cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 933 Documents
Analisis Tantangan Strategis Pemasaran Industri Pupuk Cair di Era Digital: Sintesis Literatur Menuju Strategic Marketing Challenges Framework Mukhtar Galib; A. Rafiuddin Syah; Hikmah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13006

Abstract

  Transformasi digital dan adopsi teknologi informasi telah menggeser paradigma persaingan industri agribisnis dari pemasaran berorientasi produk menuju penciptaan nilai pelanggan. Industri pupuk cair menghadapi kompleksitas persaingan baru yang dipicu oleh homogenitas formulasi produk, pergeseran perilaku pencarian informasi petani, serta penurunan tingkat kepercayaan terhadap klaim digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan strategis pemasaran pupuk cair di era digital serta menyusun suatu kerangka konseptual yang integratif. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan sintesis kualitatif dari 42 artikel ilmiah bereputasi rentang tahun 2021-2025, penelitian ini menghasilkan Strategic Marketing Challenges Framework. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pemasaran pupuk cair di era digital ditentukan oleh kemampuan mengelola lima dimensi tantangan strategis secara simultan, yaitu: product commoditization, digital trust deficit, value-based competition, omnichannel marketing integration, dan relationship-based marketing. Kelima dimensi ini berperan sebagai pemicu utama dalam membentuk customer value dan brand trust yang berimplikasi pada pencapaian keunggulan bersaing yang berkelanjutan (sustainable competitive advantage). Implikasi praktis penelitian ini menuntut pelaku industri pupuk cair untuk mentransformasi komunikasi pemasaran berorientasi edukasi serta memperkuat integrasi ekosistem digital-fisik.  
Pengaruh Literasi Keuangan Digital, Pemahaman Informasi Keuangan, Kontrol Diri Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan (Studi Empiris pada Mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi) Nida Farikha; Roni Roni; Dumadi Dumadi; Amelia Sholeha; Nasiruddin Nasiruddin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13008

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat, termasuk mahasiswa, dalam mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan. Kemudahan penggunaan berbagai platform keuangan digital menuntut mahasiswa memiliki literasi keuangan digital, pemahaman informasi keuangan, dan kontrol diri yang baik agar mampu mengelola keuangan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital, pemahaman informasi keuangan, dan kontrol diri keuangan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 91 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan (t = 2,821; p = 0,006), pemahaman informasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan (t = 3,153; p = 0,002), serta kontrol diri keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,418; p = 0,018). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa (F = 37,325; p = 0,000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,548 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 54,8% variasi pengelolaan keuangan mahasiswa, sedangkan 45,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan digital, pemahaman informasi keuangan, dan kontrol diri keuangan berperan penting dalam membentuk pengelolaan keuangan mahasiswa yang lebih baik.
Pengaruh Pendapatan dan Jumlah Penduduk terhadap Permintaan Gas Elpiji 3 Kg di Sumatera Utara Tahun 2019-2023 Khairun Nikmah Sinaga; Eko Wahyu Nugrahadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13009

Abstract

Gas Elpiji 3 kg merupakan energi bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga dan usaha mikro di Indonesia. Peningkatan permintaan LPG 3 kg di Provinsi Sumatera Utara memerlukan kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya, khususnya pendapatan dan jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan dan jumlah penduduk terhadap permintaan gas elpiji 3 kg di Provinsi Sumatera Utara tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk data panel yang mencakup 33 kabupaten/kota selama periode 2019-2023. Data dianalisis menggunakan regresi data panel. Berdasarkan uji Chow dan uji Hausman, Fixed Effect Model (FEM) dipilih sebagai model terbaik untuk mengestimasi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan gas elpiji 3 kg (p = 0,3737), demikian pula jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan (p = 0,4304). Namun, secara simultan pendapatan dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap permintaan gas elpiji 3 kg (Prob. F = 0,0000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,844850, yang menunjukkan bahwa 84,49% variasi permintaan dapat dijelaskan oleh model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendapatan dan jumlah penduduk bukan merupakan penentu utama permintaan LPG 3 kg secara individual, tetapi keduanya berkontribusi secara bersama-sama terhadap variasi permintaan. Oleh karena itu, kebijakan distribusi dan subsidi LPG 3 kg perlu mempertimbangkan karakteristik wilayah serta faktor lain di luar model penelitian agar penyaluran subsidi lebih efektif dan tepat sasaran.
Pengaruh Varian Produk Wisata Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Berkunjung Ke Taman Narmada Arfian Arshi Dwintama; Stevany Hanalyna Dethan; Baiq Nadia Nirwana; Baiq Dinna Widiyastri; Putri Amalia Wardi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13011

