cover
Contact Name
Anis Afifah
Contact Email
afifah@iainponorogo.ac.id
Phone
+628113312653
Journal Mail Official
afifah@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 156 Ronowijayan Siman, Kab. Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, 63471
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Excelencia : Journal Of Islamic Education & Management
ISSN : 27764451     EISSN : 27771458     DOI : https://doi.org/10.21154/excelencia
Excelencia : Journal Of Islamic Education & Manajemen adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Jurnal ini berisi artikel hasil penelitian mahasiswa atau kolaborasi mahasiswa dan dosen Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Lingkup kajian jurnal ini adalah pendidikan Islam dan manajemen. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April dan Nopember.
Articles 153 Documents
Ta’līm Al-Lughah Al-‘Arabiyah Lināṭiqin Bi Ghoirihā Fī Marhalah Ad-Dirāsah Al-‘Ulya Bi Indonesia Wa Malaysia Yufridal Fitri Nursalam; Sutoyo
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 6 No. 1 (2026): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v6i1.5687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan realitas pengajaran bahasa Arab bagi penutur non-Arab pada jenjang pascasarjana di Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Indonesia dan Universitas Islam Internasional Malaysia, mengungkap persamaan dan perbedaan di antara keduanya, serta mengusulkan kurikulum yang lebih baik bagi pengajaran bahasa Arab pada jenjang ini. Pengajaran bahasa Arab bagi penutur non-Arab pada jenjang pascasarjana berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di negara-negara Islam yang tidak berbahasa Arab, namun studi perbandingan yang secara khusus menyasar jenjang ini masih sangat terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis-komparatif dengan desain studi kasus perbandingan (comparative case study), melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi lapangan, dan analisis dokumen terhadap dosen dan mahasiswa di kedua universitas; data dianalisis mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (reduksi data, penyajian data, penarikan dan verifikasi kesimpulan) dengan bantuan perangkat lunak NVivo, dan keabsahannya diperiksa melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua universitas mengadopsi metode langsung dalam pengajaran dengan perbedaan dalam penerapannya, di mana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim menitikberatkan pada keseimbangan empat keterampilan berbahasa, sedangkan Universitas Islam Internasional Malaysia menitikberatkan pada penelitian ilmiah dan analisis linguistik. Penelitian ini menyimpulkan perlunya mengintegrasikan keterampilan berbahasa dengan penelitian ilmiah dalam program pascasarjana, serta mengusulkan kurikulum terpadu yang memadukan aspek teoretis dan praktis.
Program Moderasi Beragama Untuk Membentuk Insan Kamil Peserta Didik: Religious Moderation Program to Shape Perfect Human Beings Participants Educate Bahezta Lama'a Zahra; Ali Mahmood; Sugiyar; Miftahul Ulum
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 6 No. 1 (2026): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v6i1.5715

