cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,923 Documents
Edukasi Bijak Bermedia Sosial dan Pencegahan Kecanduan Game Online pada Siswa UPT SDN 66 Gresik Muhammad Arinal Haq; Dini Ayu Pramitasari; Hesty Windiantari; Ichwan Nur Mubarok; Arif Bayhaqi Achmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4870

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menjadikan media sosial dan game online sebagai bagian tidak terpisahkan dari keseharian siswa sekolah dasar, sehingga penggunaannya perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar tidak menimbulkan dampak negatif. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai penggunaan media sosial secara bijak serta pencegahan dampak buruk kecanduan game online. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik di UPT SDN 66 Gresik, menggunakan metode ceramah yang dipadukan dengan diskusi interaktif dan pemberian leaflet sebagai media pengingat. Ketercapaian kegiatan diukur melalui evaluasi lisan pada akhir sesi, observasi langsung terhadap keaktifan siswa, serta wawancara dengan guru kelas mengenai kebiasaan penggunaan gadget siswa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa, dengan persentase berkisar antara 80% hingga 92%, mampu memahami dan menjelaskan kembali materi yang disampaikan, mencakup pentingnya menjaga data pribadi, dampak negatif kecanduan game online, serta cara bermedia sosial secara bijak. Hasil observasi dan wawancara juga mengungkap bahwa ketergantungan sebagian siswa terhadap gadget dipengaruhi oleh durasi penggunaan yang berlebihan dan pengawasan orang tua yang belum optimal. Kegiatan ini disimpulkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa secara signifikan, sekaligus menjadi langkah awal yang efektif dalam membentuk kebiasaan berteknologi yang sehat dan bertanggung jawab pada siswa sekolah dasar
Mengenalkan Bahasa Palembang Kepada Mahasiswa Asing Melalui Cerita Rakyat Pulau Kemaro M Alzuhdii Fadhlullah; Yeni Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4871

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengenalkan bahasa Palembang kepada mahasiswa asing melalui cerita rakyat Pulau Kemaro sebagai media pembelajaran berbasis budaya yang dilaksanakan secara interaktif melalui Zoom. Kegiatan diikuti oleh dua mahasiswa asing yang mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Metode pengabdian meliputi penyampaian cerita, pengenalan kosakata, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi. Materi difokuskan pada delapan kosakata bahasa Palembang, yaitu wong, dak, nian, lakinyo, balek, jingok, ado, dan beberapo. Sebelum kegiatan, peserta umumnya hanya memahami kosakata bahasa Indonesia yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari dan belum mengenal kosakata bahasa Palembang. Evaluasi dilakukan melalui tugas menuliskan kembali kosakata yang telah dipelajari beserta maknanya dalam bahasa Indonesia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 2 dari 2 peserta berhasil menuliskan delapan kosakata target beserta maknanya. Hasil tersebut menunjukkan adanya penambahan pengetahuan peserta terhadap kosakata bahasa Palembang. Penggunaan cerita rakyat juga membantu memberikan konteks pembelajaran sekaligus memperkenalkan unsur budaya lokal Palembang. Dengan demikian, cerita rakyat Pulau Kemaro melalui pembelajaran interaktif dapat menjadi alternatif media pembelajaran BIPA berbasis budaya lokal.
Edukasi Area Privasi Tubuh Melalui Program Area Amanku Bagi Siswa SD Negeri 2 Jatipuro Shifa Puspitasari; Septiati Septiati; Novia Rista Ramadhani; Fairuz Sakha Hanun Zain Aribah; Sintia Devi Astuti Dwi Cahyani; Cindy Dwi Widyastuti; Najma Adiba; Apriliya Wulandari; Raihan Syafa Yunanto; Akid Sinatriya Wiratama; Achmad Muchibbin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4876