Abstract

Pada tahun 2022, Taman Narmada mengalami penurunan jumlah kunjungan akibat pandemi Covid-19, yang memaksa penutupan seluruh destinasi wisata. Memasuki era new normal, terjadi peningkatan kembali pada pendapatan dan kunjungan wisatawan dan terus konsisten hingga sekarang. Salah satunya karena pihak pengelola melakukan inovasi terhadap varian produk wisata yang ditawarkan serta meningkatkan kualitas pelayanan. Perubahan ini menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut memiliki pengaruh terhadap kepuasan berkunjung wisatawan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari varian produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung Taman Wisata Narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan populasi yang pernah mengunjungi Taman Wisata Narmada Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel yang sesuai. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel-variabel tersebut. Adapun hasil penelitian ini diketahui bahwa variabel varian produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung Taman Wisata Narmada. variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung Taman Wisata Narmada. variabel varian produk dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kepuasan pengunjung Taman Wisata Narmada.
Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Literasi Keuangan Digital terhadap Perilaku Impulsive Buying di Kalangan Mahasiswa Gen-Z UMUS Brebes Lintang Mulyani; Nasiruddin Nasiruddin; Roni Roni; Dumadi Dumadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13012

Abstract

Perkembangan ekonomi digital, media sosial, dan e-commerce telah meningkatkan kecenderungan perilaku impulsive buying pada Generasi Z, terutama akibat tingginya paparan promosi digital dan kemudahan transaksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan literasi keuangan digital terhadap perilaku impulsive buying mahasiswa Generasi Z Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 113 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas serta model regresi memenuhi asumsi klasik. Secara parsial, FOMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulsive buying (β = 0,761; p = 0,000), sedangkan literasi keuangan digital tidak berpengaruh signifikan (β = 0,120; p = 0,139). Secara simultan, FOMO dan literasi keuangan digital berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsive buying (F = 137,936; p = 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,715 menunjukkan bahwa 71,5% variasi perilaku impulsive buying dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 28,5% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis berupa FOMO memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan literasi keuangan digital dalam mendorong perilaku pembelian impulsif mahasiswa Generasi Z. Oleh karena itu, penguatan literasi keuangan perlu diimbangi dengan pengembangan kontrol diri dan kesadaran terhadap dampak FOMO dalam pengambilan keputusan konsumsi.
Analisis Capability Level Tata Kelola Keamanan Informasi dalam Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Ronal Leonardo; Muhammad Ikhwan; Erwin Erwin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13015

Abstract

Transformasi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah menjadi strategi utama pemerintah Indonesia dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Di sisi lain, peningkatan pemanfaatan teknologi informasi juga diikuti oleh meningkatnya risiko keamanan informasi yang berpotensi mengganggu keberlangsungan layanan pemerintahan berbasis elektronik. Oleh karena itu, diperlukan tata kelola keamanan informasi yang mampu menjamin kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan SPBE. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan implementasi SPBE berdasarkan pendekatan Capability Level dengan menitikberatkan pada aspek tata kelola keamanan informasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada aparatur sipil negara sebagai pengguna layanan SPBE, sedangkan analisis dilakukan menggunakan pendekatan Capability Level yang mengacu pada kerangka kerja COBIT 2019 serta didukung oleh prinsip Sistem Manajemen Keamanan Informasi berdasarkan ISO/IEC 27001:2022. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa implementasi SPBE berada pada Capability Level 3 (Established Process) dengan nilai rata-rata 3,27, yang menunjukkan bahwa proses penyelenggaraan SPBE telah terdokumentasi dan diterapkan secara konsisten. Meskipun demikian, domain keamanan informasi masih memperoleh tingkat kapabilitas yang lebih rendah dibandingkan domain lainnya, sehingga diperlukan peningkatan pada aspek kebijakan keamanan informasi, manajemen risiko teknologi informasi, pengendalian akses, audit keamanan informasi, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk evaluasi tingkat kematangan SPBE yang berfokus pada tata kelola keamanan informasi serta menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kapabilitas proses menuju Level 4 (Predictable Process) melalui penguatan tata kelola teknologi informasi dan penerapan keamanan informasi yang berkelanjutan.
Pengaruh Pemanfaatan AI terhadap Implementasi Core Tax Administration System: Studi Empiris pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bangka Ucik Budiman; Iwan Iwan; Erwin Erwin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13016