Abstract

This study is based on intolerant attitudes and deviant behavior among students in schools, especially junior high schools (SMP). These negative behaviors include racist slurs, marginalization of groups of different religions, and inter-ethnic slurs. Therefore, schools need to design programs that can support the cultivation of moderate character in students. This needs to be done because by implementing programs based on religious moderation, students receive direct stimulation to develop moderate attitudes, and it is hoped that students can become perfect human beings (insan kamil). This study is a qualitative field research. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using data analysis techniques proposed by Miles, Huberman, and Saldana, which include data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that (1) Religious moderation as applied at Mitra Harapan National Trilingual Junior High School and Madiun City State Junior High School 1 is in line with nine principles, namely at-tawassuth (moderation), i'tidal (justice), tasamuh (tolerance), asy-syura (deliberation), al-islah (peace), al-qudwah (exemplary behavior), al-muwathanah (loyalty to the country), anti-violence (al-'unf), and respect for local culture (al-i'tiraf). (2) The process of instilling religious moderation education is carried out through structured, scheduled, and monitored thematic programs, including morning assemblies, stadium generals, religious activities, weekly, monthly, and annual thematic activities. (3) The impact of instilling religious moderation in students is that they gain a deeper understanding of diversity and no longer view differences in ethnicity, religion, and language as obstacles to living in harmony with one another, especially when interacting in school and community environments. Penelitian ini didasari oleh sikap intoleran dan perilaku yang menyimpang pada peserta didik di sekolah terkhusus sekolah menengah pertama (SMP). Perilaku negatif tersebut antara lain umpatan rasisme, memarjinalkan golongan yang bukan agamanya, dan umpatan antar suku. Untuk itu, sekolah perlu mendesain melalui program yang bisa menunjang penanaman karakter moderat kepada siswa. Hal ini perlu dilakukan karena dengan menerapkan program berbasis moderasi beragama, peserta didik mendapat stimulus secara langsung agar memiliki sikap moderat, dengan hal tersebut diharapkan peserta didik bisa menjadi manusia yang sempurna (insan kamil). Penelitian ini merupakan penelitian lapangan pendekatan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data yang dikemukakan oleh Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan (1) Moderasi beragama yang diterapkan di SMP Nasional Tiga Bahasa Mitra Harapan dan SMP Negeri 1 Kota Madiun selaras dengan sembilan prinsip yaitu at-tawassuth (tengah), i’tidal (keadilan), tasamuh (toleransi), asy-syura (musyawarah), al-islah (perdamaian), al-qudwah (keteladanan), al-muwathanah (kesetiaan pada negara), anti kekerasan (al-‘unf), dan ramah budaya lokal (al-i’tiraf). (2) Proses penanaman pendidikan moderasi beragama dilaksanakan dengan program tematik yang terstruktur, terjadwal, dan terpantau, diantaranya morning assembly, stadium general, kegiatan Religius, kegiatan tematik mingguan, bulanan dan tahunan. (3) Dampak yang diperoleh dari penanaman moderasi beragama pada peserta didik yaitu, pemahaman siswa atas keberagaman semakin dalam, peserta didik tidak lagi memandang bahwa perbedaan dalam hal suku, agama, dan bahasa, menjadi halangan untuk hidup rukun antar sesama, terlebih ketika bergaul di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Tahlīl al-Kafā’ah Al-Tarbawiyyah Li Mu’allimi Al-Lughah Al-‘Arabiyah Bi Madrasah Ma’ārif Al-Tsānawiyah 22 Bangurejo Bilkis Kiki Vitasari; J. Sutarjo; Ahmad Zumaro
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 6 No. 1 (2026): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v6i1.5717

Abstract

يهدف كتابة هذا البحث إلى تحليل الكفاية التربوية لمعلم اللغة العربية في المدرسة الثانوية الإسلامية معارف ٢٢ بغونوريجو، والتعرّف على التحديات التي تواجهه في تنفيذ عملية تعليم اللغة العربية. وقد اعتمد البحث المنهج الكيفي. وجُمعت البيانات بواسطة الملاحظة، والمقابلة شبه المنظَّمة، والوثائق. ثم حُلِّلت باستخدام نموذج التحليل التفاعلي لمايلز وهوبرمان وسالدانا الذي يشمل على تكثيف البيانات، وعرضها، ثم استخلاص النتائج. وأظهرت نتائج البحث أن الكفاية التربوية لمعلم اللغة العربية لم تُطبَّق بصورة مثلى في جميع جوانبها. فقد تبيَّن أن المعلم يمتلك فهماً عاماً لخصائص الطلاب، إلا أن هذا الفهم لم ينعكس بصورة كاملة في تخطيط الأنشطة التعليمية ولا في تنفيذ عملية التعليم بما يراعي الفروق الفردية بين الطلاب. كما لا تزال عملية التدريس تعتمد في الغالب على أسلوب المحاضرة، مع محدودية استخدام الوسائل التعليمية والأساليب الحديثة. أما تقويم التعلم، فلا يزال يركِّز بصورة أكبر على الاختبارات والتكليفات مقارنةً بتطبيق التقويم التكويني وتقديم التغذية الراجعة بشكل مستمر. وكشف البحث كذلك أن محدودية الوسائل التعليمية، إلى جانب الحاجة إلى تطوير الكفاية المهنية والكفاية التربوية للمعلم، تُعدّ من أبرز التحديات المناسبة بمتطلبات التربية الحديثة.