cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
Dimas@stie-trianandra.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra Jl. Diponegoro No.69, Dusun I, Wirogunan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57166 ; Email : lppm@stie-trianandra.ac.id
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
ISSN : 29635934     EISSN : 29634768     DOI : 10.55606
linguistik: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, sosiolinguistik, analisis percakapan, analisis wacana kritis sastra: sastra kontemporer, sastra komparatif, pendekatan interdisipliner dalam sastra, kritik sastra, sastra dan sejarah, sastra dan media, sastra dan seni lainnya, puisi dan prosa filsafat: epistemologi, metafisika, etika, estetika, teologi psikologi: psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi konseling. pendidikan: instruksi, pengajaran dan pelatihan, bimbingan dan konseling, studi pembelajaran. hukum studi budaya, Sosial
Articles 481 Documents
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL KADO TERBAIK KARYA J.S. KHAIREN Tiara Tri Dewi
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Februari: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jbpi.v1i1.1011

Abstract

Kritik sosial banyak terdapat dalam karya sastra khususnya novel karena melalui novel pengarang dapat menyampaikan masalah-masalah sosial masyarakat ke dalam sebuah cerita yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kritik sosial yang terdapat pada novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data dari penelitian ini adalah novel yang berjudul Kado Terbaik karya J.S Khairen. Data penelitian berupa satuan-satuan teks yang berupa kutipan, narasi, dan dialog dari novel. Hasil dari penelitian ini adalah adanya kritik sosial berdasarkan pendapat Soerjono Soekanto yang meliputi: (1) kejahatan, (2) kemiskinan, dan (3) disorganisasi keluarga.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW OLEH GURU PAI DI SMK NEGERI 1 KOTO BARU DHARMASRAYA Mesi Dewi Wanti; Salmi Wati; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi Afrinaldi
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Februari: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jbpi.v1i1.1015

Abstract

Model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 sampai 6 orang satu kelompok dengan memperhatikan keheterogenan kelompok, berkerjasama positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1 SMK Negeri 1 Koto Baru serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat langkah-langkah model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1, wawancara dengan guru PAI dan siswa kelas XI Multi 1 serta dokumentasi seperti RPP. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa langkah-langkah pengembangan yang diterapkan kurang sesuai dengan teori yang telah dijabarkan oleh Rusman seperti guru membagi kelompok dengan cara berhitung yang membuat kelompok kurang heterogen yang mana salah satu ciri khas kooperatif adalah kelompok yang berbentuk heterogen, lalu di dalam kelompok ada yang beranggota 6 orang yang disebab kan oleh kondisi atau jumlah siswa yang berlebih. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, setelah persentasi guru mengevaluasi dengan memberikan tugas latihan secara individu dan selesai mengerjakan latihan guru memberikan penjelasan materi yang masih diragukan lalu guru menutup pembelajaran. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw, faktor penghambat yaitu saat penempatan kelompok membutuh kan lebih banyak waktu, siswa kurang serius dalam berdiskusi sehingga membuat anggota kelompok lain terganggu, dan ada juga siswa kurang percaya diri saat berdiskusi. Faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw yaitu memicu siswa lebih aktif serta bebas mengemukakan pendapat saat diskusi, meningkatkan daya ingat siswa, meningkatkan hasil belajar, membuat siswa lebih percaya diri, dan meningkatkan keterampilan kerja sama dalam kelompok saat berdiskusi.
KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI SMPN 1 VII KOTO SUNGAI SARIAK KABUPATEN PADANG PARIAMAN Lina Anisa Putri; Jasmienti Jasmienti; Alimir Alimir; Darul Ilmi
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Februari: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jbpi.v1i1.1016