Abstract

Transformasi digital dalam administrasi perpajakan menjadi salah satu strategi utama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, efisiensi operasional, dan kepatuhan wajib pajak. Salah satu implementasi transformasi tersebut adalah pengembangan Core Tax Administration System (Coretax DJP) yang mengintegrasikan seluruh proses bisnis administrasi perpajakan dalam satu platform digital. Seiring dengan implementasi Coretax, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) menjadi teknologi strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas analisis data, mempercepat proses administrasi, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan Artificial Intelligence terhadap implementasi Coretax pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bangka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai KPP Pratama Bangka yang menggunakan Coretax dalam pelaksanaan tugas administrasi perpajakan. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap implementasi Coretax dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,827, t-statistic sebesar 18,463, dan p-value sebesar 0,000. Nilai R-Square sebesar 0,684 menunjukkan bahwa sebesar 68,4% implementasi Coretax dapat dijelaskan oleh pemanfaatan Artificial Intelligence. Selain itu, model penelitian memiliki kemampuan prediktif yang baik dengan nilai Q² sebesar 0,512, nilai Effect Size (f²) sebesar 0,684, dan nilai SRMR sebesar 0,061, sehingga model dinyatakan memenuhi kriteria kelayakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence mampu meningkatkan efektivitas implementasi Coretax melalui peningkatan kecepatan pengolahan data, akurasi analisis informasi, efisiensi administrasi, serta dukungan terhadap pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian transformasi digital sektor publik serta memberikan rekomendasi praktis bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam mengoptimalkan pemanfaatan Artificial Intelligence untuk mendukung modernisasi administrasi perpajakan di Indonesia.
Kesiapan SDM dalam Menghadapi Sistem Digital di Lingkungan Pemerintah Daerah Bangka Tengah Yophi Irawan; Belly Utomo Putra; Erwin Erwin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13017

Abstract

Keberhasilan implementasi sistem digital tidak hanya dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur teknologi, tetapi juga sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) sebagai pengguna utama sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan SDM dalam menghadapi implementasi sistem digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori melalui metode survei. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada aparatur pemerintah yang menggunakan sistem digital dalam pelaksanaan tugasnya. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling--Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum SDM di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memiliki tingkat kesiapan yang baik dalam mendukung implementasi sistem digital. Kesiapan tersebut tercermin dari kompetensi digital aparatur, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dukungan organisasi, serta berkembangnya budaya kerja digital. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan kapasitas melalui program pelatihan yang berkelanjutan, penguatan kepemimpinan digital, dan pengembangan budaya organisasi yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian transformasi digital pada sektor publik dengan menegaskan bahwa kesiapan SDM merupakan faktor strategis dalam mendukung keberhasilan implementasi sistem digital. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam merumuskan kebijakan pengembangan kompetensi aparatur dan optimalisasi transformasi digital secara berkelanjutan.
A Tantangan Etika dan Transparansi Artificial Intelligence dalam Implementasi Teknologi Pendidikan: Pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares Sista Arista; Rosmegawati Rosmegawati; Harta Lubis; Yulianti Yulianti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13018

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan memberikan peluang besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, efisiensi administrasi, dan kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Namun, implementasi AI juga menghadirkan berbagai tantangan, khususnya berkaitan dengan aspek etika, transparansi, perlindungan data pribadi, bias algoritma, dan kepercayaan pengguna terhadap sistem AI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika AI dan transparansi AI terhadap implementasi AI dalam dunia pendidikan dengan mempertimbangkan peran kepercayaan pengguna sebagai faktor yang mendukung keberhasilan adopsi teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data penelitian menggunakan data simulasi yang melibatkan 115 responden dari berbagai institusi pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk penelitian memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, serta model memiliki kemampuan prediksi yang baik. Etika AI dan transparansi AI terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pengguna maupun implementasi AI. Selain itu, kepercayaan pengguna menjadi faktor yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap implementasi AI. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan AI dalam pendidikan tidak hanya bergantung pada kemampuan teknologi, tetapi juga pada penerapan tata kelola AI yang berlandaskan prinsip etika, transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan terhadap pengguna. Penelitian ini memberikan implikasi bagi institusi pendidikan dalam mengembangkan strategi implementasi AI yang bertanggung jawab, aman, dan berkelanjutan.
Pengaruh Penggunaan E-Wallet Terhadap Pengelolaan Keuangan Genz Diera Digital Studi Kasus: Kabupaten Karawang Firna Aulia; Salwa Ramadhani; Vina Fitriani; Muhammad Akhdiyatul’Aein; Sarip Hidayat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13020

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam sistem pembayaran dan meningkatkan penggunaan Electronic Wallet (e-wallet) sebagai alat transaksi non-tunai, khususnya di kalangan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan e-wallet terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z di era digital dengan studi kasus di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 100 responden Generasi Z yang berdomisili di Kabupaten Karawang dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal ilmiah dan publikasi yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, uji t (parsial), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel sehingga layak digunakan dalam analisis. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 3,445 lebih besar daripada t tabel sebesar 1,66 (3,445 > 1,66), dengan nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05). Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan e-wallet berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z di Kabupaten Karawang. Pemanfaatan e-wallet yang baik dapat membantu mengatur pengeluaran, memantau transaksi, dan mendukung perencanaan keuangan secara lebih efektif.