Abstract

Program "Area Amanku" merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan untuk menjawab keterbatasan pemahaman siswa mengenai batasan tubuh dan tindakan perlindungan diri. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 2 Jatipuro pada 17 Juli 2026 dengan melibatkan 23 siswa kelas IV, V, dan VI. Pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, edukasi, dan evaluasi. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, video animasi, permainan peran, klasifikasi area tubuh menggunakan stiker, serta tanya jawab. Evaluasi awal menunjukkan bahwa sebagian siswa masih bingung mengenali area privasi dan memberikan jawaban yang berbeda mengenai sentuhan yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Pada evaluasi akhir, siswa mampu mengidentifikasi area tubuh pribadi, membedakan sentuhan yang aman dan tidak aman, serta menyebutkan tiga tindakan perlindungan diri, yaitu menolak secara tegas, menjauh menuju tempat aman, dan melapor kepada orang dewasa tepercaya. Pelaksanaan program menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang interaktif membantu siswa memahami pesan perlindungan tubuh secara langsung. Program ini dapat digunakan sebagai kegiatan edukasi preventif di sekolah dasar dengan penguatan lanjutan bersama guru dan orang tua.
Pendampingan Pembentukan Sikap Peduli Kebersihan Lingkungan Kawasan Pesisir Melalui Gerakan Clean Fast Irfa'i Alfian Mubaidilla; Nurlaili Dina Hafni; Siti Nurjanah; Nur Hidayatul Istiqomah; Shohibul Asrofin; Mahfudhotin Nisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4879

Abstract

Rendahnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan masih menjadi permasalahan di kawasan pesisir, termasuk pada siswa sekolah dasar yang belum memiliki kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Gerakan Clean Fast sebagai upaya membentuk sikap peduli lingkungan berbasis pembiasaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan partisipasi siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis experiential learning yang dilaksanakan melalui enam tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi dan edukasi, implementasi Gerakan Clean Fast, pendampingan dan penguatan, monitoring dan evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi perubahan perilaku serta tingkat keterlibatan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan Gerakan Clean Fast mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mendorong terbentuknya perilaku positif dalam membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan kebersihan sekolah. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara siswa, guru, dan pihak sekolah dalam menciptakan budaya sekolah yang bersih serta membentuk siswa sebagai agen perubahan melalui peran Student Ambassador. Dengan demikian, Gerakan Clean Fast menjadi model pendampingan yang efektif dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan di sekolah dasar kawasan pesisir melalui edukasi, pembiasaan, dan pendampingan yang berkelanjutan.
Implementasi Insinerator Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata Religi Kelurahan Kadilangu Kabupaten Demak Hadi Sasana; Wisnu Mawardi; Idris Idris; Shofwan Bahar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4880

Abstract

Kawasan wisata religi di Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak menghadapi tantangan pengelolaan sampah akibat tingginya volume kunjungan wisatawan yang selama ini masih mengandalkan sistem pengumpulan dan pengangkutan sampah ke TPA tanpa proses pengolahan di lokasi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan insinerator sederhana sebagai upaya pengelolaan sampah residu di kawasan tersebut. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan dan wawancara dengan Ketua RT, Ketua RW, serta tokoh masyarakat sebagai instrumen pengumpulan data untuk mengidentifikasi permasalahan, dilanjutkan dengan perancangan dan pembangunan insinerator, penyusunan buku panduan SOP pengoperasian, serta kegiatan sosialisasi dan demonstrasi kepada pemangku kepentingan kawasan. Subjek pengabdian adalah masyarakat dan pengelola Kelurahan Kadilangu. Hasil menunjukkan insinerator berhasil dibangun dengan kapasitas ruang bakar ± 0,12 m³ dan mampu mengolah sampah non-organik serta organik kering secara lebih terkendali dibandingkan pembakaran terbuka. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi turut menunjukkan respons positif, tercermin dari partisipasi seluruh Ketua RT dan RW. Program ini disimpulkan efektif sebagai solusi teknologi tepat guna dalam pengelolaan sampah, meskipun keberlanjutannya perlu didukung pendampingan dan evaluasi pasca program secara berkala.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Suami dalam Mendukung Produksi ASI di Desa Pango Raya, Banda Aceh Nurulaini Nurulaini; Bima Suryantara; Siti Fadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4884

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif masih menjadi tantangan karena rendahnya produksi ASI pada sebagian ibu menyusui yang dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan tentang pijat oksitosin serta minimnya dukungan suami dan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan suami atau keluarga dalam melakukan pijat oksitosin sebagai upaya mendukung kelancaran produksi ASI. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh dengan melibatkan 10 ibu hamil beserta suami atau keluarga menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi pijat oksitosin, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan observasi kemampuan praktik.
Inovasi Pemanfaatan Melon Muda Hasil Penjarangan Menjadi Produk Manisan Kering Melalui Pendekatan Asset Based Community Development di Desa Bulutigo Andini Azarina; Adelia Niky Saputro; Nor Rohmatun Nisa; Nabiilah Maiza Adisti; Faizyah Artika Harani; Nur Istiqomah; Nasruddin Nasruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4885

