cover
Contact Name
-
Contact Email
kopula@unram.ac.id
Phone
+6287865122881
Journal Mail Official
kopula@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 62 Mataram Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29878446     EISSN : 29875307     DOI : https://doi.org/10.29303/kopula
Core Subject : Education,
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan adalah suatu jurnal terbit dua kali setahun (Maret dan Oktober) yang dipublikasikan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram. Kopula pertama diterbitkan pada tahun 2019 sebagai wadah untuk mempublikasi hasil pemikiran dan penelitian tentang Bahasa, Sastra, dan Pendidikan. Jurnal ini menerapkan sistem open access peer-reviewed journal baik untuk artikel yang berbahasa Indonesia maupun Inggris dalam versi cetak dan elektronik yang masing-masing memiliki ISSN
Articles 241 Documents
Analisis Unsur Instrinsik Novel Geez & Ann #1 Karya Rintik Sendu dan Aplikasinya dalam Pembelajaran Sastra Di SMA Monika Sahara; Marii Marii; Siti Rohana Hariana
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i1.2691

Abstract

Penelitian ini membahas unsur instrinsik novel Geez & Ann #1 karya Rintik Sendu dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dan sumber data penelitian ini adalah berupa kalimat-kaliamat dan wacana yang mengandung unsur instrinsik dalam novel Geez & Ann #1 karya Rintik Sendu. Data diperoleh dengan metode studi Pustaka, metode baca, metode catat. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang terkumpul kemudian diidentifikasi, diklasifikasi, dianalisis dan dideskripsikan. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan unsur instrinsik berupa: (a) tema novel ini adalah tentang pertemanan, pertemuan, percintaan, dan perpisahan; (b)alur/plot novel ini terdapat alur yang membentuk ceritanya, yang berawal dengan eksposisi, komplikasi, dan resolusi; (c) tokoh dan penokohan dalam novel ini menggambarkan pengarang dengan gaya bahasa dan caranya sendiri; (d) latar/setting dalam novel ini mengenai latar suasana, tempat, waktu; (e) sudut pandang (point of view) dalam novel ini pengarang bercerita dengan menggambarkan teknik bercerita orang pertama atau bergaya aku; (f) amanat novel ini adalah ingin menyampaikan kepada pembaca bahwa terdapat banyak pelajaran yang bisa dipetik dari sebuah novel Geez & Ann #1; (g) gaya Bahasa yang terdapat dalam novel ini adalah gaya bahasa personifikasi, metafora, dan hiperbola. Implikasi novel Geez & Ann #1 dalam pembelajaran sastra di SMA yaitu hasil analisis yang telah dilakukan terkait dengan novel Geez & Ann #1 memiliki kaitan dengan pembelajaran sastra di SMA. Hal tersebut dapat dilihat dati RPP yang digunakan
Kemampuan Menulis Teks Fabel Aspek Kaidah Kebahasaan dan Penggunaan Kalimat Langsung pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Masbagik fitriah fitriah; Khairul Paridi; Siti Rohana Hariana
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i1.2693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan menulis siswa, khususnya dalam teks fabel yaitu (1) mendeskripsikan kemampuan menulis teks fabel dalam aspek kaidah kebahasaan serta (2) mendeskripsikan kemampuan menggunakan kalimat langsung dalam teks fabel siswa kelas VII SMP Negeri 1 Masbagik. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yaitu hasilnya berupa deskripsi kemampuan menulis teks fabel siswa kelas VII SMP Negeri 1 Masbagik tahun ajaran 2021/2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VII SMP Negeri 1 Masbagik memperoleh nilai rata-rata 63,72 dalam aspek kaidah kebahasaan. Pada aspek penggunaan kalimat langsung memperoleh nilai rata-rata 51. Kemudian hasil menulis teks fabel secara keseluruhan dengan jumlah siswa yang memperoleh nilai sempurna atau kategori sangat mampu (A) adalah 5 siswa dengan 1 siswa memperoleh nilai 100 dan 4 siswa lainnya memperoleh nilai 87,5. Jumlah siswa yang memperoleh nilai kategori mampu (B) adalah 9 siswa dengan nilai 75. Jumlah siswa yang memperoleh nilai kategori cukup mampu (C) adalah 2 siswa dengan nilai 62,5. Kemudian jumlah siswa yang memperoleh nilai kategori kurang mampu (D) adalah sebanyak 9 siswa dengan 5 siswa mendapat nilai 50, 3 siswa mendapat nilai 37,5, dan 1 orang mendapat nilai 25. Adapun total nilai keseluruhan siswa 1637, perolehan nilai rata-rata kemampuan menulis teks fabel siswa dengan kaidah kebahasaan dan penggunaan kalimat langsung pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Masbagik adalah 65,48.
Bahasa Slang dalam Status Facebook: Kajian Sosiolinguistik Mila Elfira; Syamsinas Syamsinas; Muhammad Asyhar
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i1.2696