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kondisi kecerdasan spiritual siswa yang masih jauh dari nilai-nilai keislaman. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya peserta didik yang lalai dalam shalat dan sering mengundurkan waktu shalat, siswa yang tidak ikut serta dalam pelaksanaan shalat zhuhur berjamaah, siswa yang kurang pandai dalam baca tulis al-qur’an, siswa yang masih banyak berbicara kasar sesama teman serta siswa yang tidak amanah dalam menjalankan tugas yang diberikan kepada siswa. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskritif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat kreativitas guru Pendidikan Agama Islam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di kelas VII, wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam, Wakil Kurikulum dan Siswa kelas VII serta dokumentasi seperti RPP dan Absebsi Shalat Dhuha dan Shalat Zhuhur siswa kelas VII. Adapun analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data, kemudian melakukan penyeleksian kembali terhadap data yang ada, kemudian melakukan display data, verifikasi data dan mengklarifikasikan data yang telah didapat. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kreativitas yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam memiliki rasa ingin tahu terhadap siswa, mengajukan pertanyaan berbobot, memberikan gagasan dan usulan terhadap suatu masalah, mempunyai daya imajinasi, dan mengembangkan atau merinci suatu gagasan. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa, faktor penghambat yaitu siswa yang cepat terpengaruh terhadap lingkungan tempat bergaul dan juga kebiasaan siswa atau lingkungan sekitar. Faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa yaitu pihak keluarga, pihak sekolah, serta adanya sarana dan prasarana dan respon siswa yang begitu baik.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Menggunakan Media Word Search Pada Siswa Kelas III SDIT Al-Iman Nur Hasanah; Fatimah Azzahroh; Ning Ira Faturrohmah
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Februari: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jbpi.v1i1.1084

Abstract

Classroom Action Research (PTK) with the title Efforts to Increase Student Learning Motivation in Thematic Learning Through Media Word Search started with the low learning motivation of class III students at SDIT Al Iman Bekasi. This study aims to find solutions to increase thematic learning motivation in general. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques were carried out qualitatively and quantitatively with a percentage (%) questionnaire to see the success of using word search media. This research method consists of 2 cycles and each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. After being given treatment it is known that learning in cycle 2 is better than cycle 1, both in terms of process and results. Learning with word search media is proven to be able to attract students' attention and focus. The average student motivation which was originally 69% increased to 83.87% in cycle 2.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Menggunakan Pemodelan Matematika pada Materi Program Linear di Sekolah Menengah Alifatul Muyasaroh
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Februari: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jbpi.v1i1.1087

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah pada permasalahan kehidupan sehari-hari berbentuk soal cerita banyak ditemui terutama pada materi program linear. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah dengan pemodelan matematika peserta didik kelas XI di salah satu sekolah menengah di Kota Semarang. Sampel pada penelitian ini diambil secara acak yaitu peserta didik kelas XI berjumlah 17 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes berbentuk uraian materi Program Linear. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah menggunakan pemodelan matematika pada peserta didik kategori rendah.
Meningkatkan Hasil Belajar PKN Materi Kewajiban Dan Hakku Melalui Metode Thinktalk Write Pada Siswa Kelas III MIT Mardhotillah Jakarta Nur Hasanah; Ayu Sofiyani Kamilah; Tamara Fauziah; Medyana Ervyn Wilujeng
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i2.1150

Abstract

Proses pendidikan menentukan kelangsungan hidup dan kesuksesan seseorang secara keseluruhan. Salah satu program pendidikan dasar dan menengah harus mencakup pendidikan umum sebagaimana dimaksud dalam pasal 37 undang-undang tersebut. UU No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional (Sujatmoko, 2022). Peserta didik yang mengenyam pendidikan dasar dan menengah wajib mengikuti pendidikan umum sesuai dengan undang-undang. Studi yang baik dan bervariasi digunakan. Berdasarkan hasil kemajuan pendidikan umum di MIT Mardhotillah kelas III dibandingkan dengan siklus sebelumnya, siklus I, “Usulan refleksi pidato tertulis untuk pendidikan umum pada tingkat hak dan kewajiban kita dapat meningkatkan hasil belajar siswa” Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh Proses dan Siklus II. Dapat dilihat bahwa ada 4 (22%) lulusan dan 14 (78%) lulusan. Sedangkan pada Siklus I, 9 siswa lulus atau sederajat. Apabila terjadi kegagalan sebesar 50%, 9 atau 50%, siklus II menghasilkan hasil belajar sebagai berikut: 15 siswa tidak lulus 3 siswa atau 17% selesai atau 83%.
Strategi Pelaksanaan Evaluasi Program Pendidikan Terhadap Kualitas Belajar Siswa Di Sekolah Fazli Abdillah; Khoirul Azmi; Casyariadi Vana Hafizah; Dea Anisha; Nurana Dwina Bintang; Sri Mulyani
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i2.1190

