cover
Contact Name
Vici Sofianna Putera
Contact Email
schema@unisba.ac.id
Phone
+6281324544980
Journal Mail Official
schema@unisba.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung Jl. Tamansari No. 1 Gd. K. H. Mutaqien Lt 1 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Schema: Journal of Psychological Research
ISSN : 25810723     EISSN : 25810731     DOI : DOI: https://doi.org/10.29313/schema.v0i0
Core Subject : Social,
Schema : Journal of Psychological Research publishes academic research articles on theoretical and applied studies and focuses on Psychology with the following scope : Broken Home, Organizational Culture, Celebrity Worship, Delinquency, Early Adulthood, Work Discipline, Social Support, Health belief, Parasocial Interaction, Early Childhood Independence, Maturity Career, Job Satisfaction, Organizational Commitment, Obesity, Parasocial Relationship, Peak Performance, Character Education, Self Adjustment, Marriage Adjustment, Parenting, Learning Achievement, Psychological Well-Being, Religiosity, Late Adolescence, Self Esteem, Self regulation, Taaruf . This journal is published by UPT Publikasi Ilmiah UNISBA. Articles submitted to this journal will be processed online and using a double blind review by at least two reviewers.
Articles 94 Documents
Pengaruh Beban Kerja dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Paramedis Perawat Gianita Yulia Lestari
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 7 No. 1 Mei 2022
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.451 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.11042

Abstract

Observasi peneliti di lapangan menemukan terdapat keluhan – keluhan pegawai mengenai beban kerja dan kompensasi yang dilaksanakan di RSUD Soreang serta kurangnya kepuasan kerja pegawai di RSUD Soreang. Beban Kerja berpengaruh terhadap Kompensasi yang diberikan kepada paramedis perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beban kerja yang terjadi di RSUD Soreang Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan yakni analisis regresi yakni untuk menilai pengaruh antara variabel. Responden diambil secara acak sederhana dengan jumlah sampel 99 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner beban kerja, kompensasi dan kepuasan kerja. Penelitian ini akan menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara variabel beban kerja terhadap kepuasan kerja memiliki hubungan yang signifikan kuat. Selanjutnya variabel  kompensasi berpengaruh signifikan kuat kepada kepuasan kerja.Sedangkan secara simultan terdapat pengaruh cukup kuat.
CHARACTER STRENGTH PADA ATLET PENYANDANG TUNA DAKSA DI NPCI KOTA BANDUNG Anandya Ikhwan Muttaqin; Endang Supraptiningsih
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.301 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1810

Abstract

NPCI (National Paralympic Comitee Indonesia) Bandung adalah wadah keolahragaan Penyandang cacat indonesia dikota Bandung. Salah satu kegiatan olahraga yang dibina oleh NPCI Kota Bandung adalah kegiatan olahraga penyandang Tuna daksa. Terdapat 10 orang atlet yang sampai saat ini aktif berlatih dan mengikuti berbagai macam pertandingan di NPCI Kota Bandung. Dalam proses latihan dan pertandingan para atlet biasanya mendapatkan tuntutan-tuntutan serta resiko-resiko tertentu yang harus mereka hadapi. Walaupun demikian mereka tetap bertahan dan selalu berusaha untuk mengatasi kendala yang ada serta tetap berlatih dan bertanding semaksimal mungkin agar mampu memperoleh prestasi yang baik. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya kekuatan karakter (Character Strength). Seligman (2004) menyatakan bahwa Character Strength merupakan karakter positif yang membawa perasaan positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan Profil Kekuatan Karakter (Character Strength) pada Atlet Penyandang Tuna daksa di NPCI Kota Bandung.Hasil Penelitian menunjukkan Atlet penyandang Tuna daksa di NPCI Kota Bandung memiliki lima Kekuatan Karakter (Character Strength). Kelima Kekuatan Karakter tersebut adalah Bravery, Spirituality, Persistence, Self Regulation,dan Gratitude.
Hubungan Hardiness dengan Stres Akademik (Studi Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas X Program Studi Profesi Dokter (PSPD) di Kota Bandung) Muhamad Iqbaal Ramadhan; Yuli Aslamawati
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 6 No. 2 November 2021
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.719 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.5670

