Sari; Yeni Nuraeni
INJECTION : Nursing Journal Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.804 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Nyeri haid atau dismenore adalah menstruasi yang terasa nyeri mencapai puncak dalam waktu 48 jam sampai 72 jam. Gejalanya seperti lemah, nyeri di sekitar perut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massase aroma terapi minyak zaitun terhadap nyeri dismenore pada mahasiswi tingkat I dan II prodi DIII kebidanan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu.Metode : Penelitian ini menggunakan pre eksperimen dalam satu kelompok (one group pre-post test design) variable dependen nyeri sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan. Populasi dalam penelitian  ini adalah mahasiswi tingkat I dan II kebidanan yang mengalami dismenore pengambilan sample dilakukan dengan teknik accidental sampling berjumlah 41 orang mahasiswi yang mengalami dismenore.Hasil : Hasil penelitian: (1) Pada 41 orang pada mahasiswi kebidanan tingkat I dan II yang mengalami dismenore sebelum  dilakukan massase aroma terapi minyak zaitun didapat skala nyeri rata-rata 5,73 dengan standar deviasi 1,450. (2) Pada 41 orang pada mahasiswi kebidanan tingkat I dan II yang mengalami dismenore setelah dilakukan massase aroma terapi minyak zaitun didapat skala nyeri rata-rata 5,00 dengan standar deviasi 1,414. (3) Terdapat pengaruh massase aroma terapi minyak zaitun terhadap nyeri dismenore pada mahasiswi tingkat I dan II Prodi DIII Kebidanan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu.Simpulan : Diharapkan dapat mengadakan riset pengembangan untuk pengabdian masyarakat dalam meningkatan ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang penggunaan terapi massase aroma terapi minyak zaitun terhadap nyeri dismenoreKata kunci : Dismenore, Massase, Minyak Zaitun