Abstract

Assessment that is often understood so far in the world of learning is limited to evaluation only. This evaluation was tried formatively and summatively. When an evaluation has been attempted, it is considered that the assessment has been carried out. Such a description is not very fitting. The application of evaluation tends to only look at the achievement of educational goals. In this case, in the learning process it is not only the value that is seen, but there are many aspects that make the success or failure of a program. Evaluation is only a small part of the assessment. Assessment must also be understood as part of supervision. Assessment does not only deal with values that are measured based on solving questions, but assessment of learning programs will examine many aspects. Implementation of learning programs can be viewed from various perspectives. This point of view includes the government as a policy maker, from citizens as users, from educators, for example in terms of program effectiveness. To determine the success of the learning program implemented, an assessment is needed, which is called program evaluation. Because it specifically evaluates learning programs, it is often referred to as evaluating learning programs. Assessment is used more as a strategy to measure how far the success of education is. Given the importance of this and also remembering that assessment is one of the benefits of learning management that cannot be ignored, this paper will discuss program evaluation in learning.
Pengendalian Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Sriyanti Sriyanti
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i2.1327

Abstract

Indonesia, Indonesia is a nation of law that uses a rule of law country (rechtstaat) concept. The concept of rule of law Indonesia set forth in its Constitution, the 1945 Constitution, Article 1 paragraph (3). There is an important element of democracy stated on the Constitution, namely the protection of human rights, that every citizen has the right to enjoy it. One of the rights protected in the Constitution is right to access a good and healthy living environment. For this, the environment needs to be preserved and function through administrative law enforcement. The study uses normative juridical approach with descriptive-analytics, which describes the norms and associated with theories, and opinions of legal experts. The development of a democratic nations of law can be seen from the aspect of law enforcement in particular with environmental administration. In Indonesia, it can be reviewed through the theory of organic states and the theory of pluralist states. Based on the theory of an organic state and looking at the aspects of environmental administration law enforcement in Indonesia, the state has regulated the enforcement of environmental administrative sanctions whereby the state can regulate every activity and/or business in the environmental issues. Therefore, the pluralist state theory recognized a variety of diverse interests in society that the state has accommodated all citizens rights to a good and healthy environment through pro-environment government policies
SUBALTERNITAS DAN PERGULATAN IDENTITAS WARIA Haidar Sofi Al Kharis; Putri Ayu Pratna Paramita; Riris Puspitasari
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i2.1331

Abstract

Waria are one of many different types of sexual intermediaries, including homosexuals and hermaphrodites who occupy the spectrum between pure men and pure women (Susan Stryker, 2008). From this quote, it can be understood that waria is like one who occupies a middle position between the concepts of men and women. The most obvious thing that distinguishes waria from men and women is the way they look that is not in accordance with the general sex that has been assigned to them since birth. Those who are biologically born male, in fact they (waria) look the opposite and resemble women. Waria often receive bad treatment from society such as discrimination, mental and physical violence and other actions that are contrary to morality. On May 2, 2022 waria who are members of the wagayo organization (Waria and gay organization) in Jember, East Java took action to commemorate national education day. From the attached news, the waria provide information that waria also want to get the same place as people in general in the world of education. This is enough to explain the existence of discrimination against transgender women even in the world of education which results in many transgender people being forced to drop out of school because they cannot stand ridicule from both friends and educators at their schools. This has implications for the cause of the low human resources of waria.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Powtoon pada Materi Telur Nia Rachmawati; Nugrahani Astuti; Mauren Gita Miranti; Ita Fatkhur Romadhoni
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i2.1341

Abstract

This research is development research that aims to find out: 1) the development of powtoon animation video learning media on egg material; 2) the feasibility of powtoon animation video learning media on egg material; and 2) students' responses to the powtoon animation video learning media on egg material. This study uses the 4D development method, but only up to the development stage. Data were obtained using validation sheets and questionnaires using a Likert scale. The validation sheet was assessed by an expert judgment which was tested with the Aiken V formula. The questionnaire sheet was assessed by students who then carried out a practicality test to see students' responses to learning media. Based on the results of the data analysis performed, the material validation results obtained an Aiken V value of 0.959. The media validation results obtained an Aiken V value of 0.954. Meanwhile, from the results of the student response questionnaire, they obtained a percentage value of 80.6% in the very practical category. This shows that the powtoon animation video learning media on egg material is feasible, very practical, and can be used in DDPK 2 learning egg material.