cover
Contact Name
josephine roosandriantini
Contact Email
jose.roo@ukdc.ac.id
Phone
+628113444734
Journal Mail Official
jose.roo@ukdc.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno no. 201 Surabaya 60117
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 28289234     DOI : 10.37477/lkr.v1i2
Core Subject : Engineering,
The LingKAr Journal will be filled with scientific texts and articles relating to the field of architectural engineering which are the results of research, scientific studies, literature studies, design studies, and studies of cases. The script will be focused to Nusantara architecture, Environmental architecture, Postcolonial architecture, architectural technology, environmental architecture and the scope of research topics in other fields of architecture.
Articles 72 Documents
The Site Selection Criteria for Designing the Essential Science Techno Park: in Trenggalek Regency Petrisia, Alvania Valen; Rolalisasi, Andarita; Prakasa, Darmansjah Tjahja
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 3 No. 2 (2024): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v3i2.666

Abstract

Abstract: Trenggalek Regency is an area in the south of East Java province with a variety of potential in natural resources in the field of essential plants. Therefore, the government is trying to support the use and development in the Essentials sector by including the development of the Bendungan Trenggalek District Area as an Agricultural Technology Park and Essentials Science Techno Park area in the RPJMD (Regional Medium Term Development Plan) for Trenggalek Regency for 2021 - 2026 by carrying out Science Techno planning Park Atsiri. The planning for the Essential Science Techno Park is a form of effort to increase and support national research and improve the regional economy by carrying out research and development in the field of Essential Oils. The purpose of this research is to carry out landscape design and site analysis for educational tourism and the essential research center in Trenggalek Regency in order to realize a design that is in accordance with the vision and mission of the establishment of the Atsiri Science Techno Park. Selecting and arranging the right site also maximizes land use and creates buildings that stand in strategic and appropriate locations. Keywords: Science Techno Park; Essential; Site Analysis
Penerapan Critical Regionalism Pada Bangunan Marika Alderton House dan Museum Tsunami Aceh Regina, Fransiska Maria; Roosandriantini, Josephine
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 3 No. 2 (2024): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v3i2.667

Abstract

Regionalisme memiliki 2 macam yaitu Vernakularisme yang bentukannya dibatasi skala dan fungsi dan terdapat juga regionalisme modern yang penekannya pada bentuk dan materialnya. Critical regionalism masih tetap meneruskan tradisi seperti yang ada pada regionalism tetapi lebih banyak mengikuti unsur modernisasi. Glenn Murcutt memiliki teori yang sesuai dengan critical regionalism yaitu terdapat identitas serta kearifan lokal, selain itu juga kontekstual, dengan sustainable architecture, serta high tech culture yang turut berperan, dan desain bangunan haruslah ramah lingkungan. Rumusan masalah tentang bagaimana penerapan yangcritical regionalism pada bangunan Marika Alderton Housed dan Museum Tsunami Aceh. Dengan metode penelitian deskriptif kualitatif melaluli tinjauan literature. Penerapan critical regionalisme adalah pada bangunan Marika Alderton House di Australia yang mengambil nilai tradisional masyarakat Aborigin dan material prefebrikasi ramah lingkungan. Bangunan yang kedua adalah penerapan pada Museum Tsunami Aceh yang ada di Indonesia dengan tema Escape Hill sebagai kenangan atas peristiwa Tsunami Aceh. Kearifan local yang diambil adalah konsep rumah tradisional yang berupa panggung dan tarian saman sebagai secondary skin. saran yang penulis ajukan ialah hendaknya penelitian selanjutnya memperdalam dan mengembangkan ruang lingkup tentang penerapan teori critical regionalism agar menjadi optimal dalam mendapatkan data yang diperlukan.