Abstract

Selama menjalankan Program Studi Profesi Dokter (PSPD) di Universitas X, mahasiswa menerima berbagai macam stimulus berupa situasi akademik yang dapat menimbulkan stres. Terdapat mahasiswa menilai bahwa situasi akademik yang diterima merupakan suatu bencana atau hambatan dalam mencapai tujuan. Sedangkan beberapa mahasiswa lainnya menilai bahwa situasi akademik yang diterima merupakan kesempatan untuk menjadi dokter yang lebih berkompeten. Penilaian individu terhadap situasi akademik sebagai sebuah tantangan, kemampuannya dalam mengendalikan emosi, serta keterlibatan mahasiswa inilah yang nantinya membentuk karakteristik hardiness dalam diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara hardiness dengan stres akademik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan 71 Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter (PSPD) di Universitas X sebagai sampel. Alat ukur yang digunakan adalah Revised Academic Hardiness Scale (RAHS) yang diadaptasi oleh Benishek (2001) dan stres akademik dari Gadzella (1991). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi antara hardiness dengan stres akademik adalah -0.504 dan koefisien signifikansi sebesar 0.000. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat, signifikan, dan negatif antara hardiness dengan stres akademik.
HUBUNGAN SUPPORT ORANG TUA DENGAN EKSPLORASI DAN KOMITMEN AREA PEKERJAAN Sulisworo Kusdiyati
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 1 No.2 Januari 2009
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2947.962 KB) | DOI: 10.29313/schema.v1i2.2494

Abstract

One importan task must be achieved by late adolescent is achieving ego identity in almost all area of life, mainly in vocational area/domain. In fact, most undergraduated students of Psychology Departement in Bandung Islamic University didn’t have any certain description about their career planning. They also showed little effort in exploring career informations. They came from the family background that parents didn’t urge them to think about their career planning before they had finished their study.This research is on “The Correlation between the Parent’s Support with The Exploration and The Commitment in Vocational Domain”. The aim of this research is to clarify the role of parent’s support in identity building of late adolescent in vocational domain. The building identity of late adolescent is studied through exploration and commitment done by late adolescent in the planning work.This research is a correlational research which done to study a correlation between the parent’s support with the exploration and commitment in vocational domain. The research subject of this study were undergraduated students from Psychology Departement in Bandung Islamic University. By using the Purposive Sampling technique, be gained 91 students which suitable with the criterias. The data are collected by using questionnaires for parent’s support, exploration of vocational domain and commitment.The data gained are analyzed by Spearman Rank Order Coefficient of Correlation. The result are : 1) there is a significant correlation between parent’s support with the exploration (rs = 0.308, p = 0.002) there is a significant correlation between parent’s support with the commitment (rs = 0.355, p = 0.000). The result of this research also showed there is a significant correlation between the emotional support with the exploration (rs = 0.309, p = 0.001), esteem support with the exploration (rs = 0.255, p = 0.007), informational support with the exploration (rs = 0.331, p = 0.001), tangible support with the exploration (rs = 0.184, p = 0.040). These results showed that the emotional support, esteem support, informational support and tangible support contribute positively to the exploration in vocational domain. The informational support gave the most contribution for the exploration (d = 11%), followed by the emotional support (d = 9.5%), esteem support ( d= 6.5%) and tangible support (d = 3.38%).Also, there is a significant correlation between the emotional support with the commitment (rs = 0.313, p = 0.001), esteem support with the commitment (rs = 0.336, p = 0.001), informational support with the commitment (rs = 0.382 , p = 0.000), and between the tangible support with the commitment (rs = 0.293, p = 0.002). These showed that the emotional support, esteem support, informational support and tangible support contribute positively to the commitment in vocational domain. The informational support gave the most contribution to the commitment (d = 14.6 %), followed by esteem support (d = 11.3%), emotional support (d = 9.7) and tangible support (d = 8.6%).It can be concluded that parent’s support contributes positively to the exploration and the commitment in vocational domain.
Apakah Penjara Menjadikan Narapidana Remaja Berperilaku Agresif Milda Yanuvianti; Sulisworo Kusdiyati; Anita Cameliana
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 2 No.1 Januari 2011
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4379.61 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.2480