Abstract

Penelitian dengan judul Bahasa Slang dalam Status Facebook: Kajian Sosiolinguistik bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk lingual bahasa slang dalam status facebook: kajian sosiolinguistik(2) makna bahasa slang dalam status facebook: kajian sosiolinguistik (3) fungsi bahasa slang dalam status facebook: kajian sosiolinguistik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu bahasa slang dalam status facebook. Metode yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode simak dengan tehknik catat. Metode dan tehknik analisis data yang digunakan adalah metode padan intralingual dan metode padan ekstralingual kemudian disimpulkan hasilnya. Adapun hasil penelitian ini adalah (1) Bentuk lingual kata bahasa slang dalam status facebook adalah kata dasar dengan perubahan bunyi,pemendekan kata, kata serapan, bentuk singkatan , akronim dan frasa. (2) Jenis makna yang ditemukan dalam status facebook yaitu, makna denotatif dan makna kontekstual. (3) fungsi bahasa slang dalam status facebook yaitu, fungsi personal, fungsi regulator, fungsi intraksional, fungsi informatif, fungsi hereustik dan fungsi instrumental.
Metafora Sufistik dalam Novel Jatiswara Karya Lalu Agus Fathurrahman: Kajian Stilistika dewi yuliana; Johan Mahyudi; Syahrul Qodri
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i2.2702

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana metafora eksplisit sufistik dan implisit sufistik dalam novel Jatiswara karya Lalu Agus Fathurrahman berdasarkan kajian stilistika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan metafora eksplisit sufistik dan metafora implisit sufistik dalam novel Jatiswara karya Lalu Agus Fathurrahman berdasarkan kajian stilistika. Metode Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode simak dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana bentuk metafora seksplisit yang sufistik dan metafora implisit yang sufistik dalam novel Jatiswara, yaitu terdapat tiga kategori metafora ekplisit sufistik dan implisit sufistik diantaranya: kategori fisik, sifat, dan karakter.
The Personality of the Main Character in the Novel "Mariposa" by Luluk HF: The Personality Theory of Hippocrates & Galenus elok firjatul; Marii Marii; khairussibyan khairussibyan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i2.2703

Abstract

Penelitian ini menganalisis kepribadian tokoh utama yaitu Acha dan Iqbal dalam novel Mariposa karya Luluk HF: Teori Kepribadian Hippocrates-Galenus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh utama yaitu Acha dan Iqbal dengan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan, baca, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mengidentifikasi, mengklasifikasi, menganalisis, dan menyimpulkan. Hasil penelitian dalam novel Mariposa karya Luluk HF bahwa tokoh Acha memiliki tiga kepribadian berdasarkan teori Hippocrates-Galenus, yaitu sanguinis, koleris, dan phlegmatis. Sedangkan dalam tokoh Iqbal memiliki kepribadian phlegmatis, koleris, dan melankolis. Berdasarkan ketiga tipe kepribadian tersebut Acha memiliki kepribadian sanguinis dengan sifat blak-blakan, tidak putus asa, percaya diri, optimis, dan periang dikarenakan kepribadian sanguinis yang paling menonjol dalam diri Acha. Sedangkan dalam tokoh Iqbal dapat disimpulkan bahwa Iqbal memiliki kepribadian phlegmatis dengan sifatnya yang tidak peduli, dingin, dan tenang dikarenakan kepribadian phlegmatis ini yang paling menonjol dalam diri Iqbal
Bentuk, Fungsi, dan Makna Lelakaq: Kajian Sastra Lisan Masyarakat Sasak ayunang sari; Khairul Paridi; Nyoman Sudika
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i2.2704