Abstract

Desa Bulutigo, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan menghasilkan melon sebagai komoditas pertanian unggulan, namun proses penjarangan buah menyisakan melon muda yang selama ini tidak dimanfaatkan dan hanya dijadikan pakan ternak. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan melon muda hasil penjarangan di Desa Bulutigo menjadi produk olahan bernilai tambah melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan Discovery, Dream–Design, dan Define/Deliver, meliputi observasi dan identifikasi aset, sosialisasi produk trial manisan kering melon (MYLON), pendampingan produksi dalam dua sesi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah melon muda, dengan 23 kemasan MYLON berhasil diproduksi dari dua sesi pendampingan. Produk memiliki tekstur kenyal dengan cita rasa manis-asam, serta harga pokok produksi Rp2.705 per kemasan dan potensi harga jual Rp5.000 per kemasan yang memberikan margin keuntungan layak. Meskipun minat menjadikannya usaha rumahan masih terbatas pada sebagian peserta akibat kendala waktu, akses pemasaran, dan pasokan bahan baku musiman, program ini terbukti efektif mengubah hasil samping pertanian yang sebelumnya tidak bernilai menjadi peluang ekonomi baru, sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset mampu mendorong kapasitas dan kemandirian ekonomi desa melalui optimalisasi potensi lokal.
Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah melalui Edukasi Kesehatan pada Remaja Putri di Gampong Kuta Alam Banda Aceh Ima Gusrika; Bima Suryantara; Siti Fadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4886

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap pertumbuhan, kemampuan belajar, serta kesehatan reproduksi di masa depan. Rendahnya pengetahuan mengenai anemia dan pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya kepatuhan dalam pencegahan anemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia serta mendorong kepatuhan konsumsi TTD melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Gampong Kuta Alam Kota Banda Aceh, dengan melibatkan 25 remaja putri berusia 14–20 tahun. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi cara konsumsi TTD, pemberian TTD, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan tenaga kesehatan, sekolah, dan keluarga agar kepatuhan konsumsi TTD serta upaya pencegahan anemia dapat dipertahankan dan ditingkatkan
Bimbingan Teknis Tindak Lanjut Hasil AKMI: Strategi Peningkatan Literasi Sains, Sosial Budaya, Membaca, dan Numerasi Guru Madrasah Ibtidaiyah di Subang Hidayatsyah Hidayatsyah; Ahmad Ahmad; Muhammad Denni; Muammar Muammar; Linda Adriani; Nurmega Nurmega; Shofia Ummi; Fajriana Fajriana; Sudirman Sudirman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4888

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak bimbingan teknis tindak lanjut hasil Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) sebagai strategi peningkatan literasi sains, sosial budaya, membaca, dan numerasi bagi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Subang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, melibatkan 30 guru MI. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyampaian materi strategi integrasi literasi-numerasi, simulasi penyusunan modul ajar, dan evaluasi pasca-kegiatan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman guru dari 58,5 menjadi 84,2 (peningkatan 43,9%), yang mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan keempat domain literasi AKMI ke dalam pembelajaran sehari-hari. Bimbingan teknis daring terbukti menjadi langkah tindak lanjut yang efektif, fleksibel, dan efisien untuk mendukung pengembangan profesionalisme guru MI di Kabupaten Subang secara berkelanjutan.
Optimalisasi Kesehatan Mental Mahasiswa melalui Pelatihan Mindfulness sebagai Terapi Komplemententer untuk Menurunkan Stres Akademik Sri Wahyuni; Suharno Suharno; Wini Fitrina Sofyan; Arni Wianti; Pipih Muhopilah; Dian Hadinata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4891

Abstract

Stres akademik merupakan salah satu permasalahan kesehatan mental yang banyak dialami mahasiswa akibat tingginya tuntutan akademik, penyesuaian diri, serta tekanan dalam mencapai prestasi. Salah satu terapi komplementer yang dapat membantu individu mengelola stres adalah mindfulness, yaitu latihan kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini tanpa memberikan penilaian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan mental dan pelatihan mindfulness sebagai upaya membantu mahasiswa mengelola stres akademik. Kegiatan menggunakan desain one group pretest-posttest terhadap 30 mahasiswa Universitas YPIB Majalengka. Kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan mental, pelatihan mindfulness, praktik mindful breathing, dan latihan mandiri selama dua minggu. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan instrumen stres akademik sebelum dan sesudah pelatihan. Pelatihan mindfulness diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan promotif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kesehatan mental serta membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan dalam mengelola stres akademik.