Abstract

The presence of convicts (prisoners) in prisons tend to be associated with the growing likelihood of aggressive behavior of prisoners who have been previously owned. According Kornadt (1981), aggressive behavior occurs because the interaction of individual external factors, namely unpleasant condition with internal factors, namely the motive for aggression. The purpose of this study to describe the behavior of aggression and dynamics based on the concept of aggression proposed by Kornadt (1981). The subjects of this study was 30 teenagers who are prison inmates Rutan Kebon Waru, Bandung. Data obtained using measuring devices, such as: Behavior Aggression Questionnaire which is based on behavioral theory of aggression from Kornadt (1981), Aggression Questionnaire Motive System or SAS from Kornadt, and the results of semi-structure interviews to find out how the inmates live up to the negative affect felt. The results revealed that aggressiveness occurs in adolescent inmates Rutan Kebon Waru residents, Bandung. Aggressive behavior is triggered by negative affective appreciation, a sense of angry, disappointed, annoyed, sourced from a physical condition such as prisons: prisoners are cramped space, lack of ventilation, poor sanitation, to food menus that do not meet nutritional standards. Another source of negative affect comes from a fellow prisoner of mockery, extortion and subsequent negative penggencetan. Afek enable prisoners and the motive of aggression on aggressive behavior occurs, with the goal of a fellow prisoner. Form of aggressive behavior that most often arise and are mostly done is verbal aggression., physical aggression, while a smaller percentage of its appearance. This is presumably related to finding that the combination of motive system aggression in inmates of Rutan Kebon Waru Bandung, is specific, ie, although the motives of high aggression, but aggression is also high barriers. Cultural factors are suspected as a factor influencing the low behavioral aggression in adolescent inmates need to be further investigated.
Program Peningkatan Resilience pada Orang Tua yang Memiliki Anak Pecandu Narkoba Suhana Suhana
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 5 No. 2 November 2019
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.496 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.4434

Abstract

S u h a n a. Curriculum design to improve parent Resilience with drugs abuser children (case study for parents with drugs abuser children in Inabah Suryalaya boarding school Tasikmalaya). Children is the greatest of gift for all parents, if the children sick, parent will arxious and doing things to make batter for the children, parents will also feel very proud if the children succeed. Now a days, drugs is threatening tenage and adults. Base on new fact from BNN, the last five years the use of drugs improving 3617 in 2001 become 17355 in 2005 or 34,4% per year or 20 case each day. The death of drugs abuser 15 about 41 people dies each day or almoust 2 people dies in each hour. It is not easy to have children who have drugs problem. The parents need to have resilience in dealing with adversity from the problem. The research question is " what kind of effective curriculum design to enhance parents resilience with drugs abuser children ?". The research subject is 5 parents who meets cnteria In order to answer the question, the research divide inti three activrty : I st activity is the measurement of resilience acmed to discover resilience is profile of thr subject through interview and quesionaire baout resilience from Karen Reivich and Andrew Shatte (2002) base on 7 skilis. 2nd activity is assessment in risks factors and the results is the percentage from the risks factor that influence parents resilience as the research subject 3rd activity, designing curriculum to enhance the resilience. The rcsult base from 2nd activity is the low resilience, causing by high level of anxiety in subject. Base on this fact the curriculum design is base on cognitive approach. Rational-Emotive Theraphy from Atbert Ellis is the basic theory to design curriculum. The second highest risk is the parents have less knowladge about the children shengh and weakness also dont have enough knowladge about addiction, because of this fact that's the curriculum is aimed to improve parents skill through active listening.
Hubungan Antara Tipe Kepribadian Dengan Perilaku Agresi Pada Narapidana Kasus Pembunuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Sukamiskin Bandung Eni Nuraeni; Ari Wulandari
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 2 No.2 Juni 2011
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6227.02 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.2485