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berkaitan dengan bentuk, fungsi, dan makna lelakaq. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna lelakaq dalam buku Satak Seket Lelakaq Sasak. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data yaitu menggunakan metode penyajian informal. Hasil penelitian terhadap bentuk lelakaq berdasarkan suku kata ditemukan 8-12 suku kata. Sedangkan, bentuk lelakaq berdasarkan persajakan/ pengulangan bunyi aliterasi ditemukan pengulangan konsonan q, n, p, t, l, k, s, dan r. Sedangkan, pengulangan bunyi asonansi ditemukan pengulangan semua huruf vokal yaitu a, i, u, e, dan o. Fungsi lelakaq yang ditemukan dalam penelitian ini adalah fungsi lelakaq sebagai nasihat agama kepada masyarakat, sebagai nasihat pentingnya belajar kepada anak-anak, sebagai pedoman musyawarah dalam masyarakat, sebagai sindiran, untuk memperkuat perasaan solidaritas dalam masyarakat, sebagai pengenalan budaya kepada masyarakat, dan sebagai hiburan. Makna lelakaq yang ditemukan dalam penelitian ini adalah makna yang berhubungan dengan nasihat agama kepada masyarakat, nasihat tentang pentingnya belajar kepada anak-anak, sosial budaya, dan kisah cinta muda-mudi.
Analisis Tindak Tutur Ekspresif Video Edukasi "Kelola Sampah" pada Saluran Youtube DITJEN PSLB3 KLHK Agung Dwi Prayoga; Novika Salsabila Virdos; Ninis Rahmawati; Yessania Anindhita; Muhammad Jahfal Hanan; Asep Purwo Yudi Utomo
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i2.2705

Abstract

Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya memiliki tanggung jawab untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan, mengkoordinasikan kebijakan yang terkait dengan limbah, bahan berbahaya beracun, dan limbah berbahaya beracun. Dalam upaya untuk melaksanakan fungsinya yang tertuang pada pasal 24, DITJEN PSLB3 KLHK mencetuskan cara baru untuk mendidik masyarakat tentang praktik pengelolaan sampah yang efektif dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang pesat pada masa kini yaitu dengan membuat konten berbentuk video yang terdiri atas 7 episode yang secara keseluruhan diberi judul Video Edukasi Kelola Sampah. Penelitian ini memiliki tujuan mendeskripsikan tindak tutur ekspresif yang terdapat pada Video Edukasi Kelola Sampah DITJEN PSLB3 KLHK. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Mengamati dan mencatat adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data untuk penyelidikan ini. Sumber informasi kajian ialah semua tuturan yang ada pada Video Edukasi Kelola Sampah DITJEN PSLB3 KLHK yang terdiri atas 7 episode. Riset ini diharapkan dapat mengidentifikasi tindak tutur ekspresif yang ada pada Video Edukasi Kelola Sampah. Dari data penelitian ditemukan bermacam-macam tindak tutur ekspresif yaitu antara lain tindak tutur ekspresif mengkritik, menyalahkan, mengejek, terpukau, keheranan, bertanya, dan senang
Campur Kode dalam Karangan Deskripsi Siswa Kelas VII MTs Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari Nidya Maya Elsyanda; Syamsinas Syamsinas; Nyoman Sudika
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i2.2706

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dalam karangan deskripsi siswa kelas VII MTs Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari Tahun Ajaran 2020/2021, (2) untuk mendeskripsikan jenis campur kode dalam karangan deskripsi siswa kelas VII MTs Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari Tahun ajaran 2020/2021, dan (3) untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya campur kode pemakaian bahasa Indonesia dalam karangan deskripsi siswa kelas VII MTs Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari Tahun ajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, dan simak. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan intralingual dan metode padan ekstralingual. Hasil penelitian ini adalah (1) bentuk lingual campur kode yang digunakan oleh siswa kelas VII MTs Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari yaitu: campur kode kata, campur kode frasa, dan campur kode klausa, (2) jenis campur kode yang ditemukan yaitu: campur kode ke dalam dan campur kode ke luar, dan (3) faktor penyebab terjadinya campur kode yaitu karena latar belakang sosial, pengetahuan tentang kosa kata yang kurang, kurangnya penguasaan bahasa Indonesia, dan pembelajaran dan kegiatan siswa di sekolah dan di asrama.
Kapatu Bima Acceptance: Stylistic Study Sandi Rahmawati; Syamsinas Syamsinas; Muhammad Asyhar; Nyoman Sudika
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v3i2.2708