Abstract

Orang yang melakukan pembunuhan dapat dikatakan telah berperilaku agresi, karena orang tersebut secara sengaja menyakiti orang lain secara fisik, yaitu menghilangkan nyawa korbannya. Di Lapas Sukamiskin sering terjadi pertengkaran narapidana, begitu pula dengan narapidana kasus pembunuhan, baik pertengkaran fisik, maupun pertengkaran secara verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji seberapa erat hubungan antara tipe kepribadian berdasarkan teori Eysenck dengan perilaku agresi pada narapidana kasus pembunuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Sukamiskin Bandung. Metoda yang digunakan korelasional, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan alat ukur tipe kepribadian dari Eysenck dan alat ukur yang diskontruksi berdasarkan teori Berkowitz. Hasilnya terdapat korelasi yang tinggi antara tipe kepribadian dengan perilaku agresi pada narapidana kasus pembunuhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 di Sukamiskin Bandung.
PENYUSUNAN CORE COMPETENCY PADA PERUSAHAAN BERBASIS NILAI KEISLAMAN Rizka Dara Vonna; Annisa Miranti Nurendra
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 4 No. 2 November 2018
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.256 KB) | DOI: 10.29313/schema.v4i2.4166

Abstract

Core competency diperlukan sebagai upaya menciptakan sebuah keunggulan yang akan membedakan perusahaan dengan kompetitor. Penelitian ini bertujuan melakukan sebuah intervensi dengan membangun kompetensi inti pada perusahaan fashion muslim X Bandung. Dengan latarbelakang budaya organisasi yang memiliki nilai-nilai inti yang dijalankan seperti nilai-nilai islami yang diterapkan maka akan dapat diperkuat dengan meningkatkan skill dan pengetahuan karyawan dengan adanya kompetensi yang ada. Desain penelitian adalah action research, dengan metode pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT X mampu mengelola lebih baik sumberdaya manusia dengan mengetahui kompetensi-kompetensi karyawan yang ada. Core competency juga dapat mendukung nilai-nilai inti atau core value yang dijalankan.
Profil Mutu Lembaga PAUD Nonformal Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut Safrudin, Irfan; Halimi, Agus; Daryana, Andepi
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 7 No. 2 November 2022
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.566 KB) | DOI: 10.29313/schema.v7i2.11037

Abstract

Beragamnya performance mutu 12 lembaga PAUD non formal di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut setelah akreditasi mencerminkan kualitas mutu lembaga PAUD yang dikelolanya. Kriteria tentang pengelolaan dan penyelenggaraan PAUD di seluruh wilayah hukum  Negara Kesatuan Republik Indonesia telah diatur berdasarkan  Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia  no 137 tahun 2013  tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini yang meliputi delapan standar nasional PAUD yang harus terdokumentasikan lengkap, sesuai dengan pedoman standar nasional PAUD, serta terimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas mutu lembaga PAUD  non formal di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut sebelum dan setelah diakreditasi. Melalui analisis data dan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (t test)  maka dihasilkan profil mutu lembaga PAUD non formal di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut dan adanya pengaruh nilai mutu sebelum akreditasi terhadap nilai mutu setelah akreditasi.
Nilai- Nilai Budaya Dalam Manajemen Konflik (Orientasi Tujuan, Pencapaian Tujuan, dan Keputusan Taktis) Ihsana Sabriani Borualogo
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 1 No.1 Juli 2001
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2972.377 KB) | DOI: 10.29313/schema.v1i1.2649

Abstract

Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan penting dalam budaya mengenai tujuan dan taktik yang digunakan oleh responden pada konflik int erpersonal. Sejalan dengan temuan sebelumnya pada masyarakat individualistik dan kolektivistik, ditemukan bahwa responden Jepang lebih mempertimbangkan pencapaian hubungan sosial dan memilih avoidance tactics. Sedangkan responden Amerika Iebih menunjukkan tercapainya keadilan dan memilih assertive tactics. Sebagian besar responden memiliki sejumlah tujuan dalam situasi konflik. Hipotesis mengenai cultural efficacy theory bahwa individu belajar keterkaitan antara taktik dan tujuan dalam situasi konflik dalam konteks budaya mereka tidak mendapat dukungan. Responden Jepang dan Amerika menunjukkan kesamaan harapan mengenai keterkaitan tujuan dan taktik

Page 3 of 10 | Total Record : 94