Abstract

Penelitian ini mengkaji jenis perimaan pada pantun Bima (patu Mbojo) khususnya jenis, pola, dan makna dalam kapatu Mbojo dan perbedaannya dengan pantun Melayu. Penelitian ini bersifat kualitatif deskripsi yang artinya data yang dikumpulkan berupa kata-kata. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode dokumentasi, wawancara, dan analisis data. Serta menggunakan teknik simak dan catat. Metode utama yang digunakan dalam menganalisis data penelitian ini adalah menggunakan metode padan intralingual dan metode padan ekstralingual. Berdasarkan analisis data, didapatkan kesimpulan bahwa bentuk pantun Bima (kapatu Mbojo) yang didapatkan dari para narasumber pantun Bima (kapatu Bima) terdiri dari tiga jenis yaitu pantun Monolog, cambe angi, dan campuran. Dari ketiga jenis pantun tersebut bentuk pantun Bima (kapatu Bima) dalam barisnya terdiri dari 1 hingga 2 bait yang masing-masing baitnya terdiri dari 4 hingga 17 baris, jumlah kata pada setiap barisnya 2 – 8 kata, namun jumlah kata yang paling dominan yaitu 3 – 4 kata. Pemilihan diksi pada pantun Bima sangat diperhatikan sehingga mampu menciptakan rima yang menarik untuk didengar. Rima pantun Bima (patu Mbojo) terletak pada kata terakhir baris dengan kata terakhir baris berikutnya yang bersifat horizontal, namun ada juga yang berada saling berdampingan, pantun Bima tidak mengenal sampiran maupun isi. Makna dalam perimaan pantun Bima (patu Mbojo) yang dianalisis dalam penelitian ini adalah kedua kata yang berima pada baris pertama dan kedua tidak memiliki hubungan makna secara langsung tetapi jika dilihat keseluruhan antar barisnya memiliki hubungan makna secara langsung. Inilah yang dikatakan sebagai hubungan makna dalam perimaan
Campur Kode Pada Kolom Komentar Grup Facebook Rungan Samawa Jannatel Andriani; Burhan Burhan; Rahmat Hidayat
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v4i1.2717

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk campur kode pada kolom komentar grup facebook rungan samawa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan berupa teknik catat. Analisis data menggunakan metode padan intralingual dan ekstralingual. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal. Hasil penelitian adalah: Bentuk Campur Kode Pada Kolom Komentar Grup Facebook Rungan Samawa yaitu (1) berbentuk tataran kata dasar contohnya, pang pasar me dean na ‘di pasar mana itu’. Kata turunan yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu kata berimbuhan dan kata ulang, berikut contohnya 1kata berimbuhan, engkakadu becermin ra ble ‘kayaknya tidak pernah becermin deh. Kata becermin merupakan kata yang tersusun dari prefiks /ber-/ + cermin. 2 kata ulang, luk ka belo sabar baeng lahan lamin kam bertahun-tahun ka bangun sekolah nan ‘bisa-bisanya sabar sekali pemilik lahan kalau sudah bertahun-tahun sekolah itu dibangun’. Kata bertahun-tahun merupakan kata ulang berimbuhan yang tersusun dari prefiks /ber-/ + tahun-tahun. (2) kata hubung contohnya alhamdulillah malah sebaliknya lamin mertua ku datang, ‘alhamdulillah malah sebaliknya kalau mertua ku datang’. (3) frasa contohnya, gak masuk akal dia bilang kayak sisok kokar sementara cowok itu dicari sama cewek dua sekaligus ke rumahnya ‘gak masuk akal dia bilang kayak siput kali sementara cowok itu dicari sama cewek dua sekaligus ke rumahnya’. (4) klausa contohnya, Sumbawa I love you, banyak kebudayaan yang sangat luar biasa yang harus dilestarikan ‘Sumbawa aku mencintai mu, banyak kebudayaan yang sangat luar biasa yang harus dilestarikan’

Page 3 of 25 | Total